Dibalik Lemahnya Hasrat Suamiku

Dibalik Lemahnya Hasrat Suamiku
DLHS 85


Puas memainkan biji pepaya jantan Rangga, Nara menurunkan ciumannya ke perut sixpack Rangga sambil tangannya melepas ikat pinggang Rangga lalu menurunkan resleting celana Rangga.


Sebelum menurunkan celana dan sangkar kain yang Rangga pakai, Nara mengecupi dan memijat si walet terlebih dulu dari luar sambil mata Nara sesekali melirik Rangga.


Rangga hanya tersenyum dengan matanya yang sayu saat Nara melirik padanya.


Dirasa cukup memainkan si walet dari luar, barulah Nara menurunkan celana dan sangkar kain Rangga untuk mengeluarkan si walet yang sudah mengeras dari dalam sana.


Si walet pun langsung mendapat pijatan lembut dari tangan Nara. Si walet senang bukan main karena akhirnya merasakan sentuhan tangan Nara lagi, si walet jadi tidak sabaran ingin kembali mengacak-acak goa labirin Nara lagi.


"Sssh... ouh... Ra..." racau Rangga saat tangan Nara memijat si walet dan sesekali menggelitik kepala si walet, rasanya geli-geli enak.


"Kamu suka Mas?" tanya Nara di sela-sela memijat si walet.


"Ouh... Sssh... ah... suka... sssh... banget Sayang." jawab Rangga sambil matanya merem melek keenakan.


Nara tersenyum tipis.


Sampai detik ini ia berhasil mengontrol pikirannya untuk tidak mengingat video mesum Rangga dan Erika.


Puas memijat si walet dengan kelima jarinya, Nara mengganti pijatannya dengan mulutnya.


Makin menggila saja Rangga saat si walet di pijat dengan mulut Nara.


Baru saja 47 detik Nara memijat si walet dengan mulutnya, Rangga sudah menarik kepala Nara, hasratnya sudah di ubun-ubun, Rangga sudah tidak sabar ingin memasukkan si walet ke dalam goa labirin Nara.


"Giliran aku." ucap Rangga dengan suara yang berat dan nafas yang ngos-ngosan.


Rangga menggendong Nara seperti anak koala dan membawanya ke ranjang lalu membaringkan Nara perlahan di ranjang.


Begitu Nara berbaring, Rangga menarik pita yang ada di pundak Nara dan melepaskan lingerie dari tubuh Nara dan melemparnya ke sembarang arah kemudian menurunkan gorden segitiga yang menutupi goa labirin.


Setelah itu Rangga memberi kecupan-kecupan basah di paha kiri-kanan Nara lalu semakin naik dan naik sampai di pintu goa labirin lalu memainkan lidahnya disana.


Tubuh Nara meliuk-liuk seperti cacing kepanasan saat lidah Rangga bermain di pintu goa labirin.


"Sssh... ah... Mas..." racau Nara sambil menekan kepala Rangga untuk memperdalam permainan lidahnya di goa labirin.


Setelah beberapa menit bermain di goa labirin Nara hingga membuat goa labirin becek, barulah Rangga menaikkan ciumannya ke perut lalu naik lagi ke gunung syusyu dan bermain sebentar disana lalu kembali naik ke leher dan terakhir ke bibir Nara.


"Sssh... aaaah... M-m-mas."


"Aaah... Nara..."


Erangan panjang keluar dari mulut keduanya saat si walet berhasil masuk ke dalam goa labirin.


Akhirnya setelah sekian lama si walet bisa merasakan kembali nikmatnya bermain di dalam goa labirin Nara.


💋💋💋


Dua puluh menit kemudian.


"Ssh... ah.... Mas, a-a-aku..." racau Nara saat dirinya sudah hampir sampai di puncak kenikmatan untuk kedua kalinya, sedangkan Rangga belum sama sekali.


Akhirnya si walet kembali ke mode bringas dan tahan lama seperti dulu sebelum Rangga merahasiakan masalahnya dengan Erika. Memang benar yang di katakan dokter, kalau masalah eja.kulasi dini Rangga karena Rangga sedang banyak pikiran.


"Kamu mau keluar?" tanya Rangga sambil menggerakkan pinggulnya.


"Hemh... sssh... ah..." jawab Nara.


"Balik. Kita sama-sama keluar Sayang." balas Rangga lalu membalikkan tubuh Nara lalu menungging kan bokong Nara kemudian memasukkan si walet ke dalam goa labirin lagi setelah itu Rangga menggerakkan pinggulnya dengan sangat cepat.


"Aah... Mas... ouh... Ah... sssh... Uh..." des.ah Nara saat Rangga mengguncang tubuhnya dari belakang hingga si walet mengobrak-abrik goa labirinnya dengan sangat brutal.


"Ah... ah... sssh... Ah Nara, mau keluar, mau keluar." racau Rangga.


"Ah... aku juga... Ah... Mas." balas Nara.


Dan...


"Aaargh...." erangan panjang pun keluar dari mulut keduanya. Di dalam sana si walet dan goa labirin pun saling menembakkan cairan kental mereka.


💋💋💋


Bersambung...