
Satu jam kemudian , Putri Andara benar - benar terlihat jenuh bahkan sangat jenuh akibat mengasingkan diri di dalam tempat mandi .
" Busett dahh lama bener sihh mereka berdua , jangan - jangan mereka lagi --- what masa iyaa ? Kalo aku lihat dosa dong tapi kalo ga lihat kan jadi penasaran ". Kata Putri Andara .
Karena di hantui dengan rasa penasaran maka Putri Andara mengendap - endap untuk melihat situasi di atas ranjang .
" Loh kok ilang ? Kemana mereka pergi ". Ujar Putri Andara dengan mencari - cari di seluruh sudut kamarnya.
Ketika keluar dari ruang pemandian tiba - tiba tubuhnya di tarik .
" Aaa ". Teriak Putri Andara.
Begitu melihat siapa yang menariknya hingga membuat jantungnya hampir copot , Putri Andara langsung terkejut .
" Albiru ?."
" Iya ini aku ? pasti kamu mencari Albina dan Pangeran Mahkota , bukan ? Aku ada kejutan untukmu ". Kata Gubernur Albiru .
*Penasaran kan kejutan apa yang akan di berikan oleh Gubernur Albiru untuk Putri Andara makanya dukung terus cerita ini jangan lupa Like , komentar banyak - banyak agar Author tambah semangat *
Ratu Bianca merasa penat bahkan pusing sendiri karena kedua anaknya benar - benar di bodohi oleh Cinta .
" Kalian tahu mengapa aku meminta untuk berkumpul ". Kata Ratu Bianca .
Putri Indira mengangkat bahunya dan Pangeran Erik sudah tahu sebabnya .
" Ibu tidak setuju bahkan merestui hubungan kamu Indira dengan Gubernur Albiru dan kamu Erik , Ibu tidak akan pernah merestui hubunganmu juga dengan Albina ".
Putri Indira seketika terkejut kala mendapati sebuah fakta jika Pangeran Erik mencintai Albina , adik kandung dari Gubernur Albiru .
" Jadi kakak mencintai Albina ?". Kata Putri Indira .
" Iya dan kalian bahkan mencintai kakak dan adik sekaligus yang ternyata adalah orang yang dekat dengan Pangeran Mahkota . Tolong jangan membuat Ibu semakin pusing ". Kata Ratu Bianca sembari memijit ujung pelipis matanya .
" Tapi aku tetap akan menikah dengan Gubernur Albiru bahkan Ibu tidak bisa melarang ku lagi ". Kata Putri Indira .
" Erik !! Jangan sampai kamu bodoh seperti adikmu ini , kalian ini ---- arrgggh membuat kepalaku mau pecah saja . Apa yang kalian lihat dari adik kakak itu , apakah tidak ada orang lain lagi ". Kecam Ratu Bianca setengah mengamuk .
" Kak , lebih baik kita pergi saja darisini . Percuma berbicara dengan ibu ". Bisik Putri Indira .
" Kalian membisikkan apa ?". Selidik Ratu Bianca .
" Wajah ibu sepertinya sedikit berkerut dan ----".
Ratu Bianca langsung berlari menuju cermin untuk berkaca melihat wajahnya .
" Apakah benar yang kamu katakan itu Indira ? Bukankah kamu mengatakan jika ibu tidak seperti yang di katakan oleh Andara ". Ucap Ratu Bianca.
" Ya , sepertinya yang di katakan Andara memang benar adanya ". Ujar Putri Indira dengan enteng .
" Kakak diam saja. ,ini bisa membuat ibu melupakan kemarahannya pada kita ". Kata Putri Indira .
Ratu Bianca terlihat sangat sibuk berkaca wajahnya .
Sementara Kedua anaknya keluar dari kamar Ratu Bianca agar tidak di ceramahi terus menerus yang bahkan tidak ada hentinya.
Putri Andara masih penasaran dengan kejutan yang akan di berikan oleh Gubernur Albiru.
" Apa ini ?". Kata Putri Andara yang terlihat bingung memegang sebuah benda .
" Kamu tidak tahu itu apa ?". Ucap Gubernur Albiru.
" Tidak ". Jawabnya dengan tidak ada keraguan .
" Katakan padaku , siapa kamu sebenarnya ?". Gumam Gubernur Albiru .
Jantung Putri Andara seketika tidak stabil .
*Degdegdegdegdegdegdegdeg*
" i--ini maksutnya apa ? Kamu masih bertanya aku siapa , yang benar saja ". Kata Putri Andara .
" Kamu tidak perlu takut karena siapapun kamu maka rasa cintaku tidak akan pernah berubah , yang aku cintai adalah kamu yang saat ini menempati raga Putri Andara ".
Putri Andara terkejut bukan main karena ternyata Gubernur Albiru mengetahui segalanya tentangnya.
" Jika kamu tidak mengatakannya maka sudah jelas sekali kalau sebenarnya kamu bukanlah Andara ahh maaf maksutku kamu memang Andara namun tidak di masa ini ". Ungkap Gubernur Albiru .
Putri Andara tercengang mendengar fakta kebenaran yang di katakan oleh Gubernur Albiru.
" Kamu tidak bisa berkata apa - apa ? Bahkan kamu tidak membela dirimu sendiri itu berarti aku tidak salah lagi , aku tahu dari dulu siapa sebenarnya kamu ". Ucapan Gubernur Albiru benar - benar membuat Putri Andara tidak bisa berkata apa - apa lagi.
Gubernur Albiru mendekatkan diri ke arah Putri Andara bahkan menatapnya .
" Aku tetap mencintaimu , berbicaralah dan jangan takut karena aku di tadirkan untuk menjaga dan melindungi mu ."
" Namaku Sasa , aku dari dunia masa depan aku tidak akan menjelaskan panjang lebar lagi karena kamu juga sudah tahu ". Sahut Putri Andara dengan tiba - tiba.
" Kamu tidak perlu takut , karena hanya aku yang mengetahuinya hmm bahkan kamu tidak bertanya mengapa aku bisa tahu tentangmu ".
Putri Andara menggelangkan kepalanya , membuat Gubernur Albiru tersenyum simpul .
" Kamu tahu benda yang kamu pegang itu benda apa ? ." Ujar Gubernur Albiru.
Sekali lagi Putri Andara menggelangkan kepalanya .
" Itu adalah benda penting milik Ratu Eliza yang aku temukan di kamar ini tadi malam , aku juga menemukan kebenaran tentang masa lalu Ratu Eliza ". Jelas Gubernur Albiru .