
.
.
.
Hawa panas dan dingin yang berlawanan memenuhi lorong kastil Iblis milik Lucifer itu. Saat Alexander dan Lucifer saling berhadapan. Tatapan mata keduanya tajam saling menusuk satu sama lain. Keith bisa merasakan bahwa kedua nya memiliki hawa yang sama, dan ia juga merasakan bahwa Alexander akan menjadi lawan sepadan untuk Lucifer.
" Akhirnya kau berlumuran darah lagi, sudah kubilang sebelum nya kau adalah iblis yang sama seperti ku. Tapi, istrimu tidak percaya " kata Lucifer sambil tersenyum sinis melihat wajah dan baju yang dikenakan oleh Alexander berlumuran darah monster iblis.
" Dimana dia?" tanya Alexander dingin
" Maaf, karena dia mengatakan sesuatu yang membuat ku marah. Jadi aku melakukan nya " Seringai terlihat di bibir Lucifer
KLANG
Lucifer melempar kalung milik bunga matahari yang berlumuran darah ke depan Alexander. Alexander mengambil kalung yang ia kenali itu.
" Apa yang kau lakukan padanya?!!" tanya Alexander marah
Apa Leticia terluka? tidak!
" Menurutmu apa yang kulakukan padanya, Alex?" tanya Lucifer sambil mengangkat kedua tangannya dan tersenyum santai
" DAMN !! kau berani menyentuh nya !" teriak Alexander murka
Keith segera menghindar saat Alexander melancarkan aksinya menyerang Lucifer. Alexander menggunakan sihir petir yang tidak pernah ia pakai sebelum nya. Kedua matanya mulai memerah, Lucifer tersenyum melihat perubahan Alexander. Ia menikmati apa yang terjadi pada Alexander.
Sambil mengatakan hal hal yang memprovokasi pada Alexander, Lucifer melawan serangan Alexander. Ledakan pun terjadi di kastil Iblis, duel diantara Raja iblis dan Raja tiran pun tak terelakkan lagi.
DUAKKK !!!!
Lorong kastil itu hancur akibat pertarungan Lucifer dan Alexander. " memang benar, kau hebat. Beginilah seharusnya penerus ku "
" Aku tidak akan pernah jadi penerus mu !" suara Alexander penuh kemarahan, dari tangannya mengeluarkan api biru.
Lucifer memuji kepintaran ( kebodohan) Alexander dengan serangan api biru nya, karena ia terbuat dari api. Kepanasan adalah hal yang biasa terjadi padanya, jadi itu bukanlah masalah baginya.
Alexander menyadari kesadaran nya, ia terlarut dalam amarah sehingga tidak berfikir panjang. Ia pun mencoba menyerang Lucifer dengan sihir angin dan air nya. Namun, sebuah lingkaran aneh melindungi Lucifer dari serangan Alexander.
Kini Lucifer sudah berubah menjadi sosok aslinya, sosok asli iblis. Kepalanya bertanduk, giginya bertaring panjang dan ada cahaya hitam di sekeliling nya.
" Dimana istriku?" Alexander melayangkan serangan nya pada Lucifer. " LETICIA !! Leticia !!"
" Istri dan anak mu sudah mati " kata Lucifer santai
" Bohong !"
Dia membutuhkan Leticia dan anak ku untuk memenuhi tujuan nya. Jadi tidak mungkin Raja iblis sialan ini membunuhnya.
" Katakan dimana istriku !" seru Alexander.
Kenapa aku tidak senang mendengar tiran ini memanggil wanita rendahan itu sebagai istrinya?
Mereka saling menyerang, kadang mereka juga saling menghindar. Demi membuat Alexander sibuk, Lucifer membangkitkan kembali iblis iblis neraka untuk membantunya menyerang Alexander dan membuat dunia manusia kelimpungan.
" Kau ! kembali dan lawan aku !" seru Alexander yang jalannya dihalangi oleh ratusan iblis dengan berbagai macam bentuk dan rupa.
" Ini bukan saatnya kita bertarung, kau harus banyak berlatih lagi. Alexander " kata Lucifer sambil berjalan pergi
Mereka menyerang Alexander, membuat nya sibuk. Lucifer merubah kembali wujudnya seperti semula, ia meminta Keith untuk membuat kekacauan di dunia manusia bersama pasukan iblis neraka, dan membuat Alexander tidak pergi mengikuti nya lagi.
****
Di dalam kastil Iblis
Lucifer menggendong paksa Leticia yang sudah siuman. Dan berniat membawanya pergi dari kastil itu.
" Lepaskan aku ! kau iblis menyebalkan ! lepaskan ! kau mau membunuhku?!" Leticia memukul mukul tubuh Lucifer dengan tenaga nya yang masih sedikit. Ia merasa lemas.
Bagaimana mungkin aku membunuhmu? kau berharga untukku.
Wanita merengek meminta agar mempertemukan nya dan suaminya, karena ia yakin ia mendengar suara Alexander yang memanggilnya. Lucifer mengabaikan Leticia yang merengek, dan membuka lingkaran portal ke dunia lain, yang tidak diketahui dunia apa itu.
Tabib Erin melihat nya dan berusaha untuk menolong Leticia juga. " Yang mulia Raja iblis, lepaskan Baginda ratu !! "
" Aku mau dibawa kemana?! lepaskan aku ! aku mau kembali !" seru Leticia panik
" Aku tidak akan membunuhmu, patuh lah !" seru Lucifer tegas
Leticia mencoba cara sebelum nya untuk merubah suasana dan aura yang ada pada diri Lucifer, ia berharap cara nya itu berhasil. Leticia menyentuh kedua pipi Lucifer dan memeluk Lucifer erat-erat meskipun sebenarnya ia tidak mau melakukan nya.
" Tenanglah yang mulia Raja iblis.." kata Leticia sambil tersenyum.
Suara lembut dan lirih Leticia membuat Lucifer terpana seperti terhipnotis, dan tanpa sadar Lucifer menurunkan Leticia dari gendongan nya. Leticia masih memegang pipinya Lucifer.
Ternyata aku punya kekuatan. Merubah aura, artinya merubah suasana hati. Meredakan amarah. Ini bagus. Aku tidak menyangka aku bisa melakukan nya, aku harus segera memberitahukan nya pada Alex bahwa aku berguna.
Saat melihat mata biru nya yang indah, rambut peraknya yang berkilauan, hidung mancung, kulit putih dan wajah cantiknya. Kenapa aku merasa tenang? tapi aku juga merasa seperti ada yang berdenyut-denyut di dadaku? perasaan aneh apa ini? kenapa aku bisa bisanya merasakan apa yang namanya perasaan?
Tabib Erin kaget melihat pemandangan itu, ia berfikir bahwa Leticia memiliki perasaan pada Lucifer ' gawat kalau sampai Baginda Raja tau kalau yang mulia Ratu jatuh hati pada Raja iblis? Tabib Erin mulai berfikir yang bukan-bukan tentang Leticia yang menyentuh dan memeluk Lucifer.
Tanpa disangka Raja iblis itu menggenggam tangan Leticia dengan lembut. Dan tangannya yang satu lagi meraih pipinya.
" A-Apa yang kau lakukan?" tanya Leticia kaget mendapat perlakuan seperti itu dari Lucifer.
" Ikutlah denganku, akan ku kabulkan semua permintaan mu " Lucifer tersenyum hangat
Ya benar, perasaan tenang ini. Aku ingin memiliki nya, saat bersamanya dan disentuh olehnya aku akan merasa tenang.
" A-Apa? apa yang kau katakan?"
Leticia bingung dan merasa takut melihat senyuman lembut yang dilihatnya di bibir Lucifer. Itu bukan hal yang biasa ia lihat, apa kekuatan nya sudah menimbulkan hal yang lain dan lebih bermasalah?
Tidak mungkin kan dia terpesona padaku? kekuatan ku ini bukan untuk membuat orang jatuh cinta? apa mungkin?
" Aku tidak mau ikut denganmu, aku mau bertemu dengan suamiku " Leticia menepis tangan Lucifer yang menyentuhnya.
" Kau tidak akan bisa kemana-mana " Lucifer menatap tajam Leticia dan memegang tangannya erat-erat. Leticia mulai ketakutan, ia berharap agar Alexander bisa cepat menemukannya sebelum ia dibawa ke dunia lain.
🍂🍂🍂
Sementara itu di dunia manusia, kerajaan Fostiarus, Brilla, kerajaan Ilios dan kerajaan kerajaan lainnya mengalami bencana hebat yang sama. Yaitu kedatangan bangsa iblis dalam jumlah yang banyak dan menyerang penduduk.
Itu karena portal iblis yang sengaja di buka oleh Lucifer dan Keith, membuat Iblis yang semula berada di dunia iblis jadi keluar dari sana secara bebas dan pergi ke dunia manusia. Dan hanya satu orang yang bisa menghentikan nya, yaitu Raja iblis itu sendiri.
Di kerajaan Ilios..
" Yang mulia, mereka semakin banyak !" ujar George panik
" Ungsikan semua warga yang selamat ke ruang bawah tanah istana ! cepat !" ujar Zayana pada anak buahnya itu
" Baik yang mulia !" kata George sang berlari pergi.
Tidak ku sangka, aku akan memegang pedangku lagi setelah sekian lama. Semenjak aku jadi Ratu, aku hampir tidak pernah memegang pedang dan bertarung. Ini menyenangkan.
" Ini akan jadi yang terakhir kau memegang pedangmu itu Ratu " kata Derrick
" Seperti nya yang mulia cemburu pada pedangku ini " Zayana tersenyum
" Benar aku cemburu. Kau hanya bisa menyentuh ku saja, tidak boleh pedang itu. Dan aku bisa melindungi mu dari pada pedang mu itu "
" Kita bisa saling melindungi yang mulia "
Derrick dan Zayana saling membantu mengevakuasi warga mereka yang masih selamat dan menjadi manusia lalu membunuh mereka yang sudah menjadi iblis. Derrick merasa sedih karena harus membunuh rakyatnya sendiri yang sudah menjadi iblis karena belum menemukan cara untuk mengembalikan iblis kembali menjadi manusia.
Bukan hanya Derrick saja yang merasa sedih dengan keadaan rakyatnya. Hal itu di alami juga oleh Darren di kerajaan Ilios.
Giselle dan ayahnya yang awalnya berkhianat pada negeri Ilios, pada akhirnya membantu warga dan pasukan Ilios dalam perang melawan iblis iblis itu. Mereka juga belum tau cara bagaimana mengembalikan iblis menjadi manusia.
" Pada akhirnya aku membunuh warga ku sendiri, negeriku juga sudah menjadi lautan berdarah " gumam Derrick yang merasa sedih melihat banyak orang mati di depannya.
" Yang mulia, ini bukan salah anda. Anda melakukan nya untuk kebaikan rakyat yang lain nya. " kata Giselle
" Jika saja aku bisa menemukan cara bagi mereka yang sudah digigit iblis itu, agar kembali menjadi manusia. Akan aku lakukan.. daripada harus mengotori tangan ku dengan darah mereka yang tidak bersalah " kata Derrick sedih
Hal yang sama juga terjadi di negeri Fostiarus. Namun negeri Fostiarus tidak sekacau negeri Ilios. Dengan kepemimpinan Gustaf yang hebat mampu mengatur strategi, banyak warganya yang selamat dari iblis.
Dan sudah di amankan ketempat yang tersembunyi dari jangkauan iblis dan membuat iblis menjauh dari tempat persembunyian mereka. Karena suatu hal yang dikatakan oleh Daniel.
" Saya tidak percaya ini, ternyata cara yang dikatakan baginda Ratu benar-benar mujarab ! " kata Daniel senang
" Ya, ratu mu terlihat bodoh tapi ternyata dia cukup pintar ya " kata seorang prajurit
" Hey ! jangan menghina Ratu Leticia ! dia adalah panutan ku. Kalian harus ingat ya, karena saran siapa kalian bisa selamat dan aman dari para iblis yang haus darah itu !" kata Daniel jengkel
" Iya sih itu memang benar, caranya saja yang konyol tapi bisa menyelamatkan nyawa " kata Sir Carl kagum
" Wah wah !! kau memanggil cara Baginda Ratu dengan sebutan konyol? kalau baginda Raja ada disini, matilah kau " kata Daniel
" Sir Carl, persediaan bawang putih mulai menipis ! ada beberapa orang yang belum menggunakan bawang putih " kata sir Jack pada Sir Carl
" Baiklah, mari kita lihat mereka "
Aku harap yang mulia Ratu ada disini dan siapa tau Ratu juga bisa memberitahu cara menghentikan wabah ini. Tapi bagaimana keadaan baginda Ratu di dunia iblis? apa dia baik-baik saja? Baginda raja pasti bisa membawanya kembali kan?. kata Sir Carl di dalam hatinya.
🍂🍂🍂
Alexander masih berada di dalam dunia iblis, tenaganya hampir terkuras habis untuk melawan para iblis yang menghalangi nya untuk bertemu Leticia.
" Sial, mereka tidak ada habisnya. Apalagi setelah portal terbuka, mereka yang ada di dunia manusia pasti sangat kesulitan. Bagaimana cara ku untuk menutupnya?" tanya Alexander dengan napas yang terengah-engah
" Seperti nya kau sangat kelelahan raja tiran " kata Gloria yang tiba-tiba muncul di depannya.
" Katanya kau tidak bisa kesini? kenapa kau bisa ada disini nenek tua?"
" Untuk sekarang aku tidak akan mempermasalahkan dirimu yang berkata tidak sopan padaku. Jika kau ingin bertemu istrimu, pergi lah sekarang. Aku akan bermain dengan mereka "
Alexander melihat Gloria dengan tatapan ragu dan tidak yakin " Apa kau yakin bisa menghadapi mereka sendiri?"
" Apa kau meremehkan tubuh tua ku ini? pergilah ! aku akan menyusul mu, hentikan wabah ini bawa istri dan anak mu kembali "kata Gloria sambil bersiap mengeluarkan sihir dari tubuhnya.
" Baiklah, terimakasih nenek tua "
Gloria tersenyum melihat Alexander yang mengucapkan terimakasih padanya. " Baguslah sejak ada gadis itu, dia menjadi lebih dewasa. "
Gloria memanggil peliharaan nya untuk membawa Alexander kembali ke kastil Iblis. Peliharaan nya adalah seekor naga hitam. Alexander menaiki naga itu dan segera pergi menuju kastil Iblis.
🍂🍂🍂
Di sebuah ruangan yang gelap di kastil Iblis, Lucifer membawa wanita hamil itu masuk ke ruangan itu. Leticia lega karena ia berhasil mengulur waktu, agar ia tak dibawa ke dunia lain yang disebut dark world oleh Lucifer. Ia juga menggunakan sedikit kekuatannya untuk membuat ketenangan pada diri Lucifer.
" Kau serius ingin pergi dari sini Leticia?" tanya Lucifer
" Tentu saja, untuk apa aku ada disini " jawab Leticia tegas
" Bagaimana jika kita buat kesepakatan? tentu saja yang menguntungkan untuk kedua belah pihak "
" Apa iblis seperti mu bisa dipercaya untuk membuat kesepakatan?" tanya Leticia curiga
Apa yang sebenarnya direncanakan olehnya?
" Tinggallah di sisiku, jadilah permaisuri ku. Anak mu dan Alexander akan ku anggap sebagai anakku sendiri" kata Lucifer
" Kau sudah gila ya? atas dasar apa aku harus menjadi permaisuri mu, dan anak ku tetaplah akan menjadi anakku dan Alex. "
" Apa lebihnya manusia setengah iblis itu dibandingkan diriku? kenapa kau bisa begitu mencintai nya?"
" Dia bukan manusia setengah iblis, dia adalah manusia biasa. Dan aku sangat mencintai nya "
" Meskipun dia menjadi iblis, apa kau akan tetap mencintainya?"
" Selama itu adalah dia, aku akan selalu mencintai nya. Dan jika dia menjadi iblis, aku akan kembali menunjukkan jalan nya padanya untuk kembali menjadi manusia "
Deg, Deg, Deg
Ada getaran dan debaran aneh dari dalam tubuh Lucifer ketika mendengar kata-kata tulus Leticia. Lucifer benar-benar tak percaya, bagaimana bisa Alexander yang setengah iblis bisa mendapatkan banyak cinta dari Leticia.
Dan bagaimana bisa Alexander yang terkena kutukan darinya bisa hidup bahagia? Ia tidak terima, ia merasa iri dengan Alexander, maka dari itu ia ingin membuat Alexander menderita sama seperti dirinya yang hidup kesepian sebagai iblis.
Leticia melihat aura yang menyelimuti Lucifer berwarna abu tua. Aura yang menandakan bahwa Lucifer sedang sedih dan sakit hati, bercampur dengan aura kecemburuan.
" Kenapa kau diam saja? " tanya Leticia heran
" Kau tidak akan bisa pergi dari sini ! kau tidak akan bisa bertemu dengan Alexander !"
Kenapa dengan si iblis ini?
SLING
Lucifer memperlihatkan sesuatu di cermin besar yang ada di depan Leticia. Dan wanita itu kaget melihat begitu banyak orang mati di tempat yang ia kenali. Oleh iblis iblis mengerikan.
" Apa yang terjadi? kenapa kau menunjukkan semua ini padaku?" Leticia menutup mulutnya karena kaget
" Apa kau masih belum mengerti? baiklah, kalau begitu akan ku tunjukkan lagi "
SLING
Cermin itu menunjukkan Derrick dan Zayana yang sedang kesulitan bertarung melawan iblis dan membantu rakyat nya bertahan hidup.
" Kakak..." gumam Leticia merasa sedih melihat kakak nya
Kakak dan kak Zayana tampak kesulitan. Bagaimana jika mereka menjadi iblis seperti iblis iblis itu?
" Apa masih belum cukup?" tanya Lucifer
SLING
Cermin itu menunjukkan yang lainnya lagi, terlihat Alexander dengan tubuh yang berdarah-darah sedang menuju ke kastil Iblis lalu di hadang oleh sekelompok kelelawar iblis. Alexander terlihat kelelahan.
" Sedikit informasi untukmu, Alexander memang memiliki setengah dari darah iblis. Tapi, darah manusia biasa yang mengalir ditubuhnya lebih besar. Dan aku bisa membunuhnya dengan mudah "
Hati Leticia sakit melihat orang-orang yang ia sayangi terluka di depannya. Wanita itu menjatuhkan air matanya mengalir deras membasahi pipinya.
Alex, kakak, tuan Daniel, semuanya. Mereka terluka.
" Kau bisa kok menyelamatkan mereka. Aku bisa menarik iblis yang ada disana itu kembali ke dunia iblis, dan kau bisa menyelamatkan suami tercinta mu itu "
" Kenapa kau sangat kejam?!" teriak Leticia murka
" Aku? kejam? ya aku kan memang raja iblis yang kejam. Terserah kau mau bilang aku apa, tapi aku selalu mendapatkan apa yang aku mau"
Leticia menangis tidak tahan melihat dari cermin itu orang-orang yang mati dan terluka. Terlebih lagi melihat Alexander mati-matian menyelamatkan nya. Padahal ia sendiri sudah terluka parah, tapi tekadnya sangat kuat untuk bertemu dengan Leticia.
" Ini semua terjadi karena mu, mereka semua mati karena mu. Kalau kau patuh sejak awal, aku tidak akan melakukan ini "
" apa yang harus aku lakukan agar kau menghentikan semua ini?" tanya Leticia sambil berdiri di depan Lucifer.
Lucifer memegang tangan Leticia dan memegang dagu wanita itu. Lucifer tersenyum menyeringai melihat Leticia.
...--***--...