Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Iblis berwujud wanita


Bu Natasha memang sudah curiga dengan kedekatan ya g terjalin intim di antara Alvaro dan Clarisa tapi demi bisa memiliki semua harta yang Nanda miliki membuatnya terpaksa memutar balikan fakta dan berharap dengan menekan Nanda bisa membuat Nanda mengurungkan niatnya menghancurkan Alvaro.


Tapi apa yang Nanda ucapkan membuat Bu Natasha menatap tajam ke arah Alvaro yang malah sudah benar benar salah langkah dalam bertindak hanya demi wanita yang selama ini menjadi benalu di keluarga nya.


" apa itu benar Al ?"


" JAWAB ALVARO !!" bentak Bu Natasya karena saat Alvaro bercerita padanya saat itu hanya sebagai dari kebenaran yang sudah di sampaikan Alvaro padanya.


" apa mommy masih tidak percaya dengan semua yang Nanda katakan ? " tanya Nanda yang kini malah sudah hilang respect terhadap ibu mertuanya yang sudah sangat mengecewakan dirinya.


" mommy tau bagaimana situasi saat itu ? saat saat dimana Nanda di jatuhi talak oleh mas alvaro ?" tanya Nanda yang tak punya pilihan lain selain mengatakan yang sebenarnya pada Bu Natasha agar Bu Natasha tau jika anaknya lah yang sudah memulai semuanya.


" apa harus Nanda kasih tau sama mommy sedang apa mas dan wanita itu di rumah orang tua Nanda ? " ucap Nanda dengan suara yang terkesan datar tapi penuh penekanan.


" JAWAB MAS.. JAWAB ALVARO " Ucap Nanda yang sudah benar benar tak bisa lagi membendung amarahnya yang selama ini terus iya tahan saat mengingat kejadian menjijikan yang Alvaro dan Clarisa lakukan.


" bahkan Nanda yakin jika itu bukan yang pertama kamu dan wanita ini melakukan hal seperti itu "


" benar kan ?" tanya Nanda yang kini dengan berani mencengkram kemeja Alvaro tepat di hadapan Clarisa dan mommy nya.


" memang apa yang alvaro lakukan ? Jika hanya berpelukan atau mencium pipi itu belum bisa di katakan perselingkuhan " ucap Bu Natasha yang malah menebak apa yang di lakukan Alvaro dan Clarisa.


" jika memang benar kenapa ?" tanya Alvaro yang kini balas menggenggam balik kedua lengan Nanda tepat di hadapan Wildan dan Anton tapi mereka berdua masih belum bisa melakukan apapun karena Nanda menggeleng kan wajahnya seolah memerintahkan Wildan dan Anton tidak ikut campur dengan semua urusannya.


" kamu itu pasif, monoton dan seperti bermain dengan patung yang tidak bisa ekspresif " ucap Alvaro


" ppprrttttt " Clarisa ingin mentertawakan Nanda tapi tertahan di mulutnya hingga akhirnya malah mengeluarkan bunyi seperti tadi.


" maaf " ucap Clarisa dengan senyum yang terkembang sempurna.


" jadi ini semua memang salah kamu, bukan salah mas " ucap Alvaro tanpa menyesali apapun yang sudah iya lakukan bersama dengan Clarisa.


" jadi jika memang kamu ingin benar benar lepas dari pernikahan kita maka kamu harus memilih Hatta yang kamu miliki atau kebebasan yang saat ini ingin kamu miliki " ucap Alvaro seolah memilihi kartu as untuk bisa menekan nanda.


" coba saja jika mas bisa mengambil semuanya dari Nanda " ucap Nanda yang sudah melepaskan cengkraman nya dari kemeja Alvaro tapi tidak dengan Alvaro yang seolah tak ingin melepaskan genggaman nya dari lengan Nanda dan hal itu membuat Nanda meringis kesakitan.


" apa dengan melakukan kekerasan seperti ini akan membuat Nanda lemah " ucap Nanda menatap mata Alvaro yang juga sedang menatap padanya, Wildan yang sudah tak tega melihat Nanda di perlakukan seperti itu oleh Alvaro kini sudah melangkah maju tapi di tahan oleh Anton.


" jangan, karena aku yakin Nanda pasti bisa menguasainya " ucap Anton penuh keyakinan dan benar saja setelah Anton mengatak hal itu sesuatu terjadi pada Alvaro yang kini sudah mengaduh kesakitan.


" sekarang hukum sudah jauh lebih baik lagi dan kini undang undang tentang pernikahan juga sudah sangat jelas mengatur hak dan kewajiban suami dan istri " ucap Nanda.


" dan asal mas tau jika perzinahan yang di lakukan oleh suami dengan wanita lain juga sudah bisa di jebloskan kedalam penjara " ucap Nanda yang berhasil membuat Alvaro terdiam sambil menatap ke arah Nanda yang kini sudah berada di dekat pintu.


" apa lagi mas sudah melakukan kekerasan terhadap Nanda yang tentu saja menambah pasal yang akan menjerat mas untuk bisa mendekam dalam penjara dalam waktu yang lumayan lama "


Setelah mengatakan itu Nanda pun pergi meninggalkan semua yang ada di ruang rapat bahkan Nanda tak memperdulikan panggilan Wildan yang sempat memanggilnya tadi.


" kamu dengar ? jangan pernah berpikir karena Nanda selama pernikahan kalian lebih memilih tinggal di dalam rumah jadi kamu beranggapan jika Nanda tidak tau apa apa atau buta akan hukum " ucap Wildan yang kini sudah berada tepat di hadapan Alvaro.


" dan asal kalian tau, mulai sekarang Nanda berada di bawah pengawasanku dan akan aku pastikan siapapun yang mencoba menyakitinya bahkan seujung kuku saja Nanda terluka maka mereka akan berhadapan dengan ku " ucap Wildan dengan tatapan dan nada suara yang terdengar sangat dingin dan menyeramkan.


" asisten saja sombong " ucap Alvaro yang memang masih berpikir jika Anton lah pemilik perusahaan kusuma.


Tapi Wildan tak memperdulikan ucapan Alvaro yang masih berpikir jika dirinya hanya seorang asisten CEO. Setelah kepergian Nanda Wildan dan Anton, Bu Natasha langsung memukul lengan putranya yang salah dalam bertindak yang lebih memilih naf su binatangnya dari pada menjaga berlian yang ada di genggaman tangannya.


" sebenarnya kamu kenapa sih Al ? jika kamu memang ingin bermain gila kenapa Nanda harus sampai tau apa yang kalian lakukan " ucap Bu Natasha yang kini sudah duduk di kursi rapat yang kini hanya tinggal dirinya putranya dan juga Clarisa.


" sudah lah mommy, yang harus kita pikirkan saat ini adalah bagaimana menghentikan Nanda mengambil alih perusahaan ini menjadi di bawah kuasanya " ucap Alvaro yang tak ingin membahas apa yang sudah terjadi karena semuanya sudah menjadi bubur dan sudah tidak bisa di rubah lagi.


" kamu benar, baiklah mommy pulang dulu siapa tau papi mu tau jalan keluar yang harus kita lakukan saat ini " ucap Bu Natasha yang kini sudah bangkit dari duduknya.


" dan untuk kamu Clarisa " ucap Bu Natasha yang kini sudah berhenti di hadapan Clarisa bahkan tak segan Bu Natasha menunjuk wajah Clarisa tepat di depan matanya.


" jika sampai kamu harus kehilangan semuanya maka ini semua salah kamu dan kamu harus bertanggung jawab atas semuanya, ingat itu " ucap Bu Natasha yang kini sudah tidak main main dalam ancamannya.


" sudah lah mom, lebih baik kita cari solusi yang pas agar Nanda tidak bisa melakukan apa yang sudah iya ucapkan pada kita " ucap Alvaro.


" kenapa tidak kalian bunuh saja Nanda ? Maka selesai sudah masalah kita dan Clarisa yakin semua harta yang Nanda miliki otomatis jatuh ke tangan kamu sebagai suaminya yang masih sah secara hukum di negara ini "


✍️✍️✍️ ternyata Clarisa itu iblis yang menyamar sebagai wanita 😡😡😡 apa Alvaro akan melakukan apa yang Clarisa usulkan padanya ? Dan bagaimana sikap Bu Natasha saat mendengar usulan yang di ucapkan Clarisa ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘