Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Kartu As menggulingkan Alvaro


Setelah drama penyiksaan yang di lakukan oleh Alvaro pada Nanda dan ternyata di balas telak oleh Wildan dan Anton dengan memberikan pelajaran yang sangat setimpal pada Alvaro dan juga Clarisa.


Kini Nanda bersiap berangkat ke kantor meski kali ini Nanda tak di biarkan kembali ke apartemen miliknya tapi malah di paksa menempati apartemen yang di miliki oleh Wildan dimana apartemen itu berdampingan dengan apartemen Anton.


" kamu sudah siap ?" tanya Anton saat Nanda baru saja keluar dari unit apartemen nya.


" sudah " ucap Nanda penuh percaya diri, bahkan Nanda terlihat seperti wanita karir pada umumnya dimana orang tidak akan menyangka jika Nanda dulu wanita rumahan yang tidak tau apapun tentang perusahaan.


Anton hanya bisa mengikuti Nanda dari belakang dan berharap mulai saat ini Nanda hanya akan melalui harinya dengan penuh kebahagiaan tanpa ada lagi air mata yang menghiasi hidupnya.


Dan tak butuh waktu lama Anton dan Nanda sampai di kantor Nanda yang ternyata bertepatan dengan datangnya Alvaro dan Clarisa yang masih ingin menjadi asisten pribadinya hingga saat ini.


" apa kamu masih ingin mengambil alih perusahaan ini Nanda ?" tanya Clarisa yang begitu penasaran tapi tidak dengan Alvaro yang memilih diam tapi tatapannya tak lepas dari Nanda atau lebih tepatnya wajah Nanda yang terlihat lebih cantik dan lebih bersinar.


" kenapa ? Apa kamu tak akan mau jika Alvaro sudah tidak memiliki apapun lagi !" tanya Anton sedangkan Nanda seolah tak ingin menanggapi ucapan Clarisa.


" ayo kak " ajak Nanda yang tak memperdulikan Alvaro bahkan Nanda tak ingin menyapa Alvaro yang kini ada di hadapannya.


" apa kamu merasa senang sudah menjadi janda ?" tanya Alvaro menyindir Nanda saat mengingat surat cerai yang terpaksa iya tanda tangani karena paksaan Wildan malam itu.


" Bahkan sekarang kamu di kawal orang yang sudah menganiaya suamimu sendiri dan memaksanya menanda tangan surat perceraian itu " ucap Alvaro seolah tak rela jika hubungan dengan Nanda harus benar benar berakhir.


Tapi Nanda tak menghentikan langkahnya dan tetap memilih melanjutkan langkahnya meninggalkan Alvaro yang terdiam menatap kepergian Nanda yang seperti nya sudah tak perduli padanya.


" apa kamu sedih melihat Nanda yang seperti nya tak perduli lagi padamu ?" tanya Clarisa yang sangat cemburu dengan tatapan yang Alvaro berikan pada Nanda.


Tapi Alvaro memilih diam dan meninggalkan clarisa yang hanya bisa menghentakkan kakinya tapi tepat mengikuti Alvaro yang kini sudah berjalan menuju ruang kerjanya selama setahun ini.


" kak, Kak Wildan datang kan ?" tanya Nanda yang merasa sedikit insecure menghadapi situasi nanti di rapat dewan direksi yang akan menentukan apakah dirinya bisa mengambil alih perusahaan atau tidak.


" kamu tenang saja, meski Wildan tidak datang tapi kakak bisa menghandle semuanya dan kamu bisa percaya sama kakak " ucap Anton yang tau jika Nanda tidak percaya pada dirinya sendiri.


" baiklah " ucap Nanda yang kembali mempelajari apa yang akan dirinya lakukan saat rapat nanti.


Satu persatu dewan direksi dan para pemegang saham pun mulai berdatangan dan tak butuh waktu lama rapat pun segera di mulai tapi hingga rapat itu akan di mulai Wildan masih belum menampakkan batang hidungnya.


" baiklah selamat pagi " ucap moderator rapat membuka agenda rapat hari ini, dimana semua yang hadir di sana pun menjawab dengan penuh semangat karena hari ini adalah hari penentuan siapa yang akan menjadi pemimpin perusahaan yang baru.


" maaf boleh saya bicara ?" tanya Alvaro yang tak ingin kalah start dari Nanda dalam meraih simpati dari semua peserta rapat yang hadir di sana.


" saya tau jika ibu Nanda memiliki hak penuh untuk bisa memimpin perusahaan ini karena jumlah saham yang di milikinya lebih dari empat puluh persen tapi apa kalian yakin jika wanita rumahan seperti Bu Nanda selama ini bisa memimpin perusahaan besar seperti ini yang mana akhir akhir ini perusahaan sedang maju pesat " ucap Alvaro yang mulai melancarkan aksinya.


" saya tau jika saya tidak memiliki kemampuan dan keahlian di bidang ini " ucap Nanda yang tak ingin membohongi Semua yang hadir di rapat ini.


" tapi apa kalian mau jika perusahaan ini di pimpin oleh laki laki yang tidak setia "


" dan asal kalian tau jika setelah pulang dari perusahaan saat itu ternyata Alvaro dan asisten pribadinya menyarankan untuk membunuh saya " ucap Nanda yang tak ingin terus menutupi kejahatan yang alvaro lakukan.


Anton pun mulai menampilkan rekaman cctv yang berhasil iya retas dimulai dari saat Nanda pulang dari perusahaan hingga saat dirinya di pukul oleh Clarisa demi menyelamatkan Alvaro.


" coba kalian bayangkan apa yang mungkin Alvaro lakukan di belakang kalian tentang perusahaan ini " ucap Nanda.


Semua yang ada di sana pun mulai berkasak kusuk tapi Alvaro tak kehilangan akal pun langsung membuka kancing pakaian untuk memperlihatkan apa yang iya alami juga setelah dirinya melakukan penganiayaan pada Nanda.


" tapi Nanda pun melakukan hal yang sama " ucap Alvaro membela diri.


" dia bahkan sampai memukul Clarisa yang hanya seorang wanita yang tidak bersalah " ucap Alvaro mencari rasa iba pada semua yang ada di sana.


" Nanda terlalu berpegangan pada orang asing yang tak menutup kemungkinan akan mengkhianati kita semua " ucap Alvaro yang berhasil membuat sebagian peserta rapat berpihak padanya.


" bukankan kah itu sama saja ingin menghancurkan perusahaan ini secara perlahan ?" ucap Alvaro yang terus menyerang Nanda yang masih memilih bungkam.


Tapi siapa sangka Nanda kembali memberikan selebaran yang ternyata data data penggelapan yang sudah Alvaro lakukan selama satu tahun dirinya menjabat sebagai pemimpin perusahaan ini.


Alvaro dan Clarisa pun ikut membaca selebaran yang di bagikan Nanda yang malah membuat Alvaro pucat pasi karena dirinya sudah tidak bisa lagi mengelak atau pun membela diri.


" ternyata selama ini kita memelihara anjing yang mana setiap hari anjing piaraan kita itu malah menggigit kita dari belakang " ucap seorang pemilih saham yang lumayan disegani dalam rapat ini.


" iya bahkan angka yang di gelapkan hampir satu M " ucap salah satu peserta rapat di sana.


" kita tidak tau apalagi kebohongan yang dia sembunyikan dari kita, jadi saya harap kalian bisa berpikir jernih " ucap Nanda.


" dan saya harap kalian bisa mengizinkan saya memimpin perusahaan ini " ucap Nanda yang tau jika Alvaro sudah tak memiliki muka di hadapan semuanya.


" dan asal kalian tau jika saya saat ini sudah bukan lagi istri dari Alvaro, atau lebih tepatnya setelah dia mengkhianati saya dengan asisten pribadinya sekaligus sahabatnya selama ini " ucap Nanda menjelaskan hubungan nya dengan Alvaro.


" dan pak Alvaro juga sudah menalak saya dan menandatangani surat cerai kami jadi saya dan pak Alvaro sudah bukan siapa siapa lagi " ucap Nanda.


" jadi apa kalian masih ingin Alvaro yang memimpin perusahaan ini dengan segala resiko yang mungkin kalian hadapi atau kalian mencoba memberikan kepercayaan kalian pada saya sebagai pemilik saham terbanyak untuk memimpin perusahaan "


✍️✍️✍️ asik Nanda kali ini benar benar tangguh dan tak goyak dengan apa yang Alvaro ucapkan, lalu apa mereka semua akan mendukung Nanda ? Dan bagaimana proses perpisahan Nanda dan Alvaro nanti ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘