
Melihat punggung Anaya pergi " Anaya maafkan aku, aku selalu menyalahkan diriku atas kematian Roland membuatku tidak bisa mengabaikan nya, Anaya beri aku satu kesempatan " Ucap Nick.
Nick segera menelpon dan pergi ke markas rahasia miliknya. Nick segera mengemudikan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.
Dia baru sampai di markas di sana sudah terlihat Mike yang datang lebih dulu. di ikuti dengan Nathan yang datang setelah Nick.
"Kau memanggil kami untuk apa?" Tanya Kapten
"Kita bicara di dalam" Nick segera masuk ke dalam bersama Nathan yang sedang tadi hanya diam mengamati suasana, bagaimanapun terakhir mereka bertemu Nick menuduh Anaya begitu parah sehingga mereka bertengkar.
Nathan duduk dengan santai di ikuti Kapten yang duduk di samping Nathan.
"Jadi Apa yang kau inginkan" Ucap kapten
"Aku mau kita menghancurkan Vincent dari akarnya" Ucap Nick melemparkan dokumen bersih tentang Vincent.
Nathan dan kapten membaca keterangan yang ada di dokumen itu, melihat dengan teliti tanpa ada yang terlewat.
"Oh dia juga ingin membangun kerjaan bawah, berani sekali bandot tua itu ingin menyaingi kita " Ucap kapten
"Ini, apa dia orang di balik kecelakaan orang tua Anaya? kau ingin dua tim kapten menyelinap masuk ke dalam kantor dan rumahnya "
"Benar ambil dokumen nya, aku yakin dia masih menyimpan nya, dan tim mu cari kolega untuk menekan harga sahamnya, aku ingin mengakusisi perusahaan Vincent dan mengembalikan nya ke tangan Anaya" Nick berusaha keras untuk menebus kesalahan nya pada Anaya, dia ingin mempercepat balas dendam Anaya.
"Aku mengerti" Nathan mengangguk dan membaca lagi dokumen itu, dia mengerti Vincent mencuri perusahaan orang tua Anaya dan menikmati hasilnya dengan waktu yang lama.
"Semua orang yang terlibat dengan Vincent aku ingin kalian menghabisi nya, aku yakin pengacara keluarga dari orang tua Anaya juga terlibat, aku sudah mengurusnya kau bisa menginterogasi nya, dan tanya letak dokumen perusahaan itu" Nick berbicara dengan Kapten, kapten mengangguk.
"Aku tidak akan buang waktu malam ini aku akan segera bergerak! " Ucap kapten
"Tenang pengacara Itu sudah dalam perjalanan ke markas, kau bisa menghabisi nya di ruang bawah tanah" Nick tidak membuang waktunya dia ingin bergerak cepat untuk melegalkan Anaya untuk menjadi istrinya, setelah dendamnya berakhir akan mudah bagi Nick meminta Anaya menjadi istrinya.
Seorang penjaga mengetuk pintu itu, memberitahu bahwa pengacara sudah di tahan di ruang bawah tanah, kapten berdiri dan bergegas ke sana
"Aku akan pergi" Kapten berjalan pergi, Nick ingin mengikuti namun di tahan oleh Nathan.
"Aku ingin bicara dengan mu" Ucap Nathan pda Nick, tatapan Nathan kini terlihat sangat serius, membuat Nick tau apa yang akan di bahas oleh sahabat nya itu.
"Jika ini tentang Anaya kau tidak peluk khawatir aku mampu menjaganya, kesalahpahaman kemarin juga sudah di perbaiki, kau jangan berharap ada kesempatan untuk mu masuk ke dalam dunianya, karena dunianya sudah ada aku yang menempati" Ucap Nick tegas.
"Nick aku bisa melepaskan Anaya, jika kau mampu melepaskan masa lalu mu!! aku tau kau tidak mungkin melupakan janji mu pada Roland tapi jika kau tidak mampu melupakan nya kau tidak akan pernah bisa membahagiakan Anaya"
"Nathan kau dan aku memiliki posisi yang sama, jangan kira aku tidak tau adik tiri mu itu menyukaimu! apa kau pikir Anaya mau bersama dengan mu! kau tau bukan adik tiri mu adalah sahabat Anaya, dia tidak akan pernah memilih mu"
"Aku tidak egois seperti mu, aku hanya ingin dia bahagia itu sudah cukup, aku beberapa kali mencari gadis di bawah hujan itu"
"Benar dia gadis di bawah hujan yang membawa Neta ke rumah sakit, aku selalu mencari keberadaannya tapi tidak berhasil sampai Diana mengenalkan ku pada Anaya, tapi setelah mereka selesai kuliah aku kembali kehilangan keberadaan nya, kali ini aku akan membalas budi nya dengan benar, jika kau menyakitinya aku tidak akan segan dengan mu Nick" Nathan bersungguh-sungguh dia menatap tajam ke arah Nick.
"Jadi apa kau mencintai Anaya? "
"Aku tidak tau rasa apa yang ada di hatiku yang jelas aku sangat ingin melindungi nya tidak akan membiarkan dia di sakiti, seperti Glen yang menyakiti nya, andai aku bisa menemukan dia lebih cepat bajing*n itu tidak akan menyiksa mental Anaya, apa kau tau dia sudah mencintai Glen dengan tulus tapi dia di khianati untuk nya percaya dengan cinta tidak mudah, jadi kau harus membahagiakan nya apa kau tau! "
Nick terdiam dia memang menyelidiki masa lalu Anaya tapi tidak sedetail Nathan dia merasa malu karena dia tidak mencoba untuk mengetahui lebih dalam masa lalu Anaya yang membuatnya berubah menjadi wanita penuh dendam
Nathan menepuk pundak Nick " Jika kau tidak mampu menjaganya, biarkan aku yang menjaga Anaya" Nathan melangkah pergi
"Jangan mimpi!! aku tidak akan membiarkan siapapun menjaga wanitaku!! " Nick mengeratkan tangannya dia merasa kalah oleh Nathan yang sangat mengerti masa lalu Anaya.
"Anaya aku akan lebih mengenalmu aku janji, aku akan membalas kan dendam mu dan menjadikan mu wanita yang paling bahagia"
Kapten berada di ruang bawah tanah sudah hampir mematahkan tulang rusuk pengacara itu tapi dia benar-benar tidak memberikan informasi apapun.
" Katakan! atau aku akan membunuhmu!! " Teriak Kapten menginjak kencang dada pengacara itu.
"Ti.. Tidak ada yang perlu di katakan data sudah berbicara perusahaan itu memang milik Tuan Vincent"
"Bajing*n kau sudah di beri hati berani mengkhianati majikan mu, anjing saja tidak akan menggigit majikannya apa kau lebih rendah dari anjing!! " Kapten menginjaknya lagi dan lagi sampai pengacara itu terbatuk.
"Tu.. tuanku hanyalah tuan Vincent"
Suara langkah kaki berjalan mendekat ke arah Kapten dan pengacara itu, ya itu Nathan dan Nick.
Nick tertawa membuat pengacara itu melihat ke arah Nick, Aura yang sungguh-sungguh mendominasi membuat pengacara itu hanya menatapnya saja sudah merasa takut.
"Jadi tuan mu adalah Vincent baiklah aku ingin lihat apa Vincent bisa melindungi keluarga kecilmu yang kau sembunyikan di desa, apa dia bisa menjaga kesucian anak perempuan mu aku ingin lihat apa Vincent akan lebih hebat dari Nick Walton! " Nick menyeringai membuat Pengacara itu bahkan tindak sanggup menelan ludahnya.
Dia ketakutan saat Nick menyebutkan namanya tapi dia masih tetap diam
Nick Lagi-lagi menyeringai dia berjongkok menatap pengacara itu tajam " Baiklah biarkan Clara merasakan bagaimana rasanya di tiduri banyak pria" Mendengar nama putri nya di sebut pengacara itu semakin ketakutan
"Ja.. jangan sentuh putriku jangan" Ucap pengacara itu
"Kalau begitu katakan apa yang terjadi bagaimana kau bisa mengkhianati Tuan Bram ayah dari wanitaku"
Pengacara itu tidak memiliki pilihan dia buka lawan dari Nick dia mengatakan semuanya apa yang terjadi dan di mana dokumen itu di simpan
"Ck! hanya demi saham 10 persen kau bahkan menghancurkan majikan mu benar-benar menjijikkan! kapten lakukan" Ucap Nick memberikan instruksi membuat kapten mengerti apa yang harus dia lakukan
"Vincent tunggu giliran mu dan Anak mu aku akan membuat kalian membayar semua penderitaan Anaya"