
Anaya turun berjalan di tengah keramaian matanya tertuju dengan satu sosok uang sudah duduk menatapnya seperti nya sedang menunggu nya.
Dia berjalan ke arah Anaya "Sudah bersenang-senang nya! kalau sudah kembali sekarang!!" Ucap Nick yang tau segala hal yang telah Anaya lakukan
Anaya lupa anak buah Kapten Neraka juga adalah anak buah Nick, tidak sulit untuk Nick mendapat informasi tentang keberadaan dan apa yang dia lakukan
Nick meraih tangan anaya, menatap tajam pada adiknya " Dan kau besok temui aku di markas! "
Kapten Neraka membalas menatap kakaknya dadanya terasa sesak melihat kakak nya menggandeng tangan Anaya, semakin menjauh darinya
Nick menarik tangan Anaya membawanya masuk ke dalam mobil "Apa menyenangkan kabur dengan adik ipar mu Nyonya Anaya" Ucap Nick membuat anaya tersenyum kecut
"Adik ipar?! Tuan Muda Nick kau harus ingat aku hanya wanita mu, eits maksud ku simpanan mu ah aku salah lagi aku hanya wanita yang kau kontrak untuk menghangatkan ranjang mu! aku tidak berminat jadi istrimu! " Sindir anya
Nick mengeratkan giginya mengepalkan tangannya dia tidak suka kalimat yang keluar dari mulut anaya
"Aku mengerti! kalau begitu ingat sebelum kontrak mu berakhir jangan mendekati adik ku!! " Ucap Nick mengancam dia menahan amarahnya dia tidak ingin anaya meninggalkan nya lagi, hanya berapa jam saja anaya kabur dengan laki-laki lain membuat hatinya tak tenang apa lagi kehilangan anaya seumur hidup
Nick sedang memikirkan cara untuk memperpanjang kontrak itu dan mengakhiri nya di pelaminan, maka dari itu sesuai saran Jimmy Nick harus menekan egonya
"Aku tidak pernah mendekati siapapun! jika ada lebah yang mendekati bunga apa kau akan menyalahkan bunganya! " Ucap anaya yang memang tidak pernah menggoda siapa pun tapi entah mengapa semua pria tertarik padanya
Nick kali ini tidak ingin berdebat dengan anaya, dia fokus untuk mengemudikan mobilnya
Nick kembali membawa anaya ke rumah utama nya, di pintu masuk paman aji sudah menunggu kedatangan Nick
Nick turun paman aji segera menghampiri Nick "Tuan di dalam ada Nona Rachel" Ucap paman aji membuat Nick membulat kan matanya, anaya sedikit terganggu dengan apa yang dia dengar tapi dia berusaha tenang dan berjalan ke arah Paman aji dan Nick
Paman aji terkejut dengan orang yang Nick bawa, paman aji pikir Nick sudah putus dengan anaya tapi tidak menyangka anaya kembali ke rumah itu
"Ayo masuk" Ucap Nick pada anaya
"Kau temui saja kekasih mu, aku ingin berjalan-jalan dengan paman aji" Ucap anaya membuat paman aji terkejut
"Apa kau tidak akan cemburu melihat ku dengan Rachel berduaan"
Anaya kemudian berlalu"Ayo paman aji ajak aku berkeliling " Ucap anaya
"Ba.. baik Nona" Ucap paman aji sedikit canggung sebenarnya paman aji memiliki kesan buruk pada anaya
Mereka berjalan ke arah taman dan mulai berbincang "Paman kenapa paman tidak menyukai ku" Ucap anaya to the poin membuat paman aji tersedak ludah nya sendiri dia tidak menyangka anaya akan mempertanyakan hal itu
"A.. apa maksud mu? " Ucap paman aji pura-pura bodoh
"Ya, melihat paman aji menatap ku beberapa kali seperti nya paman aji tidak menyukai ku, aku tidak asal menebak tapi aku memiliki insting tentang itu" Anaya mengatakan semua yang dia pikirkan
Paman aji menghentikan langkahnya "Tuan kuda membangun bisnisnya sangat sulit jatuh bangun dan merasakan kesedihan yang bertubi-tubi aku hanya tidak ingin ada wanita yang hanya memanfaatkan kekayaannya" Ucap paman aji yang ingin melindungi tuan mudanya
"Sayang sekali aku memang memanfaatkan kekayaannya "
Paman aji menatap anaya tajam "Kau menginginkan berapa banyak! jika aku bisa akan ku berikan semua uang ku, tapi tinggalkan tuan muda" Ucap paman aji
"Aku ingin meninggalkan nya tapi kontrak membuat ku tidak bisa meninggalkan nya, dan lagi paman simpan uang paman, aku tidak menginginkan nya aku dan tuan mu hanya ada kesepakatan, aku hanya meminjam kekuasaannya untuk membalas dendam kehidupan ku dulu" Anaya mulai jujur
"Balas dendam? "
"Dan lagi aku tidak memberikan nya secara gratis aku juga sudah menggadaikan harga diri ku padanya, paman jangan khawatir setelah balas dendam ini selsai aku dan tuan muda mu juga selesai" Ucap anaya menjelaskan pada paman aji dan pergi
Paman aji menatap punggung anaya yang menjauh, kejujuran membuat paman aji tersentuh dia merubah pandangan nya pada Anaya "Dia gadis yang berterus terang, jujur dan apa adanya dia juga sangat peka, wanita seperti ini memang pantas untuk tuan muda" Ucap paman panji yang terkesima dengan kejujuran anaya dia tidak melihat kemunafikan di diri anaya
Anaya masuk kedalam dan melihat Nick yang sedang memeluk Rachel, Anaya menahan sesak di dadanya dan berjalan tanpa menghiraukan mereka
"Anaya tunggu" Ucap Nick gugup dia takut salah paham di antara mereka semakin melebar, Nick mendudukkan Rachel dan secepat nya meraih tangan anaya, baru saja meraih tangan anaya
"Kakak" Ucap Rachel lemah membuat Nick menatap ke arah Rachel
"Kau urusi saja kekasihmu! " Ucap anaya yang melepaskan tangan Nick dari tangan nya kemudian berlalu pergi
*Laki-laki plin-plan! tidak memiliki pendirian! " Ucap anaya dalam hati dia benar-benar kesal dengan sikap Nick