
Berada di udara, Ars membuntuti kesembilan Shinobi Uzumaki tanpa mereka sadari.
Mungkin karena mereka akan kembali ke markas utama, mereka beberapa kali mengambil jalan memutar.
"Hm? Ada apa dengan bocah itu?"
Ars melihat pemuda yang sudah menjadi Jinchuriki itu tiba-tiba mengamuk dengan cakra merah merembes dari tubuhnya dan membentuk dua ekor. Namun, pemuda itu ditekan oleh Ashina dan yang lainnya.
"Aku tahu! Itu pasti ulah Kyubi! Dia mengkorosi pikiran bocah itu dengan emosi negatif."
Lagipula, Naruto beberapa kali lepas kendali dibawah pengaruh Kyubi.
"Wajar saja orang-orang takut dengan Jinchuriki. Siapa yang mau berinteraksi dengan orang yang bisa mengamuk kapan saja?"
Setelah berlarian selama hampir satu jam, mereka tiba di persembunyian Klan Uzumaki.
Dari atas, Ars mengamati setidaknya ada sekitar 500 orang, dan sebagian besar dari mereka adalah Shinobi.
"Lumayan, bisa mempertahankan populasi sebanyak itu. Klan Uzumaki layak menjadi salah satu keturunan Asura." Dia tidak bisa tidak memuji.
Ars telah melihat klan lainnya di Zaman Sengoku ini. Kebanyakan klan lainnya hanya terdiri 100 Shinobi dan sisanya hanya orang biasa.
"Nah, dimana mereka menyimpan Fuinjutsu..."
Dia memeriksa setiap bangunan yang terlihat penting. Dia hanya bisa melakukannya secara manual karena khawatir tertangkap jika dia menggunakan sihir.
Dia mungkin kuat, tetapi jangan lupa Klan Uzumaki bahwa Fuinjutsu adalah keahlian utama mereka. Meskipun hanya klon, Ars tidak ingin disegel, lagipula tubuh utamanya masih berkultivasi.
"Eh, mungkin gadis kecil itu adalah istri masa depan Hashirama, Uzumaki Mito?"
Dalam proses pencariannya, Ars memperhatikan gadis muda memeluk Ashina. Kemungkinan mereka berdua ayah dan anak perempuan.
"Wanita-wanita Klan Uzumaki sangat cantik, terutama Mito. Sayangnya dia akan menjadi janda di usia muda. Ngomong-ngomong, dengan kekuatan dan vitalitas Hashirama, bagaimana bisa dia meninggal di usia masih muda? Ini sungguh misteri..."
Itu menjadi salah satu lubang plot terbesar di seri anime Naruto.
"Nah, karena aku sudah ada disini. Aku akan mengetahui jawabannya di masa depan."
Ars tidak lagi memikirkan tentang ini. Jawaban atas pertanyaan akan terjawab di masa depan.
Setelah memeriksa semua bangunan, ia menemukan sebuah bangunan yang mencurigakan karena ada dua orang berjaga di depan pintu masuk.
"Coba saja."
Dengan mentalitas lakukan atau tidak sama sekali, Ars memasuki mode tak terlihat, lalu menggunakan Teknik Tak Terbatas (Limitless) untuk memanipulasi ruang.
Saat berikutnya, ia berteleportasi ke dalam bangunan yang dipilihnya.
(Bingo! Aku menemukan tempat yang tepat)
Mata Ars berbinar ketika melihat lusinan gulungan di rak. Selain itu, ada seorang pria paruh baya lainnya di dalam. Pihak lain masih belum menyadari dia telah menyusup ke area terpenting Klan Uzumaki.
(Untung saja aku telah menggunakan sihir [Light of Reflection] sebelum memulai. Jika tidak, penyusupan ku akan gagal.)
Dia memuji betapa bijaksananya keputusannya untuk berhati-hati. Meskipun dia kuat, dia berusaha untuk tidak sombong dan meremehkan orang lain.
Seperti kata pepatah, di atas langit masih ada langit.
Ars melangkah mendekati pria paruh baya itu tanpa menimbulkan suara sedikitpun.
Jika dilihat lebih dekat, yang diinjaknya bukanlah lantai kayu bangunan itu, melainkan ada celah tipis antara kakinya dan lantai.
Ini adalah penerapan lainnya dari Teknik Tak Terbatas. Yang dia injak sebenarnya adalah ruang padat sehingga tidak ada suara saat berjalan.
"Hm?"
Pria paruh baya itu mengerutkan kening, merasa ada yang tidak beres, tetapi dia tidak menemukan sesuatu yang luar biasa. Sebagai orang yang telah dibaptis dalam perang, dia tidak meragukan instingnya, dan akan memanggil penjaga di luar, tetapi dia terlambat selangkah.
"[Sleep]."
"!!!"
Pria paruh baya itu merasakan kantuk yang tidak tertahankan, kelopak matanya berat dan dia tertidur dalam sekejap mata. Sebelum ia membentur meja, Ars menahannya dan menaruhnya pelan-pelan.
"Tidak ada yang akan menganggu ku."
Ars menonaktifkan sihir [Light of Reflection] dan sosoknya kembali terlihat.
"Ayo lihat warisan Klan Uzumaki."
Sambil tersenyum tipis, ia mengambil salah satu gulungan dan memeriksanya.
Ada enam peringkat jurus/teknik, yaitu:
Peringkat D teknik tingkat Genin.
Peringkat C teknik tingkat Chunin.
Peringkat B teknik tingkat Jonin.
Peringkat A teknik tingkat Kage.
Dan Peringkat S teknik tingkat ekstrim, dan biasanya unik untuk satu pengguna.
Ars menemukan bawah Fuinjutsu dan Ninjutsu di penyimpanan Klan Uzumaki, yang terendah berada di Peringkat C dan yang tertinggi Peringkat S.
Ini tidak mengejutkan mengingat warisan ratusan tahun Klan Uzumaki.
(Kebanyakan Fuinjutsu disini dikhususkan untuk orang-orang yang memilih Garis Darah Uzumaki. Tanpa itu, tidak mungkin mempelajarinya.)
Ars agak kecewa mengetahui ada persyaratan ketat seperti itu.
Misalnya [Kongo Fusa (Adamantine Sealing Chains)], meski seseorang mempelajari Fuinjutsu ini, tanpa Garis Darah Uzumaki, orang itu tidak akan bisa menggunakannya.
Kini Ars mengerti mengapa Fuinjutsu Klan Uzumaki tidak banyak muncul di masa depan. Desa Uzushiogakure akan dimusnahkan oleh aliansi desa sekitarnya karena takut akan Fuinjutsu Klan Uzumaki.
Dia tidak percaya mereka tidak akan menjarah Desa Uzushiogakure. Selain rasa takut, keserakahan terhadap Fuinjutsu Klan Uzumaki juga menjadi salah satu faktornya.
(Sayangnya, mereka tidak bisa mempelajari Fuinjutsu itu tanpa Garis Darah Uzumaki. Aku yakin ekspresi para pemimpin penyerangan sangat jelek.)
Ars merasa tebakannya cukup mendekati kebenaran.
"[Shiki Fūjin (Dead Demon Consuming Seal), huh... Aku tidak tahu apakah jiwa ku juga abadi? Bagaimana jika aku mati setelah jiwa ku diambil Shinigami? Aku tidak ingin bereinkarnasi lagi, tidak ada jaminan aku akan terlahir kembali dalam tubuh sebaik tubuh Idaten. Dan mengingat betapa buruknya keberuntungan ku, ada kemungkinan aku akan mati di usia muda seperti kelima reinkarnasi ku."
Ars memegang gulungan yang berisi cara menggunakan [Shiki Fūjin] yang merupakan teknik Peringkat S.
"Lupakan saja, risikonya terlalu besar. Tidak ada jaminan jiwa ku tidak bisa diambil oleh Shinigami."
Dia meletakkan kembali gulungan itu ke rak, dan melanjutkan melihat-lihat gulungan lainnya. Meskipun [Shiki Fūjin] tidak memiliki batasan Garis Darah Uzumaki, ia tidak berani mempelajarinya.
Lebih baik aman daripada menyesal.
Karena ada batasan ketat, hanya ada sedikit Fuinjutsu yang bisa digunakan tanpa harus memiliki Garis Darah Uzumaki.
Akhirnya, Ars hanya menyalin tiga Fuinjutsu yang bisa digunakannya, yaitu:
Teknik Peringkat A: [Muchū ni Boido (Devouring Void)], dan [Gochū Koukan (Five-Pillared Steel Weights)].
Teknik Peringkat S: [Tengoku no Utsuke (Fool’s Paradise)].
Meskipun bisa dipelajari siapapun, ketiga Fuinjutsu itu sangat sulit dikuasai. Namun, Ars tidak khawatir. Dia paling tidak kekurangan waktu.
Bahkan orang bodoh bisa menjadi orang bijak jika mempunyai waktu tak terbatas.
Setelah memeriksa semua gulungan, Ars bersiap pergi, tetapi ada satu gulungan berdebu yang berada di ujung rak.
Karena penasaran, ia mengambil dan membuka gulungan itu.
"[Fūinjutsu: kyuushou Saisei no Tenseifū (Sealing Technique: Nine Lives Regeneration and Reincarnation). Dari namanya, teknik ini terdengar hebat."
Ars syok setelah membaca efek teknik itu.
Bagaimana tidak, teknik ini memungkinkan pengguna untuk beregenerasi atau bereinkarnasi, secara terpisah atau bersama sembilan kali. Dengan menyimpan chakra dalam jumlah besar selama periode waktu yang lama ke titik-titik tertentu di tubuh mereka.
Setiap penggunaan sembilan segel baik itu untuk regenerasi atau reinkarnasi membutuhkan chakra tingkat Bijuu untuk menyelesaikan prosesnya. Setiap segel memiliki efek kebangkitan otomatis pengguna setelah kematian. Karena efek kebangkitan memiliki 9 penggunaan, pengguna tidak dapat binasa kecuali dibunuh 10 kali.
"Ini gila! Siapa yang menciptakan teknik sehebat ini? Uzumaki Saburo?"
Ars membaca nama pencipta teknik ini.
"Teknik ini belum sempurna. Tidak heran tidak ada yang menggunakannya."
Dia paham mengapa dirinya tidak pernah melihat atau mendengar kabar orang yang bisa kembali hidup. Ternyata teknik ini masih dalam tahap pengembangan.
"Tampaknya Uzumaki Saburo terbunuh sebelum menyelesaikan ini. Dia mungkin lebih jenius dari Senju Tobirama."
Ars menganggap Tobirama jenius karena telah menciptakan banyak Kinjutsu (Forbidden) seperti [Edo Tensei (Impure World Reincarnation)]. Lagipula, teknik membangkitkan orang mati benar-benar super langkah.
Selain itu, Tobirama juga menciptakan banyak teknik kuat lainnya seperti [Hiraishin no Jutsu (Flying Thunder God Technique)], dll.
"Aku abadi, jadi teknik ini tidak ada gunanya bagiku. Tetapi aku juga tidak bisa membiarkannya tetap ada, bagaimana jika ada jenius lainya seperti Saburo dan Tobirama di masa depan, lalu orang itu menyempurnakan teknik ini."
Ars memutuskan menghancurkan teknik itu, kemudian pergi.