Harapan Nan Sirna

Harapan Nan Sirna
Harapan Nan Sirna 39


Nyonya Jezen mulai mengompor-ngompori Alex dengan perihal permasalahan gugatan cerai oleh Evelina yang baru saja di sampaikan putera nya.


"Alex,,bukan kah Evelina sendiri yang bertingkah??maka dia dong yang harus nya keluar dari rumah itu, itu kan sudah perjanjian kalian sejak di awal" Nyonya Jezen berkata dengan geram


"mah..yang jadi masalah nya juga tentang perihal perselingkuhan ku dengan Verna yang selama bertahun ini di simpan rapat bisa di ketahui juga oleh Evelina, itu yang aku pusingkan.bagaimana mengatasi nya aku bingung sekarang" kata Alex dengan risau.


"mana mungkin si Evelina itu tahu, mama yakin dia hanya curiga dan asal tebak saja.dia itu bodoh, kalian dan Verna sudah berhubungan lama sebelum nya tapi Evelina bodoh itu tetap bersikap baik selama ini. dan lihat lah, Evelina si bodoh itu bahkan tak punya bukti untuk menunjukkan kalau memang benar ia tau perselingkuhan mu dengan Verna" ujar Nyonya Jezen dengan sangat yakin


"Alex,dengarkan mama...jika Evelina terus berisikeras tentang perselingkuhan mu dan Verna, kalau begitu kau juga bisa menuntut nya yang bermain api dengan Eric paman mu" lanjut Nyonya Jezen lagi dengan berapi-api.


Alex meraup wajah nya, ia benar-benar kalut sekarang.., ia tak tau apa yang akan terjadi jika Evelina sampai tau tentang hubungan nya dan Verna lebih dulu sebelum waktu nya. Alex tak ingin usaha nya untuk mendapatkan seluruh kekuasaan jadi sia-sia karena Evelina bisa menuntut nya kapan saja.


"mama juga heran..Evelina itu kenapa jadi sangat asing sekarang?" gumam Nyonya Jezen mengingat perlakuan Evelina yang di luar nalar akhir-akhir ini


"Alex,apa jangan-jangan Evelina itu kemasukan hantu orang lain?" Nyonya Jezen menerka-nerka dengan tak masuk akal.


mendengar perkataan Nyonya Jezen, Alex merasa isi kepala nya semakin kusut saja..


"sudah lah ma..aku pusing" kata Alex seraya berlalu pergi dari kediaman Jezen.


berbicara pada Nyonya Jezen sama sekali tidak membuat plong permasalahan, malah membuat kepala Alex menjadi makin pusing tujuh keliling. memang hantu apa coba yang Nyonya Jezen katakan barusan,benar-benar membuat Alex sakit kepala.


💙💙💙💙💙


Tuan Jezen mulai bergerak dan tidak tinggal diam, mereka ingin melakukan klarifikasi secara media untuk mendesak Evelina agar menyerah. Nyonya Jezen dan Verna tentu saja menyetujui gagasan Tuan Jezen ini.


"apa ini akan berhasil pa?" tanya Alex sanksi


"tentu saja, kau katakan pada Evelina jika kau akan segera mengatakan di media tentang perselingkuhan nya yang kau lihat hari itu.agar dia berhenti menyerang mu dengan surat cerai"Tuan Jezen sangat penuh keyakinan


"papa juga yakin ia tak punya bukti, kau terus tekan dia dengan perselingkuhan nya dan Eric jika dia masih saja menekan perselingkuhan mu dan Verna, kita lihat siapa yang akan menang. Dia bahkan tak pernah memergoki kau dan Verna tapi kau sudah memergoki nya bersama Eric, kau menang satu point Alex" Tuan Jezen begitu sangat bersemangat


Alex mencerna perkataan sang papa tak jauh beda dari perkataan sang mama kemarin. Hanya saja perkataan mama nya lebih membuat Alex pusing bukan seperti bantuan dan solusi yang papa nya berikan. tapi ya begitulah ibu-ibu seperti Nyonya Jezen, mereka tau nya hanya merecoki tanpa solusi yang baik untuk di laksanakan


sebetul nya Tuan Jezen ngeri juga menyinggung saudara bungsu nya Eric namun nanti Alex akan mengklarifikasi bahwa Evelina lah yang mencoba merayu Eric tanpa mencermari nama Eric itu sendiri.


Tuan Jezen juga takut mengusik Eric, karena bagaimana pun Eric si bungsu adalah anak kesayangan Tuan Maliqwe. Eric Lamount Maliqwe seperti berlian berharga bagi Tuan besar Maliqwe dan juga bagi putera Maliqwe lain nya. tidak ada yang bisa mengusik Eric jika tak ingin berurusan dengan tiga putera kandung Maliqwe lain nya. dalam hal ini tentu saja Tuan Jezen tidak berani. Sekali lagi dia hanya putera dari istri simpanan yang tak pernah di nikahi secara sah dalam hukum negara. tau sendiri jika mereka mencemari nama Eric maka keluarga Maliqwe akan turun tangan mencari kebenaran dan malah akan balik memukul Tuan Jezen sendiri.



Sekarang ini Tuan Jezen sedang asik menggempor-gemporkan di media untuk pengumuman hal penting menyangkut keluarga nya, dan juga Alex terus mendesak Evelina seperti yang Tuan Jezen saran kan.


Evelina sedang asik menyeruput teh di sebuah resort pinggir pantai, alih-alih pulang seperti yang Alex titah kan hari itu, Evelina malah memilih pergi refreshing ke resort milik salah satu relasi nya.


Evelina melihat pesan seluler dari Alex yang terus mendesak nya untuk kembali dan menarik ucapan nya tentang perceraian.


✉️ Evelina,aku akan lupakan tentang kau dan paman Eric tapi kau juga jangan pernah mengungkit tuduhan mu tentang aku dan Verna. dan jangan pernah menggugat perceraian, tarik gugatan mu sebelum aku mempermalukan mu di media.


Evelina tersenyum samar, benar-benar ancaman yang receh


✉️ Evelina,aku tidak main-main dengan ucapan ku, kau tau papa ku orang nya seperti apa ,ia akan mempermalukan mu di media hingga kau tak punya muka lagi


✉️ Evelina, aku beri waktu kau sampai sore ini, jika kau masih ingin hidup mu terhormat di kota Yuang yi, terserah jika kau berisi keras dengan tuduhan palsu mu untuk menggugat ku, maka bersiap lah kota Yuang yi dan perbisnisan akan menjadi mimpi buruk bagi mu


✉️ Evelina, jangan membuat ku tertawa. Kau bahkan tak punya bukti perselingkuhan ku. tapi kau menuduh ku tanpa dasar hanya untuk menutupi perselingkuhan mu dengan Eric kan? aku tunggu itikad baik mu..


Evelina sudah muak membaca nya, Alex ini sudah seperti yang paling yes saja..


"baik lah, jadi kalian mau bermain-main dengan ku.." senyum Evelina dengan jahil


Evelina mengambil laptop nya dan membuka file tentang video perselingkuhan Alex dan Verna di kamar nya dari saat dua orang baru tiba hingga saat dua orang sedang berhubungan badan.durasi di kamera pengintai itu sangat panjang dan begitu sangat akurat.


Namun dengan santai nya Evelina mengambil Video itu dan mengambil nya dalam durasi satu menit saja, memotong nya dan mengirimkan video satu menit itu ke ponsel Alex, Tuan Jezen,Nyonya Jezen dan juga Verna tentu nya.Lalu Evelina menambah caption di bawah video nya..


"silahkan lakukan sesuka kalian, jika kalian ingin melihat Video vul-gar ini terpampang di layar besar tengah kota Yuang yi..."