
Gubernur Albiru tidak bisa mengendalikan diri lagi bahkan dia langsung menggendong Putri Andara dengan gaya brydal style ke ranjangnya .
Putri Andara sadar jika Gubernur Albiru akan melakukan hal yang sungguh tak terduga.
" Tunggu !! Albiru hentikan ". titah Putri Andara .
Namun Gubernur Albiru tetap menciumi ceruk leher Putri Andara .
" Albiru hentikan ". Ucap sekali lagi Putri Andara dengan menjewer telinga Gubernur Albiru dengan kencang hingga terpaksa harus menghentikan aksinya .
" Bukankah kamu sendiri yang datang kemari dan menantangku maka dengan senang hati akan aku layani ". Kata Gubernur Albiru .
" Aku hanya --- ahh hanya ". Kebingungan .
"Hanya apa ? Kamu memancing gairahku hingga tergeraklah semuanya maka ayo kita lanjutkan agar tidak sia - sia , kamu sengaja menggodaku maka kamu harus bertanggung jawab menyelesaikannya juga ". Kata Gubernur Albiru.
" Aduhh kenapa dia sangat bringas yaa gimana ini ". Kata Putri Andara di dalam hatinya .
Gubernur Albiru masih dalam keadaan bergairah dan ingin mencium Putri Andara sekali lagi .
" Albiru cukup !! kita itu belum menikah jangan gegabah untuk melakukan hal yang tidak baik , bagaimana jika aku hamil ". Kata Putri Andara.
" Memang siapa yang akan menghamili mu , kamu adalah milik orang lain ". Ucapnya .
" Dan kamu juga , tapi pertunangan ku di batalkan dan itu berarti aku tidak dimiliki oleh siapapun ". Jelas Putri Andara .
Dari luar Tom meminta izin untuk masuk karena ingin istirahat , dengan cepat Gubernur Albiru menyembunyikan Putri Andara di dalam selimutnya .
" Tuan muda , aku bolehkan istirahat karena besok pagi akan sangat sibuk ". Ucap Tom yang mulai melihat ke arah ranjang Gubernur Albiru .
" Baiklah tidurlah ".
" Mengapa ranjang tuan muda terlihat ---- ".
" Oh itu , guling . Aku membawa guling ". Alasan Gubernur Albiru .
" Baiklah Tuan Muda , selamat tidur " . Ucap Tom yang mulai meletakan tubuhnya ke ranjang miliknya yang agak sedikit jauh dari ranjang Gubernur Albiru.
Sementara Putri Andara masih berada di dalam selimut , Gubernur Albiru harus menunggu Tom benar - benar tertidur .
" Sungguh pengap aku ingin keluar dari selimut ini ". Bisik Putri Andara .
" Diamlah dulu ". Kata Gubernur Albiru.
Beberapa menit kemudian barulah bisa keluar dari selimut karena Tom sudah tertidur pulas .
" iihh tidurnya berisik sekali mana menyebalkan ". Kata Putri Andara yang melihat Tom sudah tertidur dengan keadaan mengorok.
Gubernur Albiru memperhatikan Putri Andara bahkan menatapnya dengan tajam .
" Tidak semudah itu !! Karena kamu adalah gulingku mengerti ". Ucap Gubernur Albiru.
" Apa ? maksut kamu aku harus tidur disini denganmu ". Protesnya.
Gubernur Albiru mengatur posisinya untuk melentangkan tubuhnya sambil memeluk tubuh Putri Andara.
" Ternyata memiliki guling hidup seperti ini sangat menghangatkan ". Kata Gubernur Albiru .
" Aduh jangan terlalu menekan ? kamu sangat berat sekali ". Keluh Putri Andara.
Namun yang dilakukan oleh Gubernur Albiru malah semakin memeluknya erat dan sesekali mengecup pucuk rambut Putri Andara .
" Diamlah sebentar dan nikmatilah waktu kebersamaan ini . Anggaplah ini adalah contoh ketika nanti kita menikah ". Gumam Gubernur Albiru .
" Siapa yang akan menikahi mu !! Itu bukan aku , untuk apa berkata seperti ini ".
" Sudah tidurlah jangan banyak bicara lagi ".
Gubernur Albiru benar - benar membuat Putri Andara tertidur dengan pulas dengan mengelus - elus pucuk rambutnya .
" Dasar anak nakal ? Beraninya membangunkan benda berbahaya milikku ." Kata Gubernur Albiru .
Sebelum fajar tiba , Gubernur Albiru sudah memindahkan Putri Andara ke dalam tenda Albina.
Hal itu tidak disadari oleh Putri Andara ataupun Albina karena keduanya tidur dengan pulasnya.
Hingga matahari telah tiba dan semuanya harus bersiap - siap untuk memulai acara .
"Putri ? kapan kamu balik nya ." Kejut Albina .
" Ahh , sejak kamu tertidur aku sudah kembali dan kamu semalam kemana saja !! Aku menncarimu ". Kata Putri Andara yang sengaja mencari alasan agar Albina tidak bertanya - tanya kemana dia pergi .
" Aku ? Biasa lah melihat Pangeran Mahkota karena takut di rebut si Zalima itu ". Kata Albina .
" Zalima ? ".
" Iya , Zalima itu sepertinya mencari muka dan sengaja ingin mendekati Pangeran Mahkota lagi ". Ungkap Albina.
Putri Andara terkekeh mendengar Albina mengatakan hal seperti itu .
" Mengapa menertawakanku ? Tidak lucu ." Kesal Albina .
" Ehmm dengar ya Calon Kakak Iparku ? Zalima tidak akan pernah bisa memenangkan hati kakakku ."
" Tetap saja aku tidak bisa membiarkan , aku harus cepat - cepat mandi sebelum Zalima menggoda Pangeran Mahkota ". Kata Albina .