Book Of Flowers

Book Of Flowers
Kedok Rumah Minum


--- Keesokan harinya, area perkotaan Hortensia ---


Tidak...


Aku sama sekali tidak senang...


Aku benci cara mereka menatapku...


Dan kenapa ada beberapa orang asing yang harus ikut...?


"Kalian mungkin bertanya-tanya kenapa kami disini, tapi kami hanya kebetulan sedang jalan-jalan


Jadi tolong jangan pasang wajah itu, Oberon"


"Ah, tenang saja yang mulia Julius. Aku hanya merasa tidak senang karena cara orang-orang ini menatapku seakan aku sedang tidak tahu"


Lihat mereka, berpaling setelah aku mengatakan hal itu. Dasar tidak sopan


"... Bagaimana kalau kita pergi saja mencari sebuah rumah minum? Aku akan mentraktir kalian" Julius menawarkan


"Ah, boleh juga. Aku ingin mencoba anggur lagi setelah beberapa saat tidak mencoba"


Mata kami pun tertuju kearah Veskal dengan tatapan kaku, sementara dia terlihat sama sekali tidak bersalah


"Jangan bilang kamu sering minum?" Aku bertanya


"Para pembantu itu selalu menyelipkan anggur di dapur, jadi kenapa aku harus menahan diri ketika mereka bersenang-senang bersama Cyth dan yang lainnya?"


Beri aku kesabaran, Ayahanda...! Orang-orang itu benar-benar pengaruh buruk...!


Dan bocah yang satu ini sama sekali tidak mau mengikuti nasihatku untuk tidak minum lagi...!


"Ayolah Oberon. Dia juga sudah dewasa" Julius menyela


"Sayangnya kami punya 2 anak yang belum dewasa di sisi kami. Aku tidak ingin ada contoh buruk untuk mereka..." Aku membalas dengan wajah tertutup telapak tangan


Ikat aku di kereta kuda dan seret aku mengelilingi kota ini. Lebih baik aku mengalami itu daripada aku melihat Verdea ataupun Remina jadi ikut kecanduan alkohol...


"Bagaimana dengan tawaranku?"


"Baiklah aku akan menerima! Kenapa kamu memaksa coba, padahal istrimu-"


Lupakan! Istrinya malah terpaku dengan takjub kearahku lagi


Dan karena aku sudah melontarkannya, mereka semua pun sudah berjalan mendahuluiku selagi bercanda dengan satu sama lain


...


Beri aku kekuatan Ayahanda...! Beri aku kekuatan...!


...


Dan juga...


Kenapa dia harus mengajak kami ke rumah minum?


......................


--- Di sebuah rumah minum ---


Untuk catatan, ini pertama kalinya aku masuk ke dalam rumah minum yang seharusnya tidak terlalu mewah dengan berlebihan seperti ini


Ini rumah minum yang biasa dikunjungi bangsawan, aku paham itu. Tapi haruskah setiap bangunan di negara ini di bangun dengan sangat megah?


Seluruh ruangan ini bahkan terlihat sangat berkilau dengan berbagai botol anggur kosong yang dipajang sebagai hiasan dan beberapa hal berlebihan lainnya...


Aku juga tidak pernah melihat sofa sepanjang ini yang mampu memuat kami semua. Beberapa ruang juga masih tersedia untuk di duduki...


Bahkan Orion saja tidak seperti ini. Mereka jauh lebih sederhana, namun bisa memancarkan kesan megah yang unik


"Vain. Apa aku boleh-"


"Tidak. Jika kamu menyentuh anggur itu setetes pun, aku bersumpah demi tuhan..."


Akibat Verdea, Remina juga jadi ikut penasaran untuk mencicipi anggur yang disediakan kepada kami


"Percayalah kepadaku nak. Pengalaman minum anggur pertamaku adalah hal yang sangat buruk"


Itu sebabnya aku tidak ingin mencobanya lagi...


"Santai saja Oberon. Anggur Hortensia adalah salah satu yang terbaik di dunia" Alorry meyakinkan


Sayangnya anggur itu juga lah yang pertama kali kucoba...


Dan lihat anak yang satu ini. Dia tanpa ragu segera mencicip segelas anggur


Frank bahkan mengikuti Veskal. Siapa sangka kalau Frank mampu meminum anggur yang rasanya kuat itu di umurnya yang sudah tua


"Juga, kemana Ilias dan Frit? Bukannya tadi mereka mengikuti kita bersama penjaga kalian?" Verdea bertanya untuk mengalihkan pembicaraan


...


Alorry tiba-tiba tertawa kecil, membuat kami semua berhenti melakukan apapun itu dan menoleh kearahnya


Entah kenapa, lagaknya berubah. Dia sama sekali tidak terlihat seperti Alorry yang aku pernah temui. Dia terlihat seakan sedang kerasukan orang lain yang tidak kukenali


"... Itu karena aku tidak hanya berniat mengajak kalian kemari untuk minum semata" Julius menjawab dengan nada tenang


"Ada sesuatu yang ingin kami bicarakan. Tidak ada orang yang tidak bisa dipercaya yang bisa mendengarkan hal ini" Alorry menambahkan


...


Aku sudah menduga ini sejak tadi. Tapi aku tidak menyangka kalau akan seserius itu


Dari nada mereka, aku bisa tahu kalau perkara ini sangat penting dibicarakan. Karena itu tanpa menunda lagi, aku membiarkan mereka membuka pembicaraan


"Sebenarnya, kami sudah menguntit kalian sejak awal kalian keluar dari gerbang area istana" Alorry berkata, menuangkan anggur ke gelasnya


"Langsung saja ke intinya. Tidak usah basa-basi jika hal ini sangat penting"


"Baiklah, baiklah. Tidak perlu marah, pahlawanku"


Dia jadi menjengkelkan. Tingkahnya jadi mengingatkanku kepada Rosalia yang selalu bicara dengan nada mengejek atau menantang kepadaku...


"Kami menyembunyikan satu detail kepada kalian mengenai penyerangan kepada Xiang malam itu"


Hm? Topik itu?


"Aku pikir tidak ada lagi dari kita yang tertarik membahasnya, tapi ternyata aku salah" Aku berkata


"Benar. Itu karena kami awalnya tidak berniat memberitahukan hal ini kepadamu


Tapi setelah sedikit pemeriksaan dari menara penyihir, kami berdua memutuskan kalau hal ini akan sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh dunia kepada hal yang akan datang" Alorry merespon


Situasi menjadi tegang sekarang, mengetahui kalau apa yang dibicarakan Alorry itu sama sekali bukan hal yang lucu untuk dijadikan candaan


Sebenarnya seberapa berbahaya hal ini...?


"... Memangnya apa itu, yang mulia Alorry?" Verdea bertanya


Alorry menatap kosong kearah gelas anggur yang belum dia minum di tangannya. Dia terlihat sangat tidak senang membahas hal ini, tetapi merasakan adanya sebuah keharusan. Semua hal itu terukir di matanya


"Kami menemukan sesuatu selagi kekacauan terjadi di halaman kastil Giok. Pasukanku bergerak diam-diam di belakang layar dan menemukan tempat lain


Lebih tepatnya, laboratorium eksperimen Xiang yang terletak di sebuah bangunan yang terlihat sangat tidak mencurigakan. Tidak perlu kita bahas bagaimana kami bisa mengetahuinya"


"Aku cukup terkesan. Tapi, kita masih belum mendapatkan informasi penting itu"


"Benar


Apa yang kami temukan adalah sebuah telur. Kalian mungkin bertanya kenapa hal ini penting, tapi setelah penelitian lebih lanjut, kami menemukan kalau larva di dalam telur itu sangat berbahaya"


Alorry menarik keluar sesuatu dari balik lengan bajunya. Dan ternyata, itu adalah sebuah gulungan kertas yang membungkus sebuah batu perekam


Ketika kami memperhatikan isinya, gulungan kertas itu adalah gambaran bentuk dari telur itu. Dia terlihat seperti sebuah telur naga biasa, namun terlihat sangat mulus seperti telur ayam yang juga memiliki corak yang aneh seakan itu sebuah lolipop


Ukurannya itu lebih besar dari kepala manusia normal. Juga, dari deskripsi yang tertulis, telur ini 'mati' namun juga 'hidup'. Apa maksudnya?


Lalu, batu rekaman ini...


Isinya adalah rekaman mengenai perilaku aneh telur ini. Dia bergerak seakan sesuatu di dalamnya ingin melihat sekeliling walaupun masih di dalam cangkang. Aku juga bisa mendengar sebuah alunan musik pengantar tidur dari rekaman ini, entah kenapa


Jangan bilang suara itu berasal dari telur itu?


"Dan mengenai informasi yang tidak tertulis, telur itu terbuat dari gabungan sel beberapa monster terbang, jelmaan iblis, dan yang terpenting, Elf"


Elf...??


...


"Kamu bercanda...?"


"Aku harap aku bercanda. Dan gabungan dari ketiga sel yang kusebutkan barusan membentuk sebuah larva di dalam telur itu. Larva yang berbahaya, jika perlu kusebutkan ulang" Alorry memperjelas


"Dan karena dia terbuat dari Elf, kami perlu memberitahukan hal ini kepadamu, Oberon. Kamu memiliki kekuasaan absolut diatas para Elf, atau begitu yang kudengar" Julius menambahkan


"Tapi itu hanya salah satu dari 2 alasan"


Ada alasan lain?


...


Aku paham


"Bagaimana dia bisa mendapatkan semua sel yang membentuk makhluk berbahaya ini...?"


"Bingo~ Kamu tepat sasaran. Pahlawanku memang hebat"


Keempat temanku langsung terlihat lemas mendengarkan pembicaraan ini


Alorry meneguk habis gelasnya itu, sebelum mulai berbicara kembali


"Alasan kedua adalah, kami ingin meningkatkan kewaspadaan. Itu karena...


Jika Shen Xiang saja bisa mendapatkan dan menghasilkan benda berbahaya ini, aku tidak ingin membayangkan apa yang Rosalia Hortensia bisa lakukan"


!!!


Kamu-?!


Kamu tahu kalau Rosalia-!?


"Seberapa jauh yang sudah kamu pahami tentang Rosalia??" Aku bertanya dengan keras


"Hanya fakta kalau dia adalah penyebab Blood Sabbath dan beberapa hal yang membahayakan nyawa kalian. Dan aku baru mengetahui fakta ini setelah pertemuan damai di Goeitias terjadi


Dan dia terlibat dengan cukup banyak hal lainnya. Bahkan eksperimen ini juga, dengan bukti mata yang mampu melihat Mana milik Darwin sesuai laporan kalian yang kami sudah jadikan arsip rahasia"


Dia tahu...?


Sejauh itu...?


...


Sekarang aku paham kenapa Orion bisa menjadi negara yang kuat


Kedua orang ini adalah monster dalam wujud manusia yang menakutkan...


Alorry merupakan otak yang mengendalikan semua benang diatas pertunjukan itu, sementara Julius adalah orang yang memastikan semua orang hanya fokus kepada apa yang ditunjukkan, yaitu dirinya saja


Kedua pemimpin Orion adalah orang-orang yang kuat. Lebih kuat melebihi ekspektasiku


"Jadi, apa yang kamu ingin kami lakukan dengan informasi ini?" Aku bertanya lagi


"Gampang saja. Karena baru-baru ini kalian ingin mendirikan serikat dagang yang baru, aku sarankan kalian berhati-hati kepada orang-orang seperti Shen Xiang" Alorry menjawab


"Orang-orang yang haus akan kekuasaan dan kekuatan..." Verdea meneruskan


"Benar. Tipe orang yang paling berbahaya jika mereka mendapatkan apa yang mereka perlukan"


Aku sudah paham niatannya. Dia tidak perlu berucap lebih jauh lagi


Yah, jujur. Aku terkesan sekali dengannya


Aku benar-benar tertipu dengan topeng yang dia pakai. Aku pikir dia itu hanya wanita polos yang mengagumi pahlawannya. Tapi ternyata, dia cukup cerdik untuk menyaingi diriku dan Rosalia


Dia membuatku merinding. Seandainya kami bukan sekutu dengannya sekarang ini, dia pasti sudah menusuk kami dari belakang


Jadi begitu...


Kami meneruskan pembicaraan kami dengan santai setelah itu. Topiknya beralih kearah lain, walaupun Alorry tidak memasang topengnya kembali. Dia alami dalam pembicaraan yang segar, dan sepertinya Verdea juga cukup senang berbincang dengannya


Kami pun pamit setelah berbincang cukup lama, dan berpisah jalan dengan kami yang masih berniat jalan-jalan di kota


"Kita jadi hampir lupa berbelanja..." Frank berkomentar, menghela napasnya lelah


"Yah, setidaknya kita dapat informasi yang penting bukan?" Veskal merespon


"Aku tidak suka wanita itu... Tatapannya itu sangat tidak mengenakkan..." Remina berujar


Dia tidak salah untuk tidak menyukainya, tapi lebih baik kami punya sekutu dibandingkan lawan seperti Alorry bukan?


"Kita harus istirahat setelah ini. Dan juga, Veskal. Kamu harus membuat Black Hunt lebih selektif memilih pelanggan"


Situasi mulai berbahaya. Dan orang yang harus kami hindari sekarang adalah para pemimpin negara yang keji dan licik


Tapi bagaimana caranya agar tidak terlihat aneh di depan umum...?