
🍂🍂🍂
Aku Cha Yoon Joo.. gadis dari abad ke 21. Hidupku di penuhi berbagai masalah, orang tua yang tidak menyayangiku, pilih kasih, kakak ku yang selalu menindas ku, dan kekasih yang kucintai mengambil semua harta ku, yang juga berselingkuh dengan kakak ku. Suatu hari aku memutuskan untuk mengakhiri semuanya. Dengan mengakhiri hidupku, menenggelamkan diriku ke laut. Aku kira hidupku akan berakhir sampai disitu, tapi nyatanya tidak. Aku bereinkarnasi menjadi seorang putri kerajaan, disana lah perjalanan hidupku yang indah dan berliku di mulai. Seperti rollercoaster, beberapa kali aku jungkir balik. Hidup di dunia fantasi, yang berbeda dengan abad 21, disini aku bertemu dengan orang-orang yang tulus menyayangi dan mencintai ku, aku juga bertemu dengan Raja tiran yang menjajah negeriku, kami saling jatuh cinta lalu aku menikah dengannya. Sekarang cobaan sedang datang ke dalam hubungan kami. Yaitu Lucifer, si Raja iblis, yang psiko yang maksimal. Dan sekarang aku harus menghadapi nya dalam keadaan hamil, ini ujian terberat bagiku. Lalu, Alexander juga ada disini.
*****
Alexander menatap Leticia lalu tersenyum tipis seperti mengisyaratkan sesuatu pada nya. Leticia memalingkan wajahnya dari Alexander karena bingung.
Kenapa Alex semakin kurus? padahal baru 3 hari tidak bertemu dengannya. Batin Leticia cemas
Leticia rupanya belum tau tentang distorsi ruang dan waktu yang berbeda antara dunia iblis dan dunia manusia.
" Kenapa kau ingin tinggal disini?" tanya Lucifer keheranan
" Kau bertanya karena kau tidak tau alasannya?" tanya Alexander sinis
" Kau pikir aku akan mengizinkan nya?"
" Kau harus mengizinkan nya, karena aku tidak pernah menerima penolakan " Alexander tersenyum percaya diri
Semua bangsa iblis yang hadir di upacara penobatan itu memuji keberanian Alexander menentang Lucifer. Dan tidak takut mati.
" Hah ! seperti nya kau tidak takut mati ya "
" Aku akan melakukan apapun agar kau mengizinkan ku tinggal disini " kata Alexander tegas
Alex, apa yang kau lakukan? apa yang sebenarnya kau rencanakan?
" Kau tidak bisa tinggal disini, aku tidak ingin kau tinggal disini..Kembalilah ke tempat asal mu !" ujar Leticia
" Kau dengar sendiri kan apa kata permaisuri ku? kembalilah ke tempat asal mu, dia tidak menerima mu disini " Lucifer tersenyum puas melihat sikap Leticia yang dingin pada Alexander
Aku tau Chia, kau melakukan semua ini untuk keselamatan diriku. Tapi aku tidak akan membiarkan mu berkorban sendirian. Aku akan disini denganmu, bersamamu dan anak kita.
#FLASHBACK
Alexander terbangun setelah 2 Minggu ia tertidur karena kondisi nya yang lemah. Begitu Raja tiran itu sadar, yang pertama ia pikirkan adalah Leticia. Pria itu berjalan keluar dari kamarnya, dan ia baru sadar kalau ia ada di istana nya.
" Yang mulia sudah siuman? " tanya Daniel merasa lega
" Pedangku, dimana pedangku? Daniel!" teriak Alexander kebingungan
" Will, beritahu yang mulia pangeran Gustaf bahwa Baginda sudah sadar " ujar Daniel senang
" Baiklah " kata Will
Will segera berlari untuk memberitahukan Pada Gustaf bahwa Alexander sudah siuman.
" Leticia ! Leticia dan anak kami, mereka.. mereka dimana?" tanya Alexander histeris
" Yang mulia, anda tenang dulu ya. Duduk dan minum dulu, anda sudah 2 minggu tidak sadarkan diri " Daniel cemas melihat Alexander
" du-dua minggu kau bilang?! apa kau bercanda?!" teriak Alexander. " Lalu dimana Ratu ku Leticia??!"
" Yang mulia Raja tolong tenang dulu, duduklah dan aku akan memberitahukan padamu apa saja yang terjadi " kata Gustaf sambil berjalan menghampiri Alexander
" Leticia ! Leticia dimana?" Alexander tampak belum sadar sepenuhnya.
Setelah Gustaf berhasil menenangkan Alexander sedikit. Raja tiran itu tidak histeris seperti sebelumnya. Pikirannya mulai jernih.
Pelan-pelan Gustaf menjelaskan semua yang terjadi selama Alexander tidak sadarkan diri.
" Bencana sudah berakhir, semua iblis menghilang. Dan itu tepat saat kau kembali dari dunia iblis. Mungkinkah ini ada hubungannya dengan Ratu?" tanya Gustaf
" Apa maksud mu, Leticia memiliki sesuatu dengan Raja iblis? "
" Tepat sekali, bukankah ini aneh karena Ratu tiba-tiba tidak mau ikut pulang dan memutuskan untuk meninggalkan mu? pastinya ada sesuatu diantara mereka, bukan?"
Gustaf berfikir
" Apa mungkin Leticia melakukan semua ini untuk keselamatan ku?"
" Ya itulah salah satu yang ku yakini " jawab Gustaf yakin
" Kalau begitu, aku harus kembali ke dunia iblis dan membawanya kabur dari sana. "
" Tunggu, jangan gegabah dulu yang mulia Raja ! Jika kau membawa kabur Ratu, kalian pasti bisa tertangkap lagi oleh Raja iblis itu. Bagaimana jika kau melenyapkan iblis itu?"
" Melenyapkan nya? itu tidak mungkin "
" Kenapa tidak bisa?" tanya Gustaf
" Raja iblis adalah makhluk ciptaan Tuhan yang akan hidup sampai akhir dunia. Sampai saat itu dia akan abadi "
" Lalu bagaimana caranya agar dia bisa dikalahkan? bukankah kau pernah membuatnya tertidur sangat lama? dan mendiang Ratu Clara juga pernah mengalahkan nya. Dengan cara apa kau mengalahkan nya?" Gustaf penasaran
" Agar dia bisa diam, aku harus menyegelnya "gumam Alexander
Selama 1 minggu itu Alexander menghabiskan waktunya untuk kembali berlatih menyempurnakan ilmu segel iblis yang diturunkan oleh Ratu Clara padanya. Ditemani Gloria, ia berlatih dengan sungguh-sungguh. Mempersiapkan dirinya untuk kembali ke dunia iblis yang menyesakkan itu, tempat Leticia berada.
#END FLASHBACK
Raja tiran itu memaksa agar tinggal di istana iblis pada Lucifer. Ia bahkan mengatakan bahwa ia rela melakukan apa saja agar ia bisa dekat dengan istrinya itu. Namun, Leticia terus menerus menolak keberadaan Alexander.
" Haha, baiklah jika kau memaksa, maka aku akan berbaik hati memberikan mu kesempatan untuk tinggal disini. Tentu saja ada syarat nya " Lucifer tersenyum menyeringai
" Aku tidak setuju !" teriak Leticia
Alex apa yang kau lakukan? kenapa kau tidak pergi saja dari sini!
" Apa syaratnya?" tanya Alexander dengan wajah tenang
Jangan takut sayang, suami mu ini akan bersamamu mulai sekarang.
" Jika kau bisa mengalahkan 3 iblis tingkat 7 dan 8, maka aku akan mengizinkan mu tinggal disini. Tentu saja kau akan bekerja sebagai babu ku " kata Lucifer
" Setuju. Jangan tarik kata-kata mu ya Raja Iblis"
" Mana mungkin aku begitu, aku Raja iblis tidak pernah mengingkari janjiku. " kata Lucifer
Alexander bertarung melawan satu persatu iblis kelas atas yang diperintahkan oleh Lucifer untuk mengalahkan Alexander. Iblis kelas atas pertama adalah iblis berwujud ular kobra, tingkat 7.
Leticia cemas melihat pertarungan itu, tapi ia berusaha menyembunyikan rasa cemas nya. Alexander dan Leticia sempat saling melirik satu sama lain.
Kata hati Leticia : Aku tidak tau apa yang kau rencanakan Lex. Tapi aku akan mendukung mu dari dalam lubuk hatiku. Kau harus baik-baik saja.
Kata hati Qlex : Aku akan baik-baik saja Chia, kau tenang saja.
Alexander pun sibuk melawan iblis itu, sementara itu Lucifer melihat Leticia dengan tatapan tidak suka.
" Kenapa ratu ku? apa kau cemas melihat tiran itu berada di pertarungan? " tanya Lucifer
" Saya tidak cemas yang mulia " jawab Leticia
" Oh benarkah?" Lucifer menarik Leticia ke dalam pangkuan nya. Dan memegang dagu Leticia, mendekatkan wajah mereka. Dengan sengaja Lucifer memeluk pinggang wanita itu.
" Yang mulia, tolong lepaskan saya " Leticia terlihat tidak nyaman dengan posisi itu.
Fokus Alexander pun buyar saat melihat Lucifer memeluk istrinya. Membuat iblis ular kobra itu menyerangnya, hingga jatuh ke lantai. Para penonton disana bersorak-sorai melihat pertarungan Alexander dan iblis itu yang berlangsung sengit.
" Ack ! " Alexander berusaha berdiri kembali sambil memegang dadanya.
Aku harus bisa, aku harus bisa mengambil mu kembali darinya.
Leticia semakin cemas melihat Alexander yang terluka. Lucifer tidak senang melihat wanita dipangkuan nya itu menunjukkan kecemasan nya pada Alexander. Lucifer segera mencengkram tangan Leticia.
" Ssh.. sakit yang mulia.. lepaskan tanganmu dariku.. uh. " rintih Leticia yang merasa tangannya kesakitan
Dia sudah benar-benar gila. Dasar Raja iblis psiko.
" Lihat saja aku ! jangan melihatnya !" Kedua mata merah Lucifer yang menyala menatap Leticia dengan tajam.
" Bagus, begini baru benar. Lihat suami mu ini " Raja Iblis itu tersenyum puas
Dasar gila. Berapa lama lagi aku harus seperti ini? setiap suasana hatinya memburuk atau aku dipaksa melakukan sesuatu, aku harus menerima kekasaran dan kekeras darinya, lalu dalam sekejap dia bisa berubah baik padaku. Meminta maaf bahkan memelukku demi menyenangkan perasaan nya.
Suara erangan terdengar keras sampai memenuhi ruangan aula kerajaan iblis. Wajah dan tubuh Alexander sudah berlumuran darah. Iblis ular kobra itu berhasil ia kalahkan dengan tangan kosong.
" ARGGGhhhhhhhh!!!!"
" Apa? iblis tingkat 7 sudah kalah? oleh manusia biasa?" bisik salah satu iblis tak percaya
" Dia benar-benar manusia yang hebat bukan?"
" Tidak heran dia bisa masuk ke dunia iblis, dia pasti keturunan yang hebat " kata salah satu iblis memuji
Duel pertama Alexander dan salah satu iblis terkuat di dunia iblis itu telah berakhir dengan salah satu tangan milik iblis ular itu terbelah oleh Alexander, walaupun tidak mati tapi iblis itu sudah kalah. Dalam hatinya Leticia merasa lega melihat suaminya baik-baik saja.
" Hanya segini saja kemampuan salah satu iblis terkuat di dunia mu, Raja Lucifer?" tanya Alexander meremehkan
" Jangan sombong dulu, masih ada 2 lagi yang akan melawan mu "
Sialan, kekuatan nya kenapa bisa sehebat itu? padahal dia sudah pernah terluka parah sebelum nya.
Raja Lucifer langsung menyuruh kepada dua iblis terkuat nya menyerang Alexander secara bersamaan. Meskipun terkesan curang, Lucifer tidak ingin Alexander tinggal di istana nya dan dekat dengan Leticia lagi.
" Kalian, habisi dia jangan sampai tersisa " ujar Lucifer pada kedua iblis yang tubuhnya tampak besar dan menyeramkan itu.
" Baik, yang mulia " kedua iblis itu tersenyum dan patuh pada Lucifer
Kedua iblis itu bergerak ke arena pertarungan yang letaknya berada di tengah-tengah aula. Alexander sudah menunggu dengan siap untuk melawan, tekadnya saat kuat untuk mendapatkan kembali Leticia.
Leticia kaget mendengar perintah Lucifer kepada kedua iblis itu. Ia marah pada Lucifer. " Kau tidak bisa melakukan ini yang mulia !"
" Kau kenapa permaisuri ku? apa aku tak boleh membunuhnya?" tanya Lucifer sambil menyentuh pipi Leticia. Wanita itu melihatnya dengan jijik
" Kau tidak bisa menyuruh mereka membunuhnya! tidak ada peraturan bahwa kau boleh membunuhnya, jika dia gagal kau hanya harus mengembalikan nya ke dunia manusia "
" Seperti nya kau sangat takut dia terluka, apa kau masih mencintai nya?" Lucifer menatap tajam Leticia.
Aura nya menghitam, ini tidak bagus.
" Aku.. aku tidak " Mata biru milik Leticia bergetar ketakutan saat melihat sorot mata merah tajam Lucifer menatapnya seolah akan membunuh nya.
Matilah aku, kalau begini terus aku bisa mati beneran karena terkena tekanan batin.
" Katakan padaku kau tidak mencintai nya kan?" Lucifer tersenyum menyeringai
" I-iya, aku tidak "
" Katakan yang jelas!" seru Lucifer sambil merengkuh kedua pipi Leticia dengan keras mencengkram nya.
" Iya aku tidak mencintai nya!" ujar Leticia
" Jadi kau mencintai siapa?" tanya Lucifer ragu.
" Aku mencintaimu, aku mencintaimu Raja Lucifer "
Si psiko ini akan membunuh ku kalau aku tidak bisa menyenangkan hatinya. Sampai kapan aku harus bertahan?
" Bagus, kau mencintai ku. Itu baru benar " Lucifer tersenyum puas
Dia benar-benar yang terburuk diantara para iblis busuk yang ada disini, bagaimana bisa ada orang seperti dia? maksudku bagaimana bisa ada iblis seburuk dia !
" Lalu apa kau mencintaiku, Raja Lucifer?" tanya Leticia sambil melingkarkan tangannya di leher Lucifer
" Tentu saja, kalau aku tidak mencintaimu mana mungkin aku menahan mu disini dan menjadikan mu permaisuri. Bahkan aku menerima anak yang kau kandung itu "
Bagus, auranya berubah jadi lebih baik. Leticia tersenyum puas
" Kalau begitu, jangan bunuh dia dulu "
" Apa kau bilang?!!"
" Maksud ku jangan bunuh dia dulu, biarkan dia menang dan kau bisa menyiksanya disini "
Leticia tersenyum dan terpaksa menyentuh wajah Lucifer untuk mengubah auranya. Lucifer terlihat sedikit berfikir.
Tuhan, kumohon bantu aku. Sumpah, aku benar-benar jijik harus melakukan semua ini walaupun dia sangat tampan, tapi dia tetaplah iblis. Demi keselamatan Alex. Ayolah Leticia
Leticia melihat Alexander yang sudah terlihat lelah oleh serangan keroyokan kedua iblis itu. Merasakan aura Lucifer tidak berubah dengan sentuhan di wajahnya, akhirnya Leticia memeluk Lucifer dan membisikkan sesuatu di telinga nya.
Alexander terlihat cemburu dan marah melihat istrinya memeluk Lucifer.
Tiba-tiba saja Raja iblis itu memerintahkan agar pertarungan nya dihentikan. Dan Alexander diperbolehkan tinggal di istana, tapi sebagai tahanan. Leticia bersyukur karena akhirnya Alexander selamat dari kedua iblis itu.
Setelah selesai pertarungan, Leticia meminta izin agar menemui Alexander di dalam tahanan. Lucifer mengizinkan nya begitu saja, rupanya Raja iblis itu masih terpengaruh oleh pesona dan kekuatan aura milik Leticia. Kekuatan aura milik Leticia juga tidak akan bertahan lama.
***
Leticia masuk ke dalam jeruji besi tempat Alexander di kurung.
" Kau akhirnya datang juga istriku " Alexander berdiri menyambut Leticia
" Istriku? jangan bercanda, aku bukan istrimu lagi " Leticia tersenyum sinis dan memalingkan wajahnya, seolah ia memusuhi Alexander.
Alex, kau terluka.
Tanpa bicara apa apa lagi, Leticia memberikan kotak obat pada Alexander. Lalu tiba-tiba Alexander menarik tangan Leticia dan memeluknya dengan lembut, erat.
" Syukurlah, aku bisa bertemu lagi denganmu. "
" Lepaskan aku ! apa kau ingin raja iblis membunuhmu? kau benar-benar mau mati ya?" tanya Leticia kesal
Kumohon jangan lakukan ini Alex..
Tangan kekar Alexander malah memeluk Leticia saat wanita itu meminta Alexander melepaskan nya. Tanpa sadar Leticia menangis dalam pelukan suaminya yang sudah lama.tidak bertemu itu.
" Kau benar-benar bodoh! pikir mu aku akan membiarkan mu sendirian disini?"
" Kau seharusnya tidak disini ! dan kau tidak boleh memelukku!"
" Dasar wanita bodoh ! apa kau benar-benar tidak percaya padaku sampai sampai kau melakukan nya seorang diri sampai sejauh ini? sudah cukup berpura pura nya !" Alexander meneteskan air matanya, ia memeluk istrinya dengan penuh kerinduan
" Apanya yang pura-pura? aku serius, aku ingin kau pergi dari sini, aku tidak mau bersamamu lagi. Aku tidak mencintaimu lagi Alex.."
Raja tiran itu melepaskan pelukannya dan menatap Leticia dengan mata yang sedih. Sementara Leticia menghindari tatapan Alexander dan menyembunyikan matanya yang habis menangis.
" Ulangi sekali lagi? apa kau benar-benar tidak mencintaiku? katakan itu sambil melihat mataku, aku tau itu bohong !" ujar Alexander tegas
" Aku tidak mencintaimu mu lagi ! aku tidak menc..." Leticia berusaha untuk menatap Alexander
Kata-kata Leticia terhenti saat Alexander mencium bibir ranum milik istrinya itu dengan rakus dan penuh kerinduan. Lidah kedua nya bertemu dan bermain main di dalam. Diiringi air mata yang menetes dari mereka berdua. Kedua tangan Alexander meraih pinggul Leticia, dan kedua tangan Leticia juga meraih leher Alexander, menikmati ciuman kerinduan itu.
Tak lama setelah itu,
" Haa.. "
" Jangan kira aku ini bodoh dan akan berfikiran sempit tentangmu. Kau pikir aku akan percaya dengan akting mu yang buruk itu? aku tau cintamu hanya untuk ku. Selamanya akan begitu " jelas Alexander sambil menatap istrinya dengan penuh cinta
Leticia tak kuasa menahan tangis di depan Alexander. Pria yang begitu mempercayai nya, padahal ia sudah mempersiapkan mental nya, jikalau Alexander memang benar-benar membenci nya. Tapi, ternyata Alexander begitu mempercayai nya dan bisa melihat kepercayaan nya.
" Aku..."
" Kau mencintaiku kan?"
" Aku.. benar aku mencintaimu, cinta ku juga hanya untukmu " jawab Leticia sambil tersenyum
" Aku juga "
...---****---...