Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Tabir Yang Terbuka


Wildan terdiam mendengar apa yang di katakan Nanda, Wildan pun mencoba mengerti jika Nanda hanya ingin menjaga hatinya agar tidak berlindung di seseorang yang bahkan belum iya kenal sepenuhnya.


" jika memang kita saling kenal kenapa Nanda tidak merasa mengenal kamu " ucap Nanda yang kini tatapannya sudah mulai melunak.


" kalian memang saling kenal, hanya saja kamu mungkin lupa siapa dia " ucap Anton yang tidak tau persis kisah perkenalkan mereka berdua.


" apa itu benar ? Tapi kenapa " Nanda tiba tiba terdiam saat mengingat disaat sekilas dirinya teringat akan teman masa kecilnya yang katanya akan selalu ada untuknya dan akan selalu melindunginya.


" apa mungkin kamu kak nata ?" tanya Nanda tapi Wildan malah berpaling, tapi dengan sikap Wildan membuat Nanda yakin jika laki laki yang akhir akhir ini berusaha melindungi nya adalah orang yang sama yang pernah berjanji akan melindunginya.


" terserah jika memang kamu tidak ingin jujur " ucap Nanda yang akhirnya memilih menyerah dan memilih pergi meninggalkan Wildan yang masih memilih untuk bungkam.


Wildan masih menatap Nanda yang kini sudah berjalan meninggalkan ruangan menuju kamar tapi tapi saat Nanda sudah memegang handle pintu Wildan pun akhirnya membuka suaranya.


" aku hanya merasa gagal tak bisa menjaga mu seperti janjiku dulu " ucap Wildan yang berhasil membuat Nanda terdiam dan tak lama berbalik menghadap ke arah Wildan.


" apa maksud Kakak ?" tanya Nanda yang memang tidak mengerti maksud ucapan Wildan barusan.


" kakak pikir saat ayah bunda kamu menjodohkan kamu dengan Alvaro akan membuat kamu bahagia dan kakak bisa melepaskan tanggung jawab kakak dan rasa yang kakak miliki untuk kamu " ucap Wildan.


" tapi ternyata kakak salah, dia hanya bisa memberi kamu luka bahkan luka terbesar yang Alvaro dan orang tuanya lakukan mungkin saja tidak akan pernah kamu lupakan dan kamu maafkan jika saja kamu tau apa yang sudah mereka perbuat pada kedua orang tuamu " ucap Wildan yang malah membuat Nanda heran karena harus menyangkut pautkan dengan kedua orang tuanya.


" asal kamu tau jika kecelakaan yang orang tua mu alami satu Minggu setelah pernikahan kamu dengan Alvaro ternyata ada kaitannya dengan keluarga mereka " ucap Wildan yang membuat Nanda malah semakin bingung.


" jangan berbelit Belit, jelaskan agar Nanda bisa mengerti dengan mudah " ucap Nanda yang sebenarnya sudah bisa merangkai apa yang ingin di sampaikan Wildan padanya.


" jangan bilang jika orang tua mas Alvaro yang menyebabkan kecelakaan itu ?" tanya Nanda yang sejujurnya tidak berharap jika tebakannya benar.


" meski tidak secara langsung tapi memang ada sangkut pautnya dengan orang tua Alvaro terutama pak Alexander " ucap Wildan.


" Wil sebaiknya kalian duduk dengan tenang di ruang keluarga biar aku dan dokter Rekha menyiapkan sarapan untuk kalian berdua " ucap Anton yang hanya ingin memberikan ruang untuk keduanya berbicara.


" kamu benar " ucap Wildan yang langsung menarik tangan Nanda menuju ruang keluarga, sedangkan Nanda yang tak punya pilihan lain hanya bisa mengikuti langkah Wildan yang sudah menariknya dengan paksa.


" dokter tidak keberatan bukan membantu saya menyiapkan sarapan untuk kita " ucap Anton sambil menggaruk belakang kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.


" tapi saya tidak bisa lama lama, saya ada tugas siang ini " ucap dokter Rekha yang memang ada praktek di rumah sakit siang ini.


" dokter tenang saja setelah selesai sarapan saya yang akan mengantar dokter menuju rumah sakit" ucap Anton yang sudah memutuskan semuanya meski secara sepihak.


" baiklah " ucap Rekha yang memang merasa kurang tidur dan berharap jika Anton yang mengemudikan mobil maka dirinya bisa beristirahat di dalam mobil sebelum praktek kerjanya.


Wildan dan Nanda baru saja duduk di ruang keluarga yang tidak terlalu jauh dari dapur dimana Anton dan Rekha berapa


" kakak minta maaf sama kamu tidak langsung jujur tentang siapa Kaka sebenarnya sama kamu saat kita bertemu lagi " ucap Wildan.


" lalu apa maksud kakak yang bilang jika kematian orang tuan Nanda ada hubungannya dengan papi Alex " tanya Nanda yang masih penasaran dengan semua yang di ucapkan Wildan tadi.


" Kaka baru mengetahui hal itu saat kemarin kakak sedang mencari keberadaan Alvaro dengan meretas semua data pribadi tentang Alvaro dan keluarga nya tapi lihat apa yang kakak dapat "


" kenyataan yang tidak pernah Kaka duga sebelumnya jika mereka bisa sekejam itu sama orang tua kamu "


" langsung saja kak jangan berbelit Belit " ucap Nanda dengan tatapan yang sangat serius pada Wildan.


Wildan pun tidak tau bagaimana cara menjelakan pada Nanda tentang semuanya tapi Wildan akan menjelaskan secara perlahan.


" keluarga Alvaro menikahkan kalian agar mereka bisa menguasai harta yang keluarga kamu miliki, tapi karena ayah mu tak sengaja mendengar semuanya membuat mereka merencanakan kecelakaan dimana kecelakaan itu di buat sedemikian rupa seperti kecelakaan murni "


" tapi sayang nya kepolisian sangat pintar hingga bisa mengetahui jika itu semua hanyalah rekayasa mereka " ucap Wildan.


" tunggu "


" jika polisi mengetahui kecelakaan itu hanya sabotase lalu kenapa hingga saat ini mereka masih bisa berkeliaran bebas di luaran sana " ucap Nanda yang kini sudah mulai berpikir kritis.


" karena mereka menyuap salah satu polisi yang memegang peranan yang cukup penting saat penyelidikan itu " ucap Wildan dimana kini Wildan sudah membuka file yang memang sengaja iya copy di handphone nya setelah Anton menyelidiki semuanya tentang Alvaro dan keluarga nya.


Nanda sampai menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang kini sedang iya baca, bahkan kini Nanda sudah tidak bisa membendung air matanya saat tau semuanya.


" kakak bisa saja menghancurkan mereka saat ini bahkan hanya dengan satu kali klik maka semuanya bisa langsung terbongkar "


" tapi sekarang kakak ragu apa kamu akan tega melakukan itu sedangkan Alvaro yang sudah menyiksa kamu sedemikian rupa saja masih kamu bela !"


" apa sebegitu besarnya kamu mencintai Alvaro hingga kamu masih membelanya seperti itu ?" tanya Wildan yang kini harus bisa menyiapkan semuanya jika memang Nanda akan tetap memilih tetap bersama dengan Alvaro dengan semua keburukan nya.


Nanda menggeleng keras sebagai jawaban dari setiap pertanyaan yang Nanda lontarkan karena kini hatinya benar benar bulat ingin lepas dari Alvaro dan keluarga nya bahkan jika bisa Nanda ingin membalas setiap rasa sakit yang di berikan padanya.


" tidak, Nanda akan membalas apa yang sudah mereka lakukan pada Nanda dan orang tua Nanda dan jika perlu Nanda ingin kasus kecelakaan orang tua Nanda di buka lagi agar mereka bisa mendapatkan hukuman yang pantas mereka dapatkan "


✍️✍️✍️ nah gitu dong Nanda tegas jangan mau terus di bodohi oleh Alvaro dan keluarga nya..


lalu langkah apa yang akan Wildan lakukan untuk membantu Nanda mengambilkan semua yang di inginkan Nanda ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘