Path To God

Path To God
Ch 161. Hilang Satu Persatu


Dimensi clan Mu


Semua orang diam melihat kepergian tiga individu yang membawa Cai'Zi pergi.


Ren Doushi, Ren Huanran dan Chi Youyu merasa tidak berdaya karena seseorang membawa pergi salah satu anggota keluarga mereka.


Moon Sovereign di sisi lain tersenyum karena berhasil mengusir pengacau hanya dengan ancaman.


Di sisi lain, kultivator benua lain yang selamat dari kematian tiba-tiba merasa marah. Dia ingin melampiaskan semua amarahnya pada semua orang di dimensi kecil clan Mu.


"Bunuh mereka semua!" Perintah kultivator itu.


Semua orang terkejut mendengarnya. Kultivator itu mengeluarkan batu giok berwarna putih lalu menghancurkannya.


Ketiga kultivator lain mengerti tentang apa yang akan terjadi. Ini akan menjadi pembersihan karena mereka sama sekali tidak peduli dengan aliansi yang mereka buat dengan clan Mu.


Pertempuran berlanjut setelah perintah kultivator itu terdengar.


Kultivator itu melihat ke arah Ren Yuu yang sedang bergerak ke arah Ren Huanran.


"Kalau tidak salah, anak itu mengatakan bahwa wanita tadi adalah adiknya. Tapi kenapa dia tetap tinggal di sini dan tidak di bawa pergi juga?" Batin kultivator itu.


Kultivator itu membuat spekulasi bahwa Ren Yuu mungkin hanya saudara angkat. Jika tiga individu tadi peduli dengan Ren Yuu, mereka pasti membantunya.


"Aku akan membunuh anak itu juga karena dia tidak akan memiliki hubungan dengan ketiga monster tadi," batin kultivator itu.


Tidak lama kemudian, banyak individu muncul dari gerbang masuk dimensi kecil clan Mu.


Mereka semua berada di Tier Nascent Soul dan ada banyak juga setengah langkah Ascension.


"Bunuh semua orang di dimensi ini!" Perintah kultivator sebelumnya yang memecahkan batu giok.


Batu giok itu merupakan sinyal untuk memanggil pasukan mereka.


Semua orang terkejut mendengarnya. Ren Doushi tau bahwa ini akan menjadi akhir dari mereka dengan hanya melihat jumlah kultivator Nascent Soul yang baru saja tiba.


"Mundur!" Teriak Ren Doushi kuat.


Semua anggota Aliansi Pendekar Iblis langsung hiruk pikuk karena tau mereka akan binasa jika terus berada di tempat.


Ren Yuu yang baru tiba di depan Ren Huanran juga merasa bahwa keadaan ini tidak sesuai dengan dugaan mereka.


Jika mereka tau banyak kultivator Nascent Soul yang menunggu untuk menyergap mereka, mereka tidak akan gegabah masuk begitu saja ke dalam dimensi kecil clan Mu.


Lalu mereka juga membawa Tetua Agung Yi bersama mereka. Ketika salah satu kultivator membawa Tetua Agung Yi kepada kultivator sebelumnya, kultivator itu langsung memberi perintah.


"Bunuh dia. Dia sudah tidak berguna lagi!"


Kultivator yang membawa Tetua Agung Yi yang tidak sadar hanya mengangguk lalu menusuk Tetua Agung Yi hingga tewas.


Ren Yuu marah melihatnya. Dia tidak tau apa yang harus di katakan ketika bertemu dengan Cai'Zi lagi.


"Bibi! Ayo pergi dari sini!" Ren Yuu ingin membawa Ren Huanran ke dalam Dimensional Life tapi tidak jadi karena kultivator Tier Ascension tiba di depan mereka dalam sekejap.


Ren Yuu tau bahwa jika dia menggunakan Dimensional Life, dia akan di incar dan Ren Huanran akan semakin dalam bahaya jika berada di dalam.


"Bagaimana ini? Guru... Bisakah Guru membantuku?" Tanya Ren Yuu buru-buru dalam pikirannya dan berharap Moon Sovereign mendengarnya.


Tapi Ren Yuu kecewa karena Moon Sovereign tidak menjawab sama sekali. Ia hanya berpikir bahwa Gurunya masih dalam proses memulihkan diri.


Ren Yuu langsung mencoba melindungi Ren Huanran karena tidak ingin kehilangannya juga.


Ren Yuu berencana untuk masuk ke dalam Dimensional Life bersama bibinya lalu berkultivasi sampai kekuatannya mencapai Ascension.


Tapi, ketika melihat pembantaian di sekitarnya, dia masih ragu. Ketika melihat kakek dan neneknya terpojok, ia semakin tidak ingin pergi karena tidak mau meninggalkan kakek dan neneknya. Terutama Ren Doushi.


"Apa yang harus aku lakukan?" Ren Yuu terus berpikir keras untuk mencari solusi.


"Kau tidak akan bisa lari. Aku dengar bahwa kau adalah kakak angkat dari wanita pemilik Royal Bloodline tadi. Aku juga mendengar bahwa kau memiliki Artefak yang kuat. Serahkan Artefak itu atau aku akan mengambilnya sendiri!" Kultivator itu berkata dingin kepada Ren Yuu.


Ren Yuu semakin marah karena di ancam.


Kultivator itu muncul di belakang Ren Huanran lalu menangkapnya.


Ren Yuu dan Ren Huanran tertegun melihat itu.


Ren Huanran ketakutan karena tau bahwa ini tidak akan berakhir baik.


Kultivator itu menghilang lalu muncul di kejauhan sambil membawa Ren Huanran di tangannya serta mengikatnya dengan energi mendalamnya.


"Bibi!" Ren Yuu yang melihat itu langsung bergerak ke arah Ren Huanran.


"Jangan kemari Yuu'er!" Teriak Ren Huanran keras tapi Ren Yuu sama sekali tidak menghiraukannya.


Kultivator ini menyerengai karena merasa terhibur melihat pemandangan di depannya.


Kultivator itu mengambil Pedang lalu menaruhnya di leher Ren Huanran.


"Jika kau maju satu langkah lagi, kepala wanita ini akan terlepas dari lehernya." Ucap kultivator itu sambil tersenyum.


Karena rasa frustasinya kehilangan wanita yang memiliki Royal Bloodline, dia mencoba mencari cara menghibur diri dengan mempermainkan orang yang bersangkutan dengan Cai'Zi.


Ren Yuu langsung berhenti bergerak sambil menatap kultivator itu dengan wajah marah.


Kultivator itu juga perlahan melecehkan Ren Huanran di hadapan Ren Yuu sambil berkata, "bersujudlah di tanah agar aku meluangkan nyawa wanita ini!"


Ren Yuu menggertakkan giginya dengan kuat karena melihat kultivator itu menyentuh Ren Huanran di sana-sini.


Ren Yuu membuang semua harga dirinya karena tidak ingin kehilangan bibinya. Ia perlahan berlutut sambil bersujud karena itu adalah cara satu-satunya agar bibinya selamat.


Moon Sovereign sebenarnya merasa marah melihat itu tapi tetap menahannya.


Ren Huanran meteskan air matanya melihat Ren Yuu yang bersujud memohon demi nyawanya.


"Kenapa semua harus seperti ini?" Batin Ren Huanran.


Ren Doushi dan Chi Youyu juga sangat marah melihat Ren Yuu memohon untuk keselamatan nyawa Ren Huanran.


"Yuu'er, maafkan bibi..." suara Ren Huanran yang di penuhi kesedihan terdengar. Ia lalu mengambil keputusan.


Dia tidak tau apa yang akan terjadi jika secara paksa menggunakan Amulet Of The Space.


Dari tangan kiri Ren Huanran muncul bola hitam yang memiliki banyak pola di semua permukaannya.


Kultivator itu mengerut melihat itu. Ia mencoba membunuh Ren Huanran karena merasa benda itu berbahaya.


Amulet Of The Space bergoncang sedikit. Di sekitar Ren Huanran banyak retakan yang terjadi di udara.


Ren Huanran menyalurkan semua energinya ke dalam Amulet Of The Space.


Udara yang retak itu tiba-tiba terbuka lebar dan mulai melahap semua daerah di sekitarnya.


Kultivator itu terkejut melihat itu. Ia ingin membunuh Ren Huanran tapi tidak sempat karena celah spasial menyedotnya ke dalam.


Ren Yuu terkejut melihat itu. Ia berlari menuju Ren Huanran tapi terlambat.


Ren Huanran melihat Ren Yuu dengan senyum sambil mengirim transmisi suara, "maafkan bibi Yuu'er. Bibi tidak akan bisa berada di sisimu lagi."


Ren Huanran mencoba untuk membunuh orang sebanyak yang dia bisa. Ia menyerang ke arah banyak kultivator Nascent Soul.


Celah spasial terbuka di mana-mana serta langsung menyedot semua kultivator ke dalam celah spasial.


Puluhan kultivator yang berada di sekitar Ren Doushi dan Chi Youyu lenyap karena tersedot celah spasial.


Amulet Of The Space bergetar lagi lalu menyelimuti Ren Huanran dengan energi spasial yang padat.


Zheep!!


Ren Huanran juga tersedot ke dalam celah spasial.


"Bibi!!" Ren Yuu berteriak sekuat tenaga ketika melihat Ren Huanran menghilang tepat di hadapannya.