
Hari-hari berikut nya Alex mulai mengirimi Evelina bunga, kadang Alex mengirim ke kantor Evelina di Milley group kadang bunga itu datang ke kediaman pribadi Evelina
sangat memuakkan karena Alex selalu menambahkan memo di tiap bunga yang di kirim, selain permintaan maaf Alex juga selalu menyelipkan kata-kata romantis dan itu sangat menjijikkan.apalagi seakan Alex mengungkit hubungan mesra mereka di masa lalu..seakan-akan Alex mengajak Evelina bernostalgia. Evelina mau muntah dan untuk bunga-bunga itu Evelina selalu menyuruh orang untuk membuang nya.
kiriman bunga selalu terjadi selama satu minggu ini dan terus terjadi di minggu-minggu berikut nya,bahkan setelah putusan sidang jatuh dan mereka resmi bercerai...Alex masih saja mengirimi nya bunga. Alex bahkan bilang ingin berusaha mengejar nya lagi seperti di awal mereka jumpa saat Alex selalu mengambil hati Evelina dengan segala ke-romantisan nya.
Pagi ini mood Evelina benar-benar tak bagus dengan bunga-bunga yang selalu datang dari Alex dan memo-memo menjijikkan nya..
setelah siang hari nya Eric datang menghibur nya dengan cara mengirimi Evelina seribu tangkai bunga mawar..saat beberapa anak buah Eric mengantar kan nya ke hadapan Evelina, wanita ini suprise apalagi saat Eric juga tau-tau muncul di hadapan nya..
"Bagaimana kalau aku saja yang memberi bunga?" senyum Eric dengan menawan..
"terimakasih..aku merasa senang sekarang" Wajah Evelina terlihat kembali mood nya
"ayo kita makan siang.." ajak Eric
"dengan sangat senang hati" Evelina setuju
mereka berdua keluar dari Milley group, tak jauh dari sana Alex mengintai nya dari dalam mobil, ia sangat kesal dan cemburu sekali melihat kedekatan paman nya dengan mantan istri nya saat ini
💙💙💙💙💙💙
Verna tentu sudah tau dengan masalah Jezen group akhir-akhir ini namun Verna sangat kesal karena Alex terasa makin mengabaikan nya juga akhir-akhir ini. Ia memikirkan sesuatu dan mulai menebak-nebak.
Ia tak suka dengan cara Alex yang menginginkan saham nya naik kembali dengan cara merayu Evelina lagi, bukan kah mungkin saja ada cara lain selain ini? Dan yang membuat Verna kesal pada kenyataan nya tak ada cara lain lagi..
Verna mulai berasumsi kalau Alex mendekati Evelina lagi dan jadi suka betulan atau kah nanti nya Alex malah mau CLBK dengan mantan pacar nya si psikolog bernama Keranny itu. Ini tidak boleh terjadi, apalagi saat ini Verna merasa ia makin kesusahan mendesak Alex untuk menikahi nya segera.
masalah demi masalah terus datang bertubi di keluarga Jezen membuat ia dan Alex pun makin merenggang dari hari ke hari.
Verna tak akan membiarkan ia berada di titik ini setelah semua nya. Ia sudah berusaha maksimal menyingkir kan Evelina sahabat nya sendiri untuk bisa menikmati kehidupan yang di dambakan nya selama ini.
Satu persatu mulai nyata tak bisa ia nikmati, jangan sampai Alex kembali pada Evelina dan ia malah tak dapat apa-apa.
Hari berikut nya ia mencoba mendatangi Evelina dan mencari gara-gara. Evelina sebenar nya malas menghadapi Verna hanya saja kelihatan nya wanita bernama Verna ini ingin terus memaksa nya.
"Evelina, kau mencoba merayu Alex kembali?" tanya Verna tiba-tiba
"apa lagi mau mu?" Evelina heran dan balik bertanya..
"jangan pura-pura tak tau, aku mendapat laporan dari orang-orang Jezen bahwa Alex seringkali mengirimi mu bunga-bunga yang romantis, kau merayu nya lagi?" Verna menuduh Evelina dengan intonasi iri dan cemburu.
"tentang itu sebaik nya kau tanya kan pada Alex mu itu, siapa yang merayu siapa?" Kata Evelina, sangat aneh...Evelina merasa mau Alex atau pun Verna sama tidak waras nya.
"Evelina aku tekan kan pada mu, jangan ganggu aku.." Pekik Verna
"kau jelas-jelas mengganggu pria ku, kau merebut perhatian Alex..apa maksud mu? Kalian sudah bercerai, kalian sudah selesai" Verna terus mengoceh..
Evelina merasa Verna ini salah minum obat seperti nya.
"memang nya siapa yang sudi !?" sahut Evelina merasa lucu..
"kau pasti tau kan aku akan melakukan apa saja pada wanita yang berani mengganggu hubungan ku dan Alex.." Verna mulai mengancam.
Evelina mengangkat alis, ia malas menjawab nya.., ia malah diam-diam membuka aplikasi rekaman audio di ponsel dalam saku nya nya dan mengklik nya..
"aku penasaran, memang nya apa yang akan kau lakukan?" tantang Evelina...
"aku akan membuat kematian mu semakin dekat seperti yang sudah-sudah.." kata Verna dengan intonasi horor
Evelina diam..ia sengaja menyuruh Verna terus bicara...
"apa kau tak sadar? Kejadian demi kejadian yang membuat mu hampir mati beberapa kali itu adalah ulah siapa, aku Verna yang melakukan nya..,termasuk kecelakaan yang menimpa mu terakhir kali.., apa kau masih berani pada ku" Verna berkata langsung, mengakui kejahatan nya.. mencoba menakuti Evelina agar Evelina berfikir betapa kejam diri nya dan menjadi ciut...
Evelina tetap diam..namun ia tersenyum kecil dalam diam nya
Verna yang merasa Evelina terus diam ia mengira Evelina mulai takut pada nya..
"kau hanya beruntung saja tidak mati selama ini, tapi jangan senang dulu. jangan kan hanya membunuh mu, anak mu saja sudah mati karena aku yang membunuh nya..,dasar bodoh? Apa kau tak menyadari nya,Evelina?" Verna menyeringai..
"Kau harus tau betapa Alex memanjakan ku.., dia bahkan mendukungku untuk membunuh mu..dan dia juga sangat rela saat aku membunuh anak kalian yang ada dalam kandungan mu saat itu. Lihat lah kau dengar sendiri bukan betapa Alex menuruti semua apa pun yang aku ingin kan..!? Evelina.., Alex sangat tergila-gila pada ku..." Verna terus berlagak angkuh menyombongkan diri nya.
"jadi tentang bunga-bunga yang Alex kirim kan dan rayuan nya, dan saat ia terus mendekati mu seperti saat ini kau jangan senang dulu, Alex hanya takut berpisah dengan mu karena Alex tak mau harta dan kekayaan nya kau buat hancur.., kalau hati nya Alex jelas-jelas hanya untuk ku seorang.." kekeh Verna dengan sombong nya
"bagus lah...aku juga merasa terganggu jika ternyata Alex benar-benar mendekati ku lagi karena memang benar-benar suka pada ku.aku tak butuh pria benalu seperti nya.." kata Evelina santai
Verna balas tersenyum dengan sengit, Evelina menatap nya...
"omong-omong, apa kau tak takut aku melaporkan mu karena barusan mengakui semua kejahatan mu pada ku?" tanya Evelina
"kau tak punya bukti yang akurat Evelina..! polisi tak bisa menangkap ku hanya karna cerita mu pada mereka..,aku bisa membela diri ku karena sama sekali tak ada bukti tentang tuduhan mu itu" tantang Verna dengan arogan.
Evelina hanya tersenyum..dan diam-diam tangan nya meng-save audio tersebut.
"nona Verna Amaurin..terimakasih untuk semua nya..silahkan ambil Alex untuk mu, aku tidak tertarik untuk memperebutkan Alex dengan mu,dia tidak menarik lagi di mata ku, bagi ku dia hanya barang bekas.." tawa Evelina lalu balik pergi, ia senang memiliki rekaman pengakuan Verna barusan.
rekaman ini akan Evelina jadikan bukti suatu hari nanti saat menuntut Alex dan keluarga Jezen..dan termasuk Verna Amaurin ini juga.
Saat melihat Evelina berlalu,Verna lega. Karena setelah melihat sikap Evelina barusan kelihatan nya Alex tak akan bisa mendapatkan Evelina kembali. Tak akan ada celah lagi untuk dua orang ini kembali bersama, Evelina sangat-sangat berbeda..