Dibalik Lemahnya Hasrat Suamiku

Dibalik Lemahnya Hasrat Suamiku
Akhir Penderitaan Clarisa (TAMAT)


Hai hai hai...


Othor mau promoin novel lawas othor nih, mana tau ada yang minat baca karya lawas othor.


Novel ini udah tamat, jadi gak usah takut di gantung yah.


💋💋💋


Penggalan Cerita.


Setahun sudah Risa menjalin kasih dengan Bagas. Setelah masa pendekatan tiga bulan akhirnya meraka resmi berpacaran.


Hari ini adalah anniversary mereka yang pertama.


"Ris.." Bagas memanggil Risa yang baru saja keluar dari kamar ganti karyawan wanita.


"Udah lama disitu?" Tanya Risa.


"Baru aja. Udah selesai?"


Risa mengangguk.


Mereka pun berjalan beriringan menuju parkiran. Tak seperti saat pertama kali Risa yang malu saat jalan berdampingan dengan Bagas. Kini Risa nampak lebih percaya diri.


Hubungan Risa dan Bagas juga sudah di ketahui para karyawan di tempat mereka bekerja. Ada yang sirik namun ada juga yang mendukung. Tapi Risa tak peduli dengan kata-kata hujatan yang keluar dari mulut orang-orang yang tidak suka Risa menjalin hubungan dengan manajer sekaligus anak dari pemilik lapangan golf itu. Walaupun begitu,Risa tetap bersikap profesional di tempat kerja.


Banyak sekali perubahan dalam diri Risa setelah setahun tinggal di kota. Mulai dari gaya berpakaian,gaya bicara,pergaulan dan sebagainya. Bahkan sudah enam bulan ini Risa tak pernah lagi pulang ke kota M. Menghubungi mbak Nunik dan mbak Iin pun hanya Risa lakukan sebulan sekali atau dua kali.


"Mau makan dimana?" Tanya Bagas sambil mengendarai mobilnya.


"Terserah mas aja. Aku sih ngikut."


Bagas pun mengendarai mobilnya ke salah satu restoran jepang di dekat apartemen Risa.


Setelah mengisi perut mereka di restoran jepang. Bagas kembali mengendarai mobilnya menuju apartemen Bagas yang Risa tempati.


Bip bip bip. Risa menekan kode pass pintu unit apartemennya.


Ceklek. Pintu terbuka.


Risa dan Bagas masuk kedalam apartemen.


"Mau minum apa mas?" Tanya Risa saat mereka sudah ada di ruang televisi.


"Kalau aku minta susu boleh?" Bagas mendekati Risa dan mendempetkan tubuhnya dengan tubuh Risa.


"Apaan sih mas.." Risa mendorong tubuh Bagas. Ia pun melangkah menjauhi Bagas.


"Aku bikinin teh hijau aja yah." Kata Risa sambil melangkah ke arah dapur.


Namun tangan Bagas menarik tangan Risa. Bagas langsung mendaratkan bibirnya di bibir Risa. Bahkan lidah Bagas sudah menerobos masuk ke dalam mulut Risa.


Hubungan Bagas dan Risa hanya sebatas ciuman. Risa tak mengizinkan Bagas untuk menyentuh bagian-bagian sensitive nya dan Risa pun tidak mau menyentuh area sensitive Bagas. Walaupun Bagas berulang-ulang kali memohon pada Risa untuk melakukan oral. Namun Risa masih tetap pada pendiriannya.


Bibir Bagas tak mau diam begitu saja. Ia kembali mencium leher Risa dengan penuh nafsu.


"Mas,STOOP.!" Risa kembali mendorong tubuh Bagas.


Bagas terlihat kesal saat Risa selalu menolaknya,padahal hasratnya sedang tinggi-tingginya.


"Kamu kenapa sih gak pernah mau aku sentuh. Kamu gak percaya sama aku? Atau selama ini kamu gak cinta sama aku?" Tanya Bagas kesal.


"Bukan gitu mas. Kita kan belum nikah,aku hanya mau melakukan itu dengan suami aku nanti."


"Berarti kamu gak percaya sama aku kan,iya kan?" Nada suara Bagas mulai meninggi.


"Bukan gitu mas." Risa menarik tangan Bagas.


"Ah sudah lah. Kalau memang dalam setahun hubungan kita kamu hanya anggap hubungan kita main-main,lebih baik kita akhiri saja hubungan kita sampai disini!!" Bagas menghempaskan tangan Risa dan mulai melangkahkan kakinya menuju pintu keluar.


"Mas...tunggu..!!!" Risa menarik tangan Bagas.


"Masa gara-gara masalah sepele gini aja kamu mau mengakhiri hubungan kita sih.!!" Risa tak kalah emosi saat Bagas ingin mengakhiri hubungan mereka.


"Apa kamu bilang?? Masalah sepele??! Menurut kamu kalau pasangan kita gak percaya sama kita,itu masalah sepele? Terus kalau cinta aku ke kamu bertepuk sebelah tangan itu juga masalah sepele buat kamu? Aku serius ngejalanin hubungan ini dengan kamu,tapi kayaknya kamu cuma main-main aja dengan hubungan kita,atau jangan-jangan kamu cuma mau manfaatin aku aja?"


"Kok kamu jadi mikir gitu sih mas. Aku gak ada niat untuk manfaatin kamu. Aku juga sayang sama kamu,aku juga cinta dan aku juga serius ngejalanin hubungan ini sama kamu..."


"BUKTIKAN.!!!" bentak Bagas memotong ucapan Risa.


Risa terdiam mendapat bentakan dari Bagas. Ini pertama kalinya Bagas membentak dirinya.


"Kenapa,kok diem??! Kamu gak bisa buktiin kata-kata kamu kan? Iya kan,hah!!!"


"Aku harus buktiin gimana mas?" Lirih Risa,iya tidak yakin dengan apa yang terlintas di pikirannya. Apa Bagas meminta Risa membuktikan cinta nya dengan cara menyerahkan mahkota yang selama ini ia jaga. Atau Bagas ingin Risa membuktikan dengan cara lain.


Risa berdoa semoga Bagas meminta Risa membuktikan cintanya pada Bagas dengan cara lain.


"Bercinta dengan ku. Aku ingin memiliki hati dan tubuh mu seutuhnya.!"


Mata Risa membelalak. Ternyata dugaan pertamanya benar. Bagas meminta mahkotanya.


💋💋💋


Bersambung...


Seru kan?


Yuk Mampir di karya othor yang berjudul Akhir Penderitaan Clarisa.


Nih yang begini yah 👇👇👇