
Hari ini aku ga masuk kerja,karna hari ini adalah kelulusanku di mana hari ini aku dapet gelar baru yyyaa....dr. Anzella Wardani, spOg (spesialis kandungan)...selesai cara aku ga langsung ikut pulang Pph dan Mmh...aku harus beresin berkas"ku di kampus,aku bertemu sama Mas Roy dia dosen pembimbing aku...
"Hai Zell....??
"Hai Mas....!"sapa ku kembali,tangan ku penuh dengan tumpukan buku" kuliahku...Mas roy melihat aku kerepotan,langsung merebut buku" yg aku pegang
"Biar Mas bantu..."
"Makasih Mas...!!"sepanjang jalan kami ngobrol banyak hal,Mas roy mengantarku ke tempat parkir mobil...Tapi saat kami hampir sampai di Parkiran
"Bisa cepet dikit ga...??sapa Kak haris yg sudah berdiri di dekat mobilnya,aku terkejut kenapa ada Kak Haris?
"Mas...Aku pulang dulu ya,nanti aku kasih kabar!!" Aku berpamitan sama mas roy sambil meraih buku" yg d bawa olehnya...aku bergegas masuk ke dalam mobil Kak Haris.
"Siapa lelaki tua itu?tanya Kak haris dengan nada kesal.
"Oohh...itu Mas Roy!" jawab ku,"Dia bukan lelaki tua...tpi dia seumuran dengan kakak!kalo dia tua...berarti Kakak juga sama donk!jawabku kembali sambil menahan ketawa
Kak haris tidak bergeming mendengar jawabanku,dan sepertinya dia sedang menahan emosi...lalu dia menancapkan gas mobilnya lebih cepat,aku hanya terdiam melihat sikap Kak Haris yg sering berubah"...tpi bukannya lebih baik,malah menjadi".
***********
Siapa laki-laki tadi,kayanya zella deket banget sama dia...Aku harus cari tau!!Sekarang anzella jauh lebih cantik,dewasa dan juga pintar,pantas saja kalo banyak laki-laki yg pengen deket sama dia...Entah kenapa aku ga bisa terima itu,aku ga suka kalo zella deket sama laki-laki mana pun!!
"Iya Mah...??
"Haris....Mamah mau ngobrol sama km!" mamah duduk di samping tempat tidurku.
"Semenjak pertunangan km gagal dengan Calista,sampai sekarang km masih sendiri..." keluh Mamah sambil terus menatapku penuh arti
"Haris udah ga mau ada urusan lagi sama Calista,1 tahun Haris sabar jalanin pertunangan kita...tapi Mamah tau sendiri kn gimana pilihan Mamah sama Papah!"aku mencoba mempertegas semuanya....
"Mamah tau nak...Mamah ga minta km balik lagi sama Calista,Mamah cuma minta...coba km buka pintu hati km buat wanita lain! rengek Mamah sambil memegang tangan ku penuh arti..."Tidak semua wanita seperti Calista,km hanya perlu membuka hati km...dan menjadikan kenangan pahit itu sebagai masa lalu yg sudah hilang! ujar Mamah sambil beranjak dari tempat tidurku dan meninggalkan kamar ku
Aku tidak menutup hatiku untuk wanita lain,hanya saja...aku ga bisa percaya gitu aja sama wanita,tapi berbeda dengan Anzella...!!Dia buat aku makin penasaran dengannya,aku malah bingung harus berbuat gimana dan mesti gimana terhadapnya...jauh sebelum aku bertunangan dengan Calista,aku sudah mulai menyukai gadis belia itu!tapi perasaan ku harus aku tutup,karna orang tua ku...aku tidak menyalahkan mereka,karna saat itu aku sendiri masih belum yakin Kalo aku suka dia.
Maaf ya semuanya...
kalo masih banyak tulisan yg salah
boleh kritik dan sarannya ya...😊
trimakasiiihhh....semuanya