
Ren Yuu saat ini sedang berada di Moon Divine Palace. Moon Sovereign memisahkan Ren Yuu dan Cai'Zi lalu menaruh Cai'Zi di tempat khusus Moon Divine Palace agar Cai'Zi bisa pulih secepat mungkin.
Moon Sovereign juga melihat asal dari Royal Bloodline milik Cai'Zi dan terkejut. "Aku tidak menyangka gadis ini akan berasal dari sana. Dan, Royal Bloodline miliknya sangat murni. Bagaimana bisa gadis ini tiba di benua ini juga?"
Moon Sovereign tidak mempermasalahkan itu sekarang karena itu bukan urusannya. Walaupun mungkin Cai'Zi adalah adik Ren Yuu, Moon Sovereign tidak memiliki kewajiban mengurusnya selalu. Moon Sovereign berencana untuk menyembuhkan Cai'Zi secepat mungkin agar rencana tahap berikutnya di mulai.
Moon Sovereign melihat Ren Yuu yang tidak sadarkan diri lalu memeriksa tubuhnya.
"Sesuai dugaan. Profound Emperor Darkness sangat mengerikan dan itu menggerogoti tubuhnya jika tidak dapat mengendalikannya. Beruntung bagimu mengolah manual itu Yuu'er, kerusakan di tubuhmu tidak terlalu tinggi," Moon Sovereign langsung menyerap esensi darah Ren Yuu lagi agar menggabungkannya dengan esensi darah terakhir kali.
"Sepertinya ini sudah cukup sekarang. Ketika tubuhnya terbentuk kembali, Yuu'er tidak akan perlu menderita lagi membangunkan Profound Emperor Darkness karena di esensi darah terakhir ini kekuatan itu sudah bangkit," Moon Sovereign tersenyum lalu pergi dari sana membiarkan Ren Yuu beristirahat.
Hari-hari berlalu, sudah seminggu semenjak Ren Yuu tidak sadar.
Ren Yuu perlahan membuka matanya. dia bangun lalu melihat sekelilingnya. Ren Yuu tidak tau di mana dia berada. Lalu Ren Yuu mengingat kembali yang terjadi. Ren Yuu langsung meneteskan air matanya karena masih ingat Cai'Zi yang tewas di depan matanya.
Ren Yuu tidak tau bahwa Moon Sovereign menyelamatkan Cai'Zi. Ia hanya diam dan tidak bergerak karena merasa sedih.
Moon Sovereign muncul di dekat Ren Yuu dan bertanya, "kenapa kamu merasa sesedih itu?"
Ren Yuu melihat Moon Sovereign dengan tatapan kosong tidak menjawab sama sekali. Ren Yuu masih terus meneteskan air mata karena membenci dirinya sendiri.
Bletak!!
Moon Sovereign memukul kepala Ren Yuu karena mengabaikan pertanyaannya.
"Ada apa Guru..." Suara Ren Yuu datar dan tidak memiliki emosi sama sekali, bahkan tidak merasakan sakit lagi ketika Moon Sovereign memukulnya.
Wajah Moon Sovereign gelap seketika karena terlihat seperti di abaikan.
"Adik kecilmu masih hidup-..." Moon Sovereign tidak sempat selesai berbicara Ren Yuu menerjang ke arahnya untuk menangkap Gurunya dan bertanya apakah itu bohong atau tidak.
Tapi sayangnya Ren Yuu menembus Moon Sovereign yang membuat wajah Moon Sovereign bergerak-gerak kesal.
"Apakah itu benar Guru??" Ren Yuu meneteskan air mata dan air hidungnya sambil menatap Moon Sovereign dengan tatapan memohon bahwa apa yang di katakan Gurunya benar.
"Apakah menurutmu Gurumu adalah pembohong?" Moon Sovereign memukul kepala Ren Yuu lagi.
Sampai sekarang Ren Yuu bingung bagaimana cara Gurunya memukulnya tapi dia tidak bisa menyentuh Gurunya.
"Di mana Zi kecil Guru?" Ren Yuu tidak menghiraukan Moon Sovereign memukulnya atau tidak, yang penting sekarang adalah adiknya.
"Ayo ikut Guru," Moon Sovereign langsung menuntun Ren Yuu menuju tempat pemulihan Cai'Zi.
Tempat itu seperti altar berbentuk peti mati. Dari dalam altar itu air berwarna putih seperti susu perlahan mengalir keluar. Banyak juga uap keluar dari air itu.
Di dalam ada Cai'Zi yang saat ini terlihat agak pucat. Masih ada sedikit bekas sayatan di lehernya. Tapi itu perlahan menutup dari waktu ke waktu.
Ren Yuu langsung berlari menghampiri Cai'Zi. Ia memeriksa dan memang benar Cai'Zi masih bernafas.
Ren Yuu meneteskan air mata lagi karena merasa bahagia bahwa adik kecilnya masih selamat.
Ren Yuu tersadar dan langsung bersujud di depan Moon Sovereign sambil berkata, "terima kasih Guru, aku pasti akan membalas semua kebaikan Guru suatu hari nanti."
Moon Sovereign puas melihat Ren Yuu yang seperti ini dan berkata, "baik, jangan pernah melawan kata-kataku. Guru tidak akan pernah membawamu kedalam kematianmu."
Ren Yuu perlahan berdiri dan tersenyum lebar sambil berkata, "tidak akan Guru."
Moon Sovereign mengangguk dan berkata, "hapus air mata dan air hidungmu itu. Itu begitu menjijikkan."
Ren Yuu tersadar seketika, dia merasa malu lalu langsung membersihkan diri setelah itu.
Setelah selesai, Ren Yuu bertanya lagi, "kapan Cai'Zi akan sadar Guru?"
"Mungkin sekitar 4-5 hari paling lama adik kecilmu akan sadar. Dalam 1 hari lagi luka di lehernya akan menutup sepenuhnya. Lalu, apakah kamu ingin keluar atau ingin tetap di sini? Tidak akan lama lagi dimensi ini runtuh sepenuhnya karena aku sudah memeriksa dimensi ini," Moon Sovereign menjawab sekaligus mengatakan tentang keadaan dimensi.
"Runtuh?" Maksud Guru?" Ren Yuu bingung dengan perkataan Moon Sovereign.
"Dimensi ini sudah di buat seperti itu sewaktu pertama kali di ciptakan. Ketika dimensi kecil seperti ini menghilang dan muncul lagi seperti sekarang, berarti dimensi ini sudah kehabisan energinya. Jika tidak, tidak mungkin akan ada portal yang membiarkan siapa saja masuk ke dalam," Moon Sovereign menjelaskan.
Ren Yuu terkejut dengan perkataan Moon Sovereign dan bertanya lagi. "Apakah Guru tau siapa yang menciptakan dimensi ini?"
"Tidak tau. Tapi, kekuatan orang yang bisa menciptakan dimensi berada satu level di atasku," ucap Moon Sovereign.
"Satu level di atas Guru? Berarti, jika Guru mencapai itu, Guru bisa menciptakan dimensi kecil juga?" Tanya Ren Yuu bersemangat.
"Tidak semudah itu menciptakan dimensi. Menciptakan satu dimensi yang hanya 1/10 dari dimensi ini akan memakan waktu yang sangat lama. Itu bisa sekitar ratusan tahun," ujar Moon Sovereign.
"Begitu lama?" Tanya Ren Yuu heran.
Moon Sovereign menatap Ren Yuu dengan aneh lalu berkata, "jika kamu naik ke alam Ilahi, umur 1.000 tahun masih di anggap sangat muda."
Ren Yuu tercengang dan tidak tau harus menjawab apa karena 1.000 tahun itu sangat muda.
Lalu Ren Yuu teringat satu hal penting. "Guru, jadi bagaimana dengan Artefak Dimensional Life milikku? Apakah itu juga akan hancur suatu hari nanti?"
"Tidak, itu tidak akan rusak sama sekali. Banyak orang memiliki Dimensional Life di luar sana. Tetapi tidak Spesial seperti milikmu. Mereka bisa menyimpan banyak benda hidup. Tapi, mereka tidak bisa membawa orang lain ke dalam karena hukum yang terkandung di Dimensional Life itu tidak mengijinkan itu terjadi." Ujar Moon Sovereign.
"Maksud Guru?" Tanya Ren Yuu dan membuat spekulasi.
Melihat tatapan bersemangat Ren Yuu, Moon Sovereign sudah tau bahwa Ren Yuu menyadari Dimensional Life miliknya bukan Artefak biasa.
"Ya, Artefak milikmu adalah Artefak Ilahi tingkat rendah. Itu bisa di gunakan kapan saja dan di mana saja tanpa ketahuan oleh orang lain kecuali kamu berada di alam Ilahi. Semua orang di alam Ilahi bisa merobek ruang Dimensional Life milikmu jika kamu menggunakannya di hadapan mereka. Tidak seperti menara milikmu yang harus di keluarkan ketika di gunakan sepenuhnya. Itulah perbedaan Artefak Mortal dan Ilahi."
Ren Yuu bersemangat dan tiba-tiba berhenti karena satu kalimat, "merobek ruang?"
Moon Sovereign melihat Ren Yuu lagi dan berkata, "belum waktunya bagimu untuk tau tentang hal itu Yuu'er, suatu hari Guru akan mengajarimu."
Ren Yuu merasa tidak masalah tentang itu dan menatap Cai'Zi lagi dengan senyum kecil karena sudah menemukan adiknya lagi.