Menjadi Putri Cantik

Menjadi Putri Cantik
Cara Nekat


Di sepanjang perjalanan , Putri Andara terlihat terkekeh karena telah berhasil mengompori Pangeran Mahkota dan Albina pun merasa kesemsem mengingat kejadian di saat Pangeran Mahkota mendekatkan tubuhnya .


Tidak berhenti berjuang , Putri Andara memberi masukan pada Albina untuk mendekati Pangeran Mahkota dengan cara uang lain.


" Albina , sepertinya hubunganmu dengan kakak selalu seperti tom dan Jerry selalu bertengkar jika bertemu ". Kata Putri Andara .


" Aku tidak merasa seperti itu mana mungkin aku bertengkar dengan Pangeran Mahkota justru dia yang selalu mengataiku , tapi tidak apa lah ". Gumam Albina.


" Sebenarnya masih ada cara yang lain untuk mendapatkan perhatian kakak ". Ucap Putri Andara .


" Apa itu ? Tapi jangan yang berhubungan dengan kotoran lagi ". Kata Albina.


Putri Andara berbisik pada Albina untuk mengatur rencana .


" Apa !!! ". Albina terkejut .


" Bagus kan ideku ". Ucap Putri Andara yang terlalu percaya diri .


" Tidak ada cara lain kah , bagaimana jika aku benar - benar terjatuh dan akhh Putri jangan Ngada - Ngada ya . Ide bagus apanya ". Protes Albina.


" Percayalah padaku , kamu tidak tahu seperti apa Kakakku . Dia itu sebenarnya baik dan perhatian hanya saja masalah yang sedang melandanya terlalu sulit untuk di pecahkan ". Jelas Putri Andara .


" Putri ? Jika aku terluka bagaimana ". Gumam Albina dengan memelas .


" Serahkan semua padaku ". Ucap Putri Andara .


Putri Andara dan Albina memulai rencananya .


Kali ini Albina benar - benar takut harus bergelantungan di balkon kamar Putri Andara dengan berteriak sungguhan.


Sementara Putri Andara meminta Minda untuk memanggilkan Pangeran Mahkota datang ke kamarnya .


" Putri , aduhh tanganku sudah tidak kuat lagi . Putri bagaimana ini ". Keluh Albina.


Sementara Putri Andara menunggu kedatangan Pangeran Mahkota yang sangat lama .


" Sabar dulu Albina , sebentar lagi datang kok". Kata Putri Andara yang berusaha untuk menenangkan Albina.


" Kumohon cari cara lain saja Putri , aku benar - benar takut ". Albina memelas.


Putri Andara merasa tidak tega akhirnya memilih untuk menarik tangan Albina namun malah kepleset dan keduanya terjebak bergelantungan bersama .


" Yahh , Albina bagaimana ini ? ". Ucap Putri Andara .


" Ahh Putri mengapa malah ikut bergabung sih jangan bercanda ". Kata Albina.


" Kamu kira aku ini sedang bercanda apa , aku benar - benar kepleset . Mana sih kakak tidak muncul lagi dasar tidak punya hati ". Teriak Putri Andara.


Hari ini Gubernur Albiru barulah bisa pergi ke Istana untuk memberikan laporan pada Raja Erlangga namun malah mendengar suara kegaduhan .


Begitu mencari sumber dari suara itu dan melihat adiknya dan Putri Andara sedang bergelantungan di Balkon yang tinggi .


" Albina , Putri Andara sedang apa kalian di atas sana ". Teriak Gubernur Albiru .


" Kakak , kakak tolonglah aku . Aku benar - benar sudah tidak tahan kak ". Pinta Albina .


" Untuk apa kalian bergelantungan disana , benar - benar gila kalian berdua ". Oloknya.


Pangeran Mahkota datang untuk melihat kejadian dan ternyata benar adanya jika Albina dalam posisi bahaya namun Putri Andara pun demikian hingga Pangeran Mahkota menjadi panik.


" Andara , Andara tenang lah kakak akan membantumu . Jangan bergerak lagi ". Ucap Pangeran Mahkota .


" Huh Syukurlah , kakak tarik Albina dulu karena dia sudah lama bergelantungan dan tidak kuat lagi . Cepatlah kak ". Kata Putri Andara .


" Kamu berbicara apa Andara , kamu adalah adikku maka harusnya menolongmu lebih dulu ".


" Kakak cepat !! Jika sampai Albina terjatuh maka aku tidak akan memaafkanmu ". Sentak Putri Andara .


Terpaksa Pangeran Mahkota menarik Albina untuk naik ke atas .


" Ayo , berusaha naiklah . Kamu begitu berat ". Ucap Pangeran Mahkota.


" Beratku hanya 55 kilogram Pangeran , mana mungkin seberat yang kamu katakan ".


" Tanganku mulai pegal , ternyata Albina benar - benar tidak berbohong . Ahh kakak cepat tarik Albina , aku juga sudah tidak tahan tanganku sangat pegal ". Teriak Putri Andara .


Pangeran Mahkota semakin panik karena keluhanan Putri Andara .


Sedangkan Gubernur Albiru sedang menuju kamar Putri Andara , melihat Pangeran Mahkota menarik Albina maka dengan cepat dia menyelamatkan Putri Andara .


" Ayo peganglah tanganku , kamu ini selalu saja bertingkah kelewatan ". Omelnya .


" Ihh kenapa malah mengomel sih !!". Putri Andara tidak terima.


Dalam satu tarikan saja , Putri Andara langsung terlempar ke dalam dekapan Gubernur Albiru .


Sedangkan Pangeran Mahkota masih berusaha untuk menarik tangan Albina dengan sekuat tenaga .


Kedua wanita sudah di selamatkan , namun Pangeran Mahkota maupun Gubernur Albiru terlihat kesal .


" Iya , iya . Kalian boleh mengomeliku sekarang . Ayo mengomelah sepuas hati kalian ." Ucap Putri Andara .


" Ini sangat tidak lucu ". Tegas Gubernur Albiru .