
--- Keesokan Harinya ---
"Ugh..."
Veskal mabuk selama semalaman kemarin itu. Dia tidak ingat sebagian hal yang terjadi saat malam itu selain ketika dia tidak sengaja terbangun di tengah malam sendirian di kamar itu
'Aku mungkin harus tidak menyentuh bir lagi untuk sementara', Veskal berkata
Dia tidak tahu kalau toleran alkohol miliknya sangat rendah. Satu gelas saja langsung membuatnya mabuk, tapi Erin berkata kalau dia meminum 3 malam itu
Dia heran kenapa dia masih hidup
"Tapi, dimana orang-orang ya...? Seharusnya mereka menjemputku bukan?"
Seharusnya begitu, tetapi Veskal malah langsung saja berjalan ke kemah prajurit karena tidak ada yang kunjung menjemput
Dia sudah hampir sampai sekarang ini, tapi tidak ada temannya yang terlihat di depan mata
Lalu, ketika dia sampai disana, dia pun menyadari kalau semua anggot Black Hunt ada disana
Salah satunya pun mendekat kearahnya ketika menyadari kehadiran Veskal
"Kenapa kalian berkumpul disini?" Veskal bertanya
"Pertemuan Kapten dengan Raja Julius sudah dimulai. Mereka terdengar sedang membuat rencana, Erin juga ikut. Kami diminta Kapten untuk berjaga di depan saja bersama prajurit Orion"
"Oh, begitu"
Apa dia harus ikut? Erin dan Cyth sudah ada di dalam sana, jadi tidak perlu dikhawatirkan lagi bukan? Mereka pasti membuat rencana yang sempurna
Tapi, Veskal ingin mendengarnya. Dia pun langsung melangkah kearah pintu tenda nya. Anggota kru itu mencoba menghentikan Veskal, tapi usahanya sia-sia
Veskal berhasil masuk, dan menemukan kedua kubu duduk berhadapan dengan satu sama lain di sebuah meja
"Maaf, terlambat. Veskal Grandier dari Kubu Miralius sudah tiba"
"Aku sudah bilang kapten melarang bukan?!" Anggota kru itu berseru, dengan dirinya yang memeluk kaki kanan Veskal namun justru terseret sampai masuk ke tenda
"Ah, tidak apa. Pembahasan kami juga sudah mau selesai, jadi sebentar lagi aku akan keluar" Erin berkata
"Tapi, Tuan Erin. Apa kamu yakin dengan rencanamu ini? Bukannya terlalu berisiko untuk sisimu?"
"Aku yakin. Tidak ada orang yang lebih baik untuk mendekati Walter selain kami. Lagipula..."
Erin, Cyth dan Julius melirik kearah Veskal
"Kami punya anggota yang sangat cocok untuk rencana yang kami bahas"
Veskal yang dilirik oleh ketiga orang itu hanya tersenyum bingung
......................
"Ah... Jadi pertemuan itu sudah dilakukan sejak tadi..."
Veskal berdiri lemas karena tahu dia sudah telat bangun. Tidak biasanya dia seperti itu...
"Aku sudah susah payah membangunkan mu, jadi jangan salahkan kami kalau kamu telat bangun" Erin berkata
"Ya, ya. Langsung saja ke intinya Erin" Cyth menyela
"Baiklah, Kapten"
Di tengah lingkaran tempat mereka berdiri, ada sebuah meja yang cukup besar. Erin pun menggunakan meja itu untuk menunjukkan peta dunia yang sudah diberi tanda
"Kembali ke pembahasan awal, seperti yang kita tahu, Walter memiliki nama yang besar dalam hal perdagangan. Namanya bahkan sudah bisa dikenali oleh semua raja di dunia ini, tidak terkecuali Raja Julius" Erin berkata
Dia kemudian melingkari bagian lancip di Utara daerah kerajaan Xiang
"Orang itu terakhir kali terlihat disana. Dia sedang melakukan bisnis dengan kerajaan Xiang, namun Raja Xiang yang mengikuti rencana pasukan gabungan sewaktu itu tidak bisa meladeninya. Perkiraanku dan Kapten adalah, bahwa dia masih ada disana, masih tidak mengetahui apapun yang sedang terjadi sekarang ini"
"Kalau begitu kita bisa langsung menghajarnya bukan!?" Seorang anggota kru berkata
"Tidak. Membuat keributan di kerajaan Xiang sama sekali bukan langkah yang tepat. Apalagi, kita akan pergi bersama dengan pasukan kerajaan Orion, jadi semua penduduk Xiang pasti tidak akan menerima kita dengan baik. Ditambah lagi, kita memang masuk tanpa izin bukan?"
Hanya Kerajaan Orion saja yang berpartisipasi dalam perburuan ini. Itu dikarenakan, kerajaan yang lainnya... Diam-diam masih mendukung Walter
Bagaimana tidak? Orang itu merupakan pemasok sumber daya terbesar di seluruh dunia, baik kebutuhan pokok maupun tenaga kerja
Dia menjual semua hal yang dibutuhkan oleh sebuah kerajaan untuk berkembang. Mereka tidak masalah jika Walter tertangkap oleh kerajaan Orion, tapi setidaknya mereka ingin tetap menstabilkan hubungan mereka dengan Walter seandainya penangkapan ini justru menjadi bumerang untuk Orion. Dengan begitu, mereka tetap bisa mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan darinya
Kerajaan Xiang juga tidak terkecuali. Mereka adalah negara ketiga terkuat di dunia ini, tepat dibawah Orion dan Hortensia. Raja mereka sangat haus akan kuasa, tidak berbeda jauh dari raja lainnya di masa ini
Namun, yang membedakan raja itu dengan raja lainnya adalah, dia rela menghancurkan semua sekutu terpercaya miliknya, seandainya hal itu bisa memicu negaranya menjadi pemilik kuasa tertinggi di dunia
Semua orang dari Kubu Miralius tahu itu. Hal itu memang sangat mempersulit dan bisa saja memicu agresi tidak diperlukan ketika mereka membuat keributan di kerajaan Xiang
Kerajaan-kerajaan ini memang memiliki persekutuan, tapi bukan berarti mereka berniat untuk dekat dengan satu sama lain. Setiap raja di kerajaan masing-masing masih akan tetap bersaing seberapa kuat pun hubungan mereka
Hubungan antar kerajaan juga sangatlah rapuh seperti kaca. Satu kesalahan, hubungan itu akan segera retak atau justru pecah
"Itu sebabnya aku dan kapten mendapatkan sebuah solusi" Erin berkata
Dia kemudian mulai mencoret kembali peta itu...
... Dan melingkari daerah kerajaan Bestia dan Gong
"... Kalian bercanda..." Veskal yang langsung paham berkata
Tapi, dia tersenyum karena rencana gila itu mungkin saja bisa berhasil ketika dipikir kembali dalam kepalanya
"Kita akan membuat Kerajaan Gong dan Bestia membantu kita"
Semua anggota kru Black Hunt langsung tersentak mendengar rencana Erin dan Cyth
"Tapi, melihat dari kekuatan mereka saat ini, apa mereka mau membantu kita? Mereka juga bekerja sama dengan Walter kamu tahu?" Veskal menyela
"Memang benar. Tapi, melihat dari pola tempat perdagangan Walter ini, kami bisa mengetahui kalau dia hanya tertarik berdagang dengan kerajaan besar"
Erin memperlihatkan sebuah kertas yang berisi catatan tempat perdagangan Walter selama ini. Kebanyakkan dari tempat yang dia kunjungi adalah Hortensia dan Xiang. Dia mengunjungi Crux dan Borneus beberapa kali, namun banyak dia berkunjung ke masing-masing Cassiopeia, Bestia, Gong dan Sahra bisa dihitung oleh jari. Dia tidak pernah berkunjung ke Orion secara terbuka dikarenakan Julius yang tidak mau menerima tawaran dagangnya
"Dia mungkin hanya melakukan perdagangan gelap saja di Orion, itu sebabnya ada Elf yang berhasil diperbudak disini" Cyth bergumam
"Dokumen ini memang bisa dikonfirmasi keasliannya?" Veskal bertanya
"Bisa. Itu karena aku menghabiskan waktu semalaman untuk mengecek setiap data pengintaian yang bisa kutemukan dari arsip kerajaan Orion"
"Mungkin kamu harus beristirahat nanti" Dia berkata kemudian
Erin mengangguk, kemudian beralih kembali ke topik pembicaraan sebelumnya
"Bekerjasama dengan Gong dan Bestia adalah pilihan terbaik. Dengan begitu, dia akan terapit oleh 2 kerajaan yang ikut memburunya di benua Lao. Dengan begitu, perburuan kita akan semakin dipermudah"
"Lalu, bagaimana dengan kerajaan Sahra?"
"Kerajaan itu tidak terlalu membantu kita ataupun Walter. Mereka hanya ingin bersikap netral dan sepertinya hanya akan menyerang siapapun yang mengganggu wilayah mereka
Dengan kata lain, Walter sendiri tidak bisa masuk ke sana tanpa izin jelas dari raja kerajaan Sahra"
"Ah, begitu"
Tapi... Masih ada satu hal yang mengganjal
"Bagaimana cara kalian akan membuat Gong dan Bestia sukarela membantu kita?"
"Tawaran" Cyth menjawab
Dia pun mengambil posisi Erin sebagai pencetus rencananya
"Kita akan tawar menawar dengan kerajaan itu. Miralius dan Orion yang akan menanggungnya"
"Maksudmu...?"
"Gampang saja. Kita akan membantu negara mereka maju dengan perdagangan. Lalu, semua jalur perdagangan benua belahan barat dan timur dipisahkan oleh Goeitias bukan? Miralius dan para Elf adalah kerajaan terkuat dalam mengendalikan benua itu
Jika kita melakukan tawar menawar dengan mereka, Vainzel harus mewajibkan adanya perlindungan kapal pedagang ketika melewati Goeitias. Agar tidak ada kaum monster yang berani menjarah kapal-kapal itu"
"Oh!!"
Veskal mengangguk paham. Tapi ternyata, memang benar apa yang dikatakan Julius tadi. Yang paling tertekan dalam penawaran itu adalah Miralius. Mereka harus memastikan keamanan kapal-kapal perdagangan itu selama 24 jam nantinya
Tapi, itu solusi terbaik untuk saat ini. Aku memang berkata pada mereka untuk segera menyingkirkan Walter sebelum Yael kembali berfungsi. Aku juga tidak memberi syarat apapun dan meminta mereka untuk menggunakan segala hal yang bisa mereka gunakan
"Jadi bagaimana? Apa kita harus menjalankan rencana ini?"
...
"Aku... Tidak yakin Erin" Veskal berkata
"Mereka sedang masih dalam masa pemulihan di kerajaan mereka sekarang. Jika kita menambah beban mereka, takutnya..."
...
"Tes! Tes! Aku merasakan keberadaan orang yang sedang bingung!!"
Suara teriakan itu membuat semua orang disana kaget. Terutama ketika menyadari kalau suara itu datang dari kantung Veskal
"Suara itu..."
Veskal langsung menarik keluar benda yang ada di kantung celananya. Dan sesuai dugaannya, sebuah benih kecil terletak di dalamnya
"Vainzel? Sejak kapan kamu menyelipkan benih ini di kantung celanaku?"
"Sebelum kita berpisah. Aku sebenarnya sudah memberikannya juga pada Cyth dan Erin. Dia sudah memberitahuku detil rencana ini, dan aku tidak masalah"
Veskal menoleh kearah Cyth dan Erin. Mereka hanya tersenyum, kemudian Erin menunjukkan sebuah benih kecil yang terikat di daun telinga kanannya
"Praktis untuk berbicara dengannya" Erin berkata
"... Jadi, kamu sudah menyetujui rencana ini? Tapi kenapa? Itu memberatkan para Elf nantinya bukan?"
"Kamu pikir aku tidak memikirkannya lebih jauh? Itu hanya langkah awal dari menjalin hubungan baik dengan kerajaan lain"
"Jadi-!?"
"Ya. Dengan berhasilnya persetujuan itu dan tertangkapnya Walter, aku akan ikut dalam perdagangan antar kerajaan itu juga"
"Jadi maksudmu, kamu akan melakukan barter dengan mereka?"
"Begitulah. Elf memang tidak menggunakan mata uang, tapi kami masih tetap memerlukan kebutuhan dari yang lainnya. Berdagang dengan kerajaan lain juga sepertinya akan menguntungkan
Aku juga ingin para Elf merasakan rumput laut dari kerajaan Gong. Mereka pasti akan suka"
Veskal tertawa kecil mendengar suaraku itu
"Jadi Veskal, terima saja rencana itu. Aku yang akan menanggungnya untuk saat ini, jadi pastikan kamu yang harus berhasil" Aku berkata lagi
...
"Baiklah Vain. Aku akan pastikan aku dan Black Hunt akan berhasil"
Rencana Erin pun sudah disetujui. Para anggota kru mulai bersorak dengan semangat. Kebanyakkan meneriakkan 'Bersiaplah Walter!'
"Sepertinya, kita sudah mencapai persetujuan" Cyth berkata dengan senyum lebar di wajahnya
Dia kemudian membentangkan tangan kanannya ke depan, dan mulai memberi sedikit penyemangat
"Kita akan berangkat besok! Dalam waktu seminggu lebih, kita sudah akan sampai di Xiang! Persiapkan diri kalian karena ini akan menjadi pertarungan terbesar milik kru kita! Pertarungan untuk membalaskan dendam kita selama bertahun-tahun lamanya ini! Jatuhkan Walter!"
"YAA!! JATUHKAN WALTER!!"
Mereka kemudian melakukan sorakan berulang kali sampai mereka bosan. Veskal hanya menikmati suasana itu walaupun mereka dilirik oleh semua prajurit yang ada disana
...
"Vainzel"
"Ya?"
"Jaga Verdea sebaik mungkin"
Veskal pun tersenyum kecil setelah menyampaikan pesan itu kepadaku
Hah... Walaupun kamu tidak menyuruh, aku tetap akan melakukannya
Jangan ceroboh, Veskal. Misi ini akan sangat berbahaya, dan kamu harus selalu membuka kedua matamu untuk segala kemungkinan
Hmph... Seandainya aku bisa ada di 2 tempat sekaligus untuk membantu kedua anak ini...