Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 18


"Jadi apa kau sudah menemukan pisau lipat ku? " Ucap Seseorang itu


"Kapten baik, beri aku waktu lagi aku pasti akan menemukan nya" Ucap Anaya yang hampir lupa bahkan dia tidak mencari pisau itu sama sekali


"Hei wanita jangan main main denganku!" Ucap sang kapten ya laki-laki itu adalah kapten neraka


"Kau malam ini sangat tampan! jangan marah-marah atau kau akan lekas menua" Ucap Anaya mencari kesempatan untuk lari


Tapi sang kapten dengan cepat menarik tangan Anaya


"Ingin lari! mimpi saja" Ucap Sang kapten


"Ayolah kapten, aku akan mencari pisau mu aku berjanji, be.. beri aku watu du.. dua minggu, ini kartu nama ku kau bisa menghubungi ku dua minggu lagi ok" Ucap Anaya bersusah payah mengambil kartu namanya dan memberikan nya kepada sang kapten


Saat sang kapten melepaskan tangan anaya dan menerima kartu nama anaya


Anaya dengan cepat melarikan diri


"Wanita ini!! hah benar-benar" Ucap sang kapten yang mulai membaca kartu namanya


"ELNATHAN JOHNSON


, Wanita itu mengenal Nathan? " Ucap Kapten itu


"Tunggu dia menipu ku!! memberikan kartu nama orang lain siall" Ucap kapten itu mengumpat dia lagi-lagi di kerjai oleh anaya


Anaya buru-buru pergi menjauh dari tempat kapten neraka Itu namun tak di sangka dirinya bertemu dengan Tuan besar K- Entertainment


"Nona Anaya, bisakah temani kami minum sebentar" Ucap Tuan Ben yang memberikan segelas anggur padanya


*Jika menolak aku akan di marahi oleh rage, tapi jika tidak menolak aku sama sekali tidak pandai minum " Ucap Anaya


seseorang melihat Anaya yang terlihat tidak nyaman



(ELNATHAN JOHNSON)


Dia kemudian berjalan Menghampiri mereka


"Maaf Tuan ben, Anaya tidak bisa minum Alkohol biar aku saja yang gantikan" Ucap seseorang yang langsung mengambil gelas milik Anaya


Anaya melihat seseorang yang mengambil gelasnya itu


"Tu.. Tuan Nathan" Ucap Anaya terkejut


"Tuan Nathan ini sangat baik kepada anak buahnya ya, kalau begitu aku juga tidak bisa menolak permintaan Tuan Nathan" Ucap Tuan Ben


Setelah sekian menit berlalu


"Permisi Tuan Ben, Tuan Nathan dan lainnya aku ingin ke toilet permisi" Ucap Anaya


"Pergilah" Ucap Nathan yang tak ingin anaya terus berada di sini


"permisi" Ucap Anaya


Anaya kemudian berjalan ke Toilet dia merasa ada seseorang yang sedang mengikutinya


Anaya menengok ke belakang dan benar saja


"Bagaimana kabar sahabat ku, sudah lama kita tidak bertemu" Ucap Stella yang sedari tadi sudah membuntuti anaya


"Kau lagi! ada apa mencari ku" Ucap Anaya


"Hanya ingin menyapa, aku ingin kau bertemu dengan seseorang" Ucap Stella


"Aku tidak ada waktu! " Ucap Anaya


"Kau baru saja masuk dunia modeling jika kau bersedia menemuinya kau akan langsung menjadi model wanita terkenal" Ucap stella mencoba membodohi Anaya


"Kalau begitu kau saja yang bertemu dengannya,! aku tidak ingin menjadi model terkenal" Ucap Anaya ingin pergi


namun Stella menyemprotkan obat kearah Anaya yang membuat Stella juga menghirup nya


"Apa kau gila ingin membuat kita berdua tidak sadarkan diri!! " Ucap anaya


"Tenang saja kak Glen akan menjemput kita " Ucap Stella


Mereka berdua kehilangan kesadaran nya


Anaya tersadar baru saja membuka mata dia langsung menelan sesuatu


Dia menatap seseorang yang sedang memberikan minuman kepadanya


"Kak Glen apa yang kau lakukan!!! " Ucap Anaya melihat sekeliling dia sedang berada di kamar hotel


"Aku adalah pacarmu! wajar jika kita berdua tidur bersama bukan, aku juga sudah mengirim Stella sebagai pengganti mu untuk menemani produser gendut itu" Ucap Glen


"Hah! apa kau bercanda tidur dengan sampah seperti mu! apa kau pikir aku sudah gila" Ucap Anaya


*Dia benar-benar laki-laki yang kejam bahkan Stella juga dia manfaat kan" Ucap Anaya dalam hati


Glen marah mendengar ucapan anaya Glen ingin menampar Anaya namun Anaya segera menahan lalu mengembalikan tamparan itu


Plaaakkkkkkkkkk...........


satu tamparan mendarat sempurna di wajah Glen dengan cepat anaya berusaha berlalu dari kamar itu namun kamar itu terkunci


anaya ingin membuka kuncinya namun bajunya di tarik oleh Glen


Anaya dengan cepat menendang Glen dan tetap berusaha membuka pintu


Pintu terbuka namun Glen berlari dan mencengkram baju anaya


Anaya sekuat tenaga berlari membuat beberapa bagian gaunnya robek


di depan pintu ternyata ada penjaga dari Glen


"Sial " Ucap anaya berlari dengan cepat menabrak dengan sembarang anak buah Glen anaya terus berlari sebelum tertangkap


"Hah hah hah hah" Nafas anaya mulai berat ternyata minuman yang baru saja dia telan adalah minuman yang di beri obat perangsang


"Harus bersembunyi di mana" Ucap Anaya yang melihat Glen dan anak buahnya terus mengejarnya


"Harus sembunyi hah.. hah.. " Ucap Anaya dengan menahan panas dari tubuhnya