
Rumah Mama Rena.
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Kini para saudara Mama Rena dan saudara dari almarhum suaminya pun sudah berkumpul di rumah Mama Rena. Mama Rena mengumpulkan semua saudara dengan alasan ingin mengumumkan hal yang sangat penting. Dipikir para saudara, Mama Rena ingin mengumumkan kehamilan Nara.
Sedangkan Rangga sendiri, ia di panggil kerumah sang Mama tanpa sang Mama memberitahu alasan yang sebenarnya. Rangga juga tidak tahu kalau Mama Rena mengumpulkan para tante.
Begitupun dengan Erika, satu hari sebelum acara Mama Rena mendatangi apartemen Erika dan meminta Erika untuk datang ke rumahnya dengan alasan Mama Rena ingin mengenalkan Erika pada keluarga besarnya karena sudah tidak ada lagi yang perlu disembunyikan karena Nara juga sudah tahu tentang kehamilan Erika.
Jelas saja itu membuat Erika senang karena akhirnya dirinya di kenalkan oleh keluarga besar Rangga, itu artinya sebentar lagi dirinya akan duduk di singgasana Nyonya Rangga Wiratmaja.
Mama Rena pun mengirim supirnya menjemput Erika di apartemen untuk memastikan Erika sampai dengan selamat di rumahnya.
"Ini ada apa sih Ma, kok keluarga pada ngumpul gini?" tanya Rangga saat melihat para tante-nya.
"Gak ada acara apa-apa, cuma ngumpul-ngumpul biasa. Mama stress banget dengan masalah kamu." jawab Mama Rena.
"Astaga Mama! Kok gak bilang sih sama Rangga, kalau tau begini Rangga gak usah dateng! Rangga males ketemu sama keluarga!" balas Rangga. Ia masih kesal dengan para tante-nya karena menghina Nara diacara kumpul keluarga terakhir kali.
"Jangan gitu Ga, biar gimana pun mereka itu keluarga kita." nasihat Mama Rena.
"Udah lah Rangga mau pulang aja, Rangga malas disini." ucap Rangga.
"Gak boleh! Kamu harus tetap disini! Kamu bisa ke kamar kamu kalau kamu gak suka, yang penting kamu harus tetap ada disini, jangan bikin Mama malu! Udah cukup kamu bikin Mama pusing dengan masalah-masalah kamu!" larang Mama Rena.
Rangga menghela nafasnya kasar. Mau tidak mau ia pun tetap tinggal di rumah Mama Rena tapi tidak mau berkumpul dengan para Tante dan memutuskan untuk berada di dalam kamar sampai acara selesai.
Tak lama setelah Rangga masuk kedalam kamar, Erika pun datang bersama dengan supir Mama Rena.
Jelas saja kedatangan Erika dengan kondisi perut Erika yang sudah kelihatan membuncit menjadi pusat perhatian dan bahan pembicaraan para Tante yang doyan bergosip.
"Mbak Ren, itu siapa?" tanya Yuni berbisik.
"Kamu duduk disini dulu. Saya panggil Rangga dulu." ucap Mama Rena pada Erika.
Mama Rena pun meninggalkan Erika dan naik ke lantai atas untuk memanggil Rangga. Selagi Mama Rena memanggil Rangga, para tante yang tidak sabar ingin tahu siapa Erika pun langsung menghampiri Erika dan bertanya langsung pada Erika siapa Erika sebenarnya.
Setelah susah payah membujuk Rangga akhirnya Mama Rena pun turun bersama dengan Rangga. Betapa terkejutnya Rangga saat melihat Erika yang ada di rumah Mamanya.
"Kok dia bisa ada disini Ma?" tanya Rangga.
"Mama yang panggil." jawab Mama Rena.
"Maksud Mama apa manggil dia kesini? Apa Mama mau-"
"Iya! Mama mau memberitahu keluarga kita siapa Erika. Udah gak ada yang perlu ditutup-tutupin lagi dari keluarga, toh sebentar lagi kamu juga mau bercerai kan dari Nara." potong Mama Rena.
"Ma! Anak yang di kandung Erika aja belum jelas itu anak Rangga atau bukan kenapa Mama malah mau bikin pengumuman! Dan Rangga juga gak mau bercerai dari Nara, Ma! Rangga akan berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mendapat kesempatan dari Nara."
"Sekarang kamu bilang begitu! Sebelum Nara tau, kan Mama udah berkali-kali bilang sama kamu kalau anak yang di kandungan kamu belum tentu anak kamu, jadi kamu jangan sering-sering temui dia dan kalau mau ketemu harus bareng sama Mama, tapi kamu gak pernah mau denger kata-kata Mama dan akhirnya masuklah kamu dalam perangkap perempuan licik itu!" jawab Mama Rena.
"Sudah lah, sudah terlanjur basah, nyemplung aja sekalian! Lagian Nara juga belum tentu maafin kamu!" kata Mama Rena lagi.
Mama Rena pun berlalu dari hadapan Rangga dan berjalan mendekati Erika yang sedang di kerubungi para Tante.
"Perhatian semuanya..."
💋💋💋
Bersambung...