
"Apapun yang kamu masak, pasti akan aku makan, Sayang." ucap Erlangga yang selalu memanggil Yutasha dengan sebutan, sayang. Dan Yutasha udah kebal akan panggilan tersebut.
"Tapi nanti kalau Mas sakit, gimana? Siapa yang repot?" kesal Yutasha. Karena Erlangga tidak lebih peduli dengan kesehatannya sendiri.
"Yang pasti bukan istri orang. Dan aku rela sakit supaya kamu merawatku dan lebih memberikan waktumu padaku." Erlangga mendapat sebuah pukulan di lengan dari Yutasha karena ucapan Erlangga yang tidak dipikirkan terlebih dulu.
"Mas itu kalau ngomong di jaga, ya!" ucap Yutasha kemudian melangkah ke dalam kamar, meninggalkan Erlangga duduk sendiri di kursinya.
Namun tidak lama kemudian, Yutasha kembali dengan membawa obat di tangannya. Lalu memberikan obat tersebut pada Erlangga.
"Mas minum dulu," ucap Yutasha seraya memberikan air minum pada Erlangga. Erlangga langsung meminum obat alergi dari Yutasha.
Lalu Yutasha membawa Erlangga untuk berpindah ke kamar dan tidur. Supaya rasa gatal yang kini semakin terlihat banyak di tubuh Erlangga tidak terasa.
"Nggak dipeluk dulu nih, biar cepat sembuh," Erlangga merentangkan kedua tangannya ke arah Yutasha. Membuat Yutasha mendelik tajam.
"Udah, Mas buruan tidur. Lagian, udah tau alergi tapi masih juga tetep di makan," omel Yutasha membuat Erlangga gemas dan menarik tubuh Yutasha sehingga jatuh di atas tubuhnya. Yutasha memekik seketika.
"Aahhh, Mas!" pekik Yutasha. Tubuhnya langsung di belit oleh Erlangga.
Yutasha menatap mata Erlangga. Ada sebuah kilatan yang tidak biasa. Erlangga semakin mengeratkan tangannya pada tubuh Yutasha. Menatap nya lebih dalam lagi. Ada sebuah keinginan yang paling dalam dalam dari tatapan Erlangga.
"Sampai kapan?" lirih Erlangga. Membuat tubuh Yutasha kaku seketika.
Yutasha tahu apa yang sedang ditanyakan oleh Erlangga. Namun dirinya memang belum benar-benar siap untuk sekarang.
"Maaf," lirih Yutasha sembari memalingkan wajahnya.
Namun dengan cepat Erlangga meraih wajah Yutasha dan dihadapkan padanya. Menyesap penuh lapar bibir yang selalu menjadi candu untuknya.
Bahkan kini Yutasha juga menikmati sesapan demi sesapan yang diberikan Erlangga. Membuat Erlangga tersenyum, lalu tangannya mencoba meraih buah squishy yang belum pernah dia mainkan. Namun tangannya di cekal oleh Yutasha.
Yutasha menggelengkan kepalanya, tidak mengijinkan Erlangga menyentuh benda kenyal tersebut. Kemudian Yutasha beranjak dari tubuh Erlangga.
"Maaf, Mas. Jika aku egois," ucap Yutasha lalu melangkah keluar dari kamar. Sebelumnya dia menyelimuti tubuh Erlangga terlebih dulu.
Keesokan harinya, Yutasha menyiapkan sarapan untuk Erlangga. Semalam dirinya memilih tidur di ruang televisi. Karena masih merasa canggung setelah ciuman panas mereka.
Setelah menyiapkan sarapan, Yutasha naik ke lantai atas. Dengan pelan membuka pintu kamar lalu melangkah masuk. Dan ternyata Erlangga sudah siap dengan pakaian kerjanya, sementara dirinya masih belum melakukan persiapan untuk berangkat ke kampus.
"Mas udah siap?" tanya Yutasha. "Kalau begitu aku naik taxi saja nanti berangkatnya," lanjut Yutasha kemudian berlalu masuk ke kamar mandi.
Selang beberapa menit, Yutasha sudah siap untuk berangkat ke kampus. Pagi ini, dirinya menggunakan dress selutut dengan lengan pendek yang dipadukan dengan cardigan berwarna senada, biru muda.
Yutasha nampak sangat cantik dengan dress tersebut. Untuk riasan wajah, Yutasha tidak pernah terlalu mengaplikasikan make up pada wajahnya. Dia hanya memakai lip tint berwarna pink di bibir nya, serta bedak tabur yang biasa digunakan oleh bayi pada wajahnya.
Erlangga mengamatinya dengan penuh kagum dari ambang pintu kamar mereka. Sampai saat ini, aku tidak berhenti mengucap syukur saat kau datang ke dalam hidupku. Dari semua kemewahan yang aku berikan, kau malah lebih memilih kesederhanaan. Batin Erlangga. Dia semakin tidak rela untuk melepas Yutasha dari hidupnya.
Jangan lupa kasih dukungan untuk Mas Erlan, ya. Biar aku lebih cepet nulis itu, tu🤭
Hai, Haiiii kesayangan akoohh.....
Aku mau ngadain event nih! Untuk tiga orang yang nempatin podium tiga teratas, akan mendapat pulsa masing-masing dua puluh ribu. Dan event akan ditutup sampai tanggal tiga puluh July, ya!
Pemenang diambil dari gift bulanan. Jadi, yang masih berada di urutan no empat dan seterusnya, masih ada waktu untuk mengejar kursi tiga posisi teratas.
Happy Fun! Berbagi itu nikmat, asal jangan saling berbagi suami🙈🏃♀️