Terjebak Cinta Pria Egois

Terjebak Cinta Pria Egois
Demi kamu


setelah perdebatan panjang Sinan dan Kenan Sinan memutuskan untuk pergi ke luar dari cafe itu Sinan, sangat merasa heran dengan kehadiran Kenan dalam hidup nya saat ini.


Sinan bertanya-tanya siapa sebenarnya dia


pria yang mengikuti nya saat ini di belakang Sinan dan asisten nya kini sedang sibuk mengurus jadwal Sinan dalam mobilnya, saat Sinan akan masuk kedalam mobil, tiba-tiba tangan kekar, itu .


"jangan coba-coba, menghindari ku, sayang" ucap Kenan.


"hey... jaga ucapan anda siapa yang kau panggil sayang, jangan sembarangan ya!!" ujar Sinan kesal.


"aku sedang bicara dengan mu sayang di sini tidak ada lagi wanita selain dirimu"ucap Kenan yang memegang dagunya, saat ini.


"apa-apa yang ingin kamu lakukan lepas" Sinan menepis kuat-kuat, saat Sinan berhasil lepas dari cengkeraman tangan Kenan, Sinan bermaksud untuk masuk mobil nya tapi kalah cepat dengan gerakan, tangan Kenan yang mengangkat tubuh nya saat itu juga, di bawahnya ke, dalam mobil Kenan yang super mewah itu .


Kenan mendudukkan, Sinan di kursi depan dekat kemudi dia langsung memasang kan sabuk pengaman, saat itu juga.


"lepaskan aku, aku sedang sibuk saat ini" ucap Sinan sedikit meninggi kan suara nya.


"menurut lah, karena aku tidak suka penolakan"ucap Kenan yang langsung tancap gas.


"kau mau membawa ku kemana, aku mau pulang"tanya Sinan panik.


"sayang dengar kan aku, aku sudah cukup sabar menunggu mu saat satu bulan belakangan ini, tapi kamu tidak juga menghubungi aku" kata Kenan sambil menatap tajam kearah Sinan.


mobil itu sampai di sebuah Mension mewah milik Kenan yang kini di sambut puluhan, pria berwajah garang, dan berpakaian serba hitam.


"tuan" ucap mereka serempak sambil membungkuk.


"sayang selamat datang di rumah kita, saat ini" ucap Kenan, yang langsung merangkul pinggang, Sinan.


"jangan ngaco aku bukan siapa-siapa kamu, kamu itu hanya bermimpi" ujar Sinan yang sangat kesal.


"hmmm sayang kita akan segera menikah saat ini juga" kamu sudah gila ya, tidak semudah itu, aku punya adat istiadat yang harus aku patuhi dan, kita sungguh berbeda keyakinan, dan satu lagi aku tidak mengenal mu sama sekali jadi jangan sembarangan bicara.


"aku serius, semua itu bisa di atur kita tetap bisa menikah walau pun berbeda keyakinan bukan kah kakek mu juga seorang yang berbeda keyakinan dengan mu, tapi buktinya kamu baik-baik saja, berhubungan dengan nya!" ucap Kenan yang sudah menyelidiki semua tentang, Sinan.


"aku mohon izin kan aku pergi saat ini, aku benar-benar sibuk, aku harus datang tepat waktu di acara televisi sebentar lagi dan harus mengunjungi acara pemotretan untuk busana yang baru akan di luncurkan, jika masalah nya adalah kerja sama, aku akan menandatangani kontrak nya nanti please" ucap Sinan memohon saking ketakutannya saat ini berada satu rumah bersama dengan pria tidak ia kenal.


"acara mu semua sudah di batalkan oleh asisten ku kau akan mendapatkan uang ganti rugi nya saat ini juga,di rekening milik mu" ucap Kenan tegas.


saking takut nya Sinan pun menangis, histeris namun bibir nya langsung di bungkam oleh, Kenan dengan ciuman yang sangat memabukkan Sinan melotot kearah kanan yang berani mencium bibir nya untuk kedua kalinya.


"apa-apaan kamu tuan kau pikir aku wanita murahan, seenaknya saja kau mencium bibir ku" ucap Sinan yang kini berlari ke luar Mension,ia berlari sambil menangis menyusuri jalan raya, Kenan berusaha mengikuti dari belakang iya berjalan sedikit tergesa-gesa.


Sinan berhasil menemukan taksi dan ia langsung bergegas masuk ke dalam mobil tersebut, yang langsung di suruh nya tancap gas saat itu juga, Sinan meminjam ponsel sopir tersebut dan menelpon asisten pribadi nya untuk segera membawa paspor dan juga barang penting miliknya, dia minta asisten nya gerak cepat dan, menemui nya di bandara setelah mesan tiket pesawat.


sementara itu, Sinan membayar ongkos taksi itu dengan jam tangan mahal nya, dan sopir taksi sempat menolak namun, Sinan tetap membayar dengan itu karena tasnya tertinggal di mobilnya dengan asisten nya. Sinan langsung duduk di ruang tunggu bandara setelah ia menemui petugas yang mengenalinya kini ia pun di izinkan untuk menunggu di sana.


kira-kira setengah jam kemudian asisten nya datang membawa tas dan koper yang selalu Sinan bawa bepergian semua baju, sudah tersedia di dalam koper, Sinan karena dia tipe orang yang selalu siaga tidak hanya itu tas nya selalu terisi dompet paspor dan juga semua kartu Bank' milik nya.


beruntung nya lagi Sinan langsung dapat penerbangan yang akan berangkat saat itu juga.saat bording pas, Sinan melihat Kenan dan anak buah nya, memasuki bandara saat ia selesai melakukan pengecekan langsung buru-buru pergi menuju pesawat yang Lina menit lagi akan berangkat.


Sinan seperti di kejar maling, saat ini dia langsung masuk ke dalam pesawat dengan terburu-buru, tidak lama pesawat pun take-off Sinan mengusap dadanya terasa lega.


"selamat tinggal negara persinggahan ku untuk sementara waktu aku akan pergi meninggalkan mu, semoga saat aku datang kembali nanti suasana nya akan berubah"gumam Sinan dalam hati.


Sinan pun terlelap dalam mimpi nya, saking lelahnya, saat ini, dia merindukan orang-orang yang kini ada di hati nya.


setelah menempuh perjalanan yang melelahkan, Sinan pesawat Sinan mendarat pada pukul satu siang, di Bandara Ngurah Rai Bali.


Sinan berjalan ke luar bandara untuk mencari taksi saat ini, tidak lama setelah itu ia pun, menyetop taksi tersebut dan bergegas masuk ke, dalam mobilnya Sinan tidak sadar bahwa dia sedang di ikuti oleh anak buah Kenan saat ini.


sesampainya di Mension Jimi, saat ini Sinan langsung di sambut oleh Jimi Sherly dan Daniel yang kebetulan sedang menginap di sana setelah meeting penting dengan klien nya di Bali saat ini, Sinan langsung berhambur ke pelukan Daniel dia menangis di dada bidang kakak kembarannya Tersebut.


Daniel,heran kenapa adiknya yang maja ini menangis begitu saja tidak biasanya.


"Dee... kenapa kamu menangis ada apa hmm tidak biasanya,coba ceritakan pelan-pelan sayang" ucap Daniel lembut.


"kakak, aku takut aku di kejar seorang pria asing karena dia ingin menikah dengan ku saat ini juga, aku berhasil kabur dari nya saat ini dan aku bahkan tidak sempat pulang kerumah ku saat kemaren aku langsung kabur kemari dari tempat nya" jawab Sinan sambil sesegukan.


"owh ternyata begitu, baik lah sayang sekarang kamu aman sudah ya jangan menangis, lagi sekarang kamu masuk kedalam kamar lalu mandi setelah itu kamu harus makan kakak tau kamu belum makan dari kemaren bukan" ucap Daniel yang tau persis keadaan adiknya jika sedang dalam masalah dia suka lupa makan.


"baiklah kak,,,kek.. temenin aku aku takut" Sinan meminta kakek nya menemani nya.


"baiklah sayang,ayo kakek temani" Sinan pun langsung bergegas menuju kamar nya di temani Jimi yang masih tidak percaya bahwa cucunya teramat ketakutan, saat ini, Jimi pun menelpon Natalia, untuk meminta bantuan nya, Natalia adalah bos besar dari seluruh perhimpunan para detektif jalanan.


jarang orang tau bahwa Natali adalah ketua agen detektif jalanan, yang sering di sewa oleh para pengusaha, sukses untuk menyelidiki, berbagai kasus kejahatan yang melibatkan perusahaan lain nya.


Natalia memang seorang wanita tua saat ini tapi jika di lihat dari saat dia muda dia adalah seorang wanita multi talenta, dan salah satu bakat terpendam nya adalah ia sangat jago ilmu bela diri, hampir semua jenis ilmu bela diri ia kuasai, maklum saja ayah dulu adalah seorang abdi negara yang sangat di segani.


🌹💖💖💖🌹


setelah selesai Sinan mandi ia turun di sambut oleh ibunya yang baru kembali dari butik bersama dengan Fero yang tadi menjemput nya.


"sayang,,, kamu pulang owh anak Bunda apa kabar sayang?"ucap Siena.


"baik bunda, hanya saja kurang sedikit"ucap Sinan.


"Daddy...hiks hiks hiks,,, aku takut seseorang mengejar ku untuk menikah dengan nya, aku berhasil kabur dari nya saat ini" ucap Sinan yang manja terhadap Fero sedari kecil.


"sayang siapa yang berani membuat anak Daddy menangis hmmm ayo katakan biar Daddy hajar orang itu" ucap Fero yang kesal karena anak gadis nya di ganggu orang.


"Daddy, dia seperti nya bukan orang sembarangan, karena Sinan kemarin sempat di bawa paksa kerumahnya" ujar sina.


"iya kamu tenang saja Sayang sekarang kamu aman"ucap Fero sambil memeluk erat anak nya tersebut untuk memberikan rasa aman.


sementara, itu Daniel yang pamit ingin kembali ke Jakarta,ia di kagetkan oleh seseorang dengan pengawalan ketat masuk gerbang, dan langsung menanyakan Sinan adiknya tersebut.


"dimana Sinan, tolong panggilkan"ujar pria asing tersebut.


Sinan yang ingin memberikan tas milik kakak nya yang ketinggalan,ia tiba-tiba menjatuhkan ransel kecil milik Daniel.


" kakak, Sinan takut" ucap Sinan yang kini mendekat ke arah, Daniel ngumpet di balik punggung Daniel.


"Dee.. jangan takut Ok Kaka di sini" kata Daniel yang kini tengah memeluk adiknya.


"Daddy, Sinan Takut...!!!" teriak Sinan yang langsung berlari ke dalam, Sinan langsung pergi menuju kamar Fero yang kini tengah duduk di sofa sambil memangku laptop.


"Daddy, Sinan takut orang itu ada di depan rumah"kata Sinan sambil menangis.


"tenang sayang Daddy ada di sini Ok tenang ya Siena langsung memeluk putri by nya saat ini.


"Daddy sebaiknya temui dulu orang itu saat ini biarkan Sinan aku yang temenin" ujar Siena.


Fero pun bergegas ke luar ia melihat Daniel sedang adu argumen dengan Kenan saat ini, Daniel yang mulai terbakar emosi karena adiknya, saat ini sangat ketakutan.


"maaf ada apa ini tuan anda masuk ke rumah kami ,, tanya Fero saat ini.


"saya Kenan calon suami Sinan saat ini"ucap Kenan tegas.


"maaf Sinan putri ku jadi aku yang harus memutuskan harus atau tidak nya" ucap Fero.


"hmmm...senang bertemu dengan anda tuan izin kan saya melamar, nya saat ini juga " ucap Kenan jentel.


"tidak semudah itu,tuan aku harus memastikan apakah benar anak ku mencintaimu" ucap Fero tegas.


"dia adalah kekasih ku, dari sebulan yang lalu" ucap Kenan.


"tapi kenapa??? putri ku sangat ketakutan melihat mu apa itu yang namanya kekasih" ucap Fero.


" tuan kau salah paham coba tanya pada putri mu, pernah kah kita berciuman"ucap Kenan.


"masuklah kita bicarakan semua itu di dalam ucap Fero, yang langsung di ikuti oleh Kenan masuk kedalam.


Daniel juga mengikuti mereka saat ini.


sesampainya di dalam Fero mempersilahkan Kenan untuk duduk


Fero dan Kenan pun saling berhadapan mereka tidak hyna berdua Jimi dan Daniel, ikut duduk gak jadi pergi.


"apa maksudnya anda datang ke mari" tanya Jimi" ucap Jimi.


"saya kemari hendak melamar cucu Anda untuk menikah dengan ku saat ini juga" ujar Kenan.


"kau belum mengenal nya" kata Fero.


"aku sudah tidak sabar ingin memiliki nya" ujar kenan tegas.


"maaf bung tapi adik saya sudah memiliki calon suami" bohong Daniel.


"pokoknya saya ingin menikah dengan Nya" ucap Kenan.


"tidak bisa kalian bahkan belum saling mengenal satu sama lain nya, lagian Sinan telah punya pacar jadi tidak boleh terjadi" ucap Daniel.


"panggil kan saja dia tuan kami bahkan telah menginap bersama waktu dia mengadakan fashion show saat di hotel itu"Kenan berbohong.


"apahhhh,,,!!!""Jimi terkejut.


"tidak ayah itu tidak mungkin dia pasti berbohong dan aku sangat mengenal putri ku dia tidak akan berbuat di luar batas" bela Fero.


sementara Sinan sedang ketakutan di dalam sana jujur saja dia takut kalau Kenan, sampai menikah dengan nya tidak akan ada lagi kebebasan untuk nya mengingat, apa yang terjadi kemarin rumah yang di jaga oleh puluhan orang, Sinan tidak mau itu terjadi.


"sayang sepertinya laki-laki itu tidak buruk, bahkan dia dengan jentel nya mendatangi kita di sini berarti dia benar-benar mencintai mu" kata, Siena.


"tidak Bunda aku belum mau menikah, bahkan kalau aku menikah dengan nya dia tidak seiman dengan ku, bahkan dia bisa merenggut karir ku aku tidak ingin kehilangan itu Bunda" ucap Sinan.


tiba-tiba, Fero datang ia mengajak Sinan untuk berbicara.


"sayang,ayo ikut Daddy, kita harus Klir kan semua masalah ini, jangan takut Daddy ada bersama dengan mu" ucap Fero lembut.


"Daddy tidak mau Takut" jawab Sinan.


"hey..kemana anak gadis Daddy yang pemberani hmm... ayolah tidak akan lama"bujuk Fero lagi.


Sinan pun mengikuti Fero, sambil di rangkulannya di ikuti oleh Siena, saat ini.kenan yang melihat itu, dia mengepalkan tangannya Kenan bahkan cemburu dengan kedekatan ayah dan anak tersebut.


"sayang kemari lah, aku ingin bicara" ujar Kenan namun Sinan masih ketakutan, dan duduk di tengah mereka ber empat di antara Daniel dan Fero.


"putri Daddy, apa?? benar kalian sudah menginap berbagai, saat di Paris" tanya Fero.


"tidak Daddy,aku tidak pernah melakukan hal bodoh seperti itu, Daddy tau sendiri kan aku gimana" jawab Sinan.


"sayang kamu mau menyangkal nya, padahal buktinya ada" ucap Kenan memberikan sebuah foto, saat mereka memasuki pintu kamar hotel.


"ini hasil rekayasa Daddy, aku masih virgin sampai sekarang teriak Sinan saat itu juga Kenan tersenyrum bangga, ya Sinan memang sangat lah jujur.


"kalau kamu masih virgin kamu tidak akan pernah menolak menikah dengan ku" ucap Kenan sengaja menjebak Sinan.


"kau mau bukti ayo kita panggil Dokter" ucap Sinan dengan angkuh nya Kenan pun tersenyum lebar.


"kalo hanya di periksa, semua orang juga bisa berbohong, coba aku tantang kau jika benar-benar kau masih virgin, kamu akan mau menikah dengan ku saat ini juga tapi jika kau menolak berarti benar dugaan ku kau bukan cewek baik-baik " ujar Kenan dengan berani.


"apa-apa an itu apa kau gila" ucap Kenan.


"karir mu akan hancur jika itu tidak kau penuhi karena aku punya banyak bukti lain nya" kata Kenan dengan liciknya.