
Sambil menghisap permen di mulutnya, Ars berjalan di hutan seorang diri tanpa rasa takut.
Gelapnya malam tidak mempengaruhi indera penglihatannya. Dia berjalan tanpa arah tujuan.
*ROAR*
Tiba-tiba suara raungan hewan buas terdengar keras di hutan itu.
Hewan-hewan nokturnal yang sedang mencari mangsa menjadi ketakutan dan buru-buru mencari tempat persembunyian.
"Itu bukan raungan hewan biasa, itu seperti... Bijuu!"
Karena penasaran, Ars berlari ke arah sumber suara.
Di masa lalu, ia telah bertarung melawan kesembilan Bijuu, dan menang.
Setelah menempuh jarak 500 meter, dia bersembunyi dibalik pohon. Di depannya ada 10 Shinobi berambut merah yang terdiri dari 3 wanita dan 7 laki-laki. Terdapat simbol spiral merah di belakang pakaian mereka.
(Ternyata Klan Uzumaki mencoba menangkap Kyubi.)
Ars mengenali identitas mereka melalui pakaian yang mereka kenakan. Selain itu, rambut merah identik dengan Klan Uzumaki.
(Kemampuan Shinobi di era ini jauh lebih hebat dibandingkan Shinobi di era selanjutnya. Mereka benar-benar berani menghadapi Kyuubi hanya dengan sedikit orang.) Dia tidak bisa tidak memuji.
"ROAR!!!"
Kyubi sangat marah saat ini. Dia hanya tidur di hutan ini, tetapi tiba-tiba dia disergap dan mereka mencoba menyegelnya.
"Kenapa kalian manusia selalu melakukan ini!" Kata-katanya dipenuhi kebencian dan amarah.
Sayangnya, anggota Klan Uzumaki yang hadir sepenuhnya mengabaikan keluhan Kyubi.
"Mari kita mulai." Ucap Uzumaki Ashina, yang merupakan pemimpin Klan Uzumaki generasi ini.
"[Kongล Fลซsa (Adamantine Sealing Chains)]"
Ke-10 orang itu menggunakan jurus yang sama
Saat berikutnya, rantai yang terbuat dari chakra mereka sendiri muncul dari tubuh mereka.
Kumpulan rantai itu membungkus dan menahan Kyubi.
"Sialan!"
Kyubi berjuang untuk menghancurkan rantai, tetapi itu terlalu sulit bahkan untuknya.
( Wah, tidak heran Klan Uzumaki dimusnahkan di masa depan. Dengan kemampuannya yang dapat dengan mudah menekan Bijuu terkuat, Shinobi dari desa lain khawatir mereka akan menggunakan Bijuu sebagai senjata perang)
Ars telah melihat Bijuu digunakan sebagai senjata perang. Tentu saja itu hanya terbatas pada Ichibi sampai Rokubi. Hanya sedikit Shinobi yang bisa menundukkan Shicibi, Hachibi, dan Kyubi.
Jika Bijuu begitu mudah ditundukkan, orang tidak akan takut pada Jinchuriki.
(****! Kenapa Kyubi mengarahkan Bijuudama ke arah ku! Apakah dia menyadari kehadiran ku?)
Ars menganggap dirinya menonton pertunjukan, tiba-tiba Kyubi menembakkan Bijuudama ke arahnya.
"Tidak ada pilihan lain."
*๐๐ป*
Dia bertepuk tangan. Kemudian posisinya digantikan oleh salah satu Shinobi Klan Uzumaki.
"Apa?!"
Sebelum Shinobi malang itu memahami apa yang terjadi, Bijuudama meledak di depannya.
*BOOOMMM*
Mungkin karena persiapan yang terburu-buru, Bijuudama itu tidak meledak terlalu kuat, tetapi itu telah meratakan area seluas 50 meter.
"Siapa kamu?!'
Ashina dan yang lainnya terkejut dengan pergantian peristiwa yang tiba-tiba. Mereka menatap pemuda tidak dikenal dengan permusuhan.
"Dia anggota Klan Uchiha!" Teriak salah satu Shinobi wanita.
"Dia bukan, meski matanya merah, tidak ada tomoe di matanya."
Shinobi wanita lainnya memiliki mata tajam dan menyangkal pernyataan temannya.
"Tidak penting siapa dia! Dia telah membunuh Hirata, itu berarti dia musuh." Shinobi pria menatap Ars dengan niat membunuh.
"Itu benar-benar kau!"
Kyubi telah bertemu Ars beberapa kali, melihat pihak lain tidak pernah berubah dari 800 tahun yang lalu, ia bertanya-tanya apakah orang itu tidak bisa menua dan mati.
"Yo, Kurama. Lama tidak bertemu."
Mengabaikan tatapan tajam dari Shinobi Klan Uzumaki, Ars mengangkat tangannya dan menyapa seperti bertemu teman lama.
"Jangan menyebut namaku dengan mulut kotor mu!"
Kemarahan Kyubi meningkat. Jika bukan karena rantai yang menahannya, dia pasti telah mencabik-cabik Ars dengan cakarnya.
"Jangan terlalu marah, mengingat hubungan kita sudah ratusan tahun, kita bisa dianggap sebagai teman."
Ashina dan rekannya saling memandang. Dari percakapan keduanya, mereka merasa sulit percaya pemuda yang tampak berusia sekitar 20 tahun telah hidup ratusan tahun.
Meski sulit dipercaya, mereka harus percaya karena kata-kata itu dikatakan oleh Kyubi.
"ROAR!"
Perjuangan Kyubi semakin kuat.
"Kita tidak bisa terus seperti ini. Haruto, kamu siap?" Tanya Ashina kepada remaja berusia 15 tahun yang tidak melakukan apapun.
"Aku siap, patriark." Pemuda bernama Uzumaki Haruto mengangguk dengan tekad di matanya.
"Akan aku mulai."
Tangan Ashina bergerak cepat membentuk cetakan tangan.
"[Hakke no Fลซin Shiki (Eight Trigrams Sealing Style)]."
Delapan diagram disertai lilin yang menyala muncul di tanah sekitar Haruto.
"Tidak!!!"
Kyubi merasakan kekuatan hisap yang super kuat menariknya ke tubuh Haruto. Dengan teriakan keengganan, sosok besarnya tersedot masuk ke dalam perut Haruto.
"Ugh..."
Haruto menggertakkan giginya menahan rasa sakit saat simbol segel bewarna hitam muncul di perutnya.
"Kita berhasil! Dengan ini, Klan Uzumaki mempunyai Bijuu!" Teriak gembira salah satu pria.
*๐๐ป๐๐ป๐๐ป*
"Selamat telah mendapatkan senjata perang."
Suara tepuk tangan dan apresiasi Ars membuat mereka sadar masih ada musuh.
"Haaa... Apakah kalian percaya jika aku mengatakan aku kebetulan lewat? Tampaknya tidak, huh."
Ars tersenyum kecut karena kesembilan Shinobi Klan Uzumaki telah mengelilinginya.
"Tidak peduli apa alasan mu. Kematian Hirata disebabkan oleh mu adalah fakta tak terbantahkan. Jangan berharap kamu pergi dari sini hidup-hidup." Kata Ashina dengan nada dingin.
"Aku... Yeah, itu benar."
Ars tidak bisa membantah.
"Jadi apa? Ingin membunuh ku? Jangan melebih-lebihkan diri! Bahkan Rikudo Sennin tidak bisa melakukannya, apalagi kalian!"
"Itu bohong! Rikudo Sennin hanya legenda!"
Mereka menganggap pihak lain cuma membual.
Waktu berlalu terlalu lama, keberadaan Rikudo Sennin kini hanya dianggap sekedar legenda dan tidak ada yang mempercayai keaslian legenda tersebut.
"Terserah mau percaya atau tidak. Tapi kematian salah satu rekan mu memang kesalahan ku. Sebagai kompensasi, aku tidak akan membunuh kalian."
"Kamu pikir kamu siapa!"
Sikap angkuh Ars membuat marah mereka.
"Berhenti bicara, serangan dia!" Perintah Ashina.
"Adios!"
Memanfaatkan mereka membentuk cetakan tangan, Ars menggunakan Teknik Tak Terbatas (Limitless) untuk berteleportasi.
"Mungkinkah ini ninjutsu ruang dan waktu?!"
Semua orang dikejutkan oleh hilangnya instan pihak lain. Bahkan di era Sengoku yang bergejolak dan dipenuhi api peperangan, ninjutsu ruang dan waktu sangatlah langka.
"Apa yang harus kita lakukan selanjutnya, patriark?"
Semua orang menunggu keputusan Ashina.
"Ayo kembali ke desa. Misi kita telah selesai."
"Bagaimana dengan pemuda bermata merah itu?"
"Lalu bisakah kamu menemukan lokasinya?"
"Aku..."
"Aku tahu kalian marah atas kematian Hirata, tapi tidak ada yang bisa kita lakukan. Jangan lupa prioritas kita, perang ini masih belum berakhir."
"Maaf, patriark."
Kemudian mereka mengawal Haruto yng telah menjadi Jinchuriki Kyubi kembali ke desa. Mereka tidak menyadari Ars mengawasi mereka dari udara di ketinggian 500 meter.
"Karena Klan Uzumaki ingin menjadikan Kyubi sebagai senjata perang, apakah itu berarti Bijuu lainnya juga mengalami nasib yang sama? Nah, itu bukan urusan ku. Ayo coba menyusup ke Klan Uzumaki dan mencuri beberapa Fuinjutsu mereka."
Mempertahankan mode tak terlihat, Ars diam-diam membuntuti mereka.