Terjebak Cinta Pria Egois

Terjebak Cinta Pria Egois
Sakit yang teramat


Setelah kembali dari panti , Siena dan anak-anak memutus kan untuk kembali ke butik dan saat sampai di sana, Siena terkejut ternyata sudah ada Fero yang menunggu nya di sana, entah untuk mengambil baju atau untuk apa Siena hanya diam, dan berjalan membawa kedua anak nya, masuk ke butik kebetulan di sana ada Harry, yang sedang mengobrol dengan Alina, karena sedang tidak terlalu sibuk Harry yang melihat mantan Nyonya nya di sana dia langsung membungkuk, dan menyapa Siena juga anak-anak nya Daniel dan Sinan, Siena hanya membalas dengan senyuman,lalu bergegas ke atas sementara,Fero kini mengikuti nya naik ke atas, sesampainya di Atas, Siena membersihkan kali dan tangan anak-anak nya yang biarpun udah gede tapi ia selalu memperlakukan anak nya seperti bayi yang sangat butuh perhatian dan tidak akan berubah kecuali, ketika nanti mereka sudah dewasa, mungkin tidak akan lagi di perlukan sebagai bayi.


"Sayang, sekarang kalian bobo ya udah seger kan sekarang, sebaiknya istirahat yang cukup agar kalian cepat tumbuh besar,dan kita akan pergi dari negara ini setelah kalian tamat SD, nanti, sekarang bersabar lah dulu ok,,,!"


kata Siena.


"baik bunda, kakak ikut apa kata Bunda saja"ucap Daniel, yang di barengi kecupan sayang dari sang bunda.


"Sinan mau nya pergi sekarang Bunda, Sinan ingin sekolah di luar negeri, sekarang juga"


"Sinan, sayang kamu sabar ya dan Bunda juga butuh waktu" ucap Siena.


"Siena, aku ingin bicara!"


kata Fero, yg kini berdiri di belakang nya Siena.


"Ada perlu apa tuan memanggil saya, apa ada yang bisa aku lakukan untuk anda?"


ucapan, Siena mengejutkan Fero, yang kini mematung mendengar kata itu,ada rasa sesak di hati Fero, untuk perubahan drastis dari cara bicara Siena, kenapa Ferro merasakan sakit di dadanya, saat Siena memangilnya dengan sebutan tuan, dan Siena tidak mau memandang wajah nya kini.


"Sien !!!""" panggil Fero lagi dengan teriakan keras nya.


"Ada apa tuan kalo tidak ada yang penting untuk di bicarakan, tolong tinggalkan ruangan saya"


ucap Siena pelan.


"Sien !!!""'''


teriak Fero lagi.


Tapi Siena malah merosot kelantai, iya menangis tanpa suara, iya kini memeluk lutut nya, sendiri,,, itulah yang Siena rasakan saat ini, dia bahkan tidak. punya lagi tempat mengadu karena sang Ayah,Jimi kini juga, sudah sering sakit-sakitan, semenjak Siena, memutuskan untuk berpisah, Jimi tidak memungkinkan, jika iya harus curhat pada nya, Siena takut kan adalah, ayah tidak akan kuat, untuk menampung curhat nya tentang beban nya kini.


"Sien,,, aku tau aku salah, pada mu tapi tidak begini yang aku mau, aku mohon maaf kan kesalahan ku saat ini"


ucap Fero lirih sambil mengelus, pipinya Siena.


iya bahkan mengecup, kening Siena.


"untuk apa anda minta maaf kepada saya, anda tidak salah apa-apa,pada saya, karena saya lah yang selalu, merepotkan Anda selama ini, saya lah yang seharusnya minta maaf, saya sadar, semua nya saya yang salah"


tangis Siena semakin deras iya bangkit dan pergi, memasuki, toilet yang ada di dalam ruangan nya, Siena menangis, sejadi-jadinya, sambil, menyalakan shower. Siena terduduk di bawah guyuran shower,sambil menundukkan wajahnya di atas lutut yang iya peluk Siena menangis, saat ini hati nya perih karena saat dia mulai bisa membuka hati nya untuk Fero namun Siena harus, menelan kekecewaan, untuk yang kedua kalinya, Siena harus pergi. dan melupakan, semua nya saat ini juga, biarlah tangis nya kini keluar untuk mengurangi,rasa sesak di dada nya, Siena tidak sadar kalo Fero sedang berdiri mematung melihat nya terduduk sambil menangis di bawah guyuran shower,


"Sien,,,!!!"'"


ucap nya berteriak, Siena tidak memperdulikan nya iya bahkan tidak bisa menahan tangisnya nya lagi kini semua nya tertumpah.


saat Fero, ingin memegang tangan Siena,Sien langsung menepis Nya.


"Siena,,,, aku minta maaf, semua kesalahanku, aku tidak bermaksud, untuk menyakiti mu, cinta ku tulus untuk mu, dan selama ini aku tidak pernah bermain-main , tapi aku tidak berdaya, orang tua ku yang menginginkan aku, untuk menikahinya, aku tidak bisa apa-apa, aku hanya pasrah!"


kata Fero, yang kini membawa Sien, kedalam pelukannya.


"Aku, mohon tolong tunggu aku, kembali untuk ini!"


Fero menyematkan cincin pernikahan di jari Siena, yang saat itu kaget iya berusaha menolak, namun tidak bisa, cincin itu tidak mau lepas dari jari nya kini.


cincin, yang berinisial Fero tersebut telah menancap di jari manis nya, Siena hanya menangis, iya menangisi nasibnya, yang lagi, lagi iya harus kembali berhubungan dengan pria Egois, yang kedua, Siena bahkan tidak bisa berkata apa-apa lagi saat Fero kini langsung mencumbu nya, Siena sudah berusaha melepaskan diri tapi Fero semakin menekan tengkuk nya erat dan ciuman itu semakin panas, hingga Fero mencium leher, Siena hingga menimbulkan bekas,di sana Siena langsung me lepaskan, diri dengan, mendorong ,Fero sangat kuat hingga bagian belakang tubuh Fero , menghantam dinding.


tapi Fero tidak, pernah marah sedikit pun, dia malah kembali, memegang kedua pipi Siena iya berkata di depan wajah Siena iya bilang .


"Sayang, aku mencintaimu, dari saat aku kecil kau bahkan melupakan, itu.setelah kecelakaan, yang merenggut sebagian ingatan mu.


tapi aku tidak pernah menyerah hingga akhirnya, saat kau memutuskan untuk mencintai Adnan, saat itu pun dengan luka yang masih terasa sakit, aku berharap kau akan berbahagia,di samping nya tapi aku salah membiarkan mu pergi dari sisiku ternyata,malah semakin membuat mu menderita,!"


ucap Fero.


tiba-tiba saja.


"Tidak,,, jangan Ahhhhhh!!!"""


Siena tiba-tiba, berteriak histeris,lalu iya pingsan, dan anak-anak yang tadi sudah mulai tertidur,kini terbangun karena, mendengar teriakkan, sang Bunda, dari arah toilet,


"Bunda,,,, bunda kenapa,bangun Bun ,,, Bunda bangun,,,!!!"


"tenang sayang mommy, kalian hanya pingsan"


ucap Fero, untuk menenangkan, Sinan dan Daniel yang kini, terbengong melihat sang ibu yang sedang pingsan, tapi seketika, mereka langsung menangis.


Alina, pun naik keatas di temani Harry, mereka pun bertanya,pada Fero.


"Ada apa ini tuan Fero, kenapa Siena bisa begini?"


tanya Alina.


"tolong gantikan baju nya, nanti aku jelaskan, pada mu, Harry, pun turun kembali ke bawah, dia, sempat menelpon, Adnan, saat di bawah.


"halo tuan, aku hanya ingin memberitahu mu, kalo Nyonya, muda pingsan saat ini!"


sontak, Adnan panik karena tadi mantan istri nya itu baik-baik saja dan saat melihat nya di panti itu.


🌹💖💖💖🌹


Dua hari setelah kejadian itu Siena, sudah beraktivitas kembali, namun, iya jadi pribadi yang baru, dan ada banyak, orang yang heran melihat, ke pribadi an Siena,kini iya lebih ceria, dan sangat perhatian pada semua yang di temui nya, bahkan sang ayah pun kaget dengan sikap, manja putri semata wayangnya itu, dia seperti Siena,


"flashback on"


Dua puluh tahun lalu, sebelum kecelakaan, itu terjadi, Siena sempat trauma, dengan kecelakaan diri nya dan saat ibu nya meninggal bukan karena penyakit, tapi kecelakaan, yang berawal, saat Siena pulang sekolah, sewaktu masih SD, saat itu ia berusia sepuluh tahun, Siena, yang sedang berjalan menyebrang jalan, tiba-tiba ,ada truk yang melaju dengan kecepatan tinggi ibunda Siena, yang saat itu ingin menjemput nya, tiba-tiba melihat sang putri akan tertabrak, iya berlari ke arah Siena dan mendorong sang putri dan iya tidak sempat menghindar, Siena tidak sadar kan diri selama beberapa hari dan sang ibu langsung di makam kan , saat Siena sadar dia sudah ada di RS, tapi tidak ada satu pun yang memberitahukan nya kalo ibu nya telah tiada, hingga akhirnya, Suter yang baru menggantikan sip malam ia memberitahu semua nya pada Siena, dan Siena teriak histeris, hingga hampir gila, hingga berkali-kali, iya di suntik obat penenang, saat itu dokter, menyarankan untuk segera melakukan hipnoterapi, untuk menghilangkan, trauma pada diri nya Siena kini menjalankan semua,itu hingga, Siena menghapus sebagian ingatan nya itu,


sehingga. ingatan nya bersama Fero pun hilang.


"flashback off"


Siena, saat ini sedang mengantar, anak nya kesekolah Siena kembali menjadi sorotan, karena gaya, nya yang begitu modis dan keren, hingga ibu-ibu merasa iri dengan penampilan nya kini, mungkin karena dia lelah menjalani hidup yang selalu menyakitkan, seperti kemaren, hidup nya selalu ditindas oleh orang-orang yang,iri dengan pencapaian nya.


Siena,kini lebih menonjol, dari pada kemaren,dan iya lebih memperhatikan penampilan nya, beserta dengan anak-anak nya janda cantik, yang beranak dua itu saat ini telah membeli mobil keluaran terbaru, dan membeli rumah baru yang begitu besar dan memiliki taman luas kolam renang dan terparkir mobil,mobil terbaru di garasi nya,ya hasil kerja keras nya selama ini, sebelum nya dia tidak suka berlebihan, mengunakan Aset milik nya yang di hasilkan dari beberapa butik terkenal nya, yang iya dirikan sendiri,mulai di ibukota Bali dan juga di Paris, cabang nya bukan, hanya satu,baju rancangan hasil karya nyata Siena dari dulu sangat di gandrungi semua kalangan, tapi ia dulu selalu hidup sederhana, karena tidak ingin memamerkan harta nya.


tapi hidup,malah membuat keadaan nya menyedihkan, dari mulai di nikahi pria beristri, hingga cinta pertama nya juga memiliki, istri saat ini, Siena tidak mau di bodoh lagi terjebak dengan cinta yang rumit.


Siena ingin, menjalani kebahagiaan, bersama Sinan dan Daniel juga sang ayah, asal tahu saja Aset kekayaan yang tersembunyi milik Jimi hasil kerja keras nya itu pun tidak, kalah dari para pengusaha kantoran, hanya hidup sederhana nya saja yang ia tonjolkan. Jimi memiliki beberapa unit apartemen,di kawasan elit, juga puluhan hektar tanah di beberapa tempat belum lagi iya memiliki Dua Mension yang berada di dua negara, dengan semua ini,Jimi bahkan bisa menghidupi sepuluh anak sekaligus, namun anak nya cuman satu dan Siena, juga anak yang mandiri, dia punya harta sendiri, yang menjadi, penopang hidup nya kini.siena merasa hidup nya harus bangkit, dari keterpurukan, sekembalinya, Siena dari sekolah dia sekarang sedang berkutat di meja kerja nya lulusan jurusan Desainer, termuda dan terbaik itu kini menjelma, sebagai milyarder, yang sangat di gandrungi para wanita dari semua kalangan, karena Siena, memiliki bakat yang mumpuni. setelah menyelesaikan beberapa desain baju,kini waktunya menjemput anaknya, kesekolah, Siena selalu terlihat fresh,dan sangat cantik siang ini menjadi pusat perhatian para bapak-bapa orang tua murid nya.hingga menimbulkan kegaduhan,


yang sangat pangling dengan, penampilan, Siena adalah, Adnan mantan suaminya, yang masih mencintainya sampai saat ini, Siena berjalan melewati mobil Adnan karena mobil sport nya,ada di belakang mobil Adnan, Adnan pun sempat turun, untuk menyapa Siena yang kini berjalan cuek ke hadapan nya.


"Sien,,, apa kabar!!"


ucap nya Sien tidak menjawab nya iya malah cuek dengan menyuruh, anak-anak nya masuk ke dalam mobil, dan tutup pintu, Adnan yang merasa tidak di respon, iya langsung, menghampiri Siena. yang hampir membuka pintu mobilnya namun Adnan, mencegah nya.


"Siena,,, sejak kapan kamu menjadi wanita sombong, dan tidak tahu sopan santun, aku tadi bertanya kabar istri ku, tapi kamu malah cuek saja dan tidak menggubris!!"


bentak Adnan.


"Anda salah orang tuan kalo bertanya tentang istri, saya bukan istri anda dan saya juga bukan siapa-siapa anda!"


jawab Siena tegas.


"Apa, kau bilang kau tidak ingat,kalo aku, tidak menandatangani surat perceraian, kita itu artinya, kita masih suami istri,secara hukum.


ucap Adnan tidak kalah tegas


"hmmm begitu ya lalu apa yang kau lakukan sebagai suami dan juga seorang ayah yang bahu tidak pernah memasukkan darah dagingnya sendiri kedalam kartu keluarga,bisa di sebut suami, bahkan selama ini pun aku tidak pernah di akui .


sekarang, dengan seenaknya, kamu mengakui ku sebagai istri mu.apa anda sehati?""


Siena, mengatakan, kata-kata terakhir nya dengan sangat lantang, tiba-tiba saja dari arah belakang.


"Sayang, kamu sudah datang, aku dari tadi menunggu mu eh tau-tau udah di sini saja dengan pelakorr yang memiliki anak haram!!"


deg kata-kata itu membuat Siena sejak merasakan sakit di dadanya, tapi semenit kemudian ia bahkan menampar dan menghajar Gladdiss, hingga wajahnya babak belur, Adnan yang melerai nya sampai kewalahan, dia bahkan kini memeluk erat tubuh Siena agar tidak menghajar Gladdiss lagi,


"Kurang,ajar jaga mulut Lo kalau lo gak mau mati di tangan gue selama ini gue sudah terlalu sabar ngadepin Lo, karena gue masih menghargai, orang yang ada di samping gue gue masih bisa bertahan kalo Lo cuman, menghina gue tapi kalo lo, hina anak dan keluarga gue Lo liat saja bukan hanya muka Lo yang hancur bahkan kehidupan Lo juga bakalan lebih hancur dan hidup Lo bahkan bakalan,lebih menyedihkan dari sekarang Lo pikir selama ini ko berurusan dengan siapa, bahkan dengan hentakan jari gue sedikit saja hidup Lo dan seluruh keluarga Lo bisa langsung jatuh, mengerti Lo,,, heeuh, kalo Lo mau suami Lo setia, jangan cari kesalahan dari orang lain,Lo ngaca bisa gak Lo bikin dia nyaman,kalo Lo urakan, seperti cabe-cabean begitu bukan hanya sama gue suami Lo lari tapi semua perempuan di sana bisa jadi pelarian, ngerti Lo dan satu lagi jaga suami Lo ini biar gak gangguin hidup gue lagi ,,,!!"


Siena dengan amarah nya kini iya juga mendorong, Adnan yang menetes kan air mata karena sudah tidak berharga lagi di mata Siena, Siena langsung, tancap gas,dan saat ini sudah menjauh dari Adnan,dan istri nya yang terkapar di lantai parkiran Adnan, membantu istrinya yang babak belur dia langsung membawanya ke dalam mobil sementara anak kembar nya menangis histeris, melihat. sang mommy, babak belur, Gladdiss salah mencari lawan Siena yang sudah mengantongi sabuk hitam,ia tidak bisa di remeh kan.


hmmm sebelumnya author minta maaf gak bisa. update setiap hari saat ini mungkin hingga tiga Minggu kedepan, karena sedang sibuk dengan urusan pekerjaan, tapi author usahain untuk bisa up walau waktu nya telat.demi kalian yang suka dengan hasil karya author, yang masih belajar dan masih banyak kekurangan nya, terimakasih untuk yang sudah membaca karya ini semoga anda terhibur.😊😊🙏