Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 51


Saat ini Jimmy sedang mengemudi kan mobil yang di tumpangi anaya dan Nick


menuju ke apartemen Nick


"Ekhm bisakah kau mengantarku ke rumah rage terlebih dulu" Ucap anaya


Nick menatap anaya


"Tidak! " Ucap Nick


"Aku perlu mengambil barang-barang ku dan memindahkan semuanya ke apartemen" Ucap anaya


"Tidak! aku sudah membawa baju mu ke rumah, kenapa kau ingin kembali ke rumah laki-laki itu" Ucap Nick


"Tuan muda kau hanya mengambil bajuku tidak semua barang ku! lagi pula aku harus memberitahu rage kepindahan ku" Ucap anaya


"Tidak perlu, aku bilang tidak ya tidak" Ucap Nick bersikeras


"Tuan muda kau ingin membunuhku? aku sudah lama tidak bekerja, rage juga pasti memiliki kesulitan" Ucap anaya yang menjelaskan maksud nya dengan baik


"Menjadi wanita ku? apa kau kekurangan uang!! " Ucap Nick sombong


"Aku hanya menjadi wanita kontrak mu! aku tidak akan selamanya kau nafkahi


jadi biarkan aku bekerja" Ucap anaya terus terang


Mendengar ucapan anaya membuat hati Nick sedikit sakit tapi dia tidak bisa menyangkal nya karena hubungan mereka memang hanya sebuah hubungan kontrak


"Tidak perlu kau tidak perlu bekerja, aku akan menafkahi mu selamnya" Ucap Nick


"Apa kau juga akan menafkahi ku walaupun aku menjadi wanita orang lain" Ucap anaya


Nick mencengkram pipi anaya


"Siapa yang memiliki keberanian merebut wanitaku!!! jika kau tidak menjadi wanita ku juga tidak akan ada yang berani menjadikan mu wanitanya" Ucap Nick tegas


*Tuan muda kau seharusnya lebih lembut sedikit " Ucap Jimmy dalam hati


Nick mulai mencium bibir anaya


anaya mengepalkan tangannya dia tidak suka sikap kasar Nick yang mencium paksa nya


Anaya hampir kehabisan nafas dia memukul dada bidang Nick


Nick kemudian melepaskan ciumannya


anaya terengah-engah


Anaya menggeser tubuhnya dan menjauh dari Nick


sejenak semuanya menjadi hening, sampai akhirnya Jimmy memarkirkan mobilnya


"Kita sudah sampai" Ucap Jimmy


Anaya segera turun dan berjalan terlebih dahulu


"Dia berani meninggalkan ku! apa dia lupa aku adalah prianya!! " Ucap Nick


Jimmy menghela nafasnya dan mulai berbicara


"Kau memanggil nama ku" Ucap Nick yang sudah lama tak mendengar Jimmy mengucap namanya karena Jimmy ingin menghormati pekerjaan sebagai bawahan Nick


"Kali ini aku berbicara sebagai sahabat mu, bukan bawahan mu" Ucap Jimmy


"Bicaralah" Ucap Nick


"Kau menyukai anaya? " Ucap Jimmy


"Kau sudah lama bersama ku, kau tentu tau jawabannya" Ucap Nick


"Jika kau serius padanya, tunjukkan sifat tulus mu jangan selalu mengekang nya memaksa nya" Ucap Jimmy menasehati


"Hanya kontrak yang membuat kami dekat! aku tidak memiliki cara lain untuk membuat nya agar dekat dengan ku" Ucap Nick


"Kau harus mengejar nya seperti orang lain, kalau kau terus bersikap dominan dan berkuasa seperti ini, aku akan pastikan sebelum kontrak selesai dia akan meninggalkan mu" Ucap Jimmy kemudian berlalu pergi


"Kau pandai berbicara tapi aku tidak tau, bagaimana cara normal untuk mendekatinya" Ucap Nick yang tak di dengar oleh Jimmy


"Nona" Ucap Jimmy


"Hmmm, kau lama sekali, di mana apartemen nya" Ucap Anaya yang menyenderkan tubuhnya di pintu


"Tepat di belakang Nona" Ucap Jimmy


"Ah, kalau begitu cepat buka" Ucap Anaya


Jimmy membuka Pintu apartemen itu, apartemen nya terlihat rapi dan sama sekali tidak terlihat seperti apartemen yang sudah lama tidak di tinggali


"Apartemen nya lumayan bersih" Ucap Anaya


"Setiap hari akan ada orang yang datang untuk membersihkan nya " Ucap Jimmy


"Ah pantas saja" Ucap anaya


"Bagaimana Nona menyukai nya" Ucap Jimmy


"Lumayan, aku akan melihat-lihat" Ucap anaya


Anaya melihat kamar utama dia melihat banyak perlengkapan make up di atas meja rias membuka lemari dan melihat banyak baju wanita di sana


Anaya tersenyum sinis


dia kemudian keluar dan ingin mencari keberadaan Jimmy namun anaya tidak menemukan Jimmy


namun tampa di duga Nick datang dan membawa sebuah buket bunga di tangan nya


"Anaya aku minta maaf untuk sikap ku yang kejam terhadap mu, aku ingin mengejar mu" Ucap Nick berlutut di bawah kaki anaya


Anaya tersenyum sinis dan mengambil bunga itu


"Jika ingin membohongi ku, setidaknya kau singkirkan dulu baju dan make up wanita lain dari apartemen mu ini?! " Ucap anaya yang kemudian membuang bunganya di kotak sampah


*Ingin mengejar ku, apa aku bodoh?! kau dan Glen tidak ada bedanya hanya menyukai tubuh seorang wanita, nanti di saat kau bosan kau akan membuangnya, Nick ingat sampai kapan pun aku tidak akan percaya dengan ucapan mu!! " Ucap Anaya yang memilih keluar dari apartemen


Nick menatap bunga yang anaya buang


"Kau sama sekali tidak menghargai ketulusan ku! ini kali pertama aku membeli sendiri buket bunga untuk seorang wanita, dan kau dengan mudah membuangnya!! benar-benar tidak menghargai ketulusan ku" Ucap Nick kesal