Reinkarnasi Ketujuh

Reinkarnasi Ketujuh
Tanah Air Panas


"Sudah waktunya."


Ars memasang topeng tanpa wajah dan menarik tudung menutupi wajahnya. Kemudian diam-diam menuju ke salah satu bangunan yang berada di tengah hutan.


Lima tahun telah berlalu sejak Fisik Ketidaksempurnaan Kekosongan-nya mencapai Penyelesaian Kecil.


Kini ia berada di desa yang didirikan Indra dan menuai hasil penantiannya selama puluhan tahun.


Di dunia Shinobi, Ninjutsu terbang sangat langka dan hampir tidak ada, jadi Ars memilih jalur udara agar tidak ada yang menyadari kedatangannya.


Dia mendarat di atap salah satu rumah, mengintip melalui celah, ia melihat Indra berbaring lemah di ranjang dan dikelilingi keturunannya.


Indra tidak lagi muda dan telah menjadi pria tua yang mendekati akhir hayatnya.


Ars menonton beberapa remaja yang kemungkinan keturunan Indra menangis melihat kakek mereka yang sekarat.


(Terakhir kali aku gagal mendapat Rinnegan, kali ini tidak boleh ada kegagalan.)


Dia tidak akan membiarkan mereka mengkremasi tubuh Indra.


Ars dengan sabar menunggu selama tiga jam dan akhirnya merasakan vitalitas Indra telah padam.


Indra telah meninggal!


"Sekarang!"


Ars menggunakan Teknik Tak Terbatas (Limitless) dan berteleportasi ke sisi Indra.


Mengabaikan orang-orang di sekitarnya yang belum bereaksi terhadap apa yang terjadi, dia memegang mayat Indra dan sekali lagi berteleportasi.


Setelah beberapa detik mereka berdua menghilang, orang-orang di tempat itu kembali ke akal sehat.


"Cepat cari penyusup itu! Mayat Indra-sama telah dicuri!" Teriak seorang pria paruh baya, yang kemungkinan besar adalah putra Indra.


Seketika seluruh anggota di desa dikerahkan untuk mencari Ars.


...


Ars muncul 12 kilometer jauhnya dari desa.


"Fiuh ~ Untungnya tidak ada yang terjadi dan semuanya berjalan lancar."


[Storage Magic] hanya bisa menyimpan benda mati, dan makhluk hidup tidak bisa dimasukkan. Tetapi Indra telah meninggal, jadi tidak ada masalah menyimpan di tempat itu.


Ars melepas topeng dan jubahnya, lalu membakarnya untuk menghapus bukti.


"Nah, yang tersisa adalah mencari dokter bedah yang bagus. Aku harap bisa menemukan satu."


Setelah mengatakan itu, dia melanjutkan mengembara ke seluruh dunia.


...


Ars terlalu memandang tinggi dokter di zaman ini.


Sebagian besar dokter yang ditemuinya hanyalah tabib yang mengandalkan tumbuhan obat untuk mengobati orang lain.


Jika bukan karena semua barang yang tersimpan di [Storage Magic] tidak akan membusuk, Ars telah mencungkil mata Indra.


Tahun demi tahun berlalu, dia mendatangi banyak negara untuk mencari dokter bedah yang layak, dan akhirnya menemukannya di negara kecil bernama Tanah Air Panas (Yu no Kuni) setelah perjalanan selama 3 tahun.


Tanah Air Panas adalah negara yang berbatasan dengan Tanah Beku, Tanah Suara, dan Tanah Api. Pemimpin pemerintahannya adalah Daimyō Air Panas.


Tanah Air Panas memiliki dua produk utama lainnya yang terkait dengan banyak sumber air panasnya. Yang pertama adalah mata air itu sendiri, yang dianggap memiliki kualitas pengobatan yang ditentukan oleh kandungan mineralnya. dan Yang kedua adalah kentang, yang tumbuh subur di seluruh Tanah Air Panas.


Ars menemukan banyak turis dari negara lain untuk menikmati air panas di negara ini. Meskipun keturunan Indra dan Asura berperang, era ini belum memasuki zaman Sengoku, dan dunia masih cukup damai.


"Permisi, dimana tempat tinggal dokter bedah bernama Hanaoka Seishū?" Ars bertanya pada salah satu pejalan kaki.


"Ah, kamu mencari Seishu Sensei untuk berobat, kan? Jalan saja lurus sampai ketemu toko dango, lalu belok kiri dan disitu ada lokasi prakteknya." Pejalan kaki itu dengan ramah menjawab.


"Terima kasih banyak."


Ars mengangguk dan mengikuti arahan jalan yang diberitahukan orang itu.


Tidak lama kemudian, dia berdiri di depan sebuah klinik kecil dan ada beberapa orang mengantri.


Menilai dari pakaian lusuh mereka, orang-orang ini adalah rakyat jelata yang tidak mampu membayar Shinobi Medis untuk berobat.


(Tidak peduli zaman apa, perbedaan perlakuan yang diterima kaya dan miskin selalu berbeda.) Pikir Ars.


Ninjutsu telah menyebar, ada banyak orang yang menggunakannya untuk kebaikan seperti Shinobi Medis, yang berkeliling mengobati penyakit orang lain. Namun, kebanyakan dari mereka memanfaatkan Ninjutsu mereka untuk mencari kekayaan dan memungut bayaran tinggi, sehingga hanya orang kaya yang dilayani.


Ars mengangkat tangannya untuk menutupi mulutnya yang menguap.


"Kamu terlihat sangat mengantuk anak muda, aku sarankan kamu mandi di pemandian air panas. Kamu pasti akan merasa jauh lebih baik, aku jamin itu."


Di belakang Ars ada seorang pemuda mengantri. Dengan senyum lebar di wajahnya, ia membanggakan produk utama negara Tanah Air Panas.


"Nanti akan kucoba, terima kasih atas sarannya." Ars berkata ringan.


"Apakah kamu turis?" Tanya pemuda itu karena bosan menunggu.


"Iya, ini pertama kalinya aku mengunjungi Tanah Air Panas." Ars menjawab santai.


Keduanya berbicara sebentar hingga akhirnya giliran Ars.


Memasuki klinik, dia melihat seorang pria paruh baya berumur 40an yang sedang membersihkan peralatan medis.


Pria paruh baya itu adalah Hanaoka Seishū, seorang dokter bedah yang namanya terkenal di beberapa negara kecil.


"Selamat datang, apa keluhan mu?"


Meskipun Seishu adalah dokter bedah, itu bukan berarti dia tidak bisa menangani penyakit lainnya.


*👏🏻*


Ars bertepuk tangan sekali. Menggunakan Teknik Tak Terbatas, ia mengunci ruang itu sehingga orang tidak bisa masuk atau keluar. Selain itu, suara mereka tidak akan terdengar orang di luar.


Sebagai orang biasa, Seishu tidak tahu mengapa pasien di depannya tiba-tiba bertepuk tangan.


"Ada sesuatu yang ingin kamu lakukan."


Sebelum Seishu bertanya, Ars mengeluarkan mayat Indra dari [Storage Magic].


"A-Apa?!"


Seishu berdiri syok melihat mayat pria tiba-tiba muncul dari udara tipis.


"Apakah kamu Shinobi?" Tanyanya dengan suara gugup.


Hanya Shinobi bisa melakukan hal magis seperti itu, dan dia telah melihat Shinobi menyemburkan api dari mulutnya.


"Kamu bisa menganggapnya seperti itu." Ars terlalu malas menjelaskan.


*Gulp*


Menelan air ludahnya, Seishu bertanya dengan hati-hati.


"Apa yang tuan ingin aku lakukan?"


"Tugas mu sederhana, ambil kedua bola mata orang ini dan taruh di tabung ini. Dan ingat, jangan sampai ada kerusakan pada bola mata, jika tidak..."


Ars membuat gerakan menggorok tenggorokan.


"Akan kulakukan, tuan tidak perlu khawatir. Silahkan tunggu."


Seishu tidak berani menolak. Dia telah melihat Shinobi membunuh orang biasa dengan kejam. Mereka tidak lebih dari semut di hadapan Shinobi.


Setelah menyiapkan alat yang dibutuhkan, Seishu memulai operasi pengangkatan bola mata pada jenazah Indra.


Ars menonton dari samping, karena tidak memiliki pengetahuan medis, ia hanya diam tanpa mengatakan satu kata pun.


Seishu hidup sesuai reputasinya, hanya dalam waktu 15 menit, Sharingan tiga tomoe berhasil diambil dengan sempurna dan dimasukkan ke dalam tabung berisi cairan pengawet.


"Sudah selesai."


Dia menyerahkan tabung berisi bola mata ke Ars.


"Mhm... Kerja bagus, ini bayaran mu."


Puas dengan kerja Seishu, Ars melemparkan satu batang emas seberat satu kilogram ke meja.


"Terima kasih banyak, tuan."


Seishu tidak berharap mendapat bayaran begitu bagus. Dia mengira tidak akan dibayar, mengingat sifat pelit para Shinobi yang dijumpainya.


Ars menyimpan mayat Indra dan tabung itu ke [Storage Magic], lalu meninggalkan klinik.


"Saatnya bersenang-senang!"


Karena tujuannya telah tercapai, dia berencana berlibur sampai batas waktu yang tidak ditentukan.