Harapan Nan Sirna

Harapan Nan Sirna
Harapan Nan Sirna 20


Alex setelah mengabar kan pada kedua orangtua nya Tuan Jezen dan Nyonya Jezen, ia pun segera buru-buru masuk menemui Evelina.


di sana di kediaman Jezen, lagi-lagi Nyonya Jezen yang tak puas hati mengutuk Evelina


"kenapa menantu bodoh dan tak berguna itu malah tak jadi mati, kasihan putera ku lagi-lagi gagal menikahi gadis yang di cintai nya" gerutu Nyonya Jezen.


Jika di dengarkan dengan seksama perkataan Nyonya Jezen ini benar-benar tak tau di untung. Ia bilang Evelina bodoh dan tak berguna, lantas dia bisa tetap hidup enak karena Jezen group tak pernah lagi di ambang kehancuran seperti yang sudah-sudah, memang nya itu jasa siapa kalau bukan jasa Evelina.


anak sama orangtua nya gak jauh beda, tak tau malu dan tak tau terimakasih.


Verna sudah masuk lebih dulu ke ruangan rawat evelina, dengan cepat ia berakting sedih dan langsung menghambur memeluk Evelina.


"Evelina, akhir nya kau bangun juga..." Verna memekik tertahan dengan suara bergetar seakan-akan ia sedang menangis penuh haru dengan bangun nya Evelina dari koma


Alisha yang sedang menuang air di sudut ruangan sampai terkejut melihat kelakuan Verna, padahal setahu Alisha selama Evelina koma, ekspresi si Verna ini hepi-hepi aja, gak seperti sosok sahabat yang sedang takut kehilangan sahabat nya


Evelina yang mendapat perlakuan Verna seperti ini, ia awal nya ingin sekali menjambak dan mendorong Verna tapi ia tahan, jadi nya Evelina hanya mengangkat alis nya sedikit dan menepuk-nepuk bahu Verna


Verna melepaskan pelukan nya pada Evelina dan Verna dengan lihai memasang wajah pilu nya di depan Evelina


"Evelina...aku senang kau baik-baik saja" cicit nya


Evelina hanya mengangguk pelan


"terimakasih telah mengkhawatirkan aku" senyum Evelina penuh arti.


Alex masuk dan segera menghampiri Evelina dengan raut yang sulit di lukiskan. Verna langsung menyingkir memberi tempat pada Alex...


"sayang...aku merindukan mu, akhir nya kau sadar juga" Alex langsung mengambil kedua tangan Evelina dan menggenggam nya, menc!uum dan mengecuup kedua tangan Evelina itu dengan penuh kasih.


ya, jika saja arwah Evelina tidak melihat semua kenyataan nya ia pasti akan terkecoh dengan sikap Alex, sejak dulu begini lah Alex ia sangat terkesan lembut dan penyayang pada sosok Evelina, istri nya. Siapa yang menyangka di belakang nya pria ini begitu kejam.


Alisha akhir nya hanya tertegun di dekat ranjang Evelina seraya menonton panggung sandiwara yang di ciptakan Alex dan Verna saat ini. Sejak dulu Alisha memang tak pernah mempercayai dua orang gila dan licik ini.


namun saat Alex sedang menggenggam tangan Evelina mesra, tau-tau Evelina mengibas nya.


Alex kaget, namun belum sempat hilang kaget nya..satu hal yang tak terduga terjadi..


PLAAAAAKKK !!!


Evelina menampar pipi Alex dengan kuat,Alex kaget setengah mati.


baik Alisha maupun Verna yang menyaksikan sama tercengang nya. Ini bukan mimpi kan?


Alex benar-benar tak menduga tangan halus Evelina menampar nya sebegini kuat! Selama ia kenal Evelina, wanita ini tak pernah berlaku kasar pada nya. Jangan kan menampar nya seperti ini, Evelina bahkan tak pernah berkata kasar pada nya, bersuara keras pun tidak pernah. Selama ini Evelina selalu lembut pada nya.


Belum sempat Alex menanyakan alasan nya tau-tau Evelina sudah menuding nya dengan wajah garang...


"kamu selingkuh Alex, jahat kamu !!! Bajingan !!! Aku membenci mu!!!" kata Evelina berang


"aku...aku tidak..." Alex berusaha membela diri namun tak ada kata-kata yang keluar dari mulut nya, tenggorokan nya nyaris tercekat. Alex merasa diri nya sedang tercekik dan bermimpi buruk.


Alex betul-betul kelabakan, apakah ia dan Verna sudah ketahuan sekarang? Tapi dari mana?


Namun secara tiba-tiba Evelina malah memegang kepala nya...


"aduh pusing..." seru Evelina seperti kesakitan


"kak kau kenapa?" Alisha hendak maju


"sayang kenapa?" Alex takut-takut menyentuh nya...


'hm bersandiwara dengan ku...? Aku mau lihat siapa yang lebih hebat dalam sandiwara ini..' batin Evelina..


"sayang maafkan aku..." Evelina tiba-tiba berubah rapuh kembali setelah barusan bersikap galak, Evelina dengan cepat meraih wajah Alex yang barusan ia tampar dengan kuat..


Alisha yang barusan akan maju karena Evelina seakan pusing kepala, jadi nya Alisha mengurungkan langkah nya.


Alisha memegang wajah Alex dan menatap nya sedih...


"maaf sayang, aku terbawa suasana. Karena selama aku koma aku terus bermimpi kau berselingkuh dengan wanita lain, aku bermimpi kau berselingkuh dari ku..." wajah Evelina terlihat sangat kasihan seakan diri nya memang menyesal telah menampar Alex


"ti-tidak apa-apa sayang..." Alex merasa lega ternyata itu hanya mimpi toh, hampir saja tadi nyawa nya mau lepas kalau ia ketahuan Evelina selama ini berselingkuh dengan Verna.


"kau tak akan berseligkuh dari ku kan, hmmm" Evelina sengaja bermanja-manja dengan Alex agar Verna kepanasan melihat nya


"tidak sayang...tidak mungkin, kau satu,-satu nya wanita yang aku cintai di dunia ini" rayu Alex


"benarkah...,hanya aku yang paling cantik kan?" tanya Evelina sengaja


"iya hanya kau, kau yang paling cantik di mata ku" balas Alex terus merayu sang istri


Alex merasa Evelina sedikit berbeda saat ini, wanita ini terkesan agak manja tak seperti Evelina biasa nya, Alex maklumi mungkin karena Evelina lumayan lama terbaring koma tak sadarkan diri jadi nya Evelina merindukan diri nya.


Verna yang sejak tadi berdiri di sana, sudah mau loncat bunuh diri saking kesal nya. Alex dengan terang-terangan bilang wanita yang di cintai nya hanya Evelina dan wanita paling cantik juga adalah Evelina. Verna rasa nya mau minum racun mendengar nya...


Baru kali ini Verna di posisi ini, melihat Alex dan Evelina bercumbu rayu didepan nya. Selama ini belum pernah


iya dong,selama ini Evelina selalu menghargai perasaan Verna sahabat nya yang kata nya betah menjomblo, ia tak mungkin mesra-mesraan di depan sahabat yang jomblo. Namun sekarang jangan harap lagi Evelina menjaga perasaan Verna, yang ada Evelina akan menggerogoti Verna sampai tuntas


hhh pantas saja selama ini Verna betah menjomblo, Evelina juga heran. Ooowh ternyata Verna sering di belai Alex !? Betah menjomblo karena ada suami sang sahabat yang rajin membelai hahaha sangat lucu sekali ha ha...


Alisha yang sejak tadi hanya menonton dapat melihat Kalau Verna saat ini sedang kelabakan menutupi rasa kikuk dan iri hati nya.


'Alex kamu harus bertanggung jawab dengan perkataan mu barusan' kesal Verna di dalam hati.Verna saat ini memang sangat cemburu luar biasa mendengar Alex merayu-rayu Evelina. Padahal selama ini Alex bilang hanya Verna yang ada di hati nya. Evelina hanya lah alat untuk membuat keluarga Jezen makin kaya. Sekarang apa? Ia malah harus melihat dua orang bersenang-senang menyakiti hati nya.