Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )

Merengkuh Bahagia ( Istri Yang Tersisih )
Ketegasan Nanda


Belajar dari pengalaman sebelumnya dimana Nanda tak mau mendengar Wildan dan Anton membuatnya dua kali hampir mengalami nasib malang, kini Nanda hanya bisa menerima apa yang menurut Wildan yang terbaik untuknya.


" hai kenalkan namaku Nanda " ucap Nanda sambil mengulurkan tangannya pada Yuna yang masih melihat ke arahnya.


" saya Yuna yang akan menjadi bodyguard nyonya " ucap Yuna begitu formal.


" jangan begitu formal saat berbicara dengan ku " ucap Nanda yang tak ingin di anggap atasan oleh Yuna.


" aku yakin jika umur kita tidak jauh berbeda jadi Kaka Wildan juga tidak akan keberatan jika kamu memanggil saya dengan panggilan nama dan anggap saya sebagai teman kamu bukan atasan kamu " ucap Nanda yang langsung mendapat anggukan dari Wildan saat Yuna melihat ke arah Wildan seolah meminta pendapat pada Wildan.


" baiklah Yuna, lebih baik kamu pulang dan mulai besok kamu akan tinggal bersama dengan Nanda di apartemen ini " ucap Anton.


" baiklah Nanda, kalo begitu saya pulang dulu "


" besok pagi saya akan datang kesini dan mulai menemani kamu dan saya akan menjadi bayangan dimanapun kamu berada " ucap Yuna yang langsung mendapat anggukan dan senyum manis dari Nanda.


" dok, saya masuk dulu ya " ucap Nanda pada dokter Rekha.


" ya sudah kak, Nanda masuk dulu " ucap Nanda yang sudah merasa lelah setelah beraktifitas seharian.


" iya saya sudah waktunya untuk ke rumah sakit ada jadwal praktek sebentar lagi " ucap dokter Rekha yang memang di minta Anton untuk menemani nya saat Yuna akan datang ke apartemen nya.


" ok bos saya antar dokter Rekha dulu ya " ucap Anton yang memang sedang pendekatan dengan dokter Rekha yang menurutnya bisa membuatnya nyaman.


" hati hati dok, jika malam Anton sangat berbahaya " ucap Wildan sengaja menggoda Anton dan dokter Rekha yang memang saling memiliki ketertarikan.


Anton malah menjulurkan lidahnya menggoda Wildan yang masih memerlukan perjuangan untuk bisa bersama dengan wanita yang iya cintai dan proses itu masih sangat panjang untuk Wildan dan Nanda.


Wildan pun mengikuti Anton dan Rekha meski Wildan memberikan jarah agar Anton bisa semakin dekat dengan Rekha, sedangkan Nanda yang baru saja masuk ke dalam Apartemen nya langsung mengambil handphone yang tiba tiba saja berdering.


" mommy ? Apa lagi sekarang yang akan mommy katakan " ucap Nanda yang sudah bersiap menerima semua tuduhan atau pun perkataan yang pasti akan sangat menyakiti nya.


" iya mom ada apa lagi sekarang ?" tanya Nanda yang sudah benar benar siap menghadapi Bu Natasha maupun Alvaro.


" apa kamu sudah puas sekarang ?" tanya Bu Natasha dengan nada suara yang sangat tidak bersahabat pada Nanda.


" memang apa yang Nanda lakukan ?" tanya Nanda yang memang tidak tau apa yang sudah Anton dan Wildan lakukan untuk memberi pelajaran pada Alvaro dan keluarga nya.


" NGGA USAH PURA PURA TIDAK TAU !! SAYA TAU JIKA KAMU YANG MEMINTA ANTEK ANTEK KAMU UNTUK MENGHANCURKAN RUMAH TANGGA SAYA DAN JUGA MENGHANCURKAN PEREKONOMIAN KELUARGA SAYA, IYA KAN "


" JAWAB " bentak Bu Natasha yang sudah hilang sikap lemah lembut yang selama ini Bu Natasha lakukan jika di hadapan Nanda.


" Nanda pikir mommy orang yang sangat tulus menyayangi Nanda setelah kepergian orang tua Nanda " ucap Nanda yang kini sudah tak memiliki rasa iba ataupun kasihan pada Alvaro dan keluarga mulai saat ini.


" tapi ternyata Nanda salah, Nanda benar benar tidak lagi mengenali keluarga yang selama satu tahun belakangan ini menjadi bagian dari Nanda "


" selama ini Nanda salah, bodohnya Nanda menganggap musuh sebagai bagian dari keluarga " ucap Nanda dengan suara datarnya.


" jangan berlagak menjadi korban kamu " ucap Bu Natasha saat mendengar apa yang Nanda bicarakan.


" lalu siapa menurut mommy yang menjadi korban ? " tanya Nanda.


" Nanda atau keluarga mommy ?" tanya Nanda.


" benarkah ?" ucap Nanda tapi dengan nada bertanya.


" baiklah jika seperti itu, Nanda akan benar benar melakukan apa yang anda ingin kan "


"karena mulai saat ini Nanda yang lembut dan baik hati sudah mati kalian bunuh bersama dengan pengkhianatan yang sudah Alvaro dan pak Alexander lakukan padaku dan pada kedua orang tuaku " ucap Nanda


Nanda pun memilih mematikan sambungan telepon nya dan membanting tubuhnya di atas tempat tidur seolah membanting rasa kecewa yang kini ada di hatinya yang semakin menggunung.


" mungkin kak Wildan benar jika manusia seperti Alvaro dan keluarga nya memang tidak akan memiliki rasa penyesalan dalam hidupnya "


" jadi jangan salahkan Nanda jika Nanda akan benar benar menghukum apa yang sudah kalian lakukan pada orang tua Nanda " ucap Nanda yang kini sudah membulatkan tekadnya untuk meminta di bukanya kembali kecelakaan yang menimpa orang tuanya satu tahun lalu.


Nanda pun mencoba menghubungi Anton untuk untuk menanyakan apa yang harus iya lakukan untuk memberikan pelajaran pada keluarga Alvaro.


" halo kak, ada dimana sekarang ?" tanya Nanda yang tak ingin membuang waktu lagi untuk bisa memberikan pelajaran pada Alvaro.


" di jalan " ucap Anton apa adanya.


" ya sudah kak, nanti jika sampai apartemen telpon Nanda ya " ucap Nanda meskipun dirinya dan Anton bersebelahan apartemen nya tapi Nanda tak pernah sekalipun masuk ke dalam Apartemen Anton begitu pun sebaliknya.


Lain halnya dengan Bu Natasha setelah Nanda menutup sepihak sambungan telepon nya membuat Bu Natasha emosi, dan hal itu tak luput dari pak Alexander yang tak sengaja mendengar apa yang istrinya bicarakan.


" apa mommy tidak berpikir sebelum bertindak ?" tanya pak Alexander yang merasa jika yang di lakukan Bu Natasha malah membuat dirinya terancam.


" kenapa ? Bukan kah memang benar jika Nanda lah penyebab semua yang terjadi pada kita ?" ucap Bu Natasha.


" kamu pikir dengan melakukan itu akan membuat Nanda luluh "


" TIDAK " teriak pak Alexander yang untuk pertama kali membentak Bu Natasha.


" apa kamu tau apa penyebab kecelakaan yang di alami orang tua Nanda satu tahun lalu ?" tanya pak Alexander sambil berbisik di telinga Bu Natasha.


" AKU " bisik pak Alexander dengan penuh penekanan.


" aku yang telah merencanakan kecelakaan itu dan aku juga yang sudah menyuap polisi yang melakukan investigasi saat kecelakaan saat itu agar dia tutup mulut dan mengatakan pada semuanya jika itu semua kecelakaan murni " bisik pak Alexander mengatakan satu rahasia yang selama ini iya tutupi dari istrinya.


" dan karena perkataan kamu itu malah membuat aku terancam " ucap pak Alexander yang memang sudah mendapat ancaman dari seseorang yang tidak iya kenal yang menerornya dan mengatakan jika orang itu memiliki bukti kecelakaan satu tahun lalu.


" dan jika sampai Nanda meminta peninjauan kembali kecelakaan orang tuanya, KAMU !!" Ucap pak Alexander menekan kata kamu di telinga Bu Natasha.


" KAMU YANG AKAN MENANGGUNG AKIBAT JIKA SAMPAI AKU DI TETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA, DAN AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN AKU MASUK PENJARA SEORANG DIRI KARENA KAMU JUGA MENIKMATI SEMUA YANG AKU LAKUKAN "


" INGAT ITU.. " ancam pak Alexander.


✍️✍️✍️ oh.. Ternyata Bu Natasha tidak tau kejahatan yang di lakukan suaminya pada orang tua Nanda ? Hadeh masa masuk penjara aja mau ajak ajak 😡😡


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘