Harapan Nan Sirna

Harapan Nan Sirna
EPILOGUE


Ini adalah cerita ketika Irene dan Ervin datang ke kota Yuangyi. Hari itu Evelina mengajak mereka menginap di Villa bukit Flora.


di belakang Villa tersebut ada sebuah pohon mangga yang lumayan tinggi, terlihat Irene menaiki bahu Evelina untuk mengambil mangga yang berada di dahan yang agak tinggi. Alisha terlihat berdiri tak jauh di sisi pohon melihat mereka dengan deg-degan..


"apa yang kalian lakukan.." pekik bu inggrit


"ingin mengambil mangga.." jawab Alisha, sedang kan Evelina dan Irene terlihat sibuk mengimbangi diri masing-masing agar tidak jatuh.


"mama akan menyuruh tukang kebun untuk mengambilkan.." bu Inggrit takut mereka jatuh


"tidak apa-apa ma.." jawab Evelina


"benar mama inggrit, kami bahkan tak pernah bertemu sejak kecil dan belum pernah melakukan hal seperti ini..." kata Irene dari atas dan berusaha menggapai mangga namun tidak sampai, padahal sedikit lagi


bu Inggrit hanya menghela nafas membiar kan anak-anak nya ini bermain dengan masa kecil mereka yang tertunda


tak lama Ismilia datang..


"ayo naik ke bahu ku saja..biar aku yang di bawah.." tawar Ismilia, ia memang memiliki tubuh yang lebih tinggi dari Evelina, Alisha dan Irene


"ah benar juga" jawab Evelina


akhir nya mereka ubah formasi Irene berdiri di atas Ismilia..dan tap..!!


buah mangga di dapat dan Irene memuntir nya beberapa buah..


Bu inggrit akhir nya berbalik masuk dan membiar kan para anak wanita yang sebaya itu bermain sesuka hati nya.


mungkin hidup kaku dan selalu berusaha elegant dengan segala tuntutan selama ini cukup melelahkan untuk mereka..








ALISHA - EVELINA - IRENE



ISMILIA - BU INGGRIT - EVELINA