
Setelah dua tiga hari berlanjut, Verna sedang merias diri nya di depan cermin dengan tatapan bangga menatap pantulan diri nya di depan cermin
"kau memang cantik,Verna..." senyum nya seraya memandang wajah dan tubuh nya yang sekksi..
"Bagaimana aku bisa bertahan dengan Alex yang sudah miskin? Yang benar saja...?" tawa Verna terbahak-bahak..
Verna mengingat perkataan Evelina pada nya tempo hari,Evelina mengatakan kalau diri nya terobsesi pada apa yang Evelina miliki, ya benar Verna tidak menampik nya. Ia memang tertarik dengan apa yang Evelina punya..sejak dulu.
Verna mengetahui akhir-akhir ini Evelina dekat dengan Eric Lamount Maliqwe paman bungsu nya Alex..dan entah mengapa hati nya seperti tergelitik
Alex sekarang sudah miskin, batin nya..bukan kah lompatan yang bagus jika ia bisa mendapatkan Eric yang lebih berlipat-lipat dari Alex dalam segala aspek. Siapa yang tak kenal Eric..?
"jangan panggil nama ku Verna, jika aku tidak berhasil merayu Eric agar jatuh ke dalam pelukan ku.." kata Verna pada diri nya sendiri..
"hhhh Evelina, kau jangan senang dulu bisa dekat dengan Eric. Kau harus sadar bahwa aku bisa merebut perhatian Eric dengan mudah dari mu" cibir Verna di depan cermin
ia terus berbicara sendiri seperti orang gila.., Verna berfikir... Alex yang ketergantungan dengan pengaruh kekuasaan Evelina saja bisa dengan mudah Verna rayu untuk memberontak...apalagi Eric yang sama sekali tidak ada hubungan kekuasaan dengan Evelina. Eric adalah pemilik kuasa di atas para pengusaha yang berkuasa..tentu saja pria itu tak akan menganggap posisi Evelina begitu penting.
Lagi pula sejak dulu Verna berfikir dan selalu merasa kalau ia lebih cantik dan menarik dari pada Evelina.
Hari ini Verna berdandan dan menyemprotkan parfume di tubuh nya dengan aroma yang menggoda...
Verna mengenakan pakaian ketat yang membuat lekuk tubuh nya menjadi sangat luar biasa menggoda mata liar pria...
Verna mengintai sampai Eric keluar dari gedung utama Maliqwe yang megah.., saat ia melihat Eric keluar dengan beberapa bodyguard nya hati Verna langsung melonjak senang.
di samping Eric berjalan tampak dokter Adrian Zhou juga melangkah dengan begitu sangat mempesona. Verna terkesiap, ia tau itu suami Alisha Milley adik nya Evelina. Rasa nya ia ingin merayu kedua nya karena Verna ingat ia juga sangat bermusuhan dengan Alisha Milley itu.
apa tanggapan nya kalau suami nya ku rayu, batin Verna. Namun saat ini tujuan nya adalah Eric...karena musuh abadi nya adalah Evelina.
Verna turun dari mobil dan buru-buru menghampiri Eric, Adrian dan orang-orang nya...
Verna berpura-pura seakan-akan lewat di samping orang-orang ini seakan tidak sengaja.
ia melirik Eric, pria ini memang tampan luar biasa..!!!
"kamu Tuan Eric Lamount Maliqwe, paman nya Alex kan?" sapa Verna sok ramah dan langsung berdiri di hadapan Eric
"ada perlu apa..?" Eric menghentikan langkah nya, di ikuti Adrian dan bodyguard nya.
baik Eric mau pun Adrian tentu tau siapa wanita ini, si pelakor itu kan? selingkuhan Alex Jezen...
"ada yang ingin aku bicarakan dengan anda... tapi...seperti nya aku kurang enak badan sekarang..."Kata Verna seraya menyeka keringat di dahi dan leher jenjang nya dengan pose yang menggoda
"aduh aku pusing.." secara tiba-tiba Verna langsung merebah kan diri ke arah tubuh Eric, ia berharap Eric yang tampan dan penuh kuasa ini menahan tubuh nya
Verna sudah membayangkan saat ia jatuh ke tubuh Eric lalu Eric pasti cekatan menangkap nya lalu tentu saja sebagai pria sejati yang peduli pada wanita muda, Eric akan menggendong nya dan membawa nya ke tempat yang aman, dan moment itu nanti nya akan ia guna kan untuk merayu dan mendekati Eric. Gak mungkin lah Eric menolak memeluk dan menggendong nya secara ia adalah wanita cantik dan juga sekksi..
namun saat Verna limbung ke sisi Eric, pria ini justru menyingkir dengan cepat hingga kepala Verna yang seharus nya mendarat di dada Eric malah mengenai lengan Adrian...
Adrian tak siap, karena Eric yang menyingkir secara tiba-tiba dan saat Adrian terkejut dengan kepala Verna yang mendarat di lengan nya, Adrian dengan cepat bergeser hingga Kepala Verna mendarat di perut bodyguard yang tinggi besar di belakang Adrian. Cara jatuh Verna sangat terlihat konyol
Jika saja itu orang lain tentu nya Eric dan Adrian tak akan se-kejam ini tapi untuk wanita ular seperti Verna Amaurin ini tentu saja mereka tak mau ber-toleransi sedikit pun.
"kenapa kau menyingkir sih? Kan jadi aku yang kena?" kesal Adrian ngamuk-ngamuk ke Eric
Eric hanya mengangkat alis cuek
"aku tidak ingin Alisha-ku salah faham nanti" gumam Adrian seraya mengibas-ngibas lengan blezer nya yang sedikit tersundul Verna tadi, seakan-akan lengan nya baru menyentuh benda kotor. Bagi Adrian pelakor ini sungguh sangat super menjijikan
"tubuh ku juga sangat suci, ini hanya untuk istri ku di masa depan.." balas Eric dengan santai seraya menunjuk pada dada bidang nya yang menawan.
Verna yang merasa diri nya mendarat dengan konyol di perut salah satu bodyguard jadi nya buru-buru bangkit.
Wajah nya memerah menahan malu..dan ia merapikan rambut nya seraya menunduk tak tau mesti melakukan apa..
Saat Eric dan Adrian akan pergi bersama para Bodyguard nya, tau-tau Evelina muncul di tempat itu. Verna yang awal nya merasa tak tau mesti melakukan apa tiba-tiba punya ide untuk menyakiti hati Evelina.
Verna dengan cepat memeluk lengan Eric, tentu saja Eric kaget dan langsung mendorong Verna ke samping, Verna lagi-lagi terdorong seperti orang tolol. Melihat ketidaknyamanan Eric, bodyguard nya langsung menahan Verna agar tidak mendekat lagi.
Wajah Evelina terlihat jutek seraya berjalan mendekati mereka, Verna senang...dalam hati nya pasti lah Evelina marah karena ia barusan merayu Eric. Verna akan merasa sangat bangga jika antara Evelina dan Eric akan ada peperangan dan kesalahfahaman.
namun tanpa Verna duga Evelina malah mendekati nya dan...PLaak!! Plaakk.!! Plakk!! tiga kali tamparan dari Evelina mendarat di pipi Verna...bolak balik..!!! Kiri..kanan..kiri..!! Evelina memberikan jatah pipi Verna dengan tamparan sekuat tenaga nya tanpa ampun..
Verna kaget, seraya memegang pipi nya yang memanas..
"ini untuk balasan karena kau mengganggu pria ku..berani sekali kau mengganggu nya!? Verna Amaurin..aku bisa merelakan Alex untuk mu, tapi tidak dengan Eric.." kata Evelina dengan tatapan mengerikan..
Adrian menatap nya takjub..
'waw Kak Velin keren sekali...' batin Adrian..seumur-umur baru kali ini ia melihat dengan mata kepala nya sendiri kakak ipar nya ini begitu sangat badas..!!!
Eric menatap puas cara Evelina menghukum Verna yang tanpa tau malu mencoba merayu nya hari ini.