
"Alex kita harus menikah secepat nya" tiba-tiba hari ini Verna merecoki Alex, menurut Verna bagaimana pun ia harus jadi menikah dengan Alex
apalagi perihal ia yang di gilir preman, ia takut.. jangan sampai Alex lebih dulu tau dan malah jijik pada nya dan tak jadi menikahi nya.tidak boleh! Cita-cita dan impian nya yang ingin menjadi istri presiden direktur kaya dan terhormat seperti keluarga Alex harus tetap terlaksana. Jangan sampai ia tak dapat satu apa pun.
mungkin jika itu pria lain maka akan tetap menerima keadaan Verna,karena bagaimana pun kejadian kriminal pemerk0saan itu adalah kecelakaan. Namun Verna tau ini keluarga Jezen, mereka tak akan sembarangan menerima nya lagi kalau tau ia sudah di gilir para preman busuk itu.
"Verna..aku dan Evelina sedang menjalani sidang perceraian..dan masih menunggu resmi sebentar lagi.. masa iya aku sudah menikahi mu di saat seperti ini?" Alex tak habis fikir mengapa Verna terkesan mencecar nya padahal selama ini wanita ini anteng saja jadi kekasih gelap tanpa kejelasan hubungan, masa' sekarang menunggu persidangan perceraian putus ia malah tak tahan-tahan lagi?
"apa salah nya?" sahut Verna
"kau itu laki-laki,kau bisa menikah kapan saja dengan beberapa wanita walau pun kau punya istri. Biasa nya para pria juga bebas menikah lagi meskipun ada istri di rumah, apalagi kau yang sedang dalam proses cerai" Verna malah mendebat Alex
Alex mengurut pangkal hidung nya mengapa Verna jadi bawel begini..
"dengar ya sayang, di saat seperti ini aku sedang perang besar dengan Evelina secara bisnis, aku dan dia harus bisa tetap mempertahan kan citra kami di depan para relasi besar dan investor, jika aku malah berulah menikah lebih dulu itu artinya aku akan kehilangan muka di depan mereka.aku akan kehilangan citra baik seorang Alex Jezen Maliqwe di depan dunia besar. Kau tau kan kalau keluarga Jezen sangat menjunjung kehormatan nya. Evelina menggugat ku itu sudah membantu ku di depan dunia agar tetap bertahan walau tuduhan nya aku berselingkuh,aku bisa mengatasi nya dengan mempertahankan reputasi ku agar tetap tenang, tapi jika kau mengajak ku menikah sekarang, apa jadi nya reputasi yang aku pertahan kan?dengan begitu aku seakan meng-iyakan perselingkuhan ku. Tolong bersabar lah sampai semua tenang..aku akan menikahi mu sebagai istri pengganti Evelina bukan sebagai selingkuhan, agar reputasi ku juga reputasi mu tidak luntur, mengertilah" papar Alex panjang lebar..
"apa urusan nya? relasi ya relasi, ini kehidupan pribadi mu" balas Verna sengit
"Verna, kau tidak tau kalau hampir 90 persen semua Relasi memiliki hubungan baik dengan Evelina. Mereka rata-rata berada satu ikatan sekutu dengan keluarga Milley, kau pasti tau apa jadi nya kalau aku jelas-jelas yang memerangi Evelina lebih dulu. Kau kenal Evelina ia bisa melakukan apa pun dengan kuasa besar yang ia miliki" Alex menjelaskan
Tapi seperti nya Verna tak mau tau, ia tetap tak sabar lagi..
"kau cari lah cara bagaimana? Atau kita menikah siri saja atau bagaimana? Lalu setelah nya kita bisa meresmikan nya saat suasana nya sudah tenang" Verna tetap memaksa
"tidak bisa.." sahut Alex
"aahh..kau ini menjengkel kan sekali Alex, pokok nya aku tak mau tau, kau harus cari cara..atau kita putus saja, aku sudah tak tahan lagi!!" kesal Verna, lagi-lagi ia mengancam Alex dengan kata putus seperti yang sudah-sudah
Alex menghela nafas nya kasar..
"terserah kau saja, kalau mau putus ya putus" balas Alex secara mengejutkan
Verna kaget, biasa nya Alex sangat takut putus dengan nya tapi sekarang Alex dengan santai nya meng-iyakan..
Verna sangat marah dan dengan berang berkata.. "oh, begitu? Setelah kau puas dengan tubuh ku kau mau putus dengan ku begitu mudah? kau lihat saja kalau sampai kau tak menikahi ku aku akan beberkan pada semua orang kalau aku selingkuhan mu, selingkuhan mu sejak lama.."
Setelah mengatakan nya Verna langsung berbalik pergi meninggalkan Alex sendiri.
Alex kesal sampai mengacak rambut nya sendiri.. "aargghhh aku bisa gila kalau terus begini..!!!" geram Alex..
💙💙💙💙💙💙💙💙
Alex yang kesal karena Verna terus merecoki nya masalah pernikahan, akhir nya pergi ke bar untuk minum-minum sendirian..
"Alex?" suara seorang wanita menegur nya..
Alex menoleh, wajah cantik itu Alex masih mengingat nya..
dulu mereka berpacaran hampir dua tahun saat kuliah, namun mereka putus karena keluarga jezen tak menyukai Keranny yang berasal dari keluarga brokenhome, ayah dan ibu Keranny sudah bercerai sejak Keranny masih kecil. dan Keranny tinggal bersama nenek dan kakek nya.
sebetul nya nenek dan kakek Keranny bukan lah orang miskin mereka cukup berada namun tak memiliki nama seperti keluarga bangsawan dan kaya kebanyakan. Jadi nya keluarga Jezen yang gila kuasa dan gila kehormatan mangharapkan gadis yang lebih pantas untuk Alex putera mereka.
Keranny sangat kecewa pada kelakuan keluarga Jezen saat itu yang sangat memandang oranglain lewat kelas sosial semata, apalagi Alex terlihat sangat manut pada kedua orangtua nya yang tidak waras itu, Alex terlihat anteng tanpa ada keinginan untuk mempertahan kan hubungan nya dengan keranny.
Keranny yang merasa kecewa memutuskan melanjutkan study nya ke luar negara, nenek dan kakek nya mengirim Keranny ke negara Feddar yang kebetulan kerabat mereka juga ada di sana.
"apa kabar mu?" Keranny mengulurkan tangan putih mulus nya
"ah baik..kau bagaimana?" Alex pun menerima uluran tangan Keranny dan menjabat nya. dan Alex benar-benar tak bisa memungkiri betapa ia merasa hati nya berbunga-bunga melihat Keranny yang makin cantik saja.
"kau bersama siapa?" tanya Alex
"sendiri.." jawab keranny jujur
"kalau begitu duduk lah di sini bersama ku.." tawar Alex..
"kita berbincang-bincang.." ajak Alex
"baik lah..tidak masalah.." jawab Keranny
Keranny menyanggupi nya, ia duduk di kursi bar samping Alex..
dua orang mulai berbincang ringan tentang kehidupan mereka yang dasar-dasar nya saja, namun karena kejadian yang mengesalkan akhir-akhir ini Alex semakin banyak menyesap minuman hingga ia merasa pusing, sedangkan Keranny hanya minum sekedar saja..
Alex yang mulai mabuk,cerita nya mulai mendalam..awal nya ia bercerita hanya dasar kehidupan saja sekarang mulai merambah ke kehidupan pribadi nya dengan begitu hampir detail..
Keranny mendengar nya dengan santai namun seksama, Keranny yang seorang psikolog sangat pandai mengimbangi Alex hingga tanpa sadar Alex menceritakan pada Keranny semua nya dengan jujur.., di tambah lagi situasi Alex sedang mabuk.
apalagi sejak dulu saat mereka berpacaran,Alex sangat suka pada daya tarik Keranny yang seperti ini, Selain Keranny cantik dan pintar, Keranny juga sangat bisa membuat Alex merasa selalu nyaman mengadu apa pun pada nya, saat Alex punya masalah pun keranny selalu bisa menenangkan nya..
Saat ini Alex seperti menemukan tempat mengadu nya kembali..jadi ia bisa dengan enjoy meluahkan seluruh perasaan gundah di dalam hati nya..
Setelah selesai meluahkan isi hati nya dan merasa agak nyaman, Alex pun tertidur di meja bar karena sudah mabuk berat dan pusing total.
Keranny menatap Alex yang tak sadarkan diri dan Keranny berkomentar dengan lirih...
"aku sempat mendengar kau menikahi seorang gadis yang sebaik dan sehebat keturunan Milley. Alex..seharus nya kau beruntung, tapi ya.. salah sendiri kau bertindak licik namun bodoh hingga menyebabkan kau berada di situasi yang menyulitkan diri mu sendiri seperti sekarang ini.."
Visual Keranny Samantha