
Pagi menyapa
pagi ini anaya bangun lebih pagi
dia melihat banyak baju baru yang nick siapkan khusus untuk nya
dia kemudian membersihkan dirinya
doa tampil se elegan mungkin
dia kemudian menemui Ros yang sudah menunggu nya di ruang makan
"anaya kau sudah siap, kita sarapan dulu? "
"Tidak perlu Kita akan sarapan di tempat lain" Anaya tersenyum licik
dan menarik ros pergi
saat ini mereka sudah berada di mobil yang ros kendarai
Ros menyetir dengan kecepatan yang stabil
"Kau sangat berbakat tapi kenapa kau malah menjadi pembantu di rumah nya" anaya memulai percakapan
dia penasaran dengan Ros kenapa dia yang berbakat mau menjadi seorang pembantu
"Aku hanya orang Tuan Muda, apapun perintah nya aku akan menurutinya lagi pula yang mengubah ku menjadi seperti ini juga Tuan Nick"
"Benarkah? orang seperti nya? yang mengubah mu? " Anaya benar-benar tak percaya dengan apa yang dia dengar di hadapan anaya Nick adalah orang dingin seenaknya dan mesum
"Anaya kau harus melihat ketulusan Tuan, Tuan Muda memang terlihat kejam dan dingin tapi dia sangat perduli dengan orang nya"
"Seperti dengan gadis di apartemen itu" ucap anaya yang tiba-tiba mengungkit rachel
"Emm tentang itu aku tidak bisa cerita " ucap Ros yang memilih diam dia tidak berani untuk membicarakan apartemen itu dan Rachel
"Sudah lah aku tau tidak perlu cerita?! " ucapan anaya yang wajahnya kini terlihat kesal
Seketika suasana jadi hening
sesuai intruksi anaya sebelumnya Ros mengemudikan mobilnya menuju alamat yang anaya berikan
saat ini Ros sudah memarkirkan mobilnya ke sebuah rumah yang lumayan besar
Anaya turun bersama dengan Ros
Anaya mulai mengatur mood nya dan berjalan dengan elegan
dia berada di depan pintu dan menekan bell seorang asisten rumah tangga membukakan pintu rumah itu
"Non.. a" ucapnya gugup
anaya tak memperhatikan pembantu rumah tangga itu dia langsung saja masuk tanpa permisi Ros pun hanya mengikuti langkah anaya
"Waaah masih ada selera Untuk makan rupanya???!! " Ucap anaya mengejek dan langsung duduk sedangkan ros berdiri di belakang anaya
"Kau siapa yang menyuruhmu untuk masuk!! " ucap paman anaya kesal menyudahi makannya dan menatap tajam anaya
"Siapa bilang ini rumahmu?!! ini adalah rumahku! aku sudah membelinya dari orang tuamu!! " ucap paman anaya dengan sombong nya
Anaya mulai mengambil sandwich di hadapannya dan mulai melahap nya
"Kalau benar yang kau ucapkan berikan berkas jual belinya?!! apa kau pikir orang yang tidak tau kapan kematian nya akan menjual rumah nya?!! " ucap anaya menatap tajam ke arah paman dan bibinya
"Apa maksud mu?!! kau ingin berbicara hakim di sini?!! aku adalah pewaris rumah ini aku yang menjaga rumah ini?! "
"Apa kau kakak ku? bagaimana aku bisa tidak tau kau kakak ku, apa aku punya kakak setua kau?!!! aku adalah anak kandung dari ayah dan ibuku?! semua hartanya adalah milikku! termasuk rumah ini?!! " ucap anaya masih dengan santai melahap sandwich di tangannya
"Kau!! kau keluar dari rumahku?!! "
usir paman anaya mau
"Nah bibi kenapa kau diam saja?!! kau harusnya tau betul ini adalah rumah siapa?!! " ucap anaya dia menyindir tantenya yang hanya diam melihat perlakuan pamannya
"An.. anaya suamiku telah membeli rumah ini dari ayahmu?!! " Bibinya membela suaminya
Anaya tersenyum getir mendengar bibinya yang malah membela suaminya
"Sandwich ini rasanya tidak enak? apa karena membeli bahannya dengan uang haram!! " ucap anaya sembari melempar sisa sandwich yang dia makan
"Baiklah jika kalian bersikukuh ini adalah harta kalian! sebelum ulang tahun ku aku ingin kalian memberikan surat jual beli, dan lagi!! aku ingin perusahaan ayahku kembali berjaya seperti dulu?!! tapi jika kalian tidak melakukan nya " Anaya mengambil pisau di sampingnya dan menancapkan nya di sandwich di piring nya
"Aku akan membunuh kalian seperti kalian yang tega membunuh kedua orang tuaku!! " ucap anaya yang kemudian berdiri meninggalkan paman dan bibinya
Anaya dan ros keluar
di dalam mobil
"Kita mau kemana? " Tanya Ros
"Aku belum mengajak mu sarapan, bagaimana jika kita sarapan dulu" ucap anaya
"Baiklah" ucap Ros
Ros melajukan mobilnya ke cafe terdekat
*******
saat ini anaya dan Ros sudah berada di sebuah cafe
anaya dan Ros sudah memesan makanan untuk mereka sarapan
tak berapa lama makanan yang mereka pesan datang
anaya dan Ros sama-sama tergiur dengan spaghetti napolitan dihadapan mereka
Mereka berdua segera melahap makanan di hadapan mereka
sampai akhirnya mereka selesai makan
saat anaya ingin mengambil minum di atas meja tangan nya di hentikan oleh seseorang