
...Dua Minggu sudah Siena,dan juga keluarga nya kini tinggal di Paris,Siena kini tengah sibuk dengan urusan pekerjaan, karena butik yang ia bukan di sini tidak pernah sepi pengunjung,Siena memiliki 4 pegawai butik dan mereka, bukan orang Paris melainkan orang Bali, yang di bawa saat mereka berangkat ke...
sana, waktu itu.
...hari ini butik begitu ramai sedang kan Jimmy,kini sedang sibuk mengantar cucu nya kesekolah nya, iya bahkan rela Berjam-jam berada di sekolah untuk menunggu sampai kedua cucunya pulang dengan aman, saat ini....
saat Sien,, sedang sibuk di dalam Butik tiba-tiba Ada pesan masuk dari no tak di kenal,
..."mau sampai kapan kau terus menghindar dari ku, aku ada di bawah cepat temui aku atau aku tidak akan segan berbuat seperti saat itu kepada mu"...
...pesan itu sontak membuat Sien,, terkejut, bagaimana bisa Fero datang ke Paris dan siapa yang memberitahukan alam itu pada nya, Siena mengusap wajah nya kasar iya sudah berusaha mati-matian, menghindari mereka semua....
...Siena hanya termenung Duduk di kursi kebesaran nya kini, iya tidak menggubris pesan tersebut hingga suara langkah kaki terdengar semakin mendekat, dan Siena begitu terkejut iya langsung berdiri dan menutup mulut nya....
"ini yang kamu bilang tidak menghindar heuhhhh,,, jawab Sien?... kurang apa aku selama ini Sien..? jawab!!!"""
..."Aku kurang apa? hingga kau tega membohongi ku? jawab Siena atau aku akan berbuat yang tidak pernah kau duga...
...teriakan Fero, hanya membuat Siena menangis pilu betapa tidak semua selalu seperti ini, terlepas dari sangkar emas kini iya akan kembali lagi terkurung di sangkar emas itu dengan majikan yang berbeda....
...Fero kini mendekati Siena dia mencium kasar bibir Siena hingga saking kesalnya Fero kini merusak semua nya yang di kenakan Siena, iya bahkan membawa Siena kesebuah ruangan pribadi tempat Siena istirahat, dan Fero tidak pernah melepaskan tautan bibir nya dari Sien, yang kini sedang bercucuran air mata Siena. tidak menyangka dirinya akan kembali di paksa bercinta untuk yang kedua kalinya, tubuhnya mengkhianati hati nya, kini mereka pun terlarut dalam gairah tidak bisa di pungkiri Siena menikmati itu.hingga tanpa sadar ia melenguh keras....
...saat ini Jimi sudah membawa Daniel dan Sinan pulang ke rumah,nya Jimi yang merasa lelah iya langsung bergegas ke kamar untuk beristirahat, kebetulan saat ini tengah musim dingin di Paris....
...sementara di butik yang kini telah di tutup, stok barang sudah mulai habis dan Siena juga belum memerintahkan mereka untuk menjahit hasil rancangan nya dan mereka pun kembali kekediaman mereka tepat di belakang Mension mereka kini tinggal....
..."Sayang, sekarang kamu ikut aku ke hotel milik ku kita akan tinggal beberapa hari ini sebelum resep si pernikahan di gelar"...
...ucap Fero yang kini sedang membantu merapikan, rambut Siena....
..."Fero please jangan paksa kan kehendak mu pada ku aku tidak ingin kejadian dulu terulang lagi, aku tidak mau menderita seperti dulu, karena keegoisan yang mengatasnamakan cinta, sudah cukup Fero, cukup aku lelah dengan semua itu,hiks,,, hiks,,, hiks kenapa semua pria itu egois, tidak kah kalian berpikir,kalo aku bukan lah barang yang akan selalu menjadi rebutan untuk di miliki sesuka hati"...
..."sayang, aku janji tidak akan pernah melakukan hal yang akan menyakiti diri mu,dan juga anak-anak kita sekarang nanti Dan selamanya akan tetap berusaha membahagiakan mu aku janji Sayang ku, percaya lah"...
^^^ucap Fero yang kini menggenggam erat tangan Siena.^^^
^^^" semua hanya khayalan, saja Fero aku sudah enggan untuk bermimpi sekali pun karena saat tersadar rasa sakit itu akan sangat terasa"^^^
..."pergi lah Fero, sampai kapan pun aku tak akan menikah lagi dengan pria beristri sudah cukup itu terjadi padaku dulu dan sekarang tidak akan lagi, akhiri semua nya,agar tidak ada beban di hati kita" ucap Siena lagi....
..."aku bilang tidak ya tidak sayang kamu dengan gak sih aku mencintaimu dan sampai kapan pun tidak akan pernah berubah ingat itu, kenapa kau sangat keras kepala bahkan sekarang pun aku sangat tau kau sedang mengandung darah daging ku sayang, aku tak akan pernah salah karena kita tidak pernah menggunakan pengaman, apa pun dari pertama kali,ayo jujur bukti pemeriksaan itu ada di wastafel kamar mandi mu dan aku melihat itu Sayang, aku bahagia"...
...ucap Fero,sontak membuat Siena semakin terkejut,dan kini ia mencoba untuk tidak gugup....
..."apa yang kamu katakan Fero aku tidak pernah tes kehamilan, dan aku tidak sedang mengandung, saat ini bahkan baru dua hari yang lalu aku dapat tamu bulanan, jangan ngarang kamu, mungkin saja itu milik orang lain sebelum aku kemari"...
...ujar Siena yang agak gugup....
..."sayang aku tak sebodoh itu aku tahu aku belum pernah berpengalaman Tetang kehamilan tapi aku tidak se bego itu.kenapa kamu tidak pernah jujur untuk hal ini, heeuh padahal kalau kamu jujur dari pertama aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan"...
...ucap Fero....
..."stop, Fero please tinggal kan aku sekarang juga, aku tidak ingin di ganggu untuk saat ini please,,, tinggal kan aku"...
...ucap Siena yang kini menunduk di depan meja rias nya,ia tidak kuat lagi menahan kesedihannya,kini dia sudah menerima takdir tuhan saat ini kalo dia harus mengandung tapi tidak untuk menikahi ayah dari janin yang kini ada di dalam kandungan nya saat ini ia ingat cinta nya yang begitu besar pada Adnan, telah ternoda, dan anak-anak nya sudah kehilangan kebagian yang utuh seperti saat mereka tinggal bersama di Bali dulu rasanya sudah berabad-abad, semua nya berlalu kini ia hanya bisa pasrah dengan takdir, yang menyakitkan ini,tubuh Siena bergetar kini dia berlari ke kamar mandi,Lulu mengunci pintu kamar mandi... dia nyalakan shower, dan kini iya menangis sejadi-jadinya....
..."Ya tuhan benarkah ini suratan takdir yang harus selalu ku jalani aku sudah tidak sanggup lagi , maafkan aku bila aku bukan lah hamba mu yang patuh ya Allah, aku begitu banyak dosa, dan dosaku yang satu ini sudah tidak termaafkan, ampunilah aku ya Allah"...
...Siena kini mengambil pisau lipat yang selalu ia gunakan untuk berjaga jaga, saat dia di luar mana tau ada orang jahat yang akan mengganggu dia di luar sana, tapi kini ia gunakan untuk memotong urat nadi nya....
...darah mengalir deras dari tangan nya iya yang posisinya terduduk pasrah di lantai, langsung tidak sadar kan diri Fero yang tidak mendapatkan jawaban dari Siena kini ia mendobrak pintu itu, dan alangkah terkejutnya dia melihat Siena tergolek di lantai, dan darah segar mengalir dari pergelangan tangan nya....
"Siena,,,,,,,,,,!!!"""
..."Bangun sayang apa yang kamu lakukan heuhhhhh Siena bangun hiks hiks hiks kamu tega melakukan ini,,, kenapa kenapa Sien,,,,, bangun sayang ayo bangun, Siena!!!"""...
...Fero langsung memeluk dan mengangkat tubuh Siena di bawa kerumah sakit terdekat....
..."tangisan Fero belum juga reda kini ia sedang duduk, bersama dengan Jimi dan Jimi mengelus punggung Fero....
ucap Jimi.
🌹💖💖💖🌹
"flashback on"
...19 tahun yang lalu, keluarga Siena dan keluarga Fero, begitu dekat bahkan rumah mereka saling bersebelahan, Siena yang sangat mengidolakan Fero iya bahkan begitu manja pada nya, Fero yang sudah kelas dua SMA, berusia 17 tahun sementara Siena 11tahun iya baru masuk SMP kelas VII, sebenarnya sedari bayi Siena sering di ajak main oleh Fero, bahkan setiap Bunda nya Siena, jalan-jalan keliling komplek setiap pagi dan sore hari, Fero selalu ikut, dia bahkan pernah berkata pada bunda Siena,kalo suatu hari Siena menikah maka dia lah orang pertama yang akan menjadi jodoh nya, pemikiran bocah berusia 7tahun yang begitu polos itu ingin menjadikan Siena sebagai ratu nya....
...Bunda, Siena pun mengikuti kemauan Fero, bahkan saat Fero beranjak remaja pun mereka masih tetap dekat dan semakin erat tidak jarang, orang tua mereka kadang ketakutan hal yang tidak di inginkan akan terjadi begitu saja tapi untungnya, Fero bisa berpikir lebih dewasa dia tidak pernah berbuat yang macam-macam hanya sebatas memeluk dan mencium kening Siena kala itu....
..."Sien cepat dewasa ya biar kita bisa cepat bersama dan bersatu, kita akan bebas melakukan apa pun itu, sama-sama "...
...ucap Fero yang kini mengelus kepala Siena yang sedang bersandar di dada Fero,di atas ranjang nya....
"kakak,janji akan menjaga ku, dan akan selalu ada di sisi ku bersama selama nya"
...tanya Siena....
..."ya Kaka janji Sayang, dan ingatlah selalu Kaka ada di hati mu selama nya.sekalipun kamu pergi jauh kakak akan tetap mencari mu sampai, kamu kakak temukan"...
"janji""ucap Siena.
..."janji"""balas Fero sambil mencium kening Siena....
...sebulan berlalu dari saat itu kini Fero mendadak pindah,ke luar negeri, mereka memberi alasan, bahwa mengurus perusahaan yang ada di sana.padahal alasan sebenarnya ibu Fero berubah pikiran, saat mendengar janji yang di ucapkan oleh mereka berdua....
..."Siena menangis sejadi-jadinya,kala itu dalam pelukan Fero, dan saat itu Siena jatuh pingsan, karena tidak kuat menerima kenyataan,bahwa Fero yang sangat di sayangin pergi setelah mereka mengucapkan janji setia....
dua Minggu sudah Fero pergi dari Indonesia.
...tak jarang Jimi melihat putri nya menangis saat merindukan Fero, Jimi yang menghubungi, orang tua Fero saat itu dia mendapatkan penolakan, dari ibu Fero bahkan kini dia jujur bahwa keluarga nya, tidak setuju anak semata wayangnya, menikah dengan orang yang sederhana seperti keluarga Siena, ibunya Fero mengira, Jimi hanya orang biasa yang akan menghabiskan banyak uang keluarga nya kelak, hanya karena Jimi dan sang istri berpenampilan sederhana, tidak seperti mereka....
...""Jimi yang mendapat kan penolakan kini dia hanya bisa tersenyum, dan logika nya bekerja, orang seperti mereka tidak pernah pantas menjadi keluarga Siena putri nya yang teramat baik, semenjak saat itu Jimi selalu setia mendampingi,sang putri. sampai di suatu hari Siena pernah bertanya pada nya....
..."Ayah, kenapa ka Fero, pergi meninggalkan Siena, padahal dia sudah janji tidak akan pernah meninggalkan aku, dan apa Ayah, akan melakukan hal yang sama meninggalkan aku kelak seperti, dia"...
..."tentu saja tidak sayang, ayah akan selalu berada di sisimu menjaga mu hingga kau dewasa kelak dan saat itu aku ingin melihat mu bahagia di masa depan hingga kau mampu berdiri di kakimu sendiri,ayah tidak akan pernah lelah menjaga mu, sampai saat kau siap menerima kepergian ayah ke pangkuan sang Holik, ingat lah janji ayah....
...dua hari setelah itu Siena mencoba menghubungi, Fero iya menemukan surat yang di tulis Fero, di selipkan depan jendela balkon rumah Siena....
...tapi sayang saat itu ponsel milik Fero, di pegang oleh ibu nya Fero hingga kata-kata menyakitkan itu di dengar langsung oleh Siena, orang yang selama ini bersikap baik kepada nya,kini bahkan menunjukkan sifat aslinya....
...Siena stelah bubar sekolah, iya masih mendengar kan kata-kata menyakitkan itu, iya berjalan gontai sambil menyebrangi jalan raya, yang saat ini masih sepi sementara panggilan dari sang Bunda, tidak terdengar oleh nya, saking kacau pikiran nya saat itu,kini ia bahkan tidak sadar ada sebuah mobil truk yang melaju kencang menuju ke arah nya,sang Bunda yang melihat itu berlari sekencang mungkin untuk melindungi anak nya, saat truk itu berusaha mengerem,namun naas Siena dan Bunda kini sudah tertabrak, orang-orang yang berusaha menolong, menemukan Siena tergeletak di pinggir trotoar, sementara sang Bunda, tergelak bersimbah darah di sekujur tubuh nya Siena sempat sadar iya ingin meraih tangan sang Bunda, yang sedang sekarat memanggil namanya, dari saat itu Siena, tidak sadar kan diri, dan saat dia sadar sudah satu bulan lamanya, ibunya di makam kan....
...Siena tidak hilang ingatan, tapi Jimi menyuruh sang ahli hipnoterapi, menghapus sebagian dari masa lalu nya, makanya saat ia menanyakan tentang sang Bunda, Jimi menjawab bahwa sang Bunda, meningal karena sakit....
"flashback off"
"Bunda,,,, jangan tinggalkan Siena, Bunda!!!"""
...teriak Siena di saat tidak sadar kan diri saat ini...
"hiks hiks hiks,,, bunda jangan pergi cukup lah KA Fero yang ingkar janji, kepadaku Bunda!!!""
...lagi-lagi Siena berteriak Jimi kaget kenapa ingatan belasan tahun lalu kini sudah kembali....
..."Sayang, aku sudah kembali dan sudah menepati janji untuk mencari mu maka sadar lah mau sampai kapan kau akan tidur dan mendiamkan aku saat ini....
tiba-tiba, Siena membuka mata.
"KA Fero, kamu ada di sini "
tanya Siena bingung,
..."ya aku di sini untuk menepati janji ku pada mu, dan kita akan menikah segera setelah kau sembuh sayang"...