
Blood Prison
"Hancurlah!"
Crak! Crak! Crak!
Penghalang memiliki retakan kecil. Retakan itu perlahan melebar. Feng Yin sudah memang dari awal merusak penghalang tersebut. Hanya dengan sentuhan kecil di titik yang tepat, penghalang akan memiliki retakan kecil dan melebar ke seluruh penghalang.
Ia telah mengotak-atik inti dari penghalang utama Blood Prison.
Feng Yin langsung pergi dari daerah tersebut setelah melakukan pekerjaannya. Retakan terus melebar dan tidak akan butuh waktu lama sampai seluruh penghalang memiliki retakan.
Setelah melakukan tugasnya, Feng Yin kembali ke sisi rombongannya. "Kalian bersiap-siaplah. Kita akan mengambil alat transportasi mereka untuk kabur dari pusat Blood Prison."
Ren Yuu yang mendengar itu mengangguk serius. Lebih baik tidak bertarung jika memungkinkan.
Retakan yang di buat oleh Feng Yin sebelumnya semakin melebar. Itu langsung terlihat dengan jelas.
Crak! Crak! Crak!
Retakan semakin lama semakin cepat menyebar. Rong Dhasa yang melihat itu terkejut.
"Sial! Cepat perbaiki penghalang itu!" Teriak Rong Dhasa. Jika penghalang pecah, sudah di pastikan pembantaian akan terjadi. Penghalang utama Blood Prison adalah kartu As mereka. Karena, untuk ratusan kultivator Immortal Ascension hanya bisa membuat retakan pada penghalang. Dan penghalang tersebut akan memulihkan diri kembali.
Tapi, Rong Dhasa tidak akan menduga bahwa seseorang akan mengotak-atik penghalang utama Blood Prison.
Semua sipir sibuk mencari masalah sebenarnya.
Lalu Rong Dhasa menerima pesan bahwa penghalang utama sudah rusak sepenuhnya. Tidak ada yang tau apa penyebabnya.
"Sial! Siapa yang merusak penghalang itu?" Rong Dhasa sangat marah.
Asura, Bouqu dan Dong Xi di sisi lain tersenyum melihat retakan besar di penghalang tersebut. Mereka bertiga langsung secara pribadi bersama dengan semua Immortal Ascension menyerang ke arah penghalang.
"Serang!" Teriak Asura, Bouqu dan Dong Xi bersamaan dari ketiga sisi.
Bom! Bom! Bom!
Prang!!
Penghalang tersebut pecah seperti kaca. Semua sipir yang melihat itu gemetaran karena rencana mereka awalnya adalah mengurangi jumlah tahanan menggunakan senjata Tier Legendaris.
Para pendukung yang datang dari luar juga gemetaran melihat itu. Walaupun tahanan sebagian besar berada di Tier Nascent Soul dan Ascension, mereka tidak akan mampu jika bertarung satu lawan seratus.
"Bunuh mereka semua!" Teriak salah satu tahanan dan langsung terbang ke arah salah satu sipir yang ketakutan.
Di sisi lain, Rong Dhasa beserta dengan wakilnya langsung bergerak ke arah tiga tahanan terkuat di Blood Prison.
Rong Dhasa tiba di depan Asura yang memiliki wajah senyum saat menyaksikan kehancuran pusat Blood Prison.
"Asura... Kali ini aku akan membunuhmu secara langsung!" Ucap Rong Dhasa. Auranya naik ke tingkat yang mengkhawatirkan.
Asura yang melihat itu mengerutkan dahinya. Tidak lama kemudian, enam puncak Immortal Ascension tiba di sebelah Asura untuk membantunya mengalahkan Rong Dhasa.
***
Di sisi Ren Yuu, Feng Yin langsung membawa mereka bergerak ke dalam Blood Prison untuk mengambil alat transportasi milik Blood Prison.
"Ayo.. selagi Rong Dhasa sibuk, kita akan langsung pergi dari sini." Feng Yin berkata serius sambil menyaksikan sekilas pertarungan Rong Dhasa dengan Asura serta beberapa kultivator lainnya.
Tujuan mereka adalah melarikan diri dan bukan untuk bertarung. Ketika mendekat ke arah alat transportasi milik Blood Prison, banyak sipir yang berada di sana.
Karena Feng Yin mengetahui letak tempat alat transportasi di simpan, mereka tidak akan membuang waktu mencarinya.
"Penjahat sialan!" Teriak salah satu sipir.
Semua sipir menyerang bersamaan ke arah rombongan Ren Yuu.
Melihat itu, mereka semua langsung bergerak karena tidak mau membuang waktu. Ren Yuu langsung melesat ke arah salah satu kultivator Tier Nascent Soul puncak.
Bang!!
Kepala kultivator itu meledak karena tidak mampu mengikuti kecepatan Ren Yuu sama sekali. Sipir yang lain juga langsung terbunuh oleh mereka semua. Itu tidak akan mengherankan karena tiga dari mereka adalah kultivator Receival dan Feng Xuer memiliki kekuatan tempur Receival juga.
"Ayo.. lewat sini." Feng Yin menuntun mereka setelah menghabisi semua sipir yang terlihat.
Lalu mereka menemukan alat transportasi milik Blood Prison. "Cepat masuk. Aku akan mengendalikan alat transportasi ini." Ucap Feng Yin.
Ren Yuu, Feng Xuer, Feng Jiu Er dan Feng Luo langsung masuk ke dalam. Setelah itu Feng Yin langsung mengendalikan alat transportasi untuk kabur dari Blood Prison.
Kecepatan alat transportasi itu setara dengan kecepatan penuh kultivator Receival Late. Tapi lebih baik bagi mereka untuk menggunakan alat transportasi dari pada terbang keluar Pulau Darah. Itu akan menguras energi mereka.
Ala transportasi perlahan melayang lalu melesat melalui jalur utama menuju gerbang masuk Blood Prison.
Rong Dhasa yang melihat salah satu alat transportasi pergi langsung marah. Penghalang Blood Prison sudah hancur sepenuhnya. Tidak mungkin lagi menahan semua tahanan di Blood Prison.
Ini bahkan lebih kacau dari pada 20.000 tahun lalu. 20.000 tahun lalu tidak ada tahanan yang kabur karena penghalang utama masih tetap bertahan.
"Siapa itu? Bagaimana dia tau di mana kami menyimpan alat transportasi? Pasti ada pengkhianat!" Batin Rong Dhasa. Ia melihat ke arah Asura lalu langsung mundur.
Asura bingung awalnya. Tapi, karena melihat alat transportasi yang bergerak menjauh ia mengerti sekarang.
"Sepertinya ada yang membantu kami memecahkan penghalang ini dari dalam." Batin Asura. Ia tau bahwa kali ini Blood Prison telah selesai.
Rong Dhasa yang merasa dirinya gagal langsung melesat ke arah alat transportasi yang di bawa oleh Feng Yin.
"Kalian pasti sumber masalahnya!" Teriak Rong Dhasa sekuat mungkin. Ia juga mengirim pesan kepada seluruh sipir untuk membunuh sebanyak mungkin tahanan. Karena, jika banyak yang kabur keluar dari Blood Prison, Vermilion Bird Continent akan menjadi kacau balau.
***
Di pinggiran Vermilion Bird Continent
Tiga sosok muncul. Sosok pertama adalah seekor Macan berwarna hitam pekat dengan dua taring panjang. Macan itu setinggi 15 meter. Satu sosok lagi adalah Kera berwarna hitam pekat setinggi 20 meter dan yang terakhir adalah sosok setengah Naga sama seperti setengah evolusi Xiao Xiao.
"Kita akhirnya tiba di benua ini. Kita harus segera mencari Silver Dragon Queen." Ucap Macan Hitam setelah berubah ke wujud manusianya.
Kera tersebut juga berubah ke bentuk manusianya lalu berbicara juga. "Ya. Kita harus membawanya dengan segala cara."
Setengah Naga tersebut tersenyum lebar lalu berubah ke wujud manusia juga. "Dengan Bloodline Silver Dragon Queen, clan Naga akan naik ke puncaknya. King Beast Race sudah memberi perintah, bawa Silver Dragon Queen dengan segala cara karena clan Naga akan bergantung pada misi kita kali ini. Bunuh semua yang menghalangi."
Ketiga individu itu kemudian bergerak ke arah Blood Prison karena sudah menemukan letak asal mula raungan Silver Dragon Queen.
***
Blood Sword Sect
Seorang pria tua berada di depan Blood Sword Sect bersama dengan dua individu lain. Pria tua tersebut adalah Tan Yang, Tetua Agung Blood Sword Sect.
Kedua individu di sebelahnya adalah Tan Yan dan Tan Rou. Tan Yan terlihat sangat muda. Ia adalah jenius terbaik clan Tan dengan kultivasi Receival Early sama seperti ayahnya Tan Rou.
Tapi ia lebih kuat dari Tan Rou karena Tan Yan mampu mengalahkan kultivator Receival Mid.
"Kita akan mengambil kembali Bloody Mist Sword dari tangan bocah itu." Ucap Tan Yang dengan nada dingin.
Tan Rou menelan air ludahnya karena gagal sebelumnya mendeteksi Bloody Mist Sword di tubuh Ren Yuu. Ia sudah di beri pelajaran oleh Tan Yang beberapa waktu lalu karena gagal.
Tan Yan di sisi lain memasang wajah senyum lebar. "Jangan lupa kakek, aku menginginkan Feng Xuer."
Tan Yang mendengus mendengar perkataan Tan Yan karena itu adalah perkataannya setiap hari.
"Ayo pergi!"
Mereka bertiga pergi ke arah Blood Prison.
Masalah baru telah menanti di tepi Pulau Darah.