Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 16


Setelah kepergian Anaya


Tak beberapa lama Stella sampai di apartemen


dengan membawa banyak paperbag di tangannya dia baru saja berbelanja banyak barang baru wajahnya sangat ceria


namun


Stella masuk kedalam kamarnya, dia terkejut melihat kamarnya berantakan


"Hah ada apa ini? apa ada rampok barang-barang ku " Ucap Stella panik dia melihat beberapa barang mahal yang anaya berikan menghilang, benda-benda yang dia ambil dari anaya pun hilang


"Baru beberapa hari mengambil baju-baju nya bagaimana bisa hilang" Ucap Stella yang tanpa sengaja melihat catatan di atas ranjangnya


Dear


Stella Aku ambil semua barang milik ku!! aku tidak menyisakan satu pun, dan ada satu hal lagi aku lupa membayar biaya sewa apartemen satu bulan ini, mohon untuk benalu membayarnya!!


Terimakasih


From Anaya


"Anaya!!! jal*ng sialan!! baru saja masuk ke dunia modeling sudah berlaga!! lihat bagaimana aku akan membalas mu!!! " Ucap Stella meremas kertas yang ada di tangannya


Sedangkan di sisi lain


Anaya sedang mencari tempat penjualan barang bekas di internet


" Ahh, aku akhirnya menemukan mu huhu" Ucap Anaya


"Apa yang kau temukan? " Tanya rage penasaran


"Jajang!! ini ayo kesini kak" Ucap Anaya


"Hah?! tempat penjualan barang bekas!! apa yang ingin kau lakukan ke tempat ini" Ucap Rage heran


"Tentu saja menjual semua barang yang sudah benalu itu pakai" Ucap anaya


"Benalu? " Ucap rage


"Hahaha, benar benalu, ayo kita ke sana kak, aku akan menunjukkan jalannya" Ucap Anaya bersemangat


Rage menggelengkan kepalanya


*Dari mana Nathan mendapatkan bocah tengil seperti ini!! benar-benar membuat ku stres" Ucap Rage


Mereka sampai ke tempat penjualan barang preloved itu


Anaya membawa satu ransel besar dan menukar semuanya dengan uang


"Bagaimana? sudah? " Ucap Rage yang melihat wajah muram Anaya


"Kau membeli barang baru, dan kau menjual barang bekas wajar saja jika mendapatkan uang yang lebih sedikit" Ucap Rage


"Aku tau!! " Ucap Anaya yang langsung merubah sikapnya


Rage melajukan mobilnya kesebuah rumah


"Ini rumah siapa? " Tanya Anaya


"Rumahku!! " Ucap rage singkat


"Kak Rage membawa wanita pulang ke rumah tanpa ada hubungan itu tidak baik lo" Ucap Anaya menggoda menejer nya itu


"Tuk apanya yang tidak ada hubungan kau adalah artis ku dan lagi aku tidak tertarik padamu" Ucap Rage turun dari mobilnya


anaya pun ikut turun bersama Rage


"Apa kak Rage tertarik pada Tuan nathan seperti nya kak rage sangat dekat dengannya" Ucap Anaya main-main dan merangkul lengan Rage menatap Rage dan mengedip-ngedip kan matanyaaa


"Kau!!" Ucap Rage kesal anaya selalu memandang nya sebagai wanita rage tau itu tapi entah mengapa rage tidak pernah menyangkal nya meski rage tau dia adalah laki-laki normal


atau mungkin rage takut anaya akan menjauh darinya saat Anaya tau kalau Rage adalah laki-laki normal


Anaya melepaskan tangannya dari lengan rage dan berjalan terlebih dulu Rage menatap punggung anaya


Mereka sekarang sudah ada di dalam rumah Rage


"Kamarmu ada di bawah kamar ku ada di atas!! kau tidak boleh ke atas tanpa izin dariku!! kau hanya boleh berkeliaran di bawah, setiap pagi ada orang yang akan membersihkan rumah ini dan menyiapkan sarapan, kau akan tinggal di sini sampai uangmu cukup untuk membeli sebuah apartemen" Ucap Rage


"Baiklah aku mengerti" Ucap Anya


"Kalau begitu kau istirahat lah itu adalah kamarmu, nanti malam kita akan menghadiri ulang tahun Tuan besar Grup K- entertainment, kau harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari kolega, Tuan nathan juga hadir sebagai artis naungan dari hope entertainment kau tidak boleh mempermalukan nya" Ucap rage


"Siap bos" Ucap Anaya memberikan hormat pada Rage


*Ck anak ini!! terkadang bersikap sangat dingin dan waspada, terkadang bersifat ceria tanpa masalah, terkadang bersifat manja butuh perhatian, sebenarnya anaya yang sebenarnya bersifat bagaimana? " Ucap Rage menatap punggung anaya


Di dalam kamar saat mandi tiba-tiba rage mengingat saat anaya memeluk lengannya tanpa sadar rage mengusap lengannya membayangkan wajah cantik anaya


*Rage!! apa yang kau lakukan kenapa membayangkan nya di saat seperti ini!! ada apa ini jangan-jangan aku, tidak!!! itu tidak mungkin!! dia adalah artis ku!! itu tidak mungkin" Ucap rage meyakinkan dirinya


Rage segera menyelesaikan mandinya dan bergegas berganti pakaian tiba-tiba dia berjalan dan melihat ke arah kamar Anaya



RAGE


"Rage ingat kau harus bersikap profesional!! " Ucap rage pada dirinya


#Tinggalkan jejak kak jangan lupa hehe