Path To God

Path To God
Ch 283. Makhluk Kuat Yang Ditahan


Saat ini Ren Yuu dan Xiao Xiao berada di lantai paling atas kuil yang terletak di pulau kedua yang mereka masuki.


Semua jebakan telah hilang dan menyisakan lantai teratas. Saat Ren Yuu dan Xiao Xiao tiba di lantai atas, mereka terkejut dengan apa yang ada di lantai atas.


Di lantai tersebut ada beberapa gerbang. Ren Yuu sudah membuat spekulasi bahwa itu adalah gerbang yang mungkin menghubungkan pulau yang mereka masuki dengan pulau terbesar.


Tapi, bukan itu yang membuat mereka terkejut. Yang membuat Ren Yuu dan Xiao Xiao terkejut adalah sesuatu lain yang berada di dalam ruangan. Dan itu adalah makhluk hidup setinggi 3 meter.


Makhluk tersebut terlihat mengerikan walaupun tidak seperti Pelahap yang pernah di temui oleh Ren Yuu.


Makhluk tersebut sangat kurus karena mungkin terlalu lama berada di kuil. Posisi makhluk itu juga sedang di ikat oleh rantai kecil di tangan, kaki, dan leher. Makhluk itu menempel pada sebuah tiang yang lumayan besar dan dari tiang tersebut, ada benda terlihat seperti paku besar yang menembus perut makhluk tersebut.


Makhluk tersebut memiliki sayap tapi sayapnya terlihat rontok dan hanya menyisakan tulang. Matanya memiliki pupil vertikal berwarna merah.


Ren Yuu jelas tau makhluk apa itu karena telah di beri tahu oleh Gurunya. Makhluk itu adalah Abyssal Race. Abyssal Race memiliki banyak jenis. Salah satunya adalah yang berada di depannya. Ada juga yang terlihat seperti monster dan untuk wanita, ada yang sangat cantik. Wanita cantik dari Abyssal Race kebanyakan dari clan Succubus.


"Manusia... Tidak, kau adalah keturunan campuran dari God Race." Ucap Abyssal Race tersebut dengan bahasa yang hampir sama dengan yang dimiliki oleh God Race.


Tentu saja para Abyssal Race akan peka terhadap aura God Race dan lagi pula, Ren Yuu bukanlah God Race campuran biasa.


"Apa yang di katakan makhluk aneh itu?" Tanya Xiao Xiao penasaran.


Ren Yuu tidak menjawab dan hanya menyentuh dahi Xiao Xiao dengan jarinya. Ia mengirim informasi tentang bahasa yang di gunakan oleh God Race.


"Oh? Aku tidak tau kalau Yuu-Yuu tau bahasa seperti itu." Bisik Xiao Xiao yang hanya di abaikan oleh Ren Yuu.


"Aku tidak menyangka salah satu Abyssal Race akan di kurung di sini." Ucap Ren Yuu menggunakan bahasa God Race.


"Hahaha. Aku kira kau tidak akan tau bahasa yang di gunakan oleh God Race. Lalu, apa yang membawamu ke sini?" Tanya Abyssal Race tersebut.


"Itu bukan urusanmu." Jawab Ren Yuu. Ia tau bahwa Abyssal Race itu tidak akan bisa lepas dari pilar tersebut.


Ren Yuu perlahan berjalan ke arah tiga gerbang yang tidak jauh dari Abyssal Race di ikat.


Melihat ketiga gerbang, Ren Yuu membuat spekulasi bahwa dua gerbang adalah untuk masuk ke dua pulau lain yang dekat dengan pulau terbesar. Dan gerbang di tengah yang terbesar adalah untuk masuk ke pulau terbesar.


"Apa kau ingin pergi ke sana? Kau akan mati." Ucap Abyssal Race sambil tersenyum.


Mendengar itu, Ren Yuu melihat ke arah Abyssal Race sambil bertanya, "apa kau ingin mati sekarang?"


Abyssal Race mengerutkan dahinya mendengar perkataan Ren Yuu. "Apa kau pikir bisa membunuhku dengan kekuatan Kegelapan itu? Kau sungguh naif. Aku bukanlah God Race." Dengus Abyssal Race tersebut.


"Aku tau bahwa kalian adalah ahli dalam elemen Kegelapan yang membuat Profound Emperor Darkness tidak terlalu berguna di hadapan kalian. Tapi, jika aku menggunakan ini, apa yang akan terjadi?" Ren Yuu menyeringai sambil membentuk Pedang Cahaya di tangannya.


Abyssal Race mengerut melihat itu. Tentu saja 60% Abyssal Race sangat lemah terhadap elemen Cahaya.


Moonlight Reflection!!


Ren Yuu muncul di depan Abyssal Race dengan wajah jahat lalu menusuk ke arah jantung Abyssal Race.


"Arrg.."


Abyssal Race sedikit kesakitan karena Pedang Cahaya Ren Yuu hanya mampu menusuk sekitar 2 inci dari kulitnya.


"Itu memang bisa melukaiku tapi tidak membunuhku. Aku tidak menyangka pewaris Kaisar Kegelapan akan mengolah elemen Cahaya. Hahaha, semua pendahulumu akan kecewa melihatmu!" Abyssal Race berkata sambil tertawa mengejek Ren Yuu.


"Aku memang mewarisi Profound Emperor Darkness, tapi aku bukan mereka." Ucap Ren Yuu sambil tersenyum jahat lalu meraih leher Abyssal Race.


Ren Yuu langsung menyalurkan energi mendalamnya yang sudah di ubah menjadi elemen Yang Ekstrim.


"Arrgh!"


Abyssal Race merasa kesakitan karena tidak menyangka bahwa Ren Yuu juga mengolah energi lain yang menjadi musuh bebuyutan Abyssal Race. Jika itu elemen Api biasa, ia tidak akan merasa kesakitan.


"Bagaimana? Apa kau ingin mati sekarang? Apa menurutmu aku tidak bisa membunuhmu dengan kekuatan fanaku?" Ren Yuu bertanya dengan seringai di wajahnya.


Abyssal Race itu tau sekarang bahwa dia telah memancing musuh bebuyutan Abyssal Race untuk membunuhnya.


Walaupun akan lama, ia pasti akan tetap terbunuh.


Memang benar, Ren Yuu membutuhkan waktu seharian jika ingin membunuh Abyssal Race tersebut. Ia juga paham dengan perbedaan kekuatan mereka.


Abyssal Race hanya mendengus mendengar itu. Tapi, ia tidak tau bahwa Ren Yuu memiliki cara lain untuk membunuhnya dalam waktu yang tidak terlalu lama.


Ren Yuu berhenti sejenak. Ia tau cara cepat membunuh Abyssal Race di depannya. Tapi, ia tidak terlalu yakin menggunakan itu.


Melihat Ren Yuu seperti tidak berniat membunuhnya, ia mengerti bahwa Ren Yuu sedang terburu-buru pergi ke pulau lainnya.


"Ketika aku lepas, aku akan mencincangmu menjadi beberapa bagian, bocah Kegelapan!" Ancam Abyssal Race.


Xiao Xiao tiba-tiba muncul di depan Abyssal Race sambil mengayunkan cakarnya yang sudah di lapisi pengerasan.


Srak!!


Cakar Xiao Xiao hanya mampu menggores sedikit kulit Abyssal Race tersebut.


"Ho? Aku tidak memperhatikanmu dari tadi. Aku tidak menyangka akan bertemu dua makhluk superior di satu tempat." Abyssal Race tersebut sedikit terkejut karena baru sadar Xiao Xiao adalah Beast Race Naga dan itu bukanlah Naga biasa yang bisa di temui di mana saja dalam jutaan tahun terakhir.


Xiao Xiao marah karena suaminya di ancam dan semakin geram karena hanya bisa menggores sedikit kulit Abyssal Race di depannya.


"Hentikan Xiao Xiao. Kamu hanya akan membuang energi dan waktu meladeni omong kosong makhluk rendahan itu." Ren Yuu mencoba menenangkan Xiao Xiao yang sedang berapi-api.


Ren Yuu tersenyum kecil karena semakin hari juga semakin menyayangi Xiao Xiao yang akan melakukan apapun untuknya. Hanya karena dirinya di ancam, Xiao Xiao langsung berapi-api dan amarahnya memuncak seketika.


Xiao Xiao sedikit cemberut mendengar itu tapi tidak membantah. "Kau harus bersyukur bahwa suamiku meluangkan hidupmu yang tidak berharga itu makhluk rendahan." Dengus Xiao Xiao sambil mencakar Abyssal Race sekali lagi.


Ren Yuu tidak bisa berkata-kata melihat sifat asli istrinya yang sangat liar.