Istriku Seorang Mafia

Istriku Seorang Mafia
Bab 93


Mereka saling pandang satu sama lain, kalau tuan Herley yang menyampaikan semuanya sudah tahu arahnya, akan tetapi jika kabar gembira dari nyonya Heva semua penasaran termasuk Herlan, yang mulai mendekati mama nya.


"Mama, kabar bahagia apa sih?" ucap Herlan penasaran.


"Argh, nanti istrimu sedang menyusui si kembar, jika dia sudah selesai baru kita mulai rapatnya di mulai dari tuan Herley," ucap nyonya Heva.


Setengah jam berlalu, Deswey keluar dari kamarnya, dan meminta maaf pada semuanya, karena dirinya yang membuat semuanya menunggu.


"Tidak apa-apa sayang, kita menunggu mu," ucap nyonya Geby.


Setelah Deswey duduk dengan tenang. Tuan Herley pun menyampaikan kabar dari nya. Awalnya mereka bersedih, satu sisi tuan Herley harus berpisah dari istri, anak-anak serta cucu kesayangan, akan tetapi di sisi lain tuan Herley merasa lega karena nyonya Heva akan mendapat pendamping baru yang akan melindungi keluarga mereka.


Setelah tuan Herley menyampaikan, tiba saatnya penyampaian dari nyonya Heva. Semuanya sedang mengamati dengan seksama. Akan tetapi sengaja moment itu di buat nyonya dengan penuh canda agar tidak tegang.


Herlan yang tidak sabar dengan kabar dari mamanya, mulai merasa kesal.


"Hayo kasih tahu kabarnya, kamu semua penasaran tahu," ucap Herlan makin penasaran dan memegang tangan mama nya.


"Iya sayang, mama akan bilang kok, kamu tenang saja," ucap nyonya Heva tersenyum.


Sesaat nyonya Heva ingin menyampaikan, tiba-tiba si kembar anaknya Very dan Desy yang menangis.


Desy pun meminta izin mengambil si kembar, pembicaraan pun sementara tertunda karena nyonya Heva ingin kabar gembira ini di dengar oleh keluarganya.


Sesaat Desy pun dengan Very membawa si kembar dan menggendong mereka. Nyonya Heva lega karena si kembar langsung diam ketika berada dipangku orang tua nya.


Nyonya Heva pun menyampaikan pada mereka semua.


"Saya akan menikah lagi, dengan sahabat dekatnya tuan Herley, dan ternyata sahabat dekat tuan Herley adalah mantan saya waktu SMP dulu," ucap nyonya Heva.


Semua nya terkejut atas kabar berita tersebut. Deswey tersenyum dan langsung memeluk mama mertuanya.


"Deswey bahagia melihat mama memiliki pasangan hidup, setidaknya semangat buat sehat selalu ada selain buat kami," ucap Deswey sambil memeluk nyonya Heva.


Semuanya pun memeluk nyonya Heva yang merasa bahagia dengan kabar tersebut. Bahkan nyonya Geby bertanya bagaimana perayaan pernikahan nya nanti.


Ternyata nyonya Heva lebih memilih pernikahan sederhana dengan mengundang keluarga terdekat dan tetangga. Baginya menikah untuk kedua kalinya tidak pernah terpikir dibenaknya.


Tuan Herley hanya tersenyum dengan kebahagiaan keluarganya. Tuan Herley Bahagia akhirnya sahabat dekatnya menikah kembali setelah di khianati oleh istrinya.


Sahabat tuan Herley tersebut bernama Arkana Sehan, seorang pengusaha di bidang perumahan, dia memiliki seorang istri sedangkan anaknya sudah menikah dan itu pun sudah diberikan hak nya.


Arkana Sehan bercerai dengan istrinya sudah 2 tahun lamanya, bahkan istrinya sendiri sudah menikah dengan selingkuhannya. Arkana Sehan memilih calon istri harus sesuai dengan sikap wanita tersebut.


Perkenalan di mulai sejak keluarga Herley mengadakan acara keluarga, tuan Herley selalu mengajak Arkana Sehan alasannya sahabatnya ingin mengenal dekat keluarga Herley.


Ternyata dia terpesona dengan sosok wanita yang dia idamkan selama ini. Tanpa terduga dia mengenal sosok tersebut, dan menyapa nya melalui tuan Herley.


Keduanya sudah saling mengenal satu sama lain, karena mereka pernah cinta monyet waktu SMP dulu. Meskipun keduanya sibuk, Arkana Sehan selalu memberikan sebuah perhatian pada nyonya Heva.


Akan tetapi tidak pernah di anggap oleh nyonya Heva, nyonya Heva luluh ketika Arkana Sehan memang serius menjadikannya seorang istri.


Sehingga Nyonya Heva pun mengiyakan untuk di nikahi. Cukup lama perkenalan mereka 6 bulan lamanya perkenalan tersebut walau jarang bertemu, hal itu lah yang membuat tuan Arkana Sehan penasaran dengan sosok nyonya Heva.


Kala itu lah Arkana Sehan mengenal dirinya. Meskipun tidak banyak bicara keduanya diperkenalkan oleh tuan Herley sendiri.


Setelah usai pembicaraan tersebut mereka pun kembali ke kamar masing-masing. Karena nyonya Heva menyatakan bahwa untuk perhelatan pernikahan nanti belum di bicarakan lebih lanjut karena masih ada urusan yang mau di selesaikan oleh tuan Arkana Sehan.


Di tempat berbeda.


"Sayang, kamu kemana saja?" ucap Gery membelai rambut Olivia.


"Ehm dari telponan sayang," ucap Olivia mencium kening Gery.


Gery pun mengajak Olivia untuk duduk di sampingnya, karena ada hal yang mengusiknya. Olivia pun mendengarkan semua yang di ucapkan oleh Gery. Dia pun terkejut dengan pernyataan tersebut.


"Kamu tahu dari mana sayang masa lalu itu," ucap Olivia bertanya.


"Dari papa, dan itu berawal dari papa dan aku bekerja sama dengan salah satu anggota black white," ucap Gery menjawab.


"Aku bisa menjelaskan semuanya sayang, dan aku tidak memiliki hubungan seperti itu lagi dengan mereka," ucap Olivia mengatakan dengan sebenarnya dan memegang tangan Gery.


"Kalau begitu katakan dengan jujur, kenapa kamu bisa berhubungan dengan geng tersebut," ucap Gery bertanya dengan amarah.


"Maaf Gery itu masa lalu, dan aku tidak tahu kalau kamu akan mengetahui hal itu, sebenarnya posisi di saat aku mencintai Herlan dan dia malah menikah dengan Deswey sahabat kecil mu itu," ucap Olivia menjelaskan.


"Terus hal apa yang kamu lakukan pada Herlan?" ucap Gery bertanya agar Olivia menjelaskan semua kejahatan nya dulu.


Olivia pun menjelaskan hal tersebut, sehingga membuat Gery murka marah, hingga Olivia benaran takut dengan amarah suaminya.


"Jadi apa yang harus aku lakukan sayang? agar kamu mau memaafkan aku," ucap Olivia memohon.


"Kamu harus mengakui semua kejahatan mu pada Herlan dan Deswey dan meminta maaf pada mereka," ucap Gery menjelaskan.


"Kamu gimana sih sayang? kita kan sudah dikatakan meninggal dunia, bagaimana bisa kita mengeksplorasi diri kita di hadapan dunia," ucap Olivia ngedumel.


"Baik, nanti teman dekat papa yang akan mempertemukan kita dengan Herlan dan Deswey atas nama kerjasama," ucap Gery menjawab.


"Ta-pi apakah nanti berhasil sayang bertemunya?" ucap Olivia bertanya.


" Jangan bilang kalau kamu takut bertemu mereka dan mengakui semua kesalahan kamu," ucap Gery mulai kesal dengan tingkah istrinya.


"Nggak sayang, kali ini aku serius minta maaf, asal kamu temani aku, karena aku malu jika sendirian," ucap Olivia memohon.


"Baiklah, aku akan menemani istriku, asal kamu mengakuinya," ucap Gery memberikan ciuman ke kening istrinya.


"Baik oke sayang, makasih banyak," ucap Olivia tersenyum.


Keduanya pun sepakat bahwa mereka akan bertemu dengan Herlan dan Deswey.


🍁🍁🍁🍁🍁


like, comment, gift dan vote dong.


agar penulis semangat🀭