Aku Bukan Istri Mandul

Aku Bukan Istri Mandul
Beragam Pertanyaan


Selamat membaca!


Panggilan itu membuat Dion menatap sinis kedatangan seorang wanita yang memang meninggalkan kesan buruk dalam hidupnya. Wanita bernama Anjani Priscilia itu ternyata adalah mantan kekasih Dion semasa keduanya berada di satu perguruan tinggi yang sama. Wanita yang berprofesi sebagai dokter itu, dulu meninggalkan Dion karena dijodohkan oleh keluarganya dengan seorang pengusaha sukses yang usianya cukup jauh darinya.


"Dion, kamu di sini? Kamu apa kabar?" tanya Anjani yang sudah berdiri anggun di hadapan Maharani dan juga Dion.


Tak ada senyum ramah yang terulas dari wajah pria itu. Dion hanya diam, menatap dengan raut wajah datar tanpa ekspresi. Pertemuan yang seolah merusak momen bahagianya saat ini. Hal yang ternyata dapat dibaca oleh Maharani yang sejak tadi terus memandangi suaminya dengan beragam pertanyaan.


"Kenapa Mas Dion seperti tidak suka bertemu dengan wanita ini ya?" batin Maharani yang tengah dikuasai rasa penasarannya.


"Kamu masih marah sama aku, Dion?" tanya Anjani Pertanyaan itu seolah mengabaikan keberadaan Maharani. Membuat wanita itu semakin dibalut tanda tanya.


"Mas, itu ditanya lho, kok malah diam?" Maharani coba mencairkan hening yang tercipta kala itu.


"Iya maafkan aku, sayang, tapi sepertinya aku tidak perlu menjawab pertanyaan wanita ini. Ayo sayang, kita jalan lagi yuk!" Dion mengatakan semua itu dengan nada yang terdengar ketus. Sosok pria yang sejak tadi bersikap manis padanya, tiba-tiba berubah menjadi seorang yang dingin. Ekspresi yang tak pernah sekalipun ditampilkan oleh Dion sejak mengenal Maharani hingga saat ini.


"Tapi Mas..." Maharani seketika menatap Anjani dengan rasa tidak enak sambil melangkah pergi mengikuti Dion yang kini tengah menggenggam tangannya.


"Kamu pasti marah banget ya sama aku, Dion. Sekarang apa ya yang harus aku lakukan? Setidaknya agar aku bisa mendapatkan maaf darimu," batin Anjani masih terus menatap kepergian Dion dan Maharani yang semakin menjauh darinya.


Berbeda dengan Anjani yang tengah kebingungan, saat ini Dion tampak begitu kesal atas pertemuan yang sama sekali tak pernah ia duga. Pertemuan yang seketika merusak mood-nya malam ini.


"Mas, kamu kenapa sih? Kenapa kamu sepertinya marah sekali sama wanita itu? Dia itu sebenarnya siapa, Mas?" tanya Maharani dengan kedua alis yang saling bertaut dalam. Wanita itu benar-benar penasaran dan sangat menunggu penjelasan Dion.


"Sayang, apa boleh kita tidak usah membahas tentang wanita itu?" tanya Dion penuh harap. Raut wajahnya terlihat enggan menjawab pertanyaan Maharani. Alasannya karena Dion takut, bila kenangan masa lalunya bersama Anjani akan semakin merusak momen indahnya bersama Maharani saat ini.


"Baiklah, Mas. Aku tidak akan bertanya lagi, tapi sekarang kamu senyum dong! Jangan cemberut lagi seperti ini!" pinta Maharani sambil menahan tangan Dion agar berhenti melangkah. Kini Maharani pun mulai mengusap rahang wajah suaminya dengan lembut. Membuat sebuah senyuman langsung terulas dari kedua sudut bibir Dion yang seketika mengusir raut masam di wajahnya.


"Oh, jadi nama wanita itu, Anjani."


"Ya, namanya Anjani, tapi enggak perlu dibahas lagi ya! Lagipula kasihan tuh, mba pelayannya sudah menunggu kita lama." Dion menunjuk ke arah seorang pelayan yang memang menjaga jarak dari keduanya di saat Anjani menghampiri mereka.


Merasa apa yang dikatakan oleh Dion ada benarnya, Maharani pun mulai menepikan rasa ingin tahunya dan kembali mengikuti langkah Dion yang terus mendekat ke arah seorang pelayan untuk mengantar mereka menuju sebuah roof top, tempat di mana keduanya akan menghabiskan malam yang romantis bersama.


"Sepertinya Anjani itu adalah mantan kekasih, Mas Dion. Hanya saja, kenapa Mas Dion bisa segitu bencinya terhadap wanita itu?" batin Maharani yang sudah dipenuhi beragam pertanyaan dalam pikirannya.


Di tengah rasa penasarannya, tiba-tiba ia teringat akan sosok Dini, mertuanya.


"Mungkin lebih baik aku tanyakan hal ini sama Mama Dini. Pasti Mama tahu apa yang terjadi antara Mas Dion dan Anjani. Sekarang lebih baik aku bersikap biasa saja, aku enggak mau merusak rencana yang telah Mas Dion siapkan malam ini," batin Maharani memutuskan dengan yakin.


...🌺🌺🌺...


Bersambung ✍️


Berikan komentar positif.


Follow Instagram Author : ekapradita_87


Baca juga judul Author yang lain :


One Night Stand With My Boss (Sudah Tamat)