
Albina segera menyusul kakaknya untuk bertanya tentang hubungannya dengan Putri Indira.
" Kakak tunggu ". Panggilnya.
Namun Gubernur Albiru tidak menghiraukannya karena masih banyak urusan yang harus di selesaikan , namun Albina tetap saja memaksa memberhentikan Albiru.
" Albina , jangan ganggu untuk saat ini ". Kata Gubernur Albiru.
" Kak , kenapa selalu saja tidak ada waktu untukku lalu kapan akan ada waktunya ". Ucap Albina.
" Apa yang akan kamu katakan ?".
" Tidak jadi ." Ujar Albina lalu pergi meninggalkan Kakaknya .
Besok adalah kunjungan dari negara lain , Gubernur Albiru berperan penting untuk mempersiapkan penyambutan bahkan segala keperluan harus siap apabila di butuhkan.
Kerajaan Langling merupakan kerajaan yang berasal dari Negara Angin. Kunjungan kali ini di pimpin langsung oleh Raja George yang notabene sahabat sewaktu muda dari Raja Erlangga ketika bersekolah di Luar Negeri.
Pihak Istana sudah bersiap menyambut kedatangan Raja Angin.
" Minda !! mengapa di luar sangat ramai ?". tanya Putri Andara pada Minda.
" Ada tamu dari Kerajaan lain , Putri . Sebaiknya kamu bersiaplah untuk menyambut juga ". Saran Minda.
" Tidak bisa , kamu bilang saja jika hari ini aku tidak ingin di ganggu ". Ucap Putri Andara.
Minda segera melaporkan hal ini kepada Jonathan agar nanti Raja Erlangga tidak mencarinya.
Semua sudah bersiap untuk menyambut tamu yang sudah sampai di Istana Kencana.
" Erlangga , apa kabar ?". sapa Raja George.
" George kali ini kamu lebih gagah dariku , hehehe mari masuklah ." Kata Raja Erlangga.
Raja George membawa 3 orang anaknya 1 seorang Putri dan 2 seorang Pangeran tentu saja sangat tampan dan menawan.
Putri Andara diam - diam bertiarap di balkon kamarnya untuk melihat wajah para tamunya.
Alangkah terkejutnya dia ketika menangkap seorang wanita yang di duga teman karibnya.
" Nuri ". Pekiknya.
Entah mengapa rasa penasaran di dalam hatinya mulai memaksanya untuk keluar dari kamar.
Raja George memperkenalkan ketiga putra - putrinya.
" Putra pertamaku , Jason . Putra Keduaku Jacob dan Putriku yang paling cantik sendiri Caroline ". Jelas Raja George.
" Ternyata kita sama - sama memiliki 3 orang putra putri rupanya ". Kata Raja Erlangga.
" Oh iya mana ketiga anakmu , perkenalkan agar hubungan kita tidak akan pernah terputus begitu saja ". Ucap Raja George.
" Putra Pertama yang menjadi Pangeran Mahkota , Pangeran Andres dan ini Putri ketiga , Putri Indira . Oh iya , aku memiliki anak lain dari ratu dia adalah Pangeran Erik ". Jelas Raja Erlangga.
" Ada satu Putriku bernama Andara , dia memiliki tubuh yang lemah untuk itu hanya bisa berada di dalam kamar ". Ungkap Raja Erlangga.
Putri Indira mencari perhatian pada ketiga anak Raja George namun malah tidak di hiraukan.
" Dasar kalian ini sombong sekali ". Omel Putri Indira dalam hatinya.
Putri Caroline diam - diam memperhatikan Gubernur Albiru yang menurutnya pria tipe idamannya.
Hal itu disadari oleh Putri Indira dan tidak bisa tinggal diam jika Prianya di goda oleh wanita asing itu.
" Albiru , kamu sudah makan ". Kata Putri Indira yang langsung menggandeng tangan Gubernur Albiru.
Tanpa berkata apa - apa , Gubernur Albiru melepaskan gandengan itu . Tentu saja membuat Putri Caroline menertawakannya.
Raja Erlangga mempersilahkan untuk ketiga anak Raja George berkeliling Istana Kencana.
Putri Andara tiba - tiba muncul di depan Putri Caroline.
" Nuri , kenapa kamu ada disini. Aku merindukanmu ". Kata Putri Andara yang tiba - tiba memeluk Putri Caroline.
Pangeran Jason dan Pangeran Jacob tercengang melihat dua wanita yang tampak akrab.
" Kamu memanggilku Nuri ? nama yang bagus . Ngomong - ngomong kamu siapa ?". Tanya Putri Caroline.
Putri Andara masih terdiam tidak mengeluarkan suaranya.
Pangeran Jason merasa jika wanita yang memeluk adiknya merupakan wanita yang cukup cantik , begitupun sebaliknya dengan Pangeran Jason yang luluh lantai ketika memandang wajah Putri Andara yang berseri - seri.
" Aku --- ahh ". Putri Andara enggan mengatakan jika dirinya adalah seorang Putri.
" Katakan siapa nama kamu ?". Sahut Pangeran Jason yang tidak sabar.
" Kakak , mengapa kalian seperti ini ? baiklah nona , bagaimana kalau kamu menemaniku berjalan - jalan mengelilingi Istana ini ." Pinta Putri Caroline.
Kedua Pangeran merasa jika tindakan adiknya sangat tidak adil , mereka belum mengetahui siapa nama wanita yang terlihat akrab dengan adiknya.
Putri Andara membawa Putri Caroline ke taman Istana .
" Wah sangat Indah sekali taman bunga ini , banyak macam bunga yang aku sukai ". Kata Putri Caroline.
" Nama kamu sebenarnya siapa ?". tanya Putri Andara.
" Aku Caroline , kamu bisa memanggilnya Carol ".
" Baiklah Putri Carol , aku akan membuatkan rangkaian bunga untukmu sebagai hadiah ." Kata Putri Andara.
" Benarkah ".
" Tunggu sebentar ya karena aku akan memilih berbagai bunga ". Gumam Putri Andara.