Path To God

Path To God
Ch 285. Budak Jiwa Baru


Mengetahui fakta itu, Ren Yuu sedikit terkejut. Ia tidak menyangka bahwa ada makhluk luar lain yang meninggalkan Bloodline di dunia ini.


Ia menyampingkannya untuk saat ini karena harus bergegas menuju pulau terbesar.


Ren Yuu perlahan mendekat ke arah Abyssal Race tersebut. "Sudah waktunya bagimu mati!" Bisik Ren Yuu.


Abyssal Race tersebut sangat marah mendengar perkataan Ren Yuu. Ia tau bahwa ia akan terbunuh di tangan makhluk fana yang bahkan belum mencapai Tier Ilahi tingkat rendah.


"Walaupun aku tidak bisa membaca ingatanmu, itu tidak masalah sama sekali karena suatu hari nanti aku akan datang ke sana untuk melihat sepertinya apa Abyssal Race sebenarnya." Bisik Ren Yuu sambil menciptakan Palu lalu mengarahkannya ke Abyssal Race tersebut.


"Manusia sialan. Suatu hari nanti kau akan mati mengenaskan!" Teriak Abyssal Race tersebut.


"Kita akan lihat apakah itu benar!" Bisik Ren Yuu.


Soul Slave!!


"Arrrggghh!"


Abyssal Race tersebut berteriak keras karena jiwanya di tarik. Ia tidak bisa melawan karena ada penindasan pada jiwanya yang khusus di buat untuknya.


Jiwa Abyssal Race tersebut perlahan keluar dari tubuhnya. Jiwa tersebut berteriak sambil melototi Ren Yuu dengan intens.


Melihat tatapan jiwa tersebut, Ren Yuu tersenyum kecil. "Sayang sekali bahwa ketika menjadi budak jiwa kau tidak memiliki akal sehat lagi. Jika tidak, aku mungkin bisa mengorek informasi padamu." Ucap Ren Yuu.


Jiwa Abyssal Race tersebut tidak menjawab perkataan Ren Yuu dan menerima nasibnya di tarik ke dalam Palu Ren Yuu.


Ketika jiwa Abyssal Race tersebut di telan oleh Palu, Palu milik Ren Yuu berdengung. Palunya menambahkan pola sayap yang hanya terdiri dari tulang di gagang Palu.


Ren Yuu sedikit terkejut bahwa Palunya meningkat lagi dengan menyedot jiwa Abyssal Race tersebut. "Pasti Abyssal Race tersebut memiliki kultivasi yang sangat tinggi." Gumam Ren Yuu.


Abyssal Race yang telah kehilangan jiwanya terlihat seperti mayat. Rantai dan paku yang menghalanginya untuk kabur terlepas.


Melihat itu, Ren Yuu sedikit mengerut. "Kenapa seseorang meninggalkan Abyssal Race di sini? Apa itu Goddess Of The Sea generasi pertama yang sudah meramalkan bahwa aku akan membunuhnya dan membuat jiwanya menjadi budak?" Batin Ren Yuu.


Ia kemudian melihat tubuh Abyssal Race itu lalu menyimpannya di dalam Dimensional Life miliknya. Ren Yuu ingin memeriksa tubuh Abyssal Race tersebut untuk di pelajari.


Xiao Xiao yang melihat itu kagum dengan apa yang di lakukan oleh Ren Yuu.


"Ayo Xiao Xiao. Kita harus bergegas. Tidak lama lagi akan banyak musuh yang tiba di sini." Ucap Ren Yuu sambil perlahan berjalan ke arah gerbang.


Xiao Xiao tau itu karena hanya akan membuang waktu melawan mereka semua.


Ren Yuu dan Xiao Xiao tiba di gerbang terbesar di dalam ruangan.


"Bagaimana cara membuka gerbang ini?" Tanya Xiao Xiao.


"Itu tidak sulit." Jawab Ren Yuu lalu mengambil beberapa inti binatang monster Ascension lalu menaruhnya di dalam lubang di pinggiran gerbang.


Gerbang bergetar lalu terbuka perlahan. Ren Yuu sudah tau bahwa ini sama dengan gerbang yang ada di pulau Kematian yang menghubungkan antar benua.


"Oh? Ternyata seperti itu." Gumam Xiao Xiao.


Ketika gerbang terbuka, Ren Yuu langsung menarik tangan Xiao Xiao. "Ayo kita masuk."


Ren Yuu dan Xiao Xiao masuk ke dalam gerbang. Tidak lama kemudian, pemandangan berubah total ketika mereka melewati gerbang.


Mereka tiba di sebuah hutan yang sangat gelap. Udara di sekitar terasa sangat mencekam.


Pandangan juga sangat terbatas karena kabut yang tebal. Dan mereka juga hampir tidak bisa menggunakan energi spiritual.


Ren Yuu menaikkan sedikit alisnya melihat pemandangan di depannya. Ia tidak menjawab dan menarik Xiao Xiao perlahan ke arah depan.


Ia tidak bergerak cepat karena merasa ada yang tidak beres dengan tempat yang mereka datangi.


Ren Yuu melihat daerah sekitarnya. Itu sangat mengerikan. Dari dalam tanah keluar energi aneh yang menurut Ren Yuu adalah energi spiritual.


"Kya!"


Sebuah jiwa perlahan menghampiri Ren Yuu dan Xiao Xiao yang membuat mereka berdua terkejut.


"Sial!" Ren Yuu langsung membawa Xiao Xiao ke dalam Dimensional Life.


Ketika tiba di dalam, Ren Yuu sedikit meneteskan keringat karena merasakan tingkat kekuatan jiwa itu ketika masih hidup. Tentu saja ia sangat peka terhadap kekuatan jiwa karena jiwanya sangat kuat serta salah satu Profound miliknya terkait erat dengan jiwa.


"Ada apa Yuu-Yuu?" Tanya Xiao Xiao sedikit khawatir karena Ren Yuu meneteskan keringat dingin.


"Tempat itu adalah makam Atlantis Race yang terbunuh dari zaman Goddess Of The Sea pertama sampai zaman Goddess Of The Sea 300.000 tahun yang lalu."


"Dan jiwa yang menyerang kita tadi paling tidak adalah jiwa Atlantis Race Tier Reciprocity Early." Ren Yuu menjelaskan dengan sedikit keringat di dahinya.


"Apa?!" Teriak Xiao Xiao dan melanjutkan. "Bukankah tempat sebelumnya adalah tempat menindas jiwa dan pulau ini juga sama? Kenapa ada jiwa kuat yang lepas?" Tanya Xiao Xiao tidak percaya.


"Aku tidak tau. Tapi jiwa tadi tidak memiliki akal sehat sama sekali. Mungkin seseorang sengaja membuat tempat itu seperti itu." Jawab Ren Yuu.


Ia masih merasa ngeri membayangkan jiwa Atlantis Race Tier Reciprocity Early mengejarnya karena jiwanya pasti akan di cabik-cabik jika jiwa tersebut memasuki tubuhnya.


"Apakah kamu tidak bisa menjadikannya budak Palu?" Tanya Xiao Xiao tiba-tiba.


"Tidak semudah itu Xiao Xiao. Jika jiwa itu di tahan oleh sesuatu seperti Abyssal Race sebelumnya, mungkin tidak akan suli-..." Kata-kata Ren Yuu tiba-tiba terhenti karena merasa menjadi orang bodoh.


"Ada apa?" Tanya Xiao Xiao heran karena Ren Yuu tiba-tiba berhenti.


Ren Yuu tidak menjawab lalu mengeluarkan Palunya.


Soul Summon!!


Jiwa Abyssal Race sebelumnya keluar dari dalam Palu lalu mengelilingi Ren Yuu.


Xiao Xiao melebarkan matanya karena tau apa tujuan Ren Yuu.


"Walaupun kekuatan jiwa Abyssal Race sebelumnya di tekan, itu sangat berkurang saat ia menjadi budak Palu. Tapi, memanggil jiwa Abyssal Race ini memakan sangat banyak energi spiritual milikku." Ujar Ren Yuu sambil menatap jiwa Abyssal Race yang terbang ke sana ke mari.


Setiap jiwa yang menjadi budak Palu, ukurannya akan menyusut setengah dan kakinya tidak terlihat sama sekali.


Ren Yuu ingin mencoba seberapa banyak energi spiritual yang di serap oleh budak jiwa barunya ketika di panggil.


Karena Ren Yuu telah mencapai kesempurnaan manual Myriad Demon God's Soul lapisan kedua, ia bisa memperpanjang durasi budak jiwa yang di keluarkan menjadi 10 detik sebelum kembali untuk mengisi ulang energi Yin. Pengisian ulang energi Yin budak jiwa membutuhkan waktu yang sama dengan jeda waktu budak jiwa di keluarkan.


Ketika waktu habis, budak jiwa yang di panggil Ren Yuu masuk kembali ke dalam Palu.


Ren Yuu berhenti sejenak karena merasa sedikit lelah di jiwanya akibat ada penekanan energi spiritual di pulau yang mereka masuki.


"Ini memakan 70% energi spiritualku ketika memanggil budak jiwa Abyssal Race." Gumam Ren Yuu. Itu adalah jumlah yang besar dan dengan tekanan energi spiritual, itu lebih dari 75% energi spiritualnya dalam sekali panggilan budak jiwa tersebut.


"Sepertinya kita harus melakukan hal yang sama seperti masuk Danau Ensensial, Xiao Xiao." Ucap Ren Yuu tersenyum kecil dan Xiao Xiao langsung tersenyum karena tau artinya.