Harapan Nan Sirna

Harapan Nan Sirna
Harapan Nan Sirna 40


Saat pesan Evelina sampai, Tuan Jezen dan istri nya baru saja akan memboking ruangan vip untuk makan malam beruda.tapi saat pesan itu masuk ke ponsel mereka,dua orang hampir saja terkena serangan jantung secara bersamaan.


mereka kehilangan mood untuk melakukan makan malam spesial dan memilih pergi dari sana dengan raut tertekuk juga campur panik yang luar biasa.bisa benar-benar hancur keluarga Jezen jika Evelina benar menampilkan adegan vul-gar itu pada papan layar iklan kota Yuangyi.lagipula Evelina sangat kaya dan punya chanel yang banyak di perbisnisan jadi apa yang tidak bisa Evelina lakukan dengan uang dan kuasa nya? jelas sekali Evelina bukan lah lawan yang enteng.


Jika saja sejak awal mereka terus berlaku baik tentu saja Evelina akan siap sedia tetap menjadi tameng dan benteng terkuat mereka, namun mereka dengan tidak tau diri menyerang Evelina dan mencoba bermain-main maka Evelina akan merespon permainan nya agar terasa lebih seru.


Verna yang baru saja selesai berendam di bathup saat menerima pesan itu sontak saja ia shock bukan kepalang. Verna tergesa-gesa berpakaian dan segera menemui Alex.memang nya di sini di situasi yang seperti ini siapa yang tidak akan panik?


Alex masih berada di kantor nya, ia yang merasa telah begitu paling oke sudah terus-terusan mendesak Evelina dengan segala kemampuan nya harus merelakan harga diri nya tertampar dengan kuat oleh pesan video tersebut. Alex hampir gila


"dari mana Evelina mendapatkan video ini?" Alex langsung buru-buru hendak pergi ke kediaman Jezen namun Kedua orangtua nya itu sudah lebih dulu menelepon nya


"Alex cepat kemari sekarang!" titah Tuan jezen


Alex langsung tanggap, ia mengerti ini pasti ada hubungan nya dengan video yang di kirim oleh Evelina yang barusan yang masuk ke ponsel nya.


Saat Alex tergesa-gesa keluar dari kantor nya, Verna juga sudah kebetulan sampai di sana hendak menemui nya...


"Video.." Verna belum sempat berkata, Alex sudah menarik kuat tangan nya untuk ikut.


"tidak ada waktu, kita harus cepat" kata Alex buru-buru..ia tau pasti verna kemari juga karena sudah di kirimi video oleh Evelina.


mereka sudah mengusik Evelina maka itu artinya mereka sudah siap mengibarkan perang pada Evelina dan ternyata Evelina balas dengan menghunuskan senjata ke arah mereka. Maka... perang baru saja akan di mulai !!!


"Bagaimana bisa kalian begitu sangat ceroboh?" sambar Nyonya Jezen saat Alex dan Verna baru saja tiba di kediaman Jezen.


"kita baru saja akan menyerang nya tapi gara-gara video kalian malah kita yang balik di serang tanpa ampun dan tanpa bisa melawan" Tuan Jezen menimpali dengan panik,bingung dan risau.


dengan begini orang-orang ini mulai mengerti bahwa perkataan dan tuduhan Evelina tentang perselingkuhan Alex dan Verna bukanlah hanya halusinasi atau pun tebakan semata. Perselingkuhan itu benar ada nya sudah di ketahui Evelina dan yang lebih mengerikan nya lagi Evelina ternyata sudah memiliki bukti kuat di tangan nya.


tentu nya tidak ada yang buta di sini, sudah jelas video perselingkuhan itu sangat jelas dan terang pengambilan gambar nya.siapa lagi yang mau membantah? itu sudah sangat jelas!! terpampang secara nyata. Orang bodoh juga sudah pasti tau.


Alex dan Verna diam saja dalam fikiran masing-masing, mereka merasa sangat aneh karena adegan yang Evelina kirim adalah adegan yang belum lama terjadi di saat Evelina sedang dalam keadaan koma. Jadi di mana Evelina mendapatkan nya..jelas ini mengerikan!!


"kamu tidak salah kan?" tanya Tuan Jezen, pria paruh baya ini sangat terkejut dengan perkataan alex, begitu juga dengan nyonya Jezen.


"benar kah itu Verna?" kali ini nyonya Jezen menanyai Verna.


mendengar pertanyaan nyonya Jezen,Verna langsung mengangguk jujur dan apa ada nya. ia tak berani buka mulut sekarang. Verna sangat takut kalau sampai Tuan Jezen dan Nyonya Jezen malah menyalahkan nya dalam hal besar dan menakutkan ini


"iya pa.., kalau memang Evelina sedang tidak koma mana mungkin kami berani melakukan nya di kamar Evelina" kata Alex pusing.


Tuan Jezen dan nyonya Jezen sulit untuk menjawab apa? jadi kesimpulan nya dari mana Evelina mendapatkan video itu? Sangat aneh.


"apa Evelina punya mata-mata?" Verna mulai berasumsi setelah sedari tadi diam saja dalam fikiran nya.


"bisa jadi.." nyonya Jezen setuju dengan asumsi Verna..


"Alex, kau harus mencurigai orang yang bekerja di rumah kalian.., dan juga orang yang sering keluar masuk ke rumah kalian" saran Nyonya Jezen


"Alex, apa mungkin Alisha?" Verna mulai menerka-nerka


"tidak mungkin, Alisha itu sangat membenci ku..ia tak akan pernah menginjak kan rumah itu jika tidak ada Evelina" jawab Alex setengah kesal. Bahwasa nya Alex tak mau menghabiskan waktu dan energi nya hanya untuk mencurigai orang yang tidak masuk akal bisa ikut andil dalam permasalahan ini.buang waktu saja..batin Alex naik darah.


"jadi Alex,kita harus cari tau siapa di rumah itu yang menjadi mata-mata Evelina, jangan sampai kita melepaskan nya" Verna tak henti nya mengompor-ngompori Alex. Verna terus saja mempermasalahkan siapa yang mengambil video tersebut.


Alex menjadi kesal juga akhir nya "Verna..yang jadi permasalahan nya sekarang bukan itu, yang terpenting sekarang bagaimana cara nya agar Evelina tak sampai memasang video itu di layar iklan kota yuangyi" Alex menggertakkan gigi, kelakuan Verna saat ini membuat nya emosi juga.


bagaimana Alex tidak emosi, Verna malah sibuk membuka tugas baru di saat mereka sedang mencari solusi permasalahan yang sedang ada di depan mata.


Verna mau mengajak mencari siapa yang merekam video? apakah itu penting sekarang? masalah besar sudah di depan mata tapi Verna masih bisa-bisa nya mengajak main detektif-detektifan, sangat kurang kerjaan sekali kan? Bisa-bisa pelaku nya belum ketemu yang ada keluarga Jezen sudah duluan hancur di tangan Evelina.


Alex merasa Evelina menjadi sangat menakutkan, mereka tentu tau kalau Evelina punya kuasa dan uang yang besar, apa lagi sekarang ada sosok Eric Lamount Maliqwe bersama Evelina, maka jika hanya untuk memasang video itu di papan iklan Evelina akan bisa melakukan nya dengan sangat teramat mudah. Evelina bisa melakukan nya bahkan hanya dengan satu panggilan saja. sangat hebat sekali bukan?