Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda
Episode 50


Setelah kepergian anaya, nick mencari keberadaan adiknya


Kapten sedang berada di ruang rahasia sesuai dugaan Nick


"Kau di sini!! " Ucap Nick


"Hmm, ada apa mencari ku!!! " Ucap kapten


Melempar pisau lipat ke arahnya


Kapten melihat nya


"Ini milik ku" Ucap kapten


"Bagaimana bisa kau kehilangan nya?!!! " Tanya Nick serius


"Bukan urusan mu!! " Ucap kapten dingin dia benar-benar marah karena anaya menjadi wanita Nick


"Sejak kapan kau bisa membantah ucapan ku!!! Tuan Muda kedua" Ucap Nick menatap tajam kapten


"Berisik!! yang jelas ini sudah ketemu aku tidak akan menghilangkan nya lagi!!! apa kau puas" Ucap Kapten


"Bagus!! jika kau kehilangan nya lagi, kau tidak bisa lagi menjadi kapten" Ucap Nick


"Aku mengerti" Ucap Kapten


"Bagus kalau mengerti" Ucap Nick


Kapten menuang anggur di gelasnya memainkan nya memutar pelan gelasnya


"Sejak kapan dia menjadi wanita mu!! " Ucap kapten


"Bukan urusan mu!!! " Ucap Nick


"Jangan permainan kan wanita!! kau sudah memiliki dia kenapa menahan wanita di sisi mu!!! " Ucap Kapten


"Kau tidak perlu mengurusi siapa yang jadi wanita ku!!! " Ucap Nick


Kapten menggenggam erat gelasnya dan menenggak habis anggur di tangan nya


"Jika dia terluka itu akan menjadi urusan ku!!! " Ucap Kapten sambil menjatuhkan gelas di lantai


Pyaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrr


Nick menatap nya tajam


"Kau pikir kau siapa?!! kapten ingat posisimu" Ucap Nick


"Aku mengingat nya Tuan Muda Nick!!! " Ucap Kapten dan segera pergi dari ruangan itu


setelah kepergian kapten


"Apa dia menyukai anaya baru kali ini dia berani membantah ucapan ku!!! " Ucap Nick


Di sisi lain


Anaya membasahi tubuhnya di bawah shower


"Anaya selesaikan dendam mu dan pergi dari sini, jangan biarkan kau di lecehkan oleh nya" Ucap anaya berusaha membuat dirinya sendiri tegar


Anaya segera mengganti pakaian nya dan bersiap untuk pergi


Anaya keluar dari kamar nya


"Nona" panggil Jimmy sembari berjalan ke arah anaya


"Ada apa? " Ucap anaya


"Tuan muda menyuruhku menjemput nona Anaya" Ucap Jimmy


"Nona akan tau setelah Nona bertemu dengan nya" Ucap Jimmy


"Baiklah" Ucap anaya


Jimmy membawa anaya ke ruang kerja Nick


"Nona masuklah" Ucap Jimmy


Anaya mengingat perlakuan Nick tadi kepadanya tiba-tiba merasa tidak ingin bertemu dengan Nick


"Nona" Ucap Jimmy menyadarkan anaya karena hanya terdiam


Anaya tersadar saat Jimmy mengetuk pintu dan mempersilahkan anaya masuk


"kau sudah datang" Ucap Nick


"Hmmm" Anaya malas menanggapi Nick


Nick memberikan dokumen pada anaya


Anaya lantas membuka dan membacanya


"ini? apakah kau yang melakukan nya? " Ucap anaya sedikit tersenyum setelah membaca dokumen itu


"Aku sudah menekan perusahaan kecil milik paman mu, sekarang mungkin dia tengah terpojok dan mencari mu, untuk mencairkan warisan dari ayah dan ibumu" Ucap Nick


"Orang itu? apa dia akan diam saja" Ucap anaya


"Orang yang membantu paman mu melenyapkan orang tua mu belum bergerak, Jimmy masih memantau pergerakan mereka" Ucap Nick


"Aku mengerti" Ucap anaya


"Jadi apa yang ingin kau lakukan" Ucap Nick


"Tentu saja keluar dari sini dan menghancurkan semuanya" Ucap anaya yakin


"Kau ingin meninggalkan rumah ini? " Ucap Nick terkejut


"Ya! aku tidak ingin mereka semua tau kalau kau membantu ku" Ucap anaya


"Tidak! aku tidak menyetujui kau untuk keluar dari rumah ini, kali ini kau menghadapi bahaya" Ucap Nick khawatir


"Aku bisa jaga diri" Ucap anaya


*Berada di rumah mu adalah bahaya terbesar " Ucap Anaya dalam hati


"Kau tidak bisa, dengar ini bukan sebuah permainan anak-anak, apa kau lebih nyaman tinggal dengan laki-laki lain!!!" Ucap Nick


"Buka itu maksud ku" Ucap anaya


"Baiklah, aku akan mengatur apartemen dan anak buah untuk menjagamu" Ucap Nick


"Apartemen aku tidak masalah, tapi anak buah aku tidak perlu" Ucap anaya


"Jika kau menolak nya kau tetap tinggal di sini dan tidak usah keluar!!! " Ucap Nick mengancam


"Ah baiklah atur semau mu" Ucap anaya yang malas berdebat


"Bagus! jadilah wanita ku yang penurut" Ucap Nick


*Bertahan lah anaya, sampai balas dendam mu berakhir kau akan terbebas dari kontrak ini" Ucap anaya dalam hati


*Seperti nya aku harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan hatimu anaya" Ucap Nick dalam hati


Mereka berdua larut dalam pikiran masing-masing