
Camelia dan Clarisa pikir jika apartemen yang Nanda berikan adalah apartemen mewah seperti yang sempat Clarisa ceritakan dan bayangkan saat dirinya masih bersama dengan Alvaro, tapi ternyata sudah jauh berbeda hanya ada apartemen kosong tanpa fasilitas hanya ada tempat tidur dan juga sofa tamu biasa.
" katamu apartemen yang akan kita tempati memiliki fasilitas lengkap, mana ? Bahkan kulkas nya saja kosong " ucap Camelia yang kini malah menyalahkan Clarisa yang salah prediksi.
" tapi dulu tidak seperti ini kak " ucap Clarisa yang juga sama kagetnya dengan apa yang sedang mereka lihat.
" bang sat kita di tipu rupanya " ucap Camelia sambil membanting barang yang dari tadi iya bawa.
" awas kau Nanda akan ku balas apa yang kau lakukan padaku " ucap Camelia yang sangat kesal pada Nanda.
" jangan pernah mengusik Nanda kak " ucap Clarisa yang masih mengingat dengan jelas apa yang sudah Yuna lakukan padanya saat dirinya dan Alvaro di sekap di gudang pinggir kota.
" kenapa ? Apa kamu takut !" tanya Camelia yang malah berpikir jika Clarisa takut pada Nanda.
" Clarisa bukan takut sama Nanda, tapi Clarisa takut sama orang orang yang berasa di belakang Nanda yang tidak memandang di wanita atau laki laki saat ingin membalas siapa saja yang melukai Nanda " ucap Clarisa yang kini sudah merebahkan tubuh lelahnya di atas tempat tidur.
" maksud kamu Alvaro ? atau laki laki yang datang bersama Nanda tadi ?" tanya Camelia yang tiba tiba memiliki ide untuk membalas Nanda tanpa menyentuh Nanda.
" laki laki yang datang bersama Nanda dan juga laki laki dan perempuan yang datang ke rumah bersama Alvaro " ucap Clarisa saat membayangkan Yuna dan juga Anton.
" sudah lah kak lebih baik kita menikmati apa yang kita miliki saat ini dan tak mengusik Nanda lagi, toh kakak masih punya papi Alexander yang bisa kakak harapkan apalagi ada anak dalam kandungan kakak " ucap Clarisa yang masih berpikir jika kakaknya memang hamil anak pak Alexander.
" apa yang masih bisa di harapkan dari laki laki yang ada di dalam penjara ?" tanya Camelia santai sambil memainkan handphone nya.
" lagian anak yang kakak kandung bukan lah anak dari papi Alexander " ucapan Camelia berhasil membuat Clarisa terduduk mendengar pernyataan kakaknya yang benar benar di luar prediksi nya.
" sudah lah jangan di bahas lagi tentang laki laki yang tak akan bisa di harapkan lagi " ucap Camelia yang memilih pergi dari apartemen pemberian Nanda karena orang yang tadi iya hubungi sudah membalas chat nya.
" kak mau kemana ?" tanya Clarisa.
" kakak ada janji " ucap Camelia singkat.
Lain halnya di rumah kontrakan Bu Natasha dimana mereka juga baru saja sampai bahkan Yuna pun masih berada di sana karena memang di larang pulang oleh Bu Natasha yang meminta Yuna untuk makan malam di rumahnya sebagai ucapan terima kasih atas apa yang Yuna lakukan hari ini.
" maafkan mommy ya " ucap Alvaro yang masih merasa malu atas pertanyaan yang mommynya tanyakan pada Yuna tadi di mobil.
" aku bisa memaklumi apa yang di katakan Bu Natasha yang hanya menginginkan yang terbaik untuk putranya "
" sekalipun putranya pernah melakukan kesalahan dan kegagalan tapi tidak ada seorang ibu yang tak akan mendoakan kebahagiaan untuk putranya " ucap Yuna yang berhasil membuat Alvaro tersadar jika Yuna memang terlihat lebih dewasa dari usianya.
" ayo kita makan " ajak Bu Natasha yang tak sengaja mendengar obrolan antara Yuna dan Alvaro dan karena hal itu juga yang membuat Bu Natasha mantap mendekatkan Yuna dengan Alvaro berharap Alvaro dan Yuna bisa berjodoh dan Yuna bisa membimbing Alvaro menjadi laki laki yang lebih baik lagi.
" oh ya Yuna, apa Nanda akan langsung menikah setelah selesai masa Iddah nya ?" tanya Bu Natasha yang baru saja duduk di meja makan dan bersiap untuk makan malam.
" Yuna tidak tau Tante " ucap Yuna karena Yuna bisa melihat jika ada rasa ragu di mata Nanda saat dirinya dan Nanda membahas masalah pernikahan.
" mungkin nanda hanya butuh waktu untuk menyiapkan diri karena bagaimanapun tidak ada seorang wanita pun di dunia ini yang ingin rumah tangganya gagal " ucap Yuna memberikan jawaban yang sesuai dengan pemikiran nya.
" kamu benar, mommy pun ingin papi bisa segera bebas dari dalam penjara agar kamu semua bisa bersama lagi " ucap Bu Natasha yang berharap bisa kembali berkumpul dengan suaminya lagi.
" apa Tante yakin ? " tanya Yuna yang tak habis pikir pemikiran Bu Natasha yang masih berharap bisa kembali bersama suami yang sudah mengkhianati nya.
" ngga Al tidak setuju dan Al mau mommy dan papa berpisah saja " ucap Alvaro yang tak ingin papanya kembali dalam kehidupan nya lagi.
" Al, jangan seperti itu karena bagaimanapun dia tetaplah papa kamu !"ucap Bu Natasha.
" maaf Tante tapi apa Tante tidak sakit hati dengan apa yang sudah papanya Alvaro lakukan ? tanya Yuna.
" apalagi wanita selingkuhan pak Alexander saat ini sedang hamil " ucap Yuna.
Bu Natasha pun terdiam saat di ingatkan tentang Camelia yang katanya sedang hamil anak dari suaminya.
" Yuna benar, Al akan mengurus surat perpisahan untuk mommy karena Al ngga mau jika mommy di sakiti lagi oleh papa " ucap Alvaro yang sudah bertekad pada keputusan nya untuk sang mommy.
Sama halnya dengan Anton yang saat ini sedang makan malam bersama dengan Rekha di sebuah restoran yang cukup terkenal bahkan Anton sudah membuat reservasi untuknya dan Rekha makan malam di sana.
" sayang, mas ingin kita menjalani hubungan ini dengan serius " ucap Anton yang memang tidak ingin main main lagi karena usianya tak muda lagi.
" tapi kita baru saja saling mengenal dan hubungan kita saja baru satu bulan " ucap Rekha yang merasa jika ajakan Anton terlalu cepat.
" setidaknya sampai Nanda dan pak Wildan menikah, baru setelah itu kita memikirkan hubungan kita " ucap Rekha berharap Anton bisa mengerti dengan maksud nya.
" baiklah sayang, mas harap kamu bisa memantapkan hati kamu untuk bisa memilih mas menjadi pendamping kamu karena mas sudah mantap menginginkan kamu menjadi pendamping dan menjadi ibu dari anak anak mas nanti " ucap Anton penuh keyakinan.
Rekha pun hanya tersenyum tapi tak lama senyum di wajah Rekha pun hilang saat melihat Anton yang sedang memandang ke arah lain bahkan Anton langsung memfoto seorang wanita yang sedang bergelayut manja di lengan laki laki yang sangat Anton kenal.
" ternyata dia hanya wanita murahan yang hanya mengandalkan tubuhnya untuk bisa memikat laki laki "
" kasihan pak Alex "
" siapa dia mas ? Dan siapa itu pak Alex ?
✍️✍️✍️ siapa wanita yang Anton lihat di restoran ? Dan apa hubungannya dengan pak Alexander ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘