
Kenan pamit, pergi kepada Sinan dengan alasan pekerjaan setelah memeriksa kandungan Sinan yang ternyata kosong,Sinan tidak hamil hanya saja, dia sedikit gangguan, pencernaan gara-gara kurang istirahat.
Kenan, sedikit kecewa saat Dokter menjelaskan bahwa istrinya itu, tidak akan bisa hamil karena Sinan menggunakan alat kontrasepsi, untuk mencegah kehamilan, Sinan hanya diam saja saat suaminya bertanya kenapa hal tersebut di lakukan oleh nya.
jelas Sinan tidak ingin menderita seperti ibunya dulu terjebak dengan pria Egois, tidak akan bisa membuat, keadaan menjadi seperti yang di inginkan, iya tidak ingin anak nya kelak akan mengalami hal yang sama dengan dirinya, korban perceraian,di olok-olok bahkan tak jarang di tindas oleh keluarga baru ayah nya itu.
Sinan, tidak ingin berdebat lagi, dia berharap Kenan bisa mengerti kenapa dia melakukan hal tersebut, karena alasan nya cukup jelas Kenan sudah memiliki, istri dan sekarang dia bahkan sedang mengandung.
Sinan tahun,bahwa Kenan tidak akan kembali untuk waktu yang lama, karena ia melihat raut kekesalan di wajah nya saat ia akan pergi.
dan benar, saja saat ini kenan sedang bercinta dengan istri tua nya di karena kan istrinya itu minta keadilan, untuk pernikahan nya walau di pikiran Kenan selalu terlintas wajah istri muda nya, saat ini Kenan pun memejamkan mata sesekali ia menoleh berharap orang yang sedang di sentuh nya saat ini adalah Sinan.
Sinan memutuskan untuk pergi ke Bali saat ini karena,ada pekerjaan mendadak yang harus di selesaikan nya dengan tiket yang di pesan nya secara online, dia pun langsung bergegas pergi
sesampainya di airport, Sinan menunggu di ruang tunggu, selama tiga puluh menit, saat ia akan melangkah untuk melakukan bording pas, tangan nya di tarik Kenan,, yang entah tau dari mana,ia akan pergi.
"kau mau pergi,,,, kemana lagi heuhhhhh aku hanya minta kamu menunggu ku untuk sebetar saja kau sudah akan pergi lagi" ucap kenan memegang erat lengan istrinya itu.
"Ken,,, aku ada urusan pekerjaan penting, aku harus pergi saat ini juga,,, lepas sakit tau kenapa kamu kemari" ucap Sinan.
"apa kau sudah lupa aku susmi mu kau bahkan tidak pernah izin pada ku untuk berpergian apa itu yang orang tua mu ajarkan pada mu" tanya Kenan sedikit emosi.
"Ken,,, please untuk kali ini saja aku sudah berusaha menelpon ke no mu tapi tidak pernah aktif,sedang pekerjaan ku sudah menunggu ku di sana, tidak bisa di tunda lagi, maaf kalo aku tidak minta izin, aku pergi dulu ya jangan lupa makan, dan semoga kalian baik-baik saja" Sinan pergi dengan mencium tangan Kenan tapi di akhiri kalimat nya yang membuat hati Kenan merasa tercubit.
Kenan, tidak sadar kalau Sinan tau tadi dia tidak pergi untuk bekerja melainkan ke hotel milik nya menemui istrinya yang sedang hamil.
Sinan bahkan tidak pernah melirik lagi kearah Kenan saat ini tapi yang Kenan lihat istri mengangkat tangan nya seperti mengusap wajah nya mungkin air mata tapi entah lah.
"sayang maafkan aku, kamu benar dengan semua ini, akan ada hati yang terluka, tapi percayalah, aku sangat mencintaimu, kamu adalah wanita pertama yang meluluh lantakkan hati ini" gumam Kenan dalam hati nya Kenan pun berbalik saat Sinan sudah tidak terlihat lagi.
di Bali, setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan kini, Sinan tengah duduk di mobil jemputan Daddy nya, yang sengaja ia telpon saat itu juga, Fero memang sangat menyayangi, Sinan sedari dia kecil dulu.
"Daddy Rasanya hidup itu melelahkan, kenapa Sinan tidak mati saja" cekitttt... tiba-tiba Ferro mengerem mobil nya mendadak.
"sayang apa maksud perkataan mu itu, jangan ulangi lagi Daddy tidak suka, apa yang sebenarnya kau alami, tidak seburuk nasib orang lain di luar sana, kamu beruntung punya Daddy dan mommy, juga seluruh keluarga masih utuh, jika kamu lelah bekerja sebaiknya berhenti, Daddy juga masih sanggup membiayai hidup mu" ucap Fero sambil mengelus dan mencium puncak kepala dinas yang kini tengah menangis dalam dekapan nya.
"Daddy, apa seorang pria benar-benar mencintai istrinya, jika yang terjadi sebenarnya mereka telah memiliki istri tapi kenapa masih mengejar wanita lain"tanya Sinan yang bahkan tidak berani menatap wajah Fero.
"ada banyak sebab sayang tapi alasan yang pasti nya adalah, dia tidak bahagia dengan pasangan sebelum nya, dan yang kedua adalah seperti Daddy, mengejar cinta Daddy karena, Daddy terpaksa menikah dengan mantan istri Daddy, juga karena di jodohkan, sementara kamu tau sendiri Daddy sangat mencintai mommy mu, tidak ada yang lain hanya dia alasan di balik ke egoisan Daddy.
"tapi Daddy, Kenan saling mencintai, dan dia juga punya anak dari istri pertama nya itu, saat ini, aku ingin terlepas dari nya saat ini juga Daddy, tapi dia bukan orang yang dengan mudah untuk di taklukkan begitu saja dia bahkan mengancam akan menghabisi kalian semua, jika aku pergi jauh dari nya, dan saat itu, dia juga melakukan itu, untuk menikah dengan ku,hiks hiks hiks hiks" ucap Sinan yang benar-benar terluka.
"sayang, Daddy bersabar lah, setidaknya sampai kita tahu kelemahan nya, Daddy juga tidak ingin kau terluka seperti ini, sebaiknya kamu, tinggal bersama dengan Daddy untuk sementara waktu, jangan dulu ke Paris sebelum semua nya membaik" ucap. Ferro.
"Daddy, terimakasih kau memang Daddy yang paling ku sayang" ucap Sinan Fero pun langsung tancap gas lagi kini mereka pulang ke Mension milik Jimi.
sesampainya di Mension kebetulan ini adalah jam,, makan siang
jadi setelah seluruh keluarga menyambut Sinan kini semua tengah berkumpul di ruang makan, untuk menikmati hidangan, istimewa yang di sukai oleh seluruh keluarga nya.
sampai sore hari tiba kini Sinan tengah duduk merenung di balkon kamar nya, Sherly yang tidak pernah mau jauh seperti biasa nya, dia selalu mengikuti Sinan kemana-mana .
"kakak,,, jalan yu" ucap Sherly.
"jalan kemana hmm,,,hari ini kakak sedang tidak ingin kemana-mana, besok kakak' janji kalo sudah baikan, kita jalan-jalan Ok" ucap Sinan lagi.
"baik lah kakak,,, aku pergi dulu ke Kakek" ucap Sherly.
"π±Halo,,, Hanny apa kamu sudah sampai?"
"π± sudah,tadi siang"
"π± kenapa tidak menghubungi ku"
"π± aku hanya takut mengganggu mu, dengan nya"
"π± Hanny,,, please jangan bahas dia saat kita sedang bicara!"
"π±tapi, dia ada di antara kita entah itu aku yang berada di tengah-tengah kalian"
"π± Hanny,,,,,"
πΉππππΉ
setelah telpon Sinan putus secara sepihak Sinan terduduk di lantai dengan dan dia menangis sambil memeluk erat lutut nya kepala nya tertunduk di atas lutut.
"hiks,,, hiks,, aku tidak sekuat itu, bahkan jika aku tidak memikirkan keluarga ku, aku ingin mati saat ini juga" gumam Sinan dalam tangisnya.
"sayang, kamu kenapa hmm,,, cerita sama kakak jangan seperti ini" tanya Daniel yang tiba-tiba, datang menemui nya iya langsung memeluk tubuh adik nya itu yang saat ini tengah menunduk di atas lutut nya.
"kakak,,,hiks hiks hiks kenapa takdir ku seperti Bunda, kenapa kak, aku tidak ingin seperti kita saat ini" ucap Sinan.
"sabar, sayang semua sudah takdir, yang harus kita lakukan sekarang adalah bangkit dari keterpurukan, dan jangan sampai, kita di kalah kan oleh oleh kesedihan, dan satu lagi jangan sampai anak kita nanti mengalami hal seperti kita dulu, karena belum tentu kakek akan tetap ada untuk kita selama nya" ucap Daniel.
"itulah kenapa, aku, mencegah kehamilan,ku saat ini, karena aku tidak ingin anak ku seperti kita,hiks hiks hiks" ucap Sinan.
"sayang, kamu sudah melakukan itu,lalu bagaimana dengan suami mu saat ini?" ucap Daniel.
"yang pasti nya dia sangat kecewa pada ku,kak,, dia ingin aku melahirkan pewaris untuk nya bahkan dia sendiri sudah miliki itu dari orang lain" jawab Sinan.
"jadi benar dia sudah memiliki istri?" kata Daniel kesal.
"kurang ajar, tidak boleh ada seorang pun yang menyentuh adik ku ini atau mereka akan berhadapan dengan ku" ucap Daniel sambil mengepalkan tangannya.
"mungkin saat ini aku masih aman kak,, tapi entah lah esok atau lusa"ucap Sinan.
"jangan pikirin itu sebaiknya kamu tenang saja dulu kakak tidak akan biarkan kau kenapa-kenapa,kakak janji" ucap Daniel.
sementara itu di Jerman, Kenan sedang di sidang oleh kedua keluarga nya, karena mereka sudah tau,,,kalau Kenan menikah dengan seorang peragawati, sekaligus perancangan busana.
"Kenan,,, dimana otak mu, istri mu sedang mengandung anak mu saat ini tapi kau, berani bermain gila di belakang istri mu" ucap Alex Anderson,,, ayah Kenan.
"dia, adalah wanita yang sangat aku cintai, Daddy,,, aku sudah berjuang mati-matian untuk mendapatkan nya" Jawab Kenan.
"apa kau bilang, wanita yang tidak jelas asal usulnya kau perjuangkan mati-matian, apa kamu tau dia hanya menginginkan harta kekayaan yang kau miliki jangan bodoh Kenan" ucap Armando,, mertua nya.
"asal Daddy tau dia tidak sedikit pun, meminta uang ku bahkan kartu yang aku berikan kepada nya sampai saat ini tidak pernah di gunakan nya dia memiliki segalanya, bahkan aku lah yang selalu makan dan berganti pakaian menggunakan harta nya" ucap Kenan.
"dasar wanita yang tidak berpendidikan, beraninya menggoda suami orang lain, hanya untuk kesenangan nya, bahkan wanita seperti itu tidak lebih baik dari ****** di luar sana" ucap karlota,ibu nya Sarah.
"jaga,,, ucapan mu Bu, aku tidak ingin kau menyesal telah mengatakan hal itu karena sesungguhnya ada yang lebih gila dari hal yang kau sebut kan tadi" ucap Kenan yang kini melirik ke arah Sarah yang menunduk karena aktingnya yang berpura-pura sebagai korban perselingkuhan.
sementara itu sang ibu Dominik,,, hanya mengelus punggung putra semata wayangnya itu,Dominik tau putra nya selama ini tidak bahagia dengan pernikahan nya.
"Kenan,,, ikut mommy ke atas, mommy ingin bicara, dan kalian aku rasa sudah cukup obrolan nya, sampai di sini" ucap Dominik yang tegas.
siapa pun tidak ada yang bisa membantah keputusan dari seorang wanita yang bernama Dominik, yang sangat tegas tidak pernah bermain-main dalam ucapan nya, bahkan suaminya sendiri pun tahu kalau istri nya tidak terkalahkan kan,,, dia bukan mafia, bukan juga serigala, tapi wanita ini sangat di segani di daerah nya karena, kebaikan hati nya tapi jangan di kira dia wanita yang lemah dia bahkan bisa lebih jahat dari sikkopat...
sesampainya di lantai dua, Dominik membawa anaknya duduk dan menyandarkan kepalanya Kenan ke,bahu nya sambil mengelus kepala sang anak dengan sangat sayang.
"nak,,, kenapa kamu tidak pernah bercerita, kepada mommy, kalau kamu sudah mendapatkan, wanita yang sangat kau cintai kenapa tidak kau kenalkan pada mommy hmm,, mommy, yakin keputusan mu tidak pernah salah, dan mommy lebih yakin dia adalah seorang perempuan terhormat" ucap Dominik yang kini masih mengelus kepala anak nya itu.
"apa mommy,, tidak marah, apa mommy akan menyukai nya, secara dia tidak seiman dengan kita, dia adalah wanita muslimah yang taat beribadah mommy"jawab Kenan.
"mommy tidak mempermasalahkan, hal itu sayang yang penting dia sayang pada mu dan juga setia pada mu mommy tidak akan menjadikan itu sebagai masalah" ucap Dominik lembut.
"mommy,,, lihat wanita cantik ini" ucap Kenan yang saat ini menunjukkan ratusan foto di ponsel nya, saat mommen kebersamaan mereka, Sinan yang sangat cantik dan anggun, berhasil memikat hati Dominik.
"benarkah sayang menantu mommy, wanita secantik dia, bahkan mommy pernah memesan Gaun dari nya,ya tuhan,,, putra ku sangatlah beruntung"ucap Dominik, sambil terkagum-kagum melihat foto menantu nya itu.
"hmm,,, aku tidak salah kan mommy, dia lah wanita hebat dan sangat mandiri yang paling aku cintai, apa mommy tau dia adalah gadis yang benar-benar menjaga kehormatan dan martabat nya, aku sangat bahagia saat malam pertama dengan nya, tapi sangat di sayangkan,kami bahkan menikah tanpa mengadakan resepsi" ucap Kenan yang awalnya antusias, saat itu langsung melemah.
"anak, bodoh suruh siapa kau tidak mengenal kan nya pada mommy mu ini dasar anak durhaka" ucap Dominik yang sedikit kesal karena kekayaan mereka tidak akan habis walaupun untuk melakukan resepsi pernikahan yang di adakan setahun sekali pun.
karena Dominik, ingin segera menemui menantu nya itu langsung bergegas bersama sang putra menuju Bali, saat ini juga.
setelah perjalanan yang sangat panjang, saat ini langsung bergegas menuju Mension, Jimi kebetulan Sinan baru pulang dari butik sang Bunda, saat ini sedang duduk santai bareng kakek yang sangat ia cintai saat ini.
"tuan,ada tuan muda Kenan di ruang tamu" ucap pelayan.
"suruh saja dia kemari" ucap Jimi sementara, Jimi memegang erat tangan Sinan yang berubah, ketika mendengar nama suaminya itu
"sayang,,, kamu baik-baik saja kan Hanny, kenapa tidak menelpon ku?" ucap Kenan.
"aku sibuk,ini juga baru pulang dari, butik bersama dengan kakek" jawab Sinan.
"kakek,, apa kabar?""tanya Kenan yang langsung bersalaman.
"kakek,baik" ucap Jimi sambil tersenyum.
"Hanny, aku kesini tidak sendirian, ada yang ingin bertemu dengan mu,di depan" ucap Kenan.
"temui lah dia " ucap Jimi.
Kenan pun membawa Sinan sambil merangkul nya posesif dan tidak hentinya mencium bibir Sinan sambil berjalan,Sinan hanya tersenyum.
sesampainya di ruang tamu, Sinan di kejutkan dengan seorang wanita paruh baya yang langsung memeluk nya, menangis haru di pelukan Sinan.
"Hanny, dia adalah wanita tercantik pertama di dunia, yang sangat ngefans sama kamu, dia adalah mommy ku nyonya Dominik Anderson"ucap Kenan.
"sayang, ternyata kamu adalah wanita tercantik yang anaku pilih, sebagai ratu di hati nya, mommy,sangat bahagia, bisa melihat anak mommy satu-satunya tersenyrum bahagia, semoga kamu adalah wanita yang juga sama-sama menyayangi nya, jangan pernah perduli kan hal yang lain nya saat ini yang terpenting adalah kebahagiaan kalian itu yang mommy harap kan" Dominik begitu sayang dengan Sinan dan memeluk nya berulang kali, dan kini Jimi pun ikut bergabung.
mereka berbincang hangat kebetulan semua orang sudah ada di rumah nya.
"maaf kan atas ketidak sopanan putra kami, yang telah meminta putri kalian dengan paksa, tanpa adab, mungkin karena dia sangat mencintai istrinya ini dan takut kehilangannya, saat itu, bahkan anak ku yang nakal ini baru memberitahu ku, dan aku segera kemari" ucap Dominik begitu sopan dan lemah lembut saat ini.
"tidak masalah nyonya itu semua sudah berlalu yang terpenting,cucu ku bahagia bersama dengan nya, masalah yang lain tidak usah di besar-besarkan, hanya saja satu yang membuat kami sedikit tidak setuju yaitu karena, Kenan sudah memiliki istri sebelum menikah dengan cucu ku" ucap Jimi.
"mereka melakukan pernikahan bisnis, yang pasti nya, tahun ini kontrak nya berakhir, dan kami masih memikirkan tentang kehamilan menantu pertama kami untuk menentukan anak itu apa benar adalah anak nya Kenan karena,ada sedikit masalah di pernikahan sebelumnya, mereka akan segera bercerai saat waktu nya tiba, apa anda masih keberatan dengan hal itu" ucap Dominik.
"asalkan anda bisa menjamin hal itu, aku tidak mempermasalahkan hal itu tapi jika itu, tidak terealisasi kan, aku akan menceraikan paksa cucu ku, dan tidak ku izinkan dia menemui nya lagi" ucap Jimi tegas.
"saya,,bisa menjamin itu, dan satu lagi, aku ingin segera, merayakan pesta pernikahan termegah yang ada di negara Eropa sana untuk menantu kesayangan ku ini dan dia lah istri sah satu-satunya di keluarga ku nanti nya, apa kau suka. itu sayang" ucap Dominik pada Sinan.
"terserah mommy saja" jawab Sinan sedikit gugup.
"sayang, jangan bilang terserah asal kau tahu, mertua mu itu tidak akan kehabisan uang, minta lah apa pun yang kamu inginkan, dia pasti bisa mengabulkan nya, meski itu sulit" ucap Kenan yang membawa Sinan dalam dekapan nya.
"terserah kalian saja tapi aku hanya ingin pernikahan yang sederhana sajah tidak usah terlalu megah, yang penting suamiku itu bisa membimbing ku ke arah yang lebih baik, tentu kamu mengerti kan Ken,,, sayang" ucap Sinan .