
anaya berhasil mendorong Lolita mereka berdua selamat pelurunya meleset anaya segera bangun dan mengejar orang yang ingin menembaknya tadi
Sedangkan Lolita hanya terdiam dia benar-benar syok
Anaya terus berlari namun tiba-tiba tangan nya di tahan
"jangan lari lagi? " Ucap Seseorang yang menahan nya
"Aku ingin tahu siapa yang menyuruhnya" Ucap Anaya tanpa melihat seseorang itu
Seseorang itu menarik anaya dalam pelukan nya
"Tenang saja Jimmy sudah mengejarnya kau tunggu di sini" Membuka dengan erat
Anaya mendongak ke atas melihat siapa yang memeluknya
"Ka.. kau masih di sini? " Ucap anaya
"Ya, apa kau terluka" Ucap Nick ya seseorang itu adalah nick
"Tidak, aku tidak terluka" Ucap Anaya melepaskan dirinya dari pelukan Nick
"Aku akan membawamu ke rumah sakit" Ucap Nick
"Aku benar-benar tidak terluka!!! kau sebaiknya pergi" Ucap anaya
"Pergi, itu tidak mungkin" Ucap Nick menarik tangan Anaya
Di sisi lain, manager Lolita terus menyalahkan anaya
"Sudah ku bilang! jangan mendekati nya! dia itu wanita pembawa sial, hampir saja kau mati tertembak" Ucap Manager Lolita
"Dia yang mendorong ku kalau bukan karena dia bukankah aku akan mati" Ucap Lolita
"Tapi ini semua karena dia wanita pembawa sial!!! dia bukan penyelamat mu dia pembawa bencana" Ucap Manager Lolita
"Siapa yang berani mengatai wanitaku!!! " Ucap Nick menatap tajam ke arah manager Lolita
"Dia memang pembawa sial!! jika bukan karena dia!!Lolita tidak akan dalam bahaya!! " Ucap manager itu kekeh
Nick berjalan ke arah manager itu, mencengkram pipinya dengan kuat!!!
"Katakan lagi!!!! apa yang Kau katakan!!! aku tidak mendengar ucapan mu!!! " Ucap Nick mencengkram kuat
fotografer berlari melihat keributan itu dan terkejut melihat seseorang yang sedang marah itu adalah Nick
"Tuu.... tu.. tuan Nick ada apa ini? " Ucap fotografer bingung
"Hanya ingin membasmi Tikus-tikus ini!!! " Ucap Nick melempar tubuh manager Lolita
Anaya hanya diam menonton
"Kau adalah fotografer di sini??? bagaimana kau bekerja!!! bagaimana bisa ada pembunuh yang ingin membunuh wanita ku!! apa kau sudah bosan dengan pekerjaan mu" Ucap Nick menatap tajam
Sedangkan manager Lolita tengah terbatuk dan melirik ke arah Nick dan anaya
"Tidak.. tidak tuan ini kesalahan kami, kami akan meningkat kan keamanan nya" Ucap Fotografer itu
"Bagus!!! sampai masalah ini selesai pemotretan tidak perlu di terus kan, dan lagi aku ingin kau mengganti model ini!!! dengan model yang lain" Ucap Nick
"Tuan kau tidak bisa melakukan nya!! kau akan di tuntut karena pembatalan kontrak sepihak" Ucap manager Lolita
"Kau akan mendapatkan ganti rugi dan bonusnya tenang saja!!!! " Ucap Nick tersenyum licik membuat semua bergidik ngeri tatapan tajam nan menusuk senyum yang sangat menakutkan
"Bagus kalau begitu " Ucap manager Lolita meski takut tapi tetap berbicara dengan nada sombong
"Ck! sampah" Ucap Nick melempar kartu pada manager Lolita
manager Lolita menangkap kartu itu
"Apakah ini kartu kosong" Ucap nya masih dengan nada sombong
"Ck!! ada 500jt di dalam nya, pin nya 6 digit angka 1" Ucap Nick
Nick menarik tangan anaya
Lolita menatap anaya seakan ingin berterimakasih namun dia tidak berani
Setelah kepergian Anaya dan Nick semua orang mengatai manager Lolita bodoh.
"Beraninya berbicara sombong pada tuan Nick, aku yakin besok dia akan jadi gelandangan!!! " Ucap fotografer
"Siapa tuan Nick ini" Ucap Manager Lolita
"Apa kau lupa pemilik perusahaan terbesar di negara ini? " Ucapan fotografer membuat Manager Lolita terduduk lemah
*Apa-apa yang aku lakukan! matilah aku" Ucap manager Lolita dalam hati
sedangkan saat ini Nick dan anaya sudah berada di mobil Nick, Nick melajukan mobil nya ke rumah miliknya
"Kita mau kemana? " Tanya anaya Namun Nick fokus menyetir
Saat ini Nick sudah masuk ke gerbang rumahnya
Mata anaya membulat rumah yang begitu besar dan mewah, penjaga yang sangat banyak di sekitar rumahnya
Nick menghentikan mobilnya
"Turun" Ucap Nick
"Tidak perlu sebaiknya aku pulang" Ucap Anaya
nick hanya diam tak menanggapi ucapan anaya dia membuka pintu mobilnya dan menggendong tubuh anaya
"hei apa yang kau lakukan tu.. turunkan aku" Ucap anaya menggeliat
"Terus lah bergerak atau kau akan membangunkan apa yang tidak seharusnya bangun" Ucap Nick mengedipkan matanya
"Selamat siang tuan" Sapa semua pelayan nya
semua pelayan menatap tak percaya tuan muda nya menggendong seorang wanita bahkan membawanya pulang kerumah
"Kau siapkan air hangat untuk nona ini membersihkan dirinya" baik tuan
"Ak.. aku tidak perlu membersihkan tubuh ku ak.. " Ucap anaya terhenti
"Diam! lihat tubuh mu begitu kotor!! apa kau ingin memakai pakaian kotor ini selama nya" Ucap Nick
"Baiklah" Ucap anaya
Nick menurunkan anaya di kamarnya
"Tuan air nya sudah siap" Ucap pelayan itu
"Kalau begitu bantu nona ini membersihkan tubuhnya" Ucap. Nick
"Tidak perlu aku bisa melakukan nya sendiri" Ucap Anaya
"Kalau begitu kalian semua keluar" Ucap Nick
Semua orang keluar tapi Nick tetap berada di kamar
"Kau tidak keluar? " Ucap Anaya
"Untuk apa? ini kamar ku! " Ucap Nick santai
"jika kau di sini bagaimana aku bisa membersihkan tubuhku" Ucap anaya
"Maksud mu aku harus masuk ke kamar aku mandi dan menggosok tubuhmu" Ucap Nick
"Kyaaaa kau!!! benar-benar tidak tau malu" ucap. anaya kesal
"Jangan malu-malu ini juga bukan pertama kalinya aku melihat nya" Ucap Nick mengedipkan matanya
"ck!! Tuan muda tak tau malu" Ucap anaya masuk dalam kamar mandi dengan raut wajah kesal
Sedangkan Nick tersenyum penuh arti
"Aku tidak akan melepaskan mu anaya! " Ucap Nick lirih