
Keesokan hari nya saat Alex kembali ke kediaman mereka, tidak ada Evelina di sana. Alex bertanya pada pengurus rumah dan meraka bilang kata nya Evelina sudah berangkat pagi tadi. jika begitu Alex beranggapan Evelina pergi ke kantor nya di Milley group.
namun hingga sore bahkan sampai malam hari nya Evelina tak juga kembali, Alex menghubungi nya berkali-kali tapi tak ada jawaban.panggilan nya juga berkali-kali tertolak.
Alex berfikir Evelina sedang sibuk dengan pekerjaan nya, tapi hingga tiga hari berturut-turut Evelina juga tetap tidak kembali.
Alex akhir nya menelepon ke Milley group dan menurut info orang di Milley group mengatakan kalau Evelina datang dan pergi berkerja seperti hari biasa nya, tidak ada yang berubah.
Alex menjadi makin heran sekarang, mengapa Evelina tidak pulang ke rumah.memang nya kemana ia pulang beberapa hari ini? Ini aneh. Alex mulai berfikir apakah ini ada hubungan nya dengan tuduhan Evelina pada Verna hari itu? apakah tuduhan Evelina tentang perselingkuhan ia dan Verna bukan lah halusinasi belaka? apakah jangan-jangan Evelina mengetahui sesuatu? dan saat ini Evelina pergi karena merasa muak dengan nya? Alex mulai menerka-nerka.
💙💙💙
Karena Evelina tak kunjung kembali jadi hari berikut nya Alex menyambangi Milley group saat jam pulang kerja.
sampai di depan gerbang Milley group, Alex melihat Evelina keluar mencari taksi. Alex makin penasaran karena Evelina tak membawa mobil sendiri. Taksi yang di tumpangi Evelina menuju ke arah yang berbeda. arah yang sama sekali bukan menuju kediaman mereka.
Alex dengan rasa penasaran mengikuti Evelina, tenyata Evelina menuju danau Efra di perbatasan kota. Alex melihat taksi yang di tumpangi Evelina berhenti nampak Evelina keluar dengan santai dari taksi setelah nya. dan taksi itu pun pergi.
tak berapa lama sebuah mobil super mewah seri limited edition tiba di sana. Alex tak mungkin tak mengenali mobil yang hanya di pakai orang tertentu ini. di delapan penjuru kota ini bahkan hanya putera bungsu keluarga Maliqwe yang mengendarai nya.
dan benar saja sosok Eric Lamount Maliqwe keluar dari mobil tersebut. dan langsung menghampiri Evelina. dua orang bertemu? apa yang terjadi? mengapa dua orang bertemu di tempat ini?
"kenapa bisa paman Eric dan Evelina???" Alex tak mengerti, ia terus menatap dari dalam mobil nya.
Alex masih tak habis fikir, ini sebetul nya istri nya yang merayu paman nya atau malah paman nya yang merayu istri nya.
Alex tak tau kalau Eric sudah menyadari keberadaan nya, Eric dengan sigap berdiri menghadap Evelina...dan merundukkan sedikit tengkuk nya
"mari bersikap se-natural mungkin..ada alex" bisik Eric..
Evelina pun mengerti, ia ikut mau nya Eric jadi yang terlihat dari arah Alex adalah mereka brdua seakan-akan sedang berci-uman mesra.
Alex belum sempat berfikir lebih banyak namun ia malah sudah di suguhkan dengan adegan seperti ini..
Alex begitu marah dan langsung keluar dari mobil nya, dengan cepat ia langsung menarik tangan Evelina agar menjauh dari Eric
"Evelina apa yang kau lakukan !???" Alex begitu berang..
harus nya jika Alex bisa berfikiran sepicik biasa nya maka adegan ini bisa ia buat sebagai bukti perselingkuhan Evelina dengan pria lain bukan?dan ia bisa menuntut Evelina dengan cepat juga bisa memenangkan harta gono gini. tapi nyata nya saat Alex melihat Evelina bermain gila dengan pria lain di depan nya, Alex malah kalap dan tak bisa berfikiran lain lagi selain emosi, rasa amarah.ada apa rupa nya? bukan kah sangat aneh untuk seseorang yang bahkan tak pernah mencintai istri nya.
"paman Eric, mengapa kau merayu istri ku?" Alex kesal..
"kalian berselingkuh di belakang ku?" Alex sangat marah sekarang.
"aku senang kau beranggapan begitu" kata Eric santai, berarti Alex memakan umpan
Alex ingin sekali menonjok paman Eric jika saja orang ini tak punya kuasa besar. namun Alex tak bisa apa-apa di tambah lagi Eric sangat tinggi kedudukan nya dalam silsilah keluarga. orang ini adalah anak bungsu Tuan Maliqwe dan diri Alex hanyalah cucu dari anak hasil hubungan Tuan Maliqwe dengan istri simpanan.
Ibu Tuan Jezen, nenek nya Alex..yang merupakan istri simpanan dari Tuan Maliqwe itu bahkan tak pernah di nikahi.
dengan begini kedudukan Alex di depan Eric sama sekali tak ada apa-apa nya.
"Evelina, kau itu istri ku. apa yang kau lakukan dengan pria lain berci-umaan di tempat ini?" Alex sangat kesal.
Alex mengangkat tangan ingin memukul Evelina..tapi Eric menahan tangan nya.
"aku tak suka ada pria bermain tangan pada perempuan di depan ku" kata Eric dengan tatapan tajam.
Alex pun mengibas tangan nya dengan rasa kesal "sudah seharus nya Evelina pantas mendapatkan nya, dia harus di ajari. Status Evelina masih istri orang, dia istri ku paman. tidak seharus nya ia bermain api dengan pria lain apalagi pria itu paman ku sendiri" Alex begitu emosi
Eric tak peduli dengan omongan Alex. Bagi Eric pria bernama Alex ini benar-benar sibuk dengan kesalahan oranglain tanpa intropeksi dulu dengan kesalahan diri nya sendiri.
"Evelina..kita pulang sekarang" Alex hendak mencekal tangan Evelina tapi Evelina menepis nya.
"maaf tuan Alex aku tidak bersedia" kata Evelina seakan Alex adalah orang asing bagi nya.
Alex tentu saja langsung mendelik mendengar nya, ia pun langsung berkata penuh rasa emosi... "Evelina jangan kurang ajar, aku ini berhak atas mu, aku suami mu.." tuntut Alex, karena ia merasa Evelina makin sulit di atur sekarang.
namun tiba-tiba Evelina mengeluarkan sebuah amplop besar dari tas nya
"ambil ini..." Kata Evelina seraya menyerahkan amplop besar itu ke tangan Alex
"apa ini...!?" tanya Alex
"buka lah..!" titah Evelina
Alex membuka nya dengan rasa penasaran dan... JEJENG !!!!???
mata Alex membeliak tak percaya...ini Evelina memberi nya surat cerai..???
"jangan gila kamu Evelina..." geram Alex
rasa nya sangat tidak mungkin seorang Evelina bisa mencerai kan Alex
"silahkan di baca dan tanda tangani setelah nya, Tuan Alex.." ujar Evelina tanpa beban
Alex menatap wajah Evelina dan Eric secara bergantian.
"Evelina...kau menggugat cerai aku, karena kau ingin bersama paman Eric???" Alex menerka alasan nya yang sudah ada nyata di depan mata.
"apakah terlihat seperti itu?" Evelina balik bertanya.
"paling tidak kau harus punya alasan dalam mengugat cerai pasangan mu" Alex mendesak Evelina
"Tuan Alex, dengarkan baik-baik. kau di gugat karena kau berselingkuh dengan sekretaris mu sendiri yaitu Verna Amaurin" tegas Evelina
"Evelina, tuduhan mu tidak berdasar!!" bentak Alex..
"aku tidak pernah berselingkuh dengan Verna atau siapa pun itu. Kau hanya mencari-cari kesalahan ku saja agar kau bisa bersama dengan paman Eric kan?" lanjut Alex dengan licik
"tidak akan ada perceraian di antara kita, Evelina.." Alex berkata seraya menyobek surat cerai itu hingga menjadi beberapa bagian,mata Alex berkilat marah.
"Evelina aku tunggu kau pulang untuk memperbaiki semua nya" titah Alex lalu dengan kesal Alex segera angkat kaki dari sana. namun Evelina tak peduli...