BENIH TARUHAN

BENIH TARUHAN
#Akhirnya Sah


Nico terlihat sangat tegang saat penghulu mengatakan jika ijab qobul segera di mulai.


Leka masih di dalam kamar dan akan keluar jika Nico sudah sah menjadi suaminya.


"Bro,relaks bro.Lo pasti bisa." ucap Nolan menepuk bahu sang sahabat.


"Kita akan selalu bersama Lo." ucap Bima.


"Kita akan meminta maaf untuk kejadian enam tahun lalu pada Leka nanti.Kita juga akan terima konsekuensinya."ucap James.


"Itu yang harus kalian lakukan.Gue nggak mau ada masalah lagi antara Leka dengan kalian.Tapi, apapun resikonya kalian harus tanggung.Kalian sadar kan,apa yang kalian lakukan itu sudah keterlaluan." ucap Nico.


"Nico,ayo nak.." ucap sang papa mengarahkan Nico untuk segera bersiap.


Nico pun mengangguk dan melangkah ke arah dimana penghulu dan juga dua saksi serta papa Hardi sudah ada disana.


"Nak Nico ,bisa di mulai sekarang?" tanya sang penghulu pada calon pengantin laki-laki.


"Bi_bisa pak, Insyaallah." ucap Nico dengan dada yang bergemuruh.


Dia mengedarkan pandangannya dan melihat anak laki-lakinya duduk dengan sang mama dan juga papanya.Sementara Aura bersama Leka.


"Jabat tangan papa Nic.." ucap Hardi pada Nico.


Mendengar ucapan Hardi dengan senyum tersungging di bibir ayah dari calon istrinya ,ibu dari kedua buah hatinya.Dia pun dengan cepat mengambil uluran tangan itu.Dengan di awali dengan membaca basmalah Nico merasakan sedikit lebih tenang.


"Nicolas Pradipta bin Gilang Pradipta saya nikahka dan saya kawinkan engkau dengan anak kandung saya Leka Ayu Nugraha binti Hardi Nugraha dengan maskawin nya seperangkat alat sholat dengan satu set perhiasan juga uang tunai sebesar 2 Miliar di bayar tunai.."


"Saya terima nikah dan kawinnya Leka Ayu Nugraha binti Hardi Nugraha dengan mas kawinnya tersebut di bayar tunaiiii.."


"Bagaimana para saksi sah?" tanya penghulu di samping Hardi.


"SAH"


"SAH"


Dua saksi pun menyetakan ijab qobul dinyatakan sah.Mendengar kata sah membuat Nico lega dan serasa sangat-sangat bahagia.


"Alhamdulillah."


Ucap semua orang yang ada di sana.Sedangkan Leka yang masih ada di kamar mendengar suara Nico yang melafazkan Ijab dan Qabul atas namanya tak merasa air mata yang sudah dia tahan pun akhirnya keluar juga.


"Selamat ya Le.." ucap Wulan memeluk sahabatnya.


"Terimakasih Lan,nggak nyangka kan..aku menikah dengan si breng*ek itu." ucap Leka dengan terkekeh.


"Lee,semoga saja Nico benar-benar akan jadi laki-laki yang selalu bahagiakan kamu." ucap Wulan memeluk tubuh Leka.


"Bunda.." panggil Aura


"Haii..sayang." sambut Leka memeluk putrinya yang terlihat cantik dan imut dengan balutan gaun berwarna toska yang serasi dengan Leka juga Nico serta Elang yang memakai jas.


"Nak,yuk..kita keluar.Sudah selesai tuh." ucap mama Nico.


"Iya mah,"jawab Leka singkat.


Dengan di dampingi Wulan dan juga sang mama mertua serta Aurora di depannya saat mereka berjalan menuju di mana tempat ijab qobul di laksanakan.


Semua mata orang- orang yang ada diruangan itu tertuju pada gadis cantik itu.


(Kalau ingin tahu Visual Nico dan Leka bisa lihat di IG @Puzpa_arum)


Nico terlihat begitu terpesona dengan wanita cantik yang saat ini sudah sah menjadi istrinya.Dia tak menyangka jika perempuan yang dulu terlihat culun,kini menjelma menjadi perempuan cantik dan anggun sekaligus sudah menjadi ibu dari anak-anaknya yang begitu menggemaskan.


"Nic,iler Lo netes tuh." bisik Nolan pada Nico dan langsung reflek Nico mengusap bibirnya.


Melihat kebod*han sahabat mereka yang benar-benar terpesona pada sang istri membuat semuanya tertawa melihat tingkah Nico.


Leka pun melihat reaksi Nico hanya bisa mengulum senyumnya karena dirinya pun tidak kalah terpesona melihat penampilan suaminya.


Walaupun sudah sering melihat Nico dengan setelan formal menggunakan Jas,namun..entah mengapa aura Nico hari ini berbeda.


Nico menyambut kedatangan Leka dan mengulurkan tangannya ke arah Leka.Dengan perlahan Leka pun menyambut tangan suaminya dan mencium punggung tangan Nico yang sudah sah menjadi suaminya beberapa waktu lalu.


Nico pun meletakkan telapak tangannya di atas kepala Leka dan membacakan doa untuk sang istri.


Setelahnya Leka pun di gandeng oleh Nico ke arah kursi yang menjadi tempat ijab qobul. Keduanya sama-sama menandatangani berkas nikah dan juga menyematkan cincin pernikahan di jari pasangan mereka.


"Bunda !" panggil Elang yang sedari tadi anak itu tak bersama bundanya itu.


"Elang sayang..." sambut Leka dengan sedikit merendahkan tubuhnya untuk merengkuh anak lelakinya itu.


"Terimakasih ya Bun, akhirnya aku dan juga Aura punya Daddy," ucap Elang mendekap tubuh ibunya.


Mendengar ungkapan hati anak laki-lakinya itu,sontak membuat hati Leka tercubit.Dia mengeratkan pelukannya pada Elang dan melepaskan pelukan itu lalu menciumi wajah putranya dengan gemas.


"Daddy !!" seru gadis kecil yang sedari tadi merengek meminta untuk memeluk Daddy nya.


"Princess Daddy!" sambut Nico dan mengangkat tubuh anak perempuan nya itu dan menciumi pipinya dengan gemas.


Aura terkekeh geli dengan perlakuan sang Daddy.


"Terimakasih dad,sudah kembali sama kita.Aura sama abang bahagiaaa..banget daddy sekarang bisa tinggal sama-sama dengan kita." ungkap Aura dengan kedua tangannya yang melingkar di leher Nicolas.


Nico mendengar ucapan sang putri pun merasa bersalah.Mengingat dirinya pernah menolak kehadiran mereka dengan mentah-mentah.


"Maafin Daddy sayang, maaf.." ucap Nico dengan mendekap tubuh putrinya erat.


Elang yang sudah melihat interaksi adik dan Daddy nya pun akhirnya menghampiri mereka.Sedangkan Leka sudah menyambut ucapan selamat dari keluarga Nico.


"Dad, Thank's you !!" ucap Elang saat berdiri di depan Daddy dan juga adiknya yang masih alam gendongan Nico.


Nico mendengar suara putranya yang terdengar bergetar dia pun sedikit menunduk dan benar saja,Elang terlihat sudah berkaca-kaca.


Nicolas langsung memeluk putranya itu dengan Aura tetap masih di gendongan nya.Kedua lelaki beda usia itupun menangis haru.


Nico tahu jika putranya itu selama ini berperan sebagai bocah yang tegar dan kuat.Namun, sebenarnya terjadi tidak demikian.Elang tetaplah anak kecil yang punya sisi ingin di manja dan ingin di dengarkan.Namun,Nico baru bisa memberikan moment itu saat anak-anak nya beranjak dari masa balitanya.


"Kenapa Daddy sama Abang nangis?" tanya Aura yang terlibat bingung melihat abangnya yang selalu bersikap kuat kini menangis sesenggukan di dekapan Daddy nya semantara Nico pun tak kalah haru dan hatinya bagaikan di tusuk mendengar dan melihat sisi lemah putranya itu.


"Daddy sama Abang bahagia princess.." ucap Nico dengan menghapus jejak air matanya dan juga menghapuskan air mata Elang.


"Nicolas !!"


Panggilan seseorang yang terdekat begitu keras membuat orang-orang yang ada di sana pun menoleh pada sumber suara.


Nicolas melihat sosok wanita itu merasa begitu terkejut dan pandangannya beralih ke deretan para sahabatnya.


Bersambung