BENIH TARUHAN

BENIH TARUHAN
Drama Honeymoon


Tok tok tok


Terdengar suara ketukan pintu yang lumayan keras membuat Leka terbangun dari tidurnya.


Merasakan sedikit pening akibat kurangnya waktu tidur dan juga terkesan kaget mendengar tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar mereka.


Leka melihat ponselnya yang menunjukkan pukul sebelas siang.


Tok tok tok


"Assalamualaikum bunda,ini abang sama adek !!" teriak dari depan kamar mereka.


"Abang sama adek,astaga..apa mereka nyusul kesini?" batin Leka bertanya tanya.


Dia melirik kearah samping nya.Tetlihat Nico yang masih pulas dalam mimpinya.


Tok tok tok


"Bundaaa!!!" teriak dua bocah kembar itu dan itu membuat Leka tersenyum penuh arti.


Leka langsung melangkah dengan cepat ke arah pintu masuk resort.


"Bunda,emang belum selesai bikin adek bayi yah ..lama banget sih,panas nih !!"teriak Elang dari arah luar.


Sedangkan Gilang dan Marina terkekeh geli mendengar ocehan Elang.


Tok tok tok..


Leka yang awalnya ingin cepat membuka pintu.Tiba-tiba dia berdiri di depan cermin dan memindai penampilannya.


"Ada Apa sih berisik banget di luar?"tanya Nico yang akhirnya bangun karena mendengar pintu kamar mereka terus-menerus di ketok.


"Mas bangun,kayaknya anak-anak nyusul kesini deh.." ucap Leka


Hahhh?!!


Mata Nico langsung terang benderang mendengar duo pandanya menyusul ke tempat mereka honeymoon.


Akhirnya Nico menyuruh Leka mandi lebih dulu dan dia pun yang bertugas membuka pintu.


Ceklek.


Duaaarrr,💢


Banar saja ternyata duo bayik pandanya sudah berdiri di depan pintu kamar mereka dengan Elang yang berkacak pinggang dengan kaca mata hitam bertengger di hidung mancung nya.Sementara si putri cerewet Aurora dengan kaca mata hitam juga dengan posisi tangan di lipat di depan dadanya.


Dari jarak lumayan jauh,terlihat kedua orang tua Nico sedang tertawa melihat cucu mereka yang tampak seperti penagih hutang.


"Daddy,bunda mana?" tanya Aura melihat sosok papanya saja yang keluar.


"Bunda lagi mandi sayang,"ucap Nico


"Daddy nggak kangen sama kita ?" pertanyaan yang membuat Nico cengo dan juga sudah di pastikan Nico memikirkan nasib honeymoon nya setelah ini.


"Ahh..pastilah kangen sama kesayangan Daddy." ucap Nico dan menyambut kedua buah hatinya dan memeluk mereka.


"Leher daddy kenapa kok baret-baret,Daddy habis berantem sama macam yaa..?" tanya Aura.


"Owhh..ini, daddy nggak sengaja kena kuku daddy." jawab Nico.


Perbuatan siapa lagi kalau bukan macan ganas Leka namanya.


"Wahhh..ternyata tandingan kamu nggak bisa di anggap sepele ya Nic.Bagus sih,harus di lawan biar tahu gimana rasanya punya istri yang..Awwrrrrggghhh (meniru suara harimau dengan gerakan mencakar)." ucap mama Marina.


"Oma , memangnya daddy habis berantem sama macan.Wahhh..terus siapa yang menang dad?" tanya Elang yang terlihat excited.


Nico kelabakan mendengar pertanyaan putranya.Ini semua gara-gara mamanya yang suka bikin anaknya selalu menanyakan persoalan yang Nico susah untuk menjawabnya.Salah-salah kalau cara menjawabnya bisa berabe.


...----------------...


Nico melangkah gontai masuk ke dalam kamarnya.Rasanya baru tadi dia mereguk manis madu.Tapi sekarang,buyar sudah rencana-rencana indah untuk dinikmati waktu berdua dengan sang istri tercinta.


"Mas,mandi gih.. sebentar lagi makan siang.Anak-anak minta diajakin jalan-jalan sama kamu." ucap Leka tanpa beban.Malab sebaliknya terlihat keceriaan di wajah istrinya setelah bertemu dengan buah hati mereka.


"Enggak ah.." tolak Nico dengan nada yang terdengar manja namun masih terdengar tegas.


"Loh kenapa nggak mau mandi,itu badan kamu pasti lengket.Sudah sana,ayolah sayang.." rayu Leka dengan nada mendayu dan memanggil Nico dengan kata 'sayang'


Mendengar ucapan istrinya Nico melihat ke arah Leka dan terlihat wajah cantik itu terlihat wajah memohon.


"Huffft.."


Nico menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"Oke mas mandi,tapi..mandiin sama sayang yaa.." pinta Nico membuat Leka tersenyum malu dan terlihat jelas pipi Leka yang bersemu merah.


"Ihhss..mas nih,nggak ada puasnya.Mesum banget sih..ada anak-anak mas,emangnya yang semalam sampai yang tadi masih kurang.Mas,aku sampe nggak sarapan loh..kalau aku punya sakit maag gimana?" tutur Leka dengan tatapan mata yang memohon.


Belum juga mendengar jawaban Nico tiba-tiba kedua anak rusuhnya itu datang lagi dengan membawa baju ganti di tangan mereka.


Kata mereka ingin mandi di kamar bunda dan Daddy nya.Akhirnya Nico panding dulu mandinya.Kedua anak kembarnya dulu baru kemudian dia yang akan mandi.


Setelah selesai mandi kedua anak panda itu sama-sama melihat ke arah Daddy nya yang terlihat santai dengan ponsel di tangannya.


"Daddy nggak mandi?" tanya Elang.


"Kalian sudah selesai,kalau sudah..cepat pakai bajunya setelah ini daddy akan mandi di mandiin bunda." ucap Nico.


Mendengar penuturan suaminya Leka melotot ke arah Nico.Bisa-bisanya Nico mengatakan hal itu pada sikembar.


"Loh kok daddy dimandiin bunda,aku saja yang anak kecil mandi sendiri..bunda cuma bantu keringin badan aku sama pakain baju saja.Kenapa daddy di mandiin bunda." protes Elang


Sementara si Aura hanya diam dan fokus dengan apa yang bundanya lakukan padanya seperti mengilesi tubuh bocah itu dengan minyak kayu putih.


Leka pun kesal mendengar ucapan suaminya yang sepertinya sengaja memanas-manasi anaknya itu.Leka melayangkan cubitan mautnya di paha Nico membuat si empunya meringis kesakitan.


"Nggak usah di dengerin omongan Daddy sayang,Daddy hanya mau godain kamu saja sayang." ucap Leka memberikan pengertian pada sang putra.


"Sama anak saja sayang sayangan giliran sama suami paling panggilannya mas mas saja kayak aku ini mas mas Jamet aja di sapa begitu." gerutu Nico yang masih terdengar oleh Leka.


Leka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kecemburuan suaminya pada anaknya sendiri.Wes mau jadi apa mereka tiap hari selalu bersaing untuk mendapatkan perhatian Leka.


"Udah deh mas,nggak usah misuh misuh gitu,sama anak sendiri saja cemburuan.Udah sana mandi !" ucap Leka dengan merapihkan tampilan putri cantiknya.


"Ayolah bun, daddy mau mandi nih..!!" teriak Nico dengan suara manjanya di depan pintu kamar mandi dengan berjongkok.


Leka melihat kelakuan suaminya hanya bisa menghembuskan nafas kasar.Menghadapi Nico lebih-lebih sabarnya dari pada menghadapi kedua anaknya yang bahkan lebih pengertian.


Hidup mandiri sedari kecil ,itu yang di terapkan pada dua bocah cilik itu.


"Abang sama adek,ke kamar Oma sama Opa dulu yaa,bunda mau mandiin Daddy dulu sekalian ini udah Dzuhur biar sekalian di sholatin." sindir Leka sukses membuat Nico yang mendengar penuturan istrinya itu terkejut di buatnya.


Maksudnya apa ,emang dia sudah koit mau di sholatin segala.Astga istrinya bisa aja bikin hatinya melambung tinggi dan saat itu juga dia hembaskan ke dasar kerak bumi.


Bersambung